Selasa, 23 November 2021

Minggu Pagi Di QBIG BSD City

Sejak 3 bulan terakhir, saya sudah mulai lebih banyak keluar rumah tidak hanya pergi ke kantor saja, namun juga melakukan aktivitas lainnya. Salah satunya mengajak kedua anak saya untuk berjalan-jalan.

Namun hingga saat ini saya dan paksu masih bisa menahan diri untuk tidak mengajak kedua anak kami bermain ke mall, jadi kami lebih memilih mengajak mereka ke tempat yang ada ruang terbukanya.




Minggu pagi lalu (21/11) kami sekeluarga bermain ke QBIG BSD City. Kami sudah tiba disana sekitar jam 8 pagi, tidak terlalu ramai namun lumayan banyak keluarga lain juga yang ingin menikmati minggu pagi disini.

Sesuai dengan namanya QBIG BSD City terletak di BSD City Tangerang, tempatnya mudah ditemukan kok dengan menggunakan panduan google maps. Untuk masuk kedalam QBIG BSD City karena masih pandemi kita diwajibkan untuk menggunakan aplikasi peduli lindungi, minimal untuk 1 orang dewasa bila datang bersama keluarga.

Sebenarnya QBIG BSD City ini bukan tempat baru dan ini juga bukan pertama kalinya saya datang kesini, namun baru pertama kalinya keliling dan menyadari ternyata tempatnya luas sekali. 

QBIG BSD City ini menurut saya merupakan komplek pertokoan yang dilengkapi dengan restauran dan juga terdapat ruang terbuka berupa lapangan yang tak kalah luasnya. Sehingga di ruang terbuka ini sangat memungkinkan untuk kita bisa melakukan banyak kegiatan olahraga seperti bersepeda, bermain sepatu roda, berlari-lari dan lainnya kecuali bermain skateboard.

Untuk orang tua yang tidak ingin berolahraga atau hanya ingin menemani anak-anak saja kita dapat menikmati waktu santai dengan duduk-duduk dibeberapa tempat seperti di beberapa titik di tengah lapangan dimana terdapat beton yang di desain dan difungsikan sebagai tempat duduk atau di pinggir lapangan terdapat jalanan berundak dengan bagian pinggir yang bisa di duduki atau bisa juga santai di atas rumput-rumput.

Beberapa tips ketika datang ke QBIG BSD City :
  1. Pastikan sudah sarapan dari rumah sehingga tidak kelaparan karena restoran baru akan buka sekitar jam 10 atau supermarket jam 9.30 dan diluar tempat ini tidak ada pedagang kaki lima.
  2. Bila tidak sempat sarapan di rumah sangat memungkinkan untuk menikmati sarapan yang kita bawa dan dimakan disini, jadi bisa piknik pagi hari dan jangan lupa bawa air minum  yang cukup.
  3. Kalau tujuan kesini untuk berolahraga gunakan pakaian dan sepatu olahraga yang nyaman.
  4. Selain toko dan restoran disini juga terdapat tempat bermain anak-anak seperti playground yang berbayar jadi kalau tidak ada tujuan untuk mengajak anak-anak main ditempat tersebut sebaiknya ataur waktu pulang sebelum jam 10 pagi.
  5. Selalu waspada mengawasi anak-anak, memang saat ini tempat tidak terlalu ramai namun sangat luas sekali, pastikan anak selalu dalam pantauan mata kita.


Kegiatan yang bisa dilakukan di QBIG BSD City :
  1. Kebanyakan yang datang kesini dipagi hari memang untuk berolahraga seperti bersepeda, sepak bola, bulutangkis karena memang lapangan luas sekali bahkan kita diperkenankan bersepeda hingga di depan area restoran.
  2. Selain lapangan juga terdapat kolam ikan disini, jadi anak-anak juga bisa menikmati kegiatan memberi makan ikan-ikan tersebut, jangan lupa membawa makanan ikan atau roti tawar.
  3. Kegiatan bermain yang banyak dilakukan juga oleh anak-anak disini adalah bermain sepatu roda atau bermain skuter, berlarian, berkeliling dengan stroller untuk para bayi-bayi.
  4. Selain untuk berolahraga ada juga yang datang kesini untuk piknik, playdate atau sekedar berkumpul dengan teman-teman karena tempatnya memang cukup nyaman.
  5. Tujuan lainnya mungkin seperti saya dan Zaidan yang ingin mengerjakan tugas olahraga dari sekolah disini.

Tanpa terasa kami sudah berada di QBIG BSD City hampir 3 jam, Kami sangat menikmati waktu pagi di hari minggu disini, setelah selesai mengerjakan tugas olahraga dari sekolah Zaidan disini kami pun memutuskan untuk pulang, bersamaan dengan itu lapangan pun mulai sepi karena matahari sudah mulai terik dan toko-toko sudah mulai banyak yang buka.

Ada yang sudah pernah ke QBIG BSD City juga ? sharing yuk pengalaman kalian selama disini.

Sabtu, 13 November 2021

Serunya Bermain Di Scientia Square Park (SSQ)

Sekitar tahun 2016 lalu saya pernah ketempat ini bersama dengan Zaidan dan ayahnya, saat itu Zaidan baru berusia 2 tahun. Ternyata 5 tahun berlalu dan tempat bermain ini sekarang banyak sekali telah mengalami perubahan.

Tempat ini dikenal dengan nama Scientia Square Park (SSQ) Perubahan yang dilakukannya sebagai salah satu tempat bermain sekaligus belajar anak sangat mengesankan. Selain lebih memberikan keseruan juga memberikan lebih banyak tempat pilihan bermain anak-anak, bahkan menurut saya lebih lengkap.

Kini di Scientia Square Park (SSQ) tidak hanya tersedia ruang terbuka hijau yang luas saja, namun saat ini sudah ada waterpark dan mini zoo, dua arena bermain yang juga menjadi favorit anak-anak. Kalau yang tinggal di daerah Jakarta dan sekitarnya, Scientia Square Park (SSQ) kurang lebih mirip dengan Kebun Binatang Ragunan atau Taman safari Puncak, namun dalam versi lebih mini.


Harga Tiket Masuk, Jam Buka & Akses Jalan

Hari itu (11/11) Bersama dengan kedua adik saya dan anak-anaknya kami berangkat dari rumah sekitar jam 2 siang hari menuju Scientia Square Park (SSQ) yang berada di daerah Serpong Tangerang. Sebenarnya tempat yang buka setiap hari ini, sudah buka dari jam 8 pagi hingga jam 7 malam.

Untuk yang pertama kali akan datang ke Scientia Square Park (SSQ) untuk menuju kesini jalan tercepatnya melalui tol yang mengarah ke Tangerang dapat memilih tol dalam kota Jakarta atau tol jorr lalu keluar di pintu tol Serpong.

Kami memilih kedatangan di hari kamis atau weekday salah satu alasannya untuk menghindari keramaian dan karena harga tiket masuk (htm) yang lebih murