Kalau baca judul postingannya untuk teman-teman yang mengikuti gosip di akun perlambean pasti sudah pada tahu kasusnya. Ya kan ?

Untuk yang belum tahu saya ceritakan dari hasil menelurusi beberapa postingan lambe yang beredar di dunia per-instagram-an. Jadi sekitar minggu lalu seorang artis perempuan berinisial NM memposting di Instagram story-nya dengan penuh emosi jiwa dan postingan itu walaupun hanya memberikan clue tanpa menyebutkan nama ataupun inisial para netizen sudah bisa menebak dengan mudahnya.

Yang jadi penasaran sama Instagram story-nya silahkan di cari sendiri yah, bahkan beritanya pun sudah banyak di up oleh media online juga. Ini pertama kali saya mau membahas masalah seperti ini di postingan blog saya, triggernya adalah postingan-postingan instgram dari Baim Wong beberapa hari ini, bisa cek di instagramnya juga yah.

Saya bukan penggemar berat Baim Wong dengan kanal youtube-nya Baim Paula namun saya memang menontonnya sesekali terutama yang memberikan uang kepada orang-orang yang memang membutuhkan dan menurut saya cara dia membantu orang lain seperti itu patutlah di apresiasi.

Terlepas dari apakah uang yang ia berikan adalah miliknya sendiri ataupun uang dari orang lain yang mau memberikan lewat Baim Wong, menurut saya bila kita ingin berbagi dengan orang lain yang paling penting adalah caranya baik dan ia memang memberikan sesuai sasarannya.

Bagaimana Baim Wong menyikapi masalahnya saat ini sangat bijak dan sabar terlebih lagi ia juga sudah berkeluarga dan dapat menahan tidak hanya dirinya sendiri tapi juga istrinya yang mungkin merasa tersingung dengan yang telah dilakukan NM melalui postingannya.

Apa yang Baim Wong lakukan untuk menyelesaikan masalahnya memberi hikmah tersendiri untuk saya bila menemui masalah dengan orang lain yang mungkin mirip dan saya jadikan catatan untuk diri saya seperti hal berikut :

1.   Menanggapi Tapi Tidak Ikut Terpancing Emosi

Biasanya kalau ada artis yang ribut-ribut di social media yang dilakukan hanya dua kemungkinan, yaitu tidak perduli dengan keributan tersebut atau istilahnya di ayepin saja atau yang kedua di tanggapi dengan membalas ribut.

Namun ternyata di kasus ini yang terjadi adalah opsi ketiga, karena ternyata Baim Wong tidak melakukan kedua hal tersebut. Ia justru menanggapi, memberi klarifikasi dari berita yang tidak menyenangkan tersebut namun tidak ikut terpancing untuk mengeluarkan amarah karenanya.

Andaikan hal itu terjadi pada saya dan bila membaca postingan seperti itu walaupun tidak ada nama saya disebut tapi saya tahu pasti itu ditujukkan untuk saya sepertinya emosi akan cepat sekali naik ke ubun-ubun dan sudah pasti jari-jari segera bekerja untuk membalas.

Susah loh menahan diri apalagi jari ini untuk tidak meluapkan emosi kekesalan ketika kita tahu ada orang yang mengusik hidup kita tanpa kita tahu masalahnya dia sama kita itu seperti apa, alias tidak ada hujan tidak ada angin tahu-tahu ada petir kenceng sekali.

Jadi tanggapi seperlunya saja untuk memberikan semacam klarifikasi mengenai ketidakbenaran berita yang telah beredar di masyarakat agar orang tidak terus menerka-nerka ada permasalahan apa sebenarnya diantara mereka ataupun berasumsi lebih jauh lagi.

2.   Berdiskusi dan Berkonsultasi

Yang dilakukan Baim Wong yang saya sebut sebagai opsi ketiga adalah ia menemui orang lain untuk menceritakan segala masalahnya kepada yang lebih berkompeten untuk diajak berdiskusi atau berkonsultasi dan menurut saya, Baim Wong memilih seorang pengacara sekelas Bapak Hotma Sitompul SH adalah pilihan yang tepat.

Ketika ada orang lain yang melakukan penyerangan pada diri kita dalam bentuk tulisan di social media dengan menyindir, menghina, memojokkan ataupun memberikan informasi yang tidak benar dan tanpa adanya bukti yang jelas sebenarnya orang tersebut sudah melakukan pencemaran nama baik.

Nah baiknya dengan berkonsultasi kepada pengacara, Baim Wong justru mendapatkan pencerahan. Hasilnya adalah sebuah kalimat bagus yang di ucapkan oleh Bapak Hotma Sitompul dan dapat menjadi kutipan yang baik sekali untuk menjadi pembelajaran di kehidupan kita “rendahkanlah dirimu serendah-rendahnya, agar orang lain tidak punya kesempatan untuk merendahkan dirimu”

Penting nih setiap kali kita punya masalah bicarakan, diskusikan, konsultasi, dialog dengan orang yang memang kita percaya dapat menyelesaikan masalah tanpa masalah, yang dapat menjernihkan pikiran, yang membuka pikiran kita untuk melihat dari perspektif yang berbeda.

 3.   Mengakui Tanpa Beban

Yang menarik dan menjadi sorotan banyak orang dari postingan NM adanya kata-kata bila selama ini Baim Wong mengadakan Giveaway atau ketika melakukan social experiment dengan bagi-bagi uang sebenarnya bukan dari dana pribadinya.

Melainkan ada pihak lain yang ikut memberikan support dengan menjadi sponsor. Akhirnya karena hal tersebut di postingan feed Instagram Baim Wong yang terakhir ini ada informasi tentang Giveaway dengan tulisan besar-besar yang secara tidak langsung Baim Wong mengakui bila uang yang di gunakan adalah uang dari sponsor.

Dari situ saya menyadari hidup memang keras sekali tapi bukan berarti kita harus melawan dengan keras juga dan tidak perlu membalas ketidakbaikan orang dengan cara yang tidak baik pula, dengan cara jujur mengakui apa adanya justru membuat lebih banyak orang yang mendukung cara kita menyelesaikan masalah yang ada.


Ternyata berbuat sesuatu yang kita anggap sudah baik dan kita pun sudah berusaha jadi sosok orang yang baik masih bisa bikin masalah datang untuk diri kita sendiri. Mungkin ini adalah ujian dari banyaknya kebaikan yang telah di tebar dan semoga ujian ini akan menaikkan kelas kita di maha pencipta.

Hari ini saya menemukan kutipan yang akan menjadi pengingat untuk diri kita bilamana menemui permasalahan seperti Baim Wong, sedang merasa tidak nyaman dengan sindiran orang lain, ingin melakukan pembelaan namun tidak ingin membuat masalah menjadi lebih keruh.


Mombella Teether 

Salah satu milestone bayi adalah masa dimana ia senang menggigit, mengulum, mengisap-isap, mengemut segala macam benda. Hal tersebut diistilahkan sebagai Fase Oral yang biasanya dimulai pada usia 0 bulan hingga bayi berusia 18 bulan. Anak kedua saya, Zeanissa baru mulai fase oral tersebut di usia 2 bulan hingga saat ini telah berusia 9 bulan.

Sebagai orang tua kita justru inginnya menjaga bayi kita agar tidak menggigit, mengulum, mengisap-isap, mengemut segala macam karena biasanya benda-benda yang tidak seharusnya itu akan masuk ke dalam mulut bayi dan biasanya benda tersebut yang tidak terjaga kebersihannya ataupun berbahaya untuk kesehatannya.

Dari hasil konsultasi ke dokter anak dan banyak membaca tentang parenting dari berbagai sumber. Sebenarnya fase oral ini mempunyai nilai positif untuk perkembangan bayi, terutama dalam membantu kemampuan oromotornya yaitu kemampuan menguyah dengan mendorong sensor lidah yang tadinya hanya aktif di bagian depan menjadi aktif juga hingga pangkal lidah.

Untuk itu kita dapat memenuhi keinginan bayi pada fase oral tersebut salah satunya dengan memberikan teether. Teether lazim diberikan karena mainan dapat memberikan rasa nyaman dan menyenangkan untuk para bayi.

Mombella Teether 

Kali ini saya mau sharing tentang penggunaan teether pada Zeanissa, selama masa fase oral ini Zeanissa menggunakan Teether dari Mombella. Ada dua bentuk yang digunakan yaitu Squirrel atau tupai berwarna orange dan Mushroom atau berbentuk jamur berwarna hijau

Teether Mombella bentuk Jamur bahan karetnya terasa lebih lembut, tipis, kenyal dan halus permukannya, yang membuat saya suka sekali adalah adanya dua buah pentol yang berada di atas jamur yang membentuk seperti nipple dan zeanissa senang banget mengemutnya karena dapat berfungsi sebagai dot atau empeng juga.

Bentuknya yang seperti jamur ini juga memudahkan untuk di genggam oleh anak kita dibagian tangkainya sementara kalau bagian atas daun jamurnya bisa di balik dapat difungsikan sebagai wadah snack.

Mombella Teether

Mombella Teether
Untuk teether Mombella Squirrel, pada permukaannya secara keseluruhan lembut dan kenyal namun di bagian ekornya di design dengan permukaan yang lebih kasar dan memiliki bentuk jenis kasar yang berbeda. Cocok sekali di pakai oleh anak ketika tengah masa pertumbuhan gigi baru, yang terkadang menimbulkan rasa tidak nyaman. 

Bentuknya yang pipih dan memanjang, membentuk huruf S, sehingga  memudahkan anak-anak ketika menggenggamnya, tidak licin,  tidak kaku, malah flexible sehingga anak dapat lebih banyak melakukan explore pada teether ini karena banyak sekali bagiannya.

Mombella Teether 

Mombella Teether 
Teether Mombella ini bisa bunda beli di berbagai ecommerce atau bisa juga ke websitenya langsung di mooimom. Selain dua bentuk tersebut yang mempunyai banyak sekali pilihan warna yang cerah dan sangat menarik perhatian anak. Mombella juga memberikan variasi bentuk lainnya yang dapat menjadi pilihan bunda disesuaikan dengan kebutuhan karena ada stagingnya.

Untuk harganya sih memang relative mahal yah, bila kita membeli di official storenya Moiimom untuk Mombella teether Mushroom dibandrol seharga 120 ribu sementara untuk Mombella teether Squirrel seharaga 130 ribu.

Namun menurut saya setelah melakukan perbandingan dengan teether yang harganya cuma belasan ribu saja, memang terlihat beda jauh kualitas karetnya karena terlihat dan terasa lebih kaku dan keras, jadi harganya sesuai dengan klaim kualitas karetnya yang diberikan memang bagus.

  • Menggunakan bahan 100 % food grade silicon
  • BPA, PVC dan latex free
  • Sudah lulus uji standarisasi Taiwan
  • Tahan panas hingga 200 derajat celcius
Apalagi karena teether Mombella ini kepakai sekali buat anak saya Zeanissa jadi menurut saya sih nggak rugi membelinya apalagi ini salah satu barang bayi yang dipakainya untuk jangka waktu yang lama yah. Untuk itu sebaiknya tidak sembarangan menaruh ketika tidak digunakan dan yang palling penting kita harus rajin membersihkan atau merawatnya. Ada 4 cara untuk merawat dengan mensterilisasi teether ini yaitu :

  • Dipanaskan dengan air hangat di dalam panci
  • Menggunakan mesin sterilisasi
  • Menggunakan microwave
  • Ditaruh di dalam lemari es
Untuk penyimpanan karena teether ini memang tidak diberikan wadah penyimpanan saya sarankan menggunakan milk/food storage berukuran tidak terlalu besar, jadi lebih aman dan bersih terutama ketika dibawa-bawa. Harapan saya semoga tulisan saya ini dibaca sama yang memproduksi jadi bisa jadi saran untuk membuat wadah teethernya.

Semoga review ini bermanfaat yah terutama untuk para bunda yang sedang mencari referensi teether bayi atau bunda sudah punya teether merk lain, sharing di kolom komentar yah bun.








loph,
Maya Rumi













Jadi ceritanya kemarin saya membaca blog posting teman saya yang curhat karena harus resign dari pekerjaannya. Postingan kali ini mau menyemangatin dia biar tetap semangat setelah resign karena resign dari kantor tempat kita berkerja bukan akhir dari segalanya.

Untuk perempuan yang terbiasa bekerja dari single hingga kemudian menikah lalu punya anak bahkan hingga beranak dua seperti saya tapi masih punya kesempatan ngantor rasanya memang wuah banget loh. 

Saya sih merasanya seperti itu.

Karena seringnya saya menemukan teman yang sudah resign dengan berbagai alasan INGIN kembali lagi merasakan bekerja walau memusingkan sekali itu tumpukan pekerjaan apalagi di uber-uber deadline, walau capek banget selama di perjalanan pagi dan sore hari dari rumah ke kantor dan sebaliknya, walau sebel sama teman se tim yang sudah banget di ajak kersa sama sampai bete sama bos yang nggak jelas arahannya.

Tapi lagi-lagi semua itu menjadi nikmat loh, karena kita menikmati hari-hari kita dikantor buat yang sudah ibu-ibu hari-hari dikantor tanpa anak tanpa suami bisa jadi berasa single lagi itu sama dengan me time loh. 

Kembali ke teman saya, dia resign karena pengsuhnya resign.. biasa banget lah ini drama semua ibu bekerja yang kalau sudah lebaran selesai akan galau sama pengasuh atau sama art yang nggak akan kembali lagi untuk bekerja karena memilih untuk tinggal di kampung saja atau seringnya sih karena si mba memutuskan untuk menikah.

Sebagian besar memang perempuan bekerja akan resign begitu terpentok urusan dengan anak dan umumnya di kota besar karena susah mencari pengasuh untuk anak.  Saya sudah mengalami menitipkan anak dengan pengasuh selama 3 tahun untuk anak pertama saya zaidan, lalu saya menitipkan anak saya di daycare juga selama setahun dan sekarang anak kedua saya malah di asuh oleh ibu saya sendiri alias neneknya. 

Tiga pilihan pengasuhan anak yang biasanya jadi pilihan ibu bekerja sudah saya alami semuanya dan sudah tahu deh plus minusnya dan memang tidak ada yang paling baik dari kita sebagai bundanya yang langsung mengasuhnya sendiri.

Pengalaman kerja saya sudah lebih dari 1 dekade setengahnya adalah bekerja dengan mempunyai anak, jadi saat ini justru saya sudah mulai capek sekali dengan urusan kerja ini, malah lebih ingin fokus merawat anak-anak hal inilah yang justru berbanding terbalik dengan yang teman saya alami.

Teman saya justru jadi galau sampai tidak bisa tidur nyenyak membayangkan masa setelah resign dan saya jadi  khawatir ia akan terkena post syndrom karena biasa produktif, biasa punya rutinitas tiba-tiba tidak ada tekanan sama sekali akhirnya jadi bingung sendiri kalau sudah tidak kerja dan seharian harus dirumah saja jadi ibu rumah tangga..... akhirnya jadi bikin penyakit.

Jangan sampailah yah hal tersebut terjadi.

Tidak lagi bekerja bukan tidak lagi bisa berkarya, bukan tidak lagi berdaya melakukan sesuatu untuk mewujudkan cita-cita dan bukan tidak mungkin akan jadi bos, jangan berfikir bahwa jenjang karir cuma ada dikantor. Kalau saya pribadi justru bercita-cita jadi pemilik usaha yang dapat memberikan orang lain pekerjaan dengan karir yang menjanjikan, walaupun masih diawang-awang yah itu usahanya apaan. hahaha 



Buat teman-teman tersayang yang sedang dilema dengan resign, bila terpaksa resign berdamailah dengan diri sendiri dengan menerimanya, mengikhlaskan karena mungkin rejeki dalam bentuk rupiah akan berkurang namun untuk anak-anak kita rejeki itu baru saja terbuka dalam bentuk cinta dan kasih sayang yang sangat berlimpah.

Selamat menemukan kembali jati diri kita yang baru, jangan terfokus pada apa yang hilang tapi berfokuslah mencari sesuatu yang baru agar menjadikan diri kita tak pernah berhenti berfikir untuk bekerja karena sejatinya bekerja tidak selalu dalam kantor.






loph,
Maya Rumi
zaidan bersama teman sekelas, guru-guru dan kepala sekolah


Rabu, 17 juni 2020 untuk pertama kalinya Zaidan kembali menginjakkan kaki ke sekolah setelah 3 bulan penuh belajar #dirumahaja gara-gara virus corona.

Ternyata anaknya sudah terlalu nyaman berada #dirumahaja selama itu jadi ketika saya beritahu bila ia akan ke sekolah wajahnya agak cemas dan justru menanyakan ke saya "emang virus corona udah nggak ada bun ?" 

Nggak ada semangat Zaidan kembali ke sekolah bahkan saya beritahu ia akan kembali bertemu dengan teman dan gurunya pun, dia biasa saja. Hari yang dinanti datang ia pun susah dibangungkan dari tidurnya, untung saja acaranya baru dimulai jam 10, sehingga masih banyak waktu untuk bisa mandi, sarapan dan bersiap kesekolah.

Hari itu Zaidan kesekolah karena harus ikutan foto wisuda, foto aja yah.. nggak ada acara perayaan yang biasanya diisi dengan penampilan anak-anak yang ramai dan seru. Waktu foto pun dibatasi tidak boleh lama-lama dan karena ada dua kelas yang ikutan berfoto di hari itu makanya kelas zaidan kebagian yang lebih siang.

Foto wisuda ini pun sederhana saja prosesnya, zaidan dan teman-temannya memakai toga sewaan lalu diambil fotonya oleh pak photographer secara bergantian, karena kebetulan teman sekelas zaidan hanya ada 12 anak jadi tidak penuh dan ramai dengan orang tua juga yang datang kebanyakan hanya berdua ibunya saja untuk menemani.

Kecuali zaidan yang datang lengkap dengan ayah dan bundanya, ayahnya ternyata exited menemani anaknya untuk foto wisuda.

Setelah selesai foto personal dilanjut dengan foto bersama dengan orang tua dan ini tidak wajib sih dan karena ini berbayar juga yah tiap kali jepret jadi saya dan ayahnya memilih untuk foto dengan kamera sendiri saja tanpa photografer, hihihi... yang terakhit sesi foto di tutup dengan foto grup semua siswa dengan semua guru di sekolah tk, selesai kurang dari satu jam saja.

Akhirnya Zaidan menyelesaikan masa TK-nya di usia pas 6 tahun. Nggak terasa juga loh sudah sekolah selama 3 tahun terakhir ini, mulai dari ikutan playgroup di day care-nya lanjut tk nol kecil alias tk a dan sekarang sudah selesai belajarnya di tk b. 

Jadi ingat pertama kali masuk sekolah di hari pertama nangis nggak mau baris, akhirnya hari kedua sekolah bundanya nggak mau menunggu untuk menemani, zaidannya malah anteng nggak ada drama sama sekali.

zaidan bersama ibu hepi guru tk a

zaidan bersama ibu ida guru tk b

Eh sekarang gara-gara corona ini zaidan pun libur sekolah selama setahun kedepan. Nggak libur benar-benar tanpa belajar yah, karena zaidan sebenarnya sekolah juga di bimba buat memperlancar membaca, menulis dan berhitung. Namun saya dan ayahnya sepakat sementara ini di bimba pun kita ambi cuti saja, sehingga zaidan hanya mendapatkan modul saja untuk belajar #dirumahaja yang biasanya sebulan sekali dikumpulkan lalu akan dapat modul baru sebagai penggantinya.

Upaya ini kita lakukan agar zaidan juga tidak lupa dengan pelajarannya, walaupun pe-er banget yah untuk bundanya sendiri mengajarkan zaidan ini namun saya paksain sajalah daripada nanti anaknya mau masuk sd malah jadi bingung sendiri.

Belum tahu sih ini akan berapa lama zaidan cuti dari bimba, semoga sih sampai akhir tahun saja dan kondisi saat ini juga sudah pulih, virus corona sudah go away jadi bisa lanjut untuk ikutan kelas di bimba dan di tempat les lainnya untuk persiapan masuk sdnya juga.

Zaidan sih masih TK yah jadi wisuda ini cuma ala-ala dan nggak terlalu terasa efeknya, karena anak-anak nggak terlalu mengerti juga namun untuk yang sudah sd, smp, sma bahkan kuliah rasanya wisuda tanpa perayaan tuh ambyar banget deh. Sampai ada challange segala di instagram untuk menyemangati angkatan tahun 2020 ini yang disebut juga sebagai angkatan corona.

Dear zaidan si generasi corona, 
Semoga ketika zaidan besar nanti membaca ini, zaidan masih ingat bahwa kamu dan teman-teman pernah belajar dirumahaja selama 3 bulan lalu bertemu lagi dan sudah selesai sekolahnya. Semoga sih wisuda ini hanya terjadi di tahun 2020 saja, tak akan terulang lagi dimasa yang akan datang.

Selamat yah kesayangan bunda, semoga ilmu yang di dapat menambah kecerdasan pikiran dan juga dapat menjadikan zaidan dimasa depan menjadi seseorang yang berguna untuk bangsa dan sesama.

di halaman bermain sekolah, zaidan sedih sudah nggak bisa lagi main disini









loph,
Maya Rumi





Dear kaka,

Rencananya di ulang tahun kaka yang ke 6 ini, bunda ingin kaka merayakan bersama dengan teman-teman sekolah sekaligus buat perpisahan dengan mereka karena tahun ini kaka sudah lulus sekolah tk.

Namun ternyata ada virus corona. Bagaimana mau membuat pesta di sekolah, sekolah saja libur sehingga kamu harus #dirumahaja dan itu sudah terjadi dari bulan maret lalu, tepatnya tanggal 16.

Bila tidak ada virus corona juga bunda sudah merencanakan sama ayah untuk mengajak kamu menginap di hotel untuk merayakan ulang tahun bersama dengan keluarga lainnya.

Nah jadinya ulang tahun ke 6 ini kita #dirumahaja, ayah membelikan kamu pizza Dominos rasa peperoni kesukaan kamu terus kamu tiup lilin dan kita makan-makan sama semuanya.

Sejak ada kasus virus corona dan kita harus #dirumahaja bunda sangat berterima kasih karena kaka jadi anak baik menuruti kata bunda untuk tidak pergi main keluar sama sekali dan hasilnya selama hampir 4 bulan ini kaka benar-benar di dalam #rumahaja untuk main hingga belajar.

Gara-gara virus corona ini kaka jadi bisa lancar main sepatu roda, karena tiap hari kaka latihan di dalam rumah sampai bisa mengajari kiya juga. oiya cerita tentang kiya. Kaka masih sering nangis sedih kalau di akhir pekan kiya nggak ikutan nginep dirumah nenek, karena kata kaka "aq nggak ada teman main kiya, kamu nginep aja dong"



Kaka sama Kiya sekarang lagi seneng main game bikin-bikin rumah gitu nama gamenya minecraft tapi kaka mainnya offline sama kiya, kaka sering cerita sama bunda kaka punya peliharaan kucing, onta, kambing tulang, dan lain sebagainya. Terus kaka kasih tahu bunda kamar kaka seperti apa, kamar dede zeanissa, rumah kita yang seperti hotel, seru deh kaka kalu sudah main game ini sama kiya pasti lupa waktu.

Biasanya bunda akan marah sekali kalau kaka nggak berhenti main game setelah 1 jam, tapi karena sekarang sedang ada virus corona dan kaka bunda larang main keluar rumah dan kaka sudah nurut juga sama larangan bunda jadinya bunda bolehkan kaka main lama tapiii harus buat tugas dari sekolah dan juga tugas dari bimba, kalau sudah selesai baru deh boleh main game atau nonton film kartun favorit kaka yang di ulang-ulang mulu sampai bunda bosan.

Gara-gara virus corona juga kan kaka libur sekolah dan libur les bimba jadi mulai malas-malasan belajar apalagi mandi, kaka cuma mau mandi sore aja karena nggak mau pas tidur badannya gatal dan bau. Karena malas belajar kaka mulai deh lupa sama pelajaran. Kaka padahal jago banget loh berhitung dan sudah mulai bisa baca juga, tinggal di lancarin aja.

Namun senangnya adalah kaka jadi rajin ngaji sama ayah tiap kali habis shalat wajib, kalau ayah pas kebetulan libur dari kantor juga bisa sampai 5 kali ngaji dalam sehari tapi kalau ayah kerja kaka ngaji sama ayah subuh dan setelah maghrib atau isya saja. Sekarang kaka sudah mau iqro 4, tapi sama ayah harus di ulang lagi dari iqro 1, karena kaka masih belum lancar benar bacanya.

Tahun 2020 ini virus corona sudah ada sejak awal tahun dan kemungkinan hingga akhir tahun jadinya kegiatan-kegiatan tidak bisa berjalan seperti biasanya termasuk perpisahan sekolah kaka sama teman-teman dan ibu guru.

Entah kenapa kaka nggak terlalu suka sekolah, selalu deh setiap pagi penuh drama kalau mau sekolah, kaka bilang sih kaka nggak suka sama teman-teman sekelas terutama yang cowo-cowo karena mereka nakal, salah satunya suka panggil kaka dengan sebutan zaid, sementara nama kaka zaidan, kaka nggak suka dipanggil seperti itu. Kaka lebih suka pergi les ke bimba yang temennya cuma 2 orang.

Setiap kaka pulang sekolah dan selama kaka les di bimba yang antar jemput adalah om martin, kaka seneng karena om martin suka bercandain kaka walaupun sering terlambat jemputnya baik itu disekolah maupun di tempat les.

Diusia kaka yang sudah 6 tahun ini ada hal yang tidak berubah dari dulu dari diri kaka, yaitu kebiasaan kaka untuk berpakaian dari dulu kaka nggak pernah milih-milih sama pakaian selalu ikut apa kata bunda dan kaka nggak suka pakai baju ataupun celana pendek harus selalu yang panjang, favorit kaka adalah pakai celana joger panjang dan sweater panjang, sampai ditanya tante uti "ji, emang nggak panas apa malam-malam mau bobo pakai sweater atau siang-siang main seharian pakai sweater ?" 

Sifat kaka juga masih ada yang sama dan nggak berubah, kaka paling gampang terharu sama ini kaya bunda, hihihi dan yang paling bunda suka kaka selalu pemaaf apalagi sama bunda yang sering ngomelin, sering nyubitin, jewer kupingnya pokoknya sering galak deh sama kaka terutama kalau lagi buat pe-er atau tugas sekolah atau les kaka bikinnya lamaaa banget dan malas-malasan.

Walau bunda paling sering marah dan galak sama kaka tapi kaka nggak pernah takut sama bunda, kaka cuma takut sama ayah, kalau ayah sudah melotot aja kaka ketakutan minta ampun tapi kalau bunda melotot sama kaka malah di ledekin.

Sebenarnya bunda ingin mengikutsertakan kaka untuk les renang dan bahasa inggris bulan juni 2020 ini, tapi lagi-lagi gara-gara corona hal itu kita tunda dulu. Kaka masih suka banget berenang dan untuk les bahasa inggris oiya sama matematika juga itu juga kaka yang minta makanya bunda tahun ini itu nggak mau menyekolahkan kaka di sd dulu tapi nunggu tahun 2021 karena salah satunya juga hasil konsultasi dengan pihak sekolah tk kaka.

Kaka tahu dari hasil finger test bakat kaka adalah menghitung dan suatu hari kelak ketika kaka sudah besar kaka bisa jadi dokter atau ahli matematika. Bunda seneng banget deh kalau kaka emang mau bercita-cita jadi dokter tapi dokter seperti Dr Zaidul Akbar eh tapi kaka malah ingin jadi pemadam kebakaran.

Nggak apa-apa juga sih. yah kita lihat nanti saja yah.


Sudah yah ceritanya sampai sini saja, yang pasti umur 6 tahun ini kaka pertama kalinya punya rambut gondrong, hahaha karena ayah sama bunda sepakat nggak mau potongin rambut kamu dan nenek sama kakek juga mbah marah banget karena cucunya rambutnya tebel banget dannn hasil dari self quarantine yang paling wow dari kaka adalah, kulit kaka yang dulu hitam dan dekil, pokoknya jelek deh... kaka jadi putih bersih makin manissss.

Oiya terima kasih sudah mau di foto-fotoin sama bunda buat nulis blog ini.




with love, 
bunda  












Pernah dengar prinsip berinvestasi "Beli saat murah, Jual saat tinggi" ? Saya sendiri tahu prinsip ini sudah beberapa tahun lalu ketika tengah menimbang-nimbang untuk membeli logam mulia sebagai salah satu pilihan investasi.

Pilihan saya tidak salah karena saat pandemi ini beberapa minggu lalu harga logam mulia yang saya beli sekitar 3 tahun lalu berubah harganya menjadi 2 kali lipat, senang rasanya dapat menikmati sekali keuntungannya.

Belajar dari hal tersebut saya pun ingin menambah pillihan investasi lainnya tidak hanya logam mulia saja, apalagi dengan kondisi sekarang saya sudah berkeluarga inginnya punya investasi yang lain seperti properti. Mengapa memilih properti ? seperti halnya logam mulia harga properti pun lebih mungkin naik daripada turun setiap tahunnya apalagi properti berupa rumah tinggal merupakan salah satu wish list semua orang apalagi untuk mereka yang sudah berkeluarga.

Mencari tempat tinggal yang cocok seperti halnya mencari jodoh akan dipertemukan bila sudah waktunya tiba. Secara kebetulan, pada jumat sore saya dapat informasi dari seorang teman akan adanya zoom gathering yang menawarkan sebuah hunian terbaru di daerah Depok.

Ternyata walau saat ini kita tengah berada di kondisi pandemi yah minat orang terhadap properti tidak surut, terbukti dari banyaknya peserta yang mengikuti zoom gathering yang di selenggarakan Diamondland pada hari sabtu jam 2 siang sebagai properti developer. Melihat hal tersebut, keyakinan saya hanya satu pasti karena penawaran yang diberikannya menarik makanya banyak yang ingin mencari tahu lebih jauh dan lebih lengkap mengenai informasinya.

Dikembangkan dengan system cluster dimana setiap cluster dikelola dengan baik D'Palm Residence menawarkan cluster terbarunya yaitu : Cluster Elis berupa hunian 2 lantai yang di design minimalis dengan mengedepankan efisiensi dan pemanfaatan ruang sesuai dengan kebutuhan milenial saat ini.

D'Palm Residence Cluster Elis


D'Palm Residence Cluster Elis yang berada di Jl. Cagar Alam, Pitara Kota Depok ini mewarkan hunian yang membidik pangsa pasar kaum milenial yang menyukai 2 konsep untuk hunian yang ideal yaitu :

1. Praktis dan efisien

Untuk itu dipilihkanlah lokasi tidak hanya strategis tapi juga bergengsi yang mudah di akses baik itu dengan kendaraan pribadi maupun dengan transportasi publik. Selain itu hunian juga memberi kemudahan bagi para penghuni karena dikelilingi oleh berbagai pusat perbelanjaan dan dekat pula denga rumah sakit.

D'Palm Residence Cluster Elis


2. Mengutamakan keamanan dan kenyamanan

Baik itu untuk mereka yang telah berkeluarga maupun masih single salah satu alasan memilih tempat tinggal adalah karena keamanannya untuk itu D'Palm Residence cluster Elis dilengkapi dengan CCTV 24 jam dan juga menggunakan system satu gerbang sehingga mudah memonitor yang keluar masuk. Hal lain yang dapat menjadi pertimbangan adalah kelengkapan fasilitas yang diberikan oleh D'Palm Residence cluster Elis yaitu terdapatnya arena olah raga yang dapat di nikmati oleh seluruh penghuni.



Lalu berapa harganya sih ?

Pasti nggak akan percaya deh hunian D'Palm Residence cluster Elis dibuka dengan penawaran harga mulai dari180 jutaan saja. Harga yang sangat mengiurkan untuk hunian 2 lantai kan apalagi dengan tawaran promo spesial cukup dengan membayar booking fee sebesar 2 juta rupiah calon penghuni akan mendapatkan promo free biaya BPHTB dan KPR senilai 15 juta rupiah.



D'Palm Residence Cluster Elis


D'Palm Residence Cluster Elis


Bagaimana Cara pembayarannya ?

Untuk sistem pembayaran, Diamondland memiliki beberapa pilihan seperti hardcash, softcash dan KPR. Untuk KPR, Diamondlang mengandeng kerja sama dengan Bank BNI Syariah yang saat acara zoom gathering di wakilkan oleh Bp. Nurfi Majidi. 

Untuk saya yang muslim happy sekali dengan pilihan pembayaran yang di informasikan secara lengkap oleh Bp Nurfi Majidi karena tidak hanya keuntungan dan kelebihan tapi juga kemudahan pembayaran yang akan di peroleh oleh calon penghuni jika menggunakan KPR syariah jadi semakin dekat dengan impian untuk memiliki rumah idaman.

Makin penasaran dan ingin segera dapat informasi lengkapnya sekarang juga yuk hubungi segera :
Rahmaniaty (Marcom Manager Diamondland Development)
WA : 0812 8400 5595 atau email : rahmaniaty@gmail.com

Pokoknya jangan sampai melewatkan kesempatan emas ini deh, langsung kunjungi website www.dmarcodiamond.com dan tinggal pilih deh mau jadiin investasi masa depan atau kita tetanggaan di D'Palm Residence cluster Elis.









Assalamualaikum,

Pertama kalinya merayakan lebaran tapi nggak terasa lebaran karena tradisi lebaran yang biasa kita lakukan nggak bisa kita lakukan di Hari Raya Idul Fitri 1441 H ini. Sesuai dengan instruksi dari pemerintah dan juga para alim ulama untuk berhari raya #dirumahaja.

Hari sabtu, 24 mei 2020 merupakan hari terakhir berpuasa setelah adzan magrib berkumandang masih terdengar suara takbir menggema dari masjid komplek rumah. Namun kali ini saya merasa sedih dan perih sekali mendengarnya padahal biasanya suara takbir selalu terdengar syahdu.

Namun banyak raya syukur yang saya panjatkan pada sang khalik karena Alhamdullilah selama pandemi covid 19 ini masih bisa mengkhatamkan tadarus Al quran di hari ke 29, sebagai busui masih mampu berpuasa seharian penuh karena terus #dirumahaja jadi nggak terlalu lelah, nggak kebayang kalau harus ngantor juga pasti batal puasa lebih dari satu hari, dan yang juga terasa nikmat dilakukan dirumah aja karena masih bisa tarawih bersama keluarga.

Tahun ini kita sekeluarga memutuskan untuk tidak melakukan shalat ied, walaupun di masjid dekat rumah mengadakan shalat ied berjamaah, kami hanya berkumpul dirumah menyantap hidangan hari raya yang lagi lagi harus di syukuri sekali. Alhamdullilah masih di masakin sama mama sama seperti lebaran-lebaran tahun sebelumnya ketupat, opor ayam, rendang, sambal goreng ati, hingga jengkol semur lengkap tersaji karena saya masih tinggal dirumah mama, nggak perlu menahan rindu untuk bersilaturahmi.

Nikmatnya hidangan lebaran yang mama masak mengobati banyaknya rasa kehilangan yang harusnya terjadi hanya sekali setahun saja, kami sekeluarga tidak berkeliling ke tetangga, tidak melaukan open house, sehingga ketika ada tetangga datang pun kami tidak menerima mereka masuk ke dalam rumah bahkan dengan saudara sendiri, semua berlebaran dilakukan di teras rumah tanpa bersalaman hanya saling mengucapkan "mohon maaf lahir dan bathin" satu sama lain.



Selama lebaran ini saya hanya pergi kerumah ibu mertua dan kerumah saudara ibu mertua satu orang yang kebetulan rumahnya tidak berjauhan juga dengan ibu mertua, itupun hanya sebentar saja, padahal sudah lama sekali kami sekeluarga tidak bertemu dengan ibu, terakhir itu yah 3 bulan lalu. Kebetulan satu minggu sebelum mulai di terapkan psbb kami masih mengunjunginya.

Hari raya ini adalah untuk pertama kalinya Zaidan dan Zeanissa keluar rumah, saya sudah persiapkan masker untuk Zaidan, sengaja pilih gambar yang ia suka yaitu kucing kemudian oleh tantenya Zaidan dan Zeanissa dibelikan face shield juga, saya juga sedia tisu basah hingga spray pencuci tangan.

Benar-benar merasakan dan menerapkan new normal protokol selama lebaran ini, karena ingin sekali setelah lebaran covid 19 ini tidak bertambah berkembang luas kemana-mana, ingin segera bisa beradaptasi lagi dengan kehidupan kita yang baru akan dimulai lagi bulan juni 2020 nanti.

Di lebaran hari kedua, saya main kerumah adik saya yang lagi-lagi letak rumahnya pun tak jauh dari rumah seharian disana hingga petang harinya saya pulang dan dengan beberapa teman melakukan silaturahmi virtual via zoom meeting, tetap bisa berbagi cerita penuh kebahagian walau hanya saling bertatap muka melalui layar kaca saja.





Menutup cerita lebaran 2020 ini, hingga hari ini saya terus mikirin, sepertinya dosa-dosa kita pada pencipta alam ini sudah sangat besarnya hingga memberikan teguran begitu kerasnya untuk kita semua umatnya, apalagi untuk yang muslim di saat ramadhan biasanya kita selalu sambut dengan suka cita yang seringnya justru lebih memikirkan hal keduniawian lebih semangat bukbernya daripada puasanya, lebih semangat bikin kukernya daripada tarawihnya, lebih semangat siapin baju baru daripada khatamin ngajinya tapi ramadhan kali ini kita benar-benar di paksa untuk lebih banyak mengingat sang pencipta kita dengan banyak beribadah selama dirumah aja.

Semoga dengan datangnya hari kemenangan, kita bisa terus menjaga istiqomah segala ibadah yang telah kita usahakan selama 30 hari di ramadhan dan semoga kita semua selalu di berikan nikmat sehat hingga pandemi ini berakhir. Aamin aamin ya robal alamin.







loph,
Maya Rumi

MamyPoko Royal Soft New Born

Alhamdullilah bulan Mei ini Zeanissa akan berusia 9 bulan, senang sekali melihat perkembangan dan pertumbuhannya sesuai dengan Baby Milestone pada umumnya. Saat ini ia sudah bisa merangkak dengan gesit, Ia tengah memulai belajar untuk berdiri juga walaupun posisi duduknya terkadang masih belum kokoh benar. Hal terakhir ini yang membuat bundanya sudah nggak bisa lagi meninggalkan ia sendirian dan sembarangan tanpa pengawasan. Benar-benar harus fokus memperhatikan apa yang ia tengah lakukan karena memang sulit sekali menghilangkan perasaan was-was apalagi pikiran mungkin saja ia akan kenapa-kenapa.

Dan saya yakin semua ibu pasti merasakan hal yang serupa seperti yang saya rasakan.

Dengan usianya sekarang saya jadi tersadar, ternyata cepat sekali yah waktu berlalu padahal rasanya seperti baru kemarin ia saya lahirkan, kami sekeluarga bersuka cita karena kelahirannya yang sangat kami harapkan lalu kami membawanya pulang kerumah pertama kali, melakukan syukuran potong rambut dan aqiqah setelah seminggu lahiran, saya dan pak suami merasakan lelahnya selama hampir sebulan bergadang terus-menerus sampai masuk angin berkali-kali hingga kemudian melakukan imunisasi secara berkala setiap bulan.

Wuah pengalaman-pengalaman tersebut sekarang menjadi kenangan manis yang tak akan mudah terlupakan. Benar-benar penuh suka dan duka memang mempunyai bayi dan bersyukur sekali selama ini tidak pernah ada masalah yang menjadi cobaan untuk saya dan keluarga. Semua berjalan baik.

Untuk itu saya memang telah mempersiapkan segala hal bahkan ketika masih di masa kehamilan Zeanissa dan karena ini kehamilan kedua untuk saya sehingga sudah ada pengalaman sebelumnya jadi lebih mudah juga saya mempersiapkan hal-hal yang harus menjadi perhatian utama dalam menyambut bayi baru lahir nantinya, salah satunya adalah pemilihan popok sekali pakai yang Zeanissa gunakan.

Hal tersebut menjadi perhatian besar saya karena pada anak pertama saya memang masih kurang sekali pengetahuannya bahkan tidak menyadari bila kulit bayi memang sangat sensitive. Sehingga kakak Zeanissa mengalami ruam popok dan juga alergi kulit yang cukup parah hingga lecet pada kulit bagian paha dalam, area sekitar kelamin dan bokong karena pemakaian popok yang tidak sesuai.

Makanya saya memilih sekali popok bayi baru lahir yang digunakan oleh Zeanissa karena tidak ingin kejadian berulang untuk kedua kalinya untuk hal yang sama, karena ruam popok pada bayi dan alergi kulit pada bayi ini tidak bisa dengan cepat disembuhkan malah sempat membuat saya dan pak suami menjadi stress juga karena sedih melihat kondisi kakaknya pada saat itu.

Belajar dari pengalaman agar tidak mengulangi kesalahan yang serupa, pemakaian pospak untuk bayi yang baru lahir saya pun kembali menggunakan popok MamyPoko Royal Soft yang sebelumnya waktu di pakai kakaknya Zeanissa masih menggunakan nama MamyPoko Royal Soft. Jadi untuk momy yang mempertanyakan apa beda dari kedua produk MamyPoko tersebut ? tidak ada yah, hanya namanya saja yang berganti dan design kemasan yang di perbarui.

Setelah memakaikan MamyPoko Royal Soft New Born pada kedua anak saya ketika mereka baru lahir hingga sekarang untuk Zeanissa dan mendapatkan hasilnya yang memuaskan buat saya pribadi, jadi inilah yang menjadi alasan saya untuk menulis review berdasarkan pengalaman saya selama ini untuk produk MamyPoko Royal Soft New Born yang merupakan premium diapers berkualitas dari Jepang.

MamyPoko Royal Soft New Born

Dari masalah yang saya alami sebelumnya dan akhirnya kini saya menjadi salah satu orang tua yang setia menggunakan MamyPoko Royal Soft New Born, alasan pertamanya adalah karena kelembutan bahan MamyPoko Royal Soft New Born yang seperti kapas terutama di bagian dalam, terdapat lapisan kering bergelombang yang mampu menyerap pipis bayi dengan cepat dan kulit bayi pun tetap kering hingga kurang lebih 12 jam lamanya. 

MamyPoko Royal Soft New Born

Membantu sekali nih untuk kita sebagai orang tua yang baru mempunyai bayi, karena pasti mengalami bergadang karena bayi sering terjaga di malam hari, setidaknya dengan kelebihan MamyPoko Royal Soft New Born dapat membuat bayi lebih nyenyak tidur dan bayi tidak sering terbangun karena merasa tidak nyaman dengan popoknya yang basah atau terasa lembab.

Selain itu MamyPoko Royal Soft New Born memang cocok sekali dipakai oleh bayi yang baru lahir karena intensitas pipis bayi yang masih sangat sering sekali dan MamyPoko Royal Soft New Born dapat digunakan lebih lama bahkan dapat menampung hingga 5 kali pipis, padahal yah diapersnya tidak tebal namun begitu tetap aman dipakai karena dapat melindungi dari kebocoran yang kerap kali terjadi bila popok sudah penuh dengan pipis. 

Dalam setiap kemasan MamyPoko Royal Soft New Born terdapat design ciri khas dari MamyPoko yaitu boneka pokojang. Ditampilkan dengan dua warna yang berbeda, yaitu warna kuning dan warna biru. Nah pada bagian luar ini saya menemukan yang hanya ada pada diapers MamyPoko Royal Soft New Born dan tidak akan pada diapers lainnya yaitu terdapat tulisan yang informasinya jelas sekali bila diapers ditujukan penggunaannya untuk bayi baru lahir.

MamyPoko Royal Soft New Born


Hal ini penting juga loh, jadi bila yang menggunakan diapers bayi bukan momy sendiri kita tinggal memberi tahu tanda tersebut kepada yang memakaikan mungkin anggota keluarga seperti ayahnya, neneknya atau mungkin pengasuhnya sehingga tanda tersebut dapat memudahkan mereka membedakan dengan diapers lain semisal punya kakaknya dan dapat menghindari terjadinya salah pemakaian diapers.


MamyPoko Royal Soft New Born


Masih dari bagian luar diapers MamyPoko Royal Soft New Born juga terdapat indikator pipis yaitu berupa 1 garis tebal yang di apit dengan 2 garis yang lebih tipis berwarna kuning. Indikator inilah yang berfungsi sebagai tanda peringatan kepada momy untuk segera mengganti popok bayi ketika indikator tersebut telah berubah warnanya menjadi hijau kebiruan. Jadi nggak perlu lagi yah melakukan pengecekan bagian dalam atau menunggu sampai bentuk diapers besar tidak karuan.


MamyPoko Royal Soft New Born

MamyPoko Royal Soft New Born


Masalah lain yang sering timbul akibat penggunaan diapers sepanjang waktu adanya kemerahan pada kulit bagian pinggang. Biasanya hal tersebut terjadi karena diapers merekat terlalu kuat atau karena bahan pada bagian pinggang kasar sehingga menggesek kulit bayi yang masih sangat sensitive dan meninggalkan bekas kemerahan. MamyPoko Royal SoftNew Born ini mempunyai ban pinggang yang sama lembutnya dengan bagian dalam termasuk juga perekatnya yang dapat disesuaikan dengan ukuran pinggang bayi sehingga pas, tidak kendur atau pun sesak, perekatnya pun dapat di rekatkan berulang kali dan tetap dapat menempel dengan baik.


MamyPoko Royal Soft New Born

Nilai plus lainnya yang ada pada bagian pinggang juga yaitu adanya design dengan lekukan demi menjaga keamanan tali pusar pada bayi baru lahir. Seperti yang kita tahu bila bayi yang baru lahir, pada bagian pusar biasanya akan ada alat bantu berupa penjepit yang dapat kita taruh pada bagian tersebut. Sehingga memudahkan kita juga dalam melakukan perawatan pada tali pusar bayi.


MamyPoko Royal Soft New Born

Yang terakhir yang tidak kalah penting pada MamyPoko Royal Soft New Born terdapat air circulation sehingga mampu melepas udara panas dan lembab dari dalam ke luar. Nah berikut hasil uji coba yang saya lakukan untuk membuktikan hal tersebut.
1.     Diapers MamyPoko dalam keadaan kering
2.     Dituangkan air putih panas
3.     Dengan bantuan gelas dapat terlihat uap di yang keluar


MamyPoko Royal Soft New Born



MamyPoko Royal Soft New Born



MamyPoko Royal Soft New Born


Sering yah kita tiba-tiba mencium bau-bau tidak sedap dari bagian belakang bayi, nah hal ini tidak terjadi ketika anak-anak saya memakai MamyPoko Royal Soft New Born, jadi ketika kita ada di tempat umum lebih aman. 

Semoga review ini bermanfaat dan dapat menjadi rekomendasi untuk pemakaian diapers terutama untuk momy yang sedang hamil dan tengah persiapan untuk melahirkan pertama kalinya. Ternyata tidak sulit untuk buktikan cinta ibu dengan kelembutan nomor 1 yah, bisa dengan ikut pakai MamyPoko Royal soft New Born.

Kunjungi website MamyPoko Indonesia untuk mengetahui informasi lainnya seputar diapers MamyPoko dan untuk pembelanjaan secara online di lazada ataupun shopee.






loph,
Maya Rumi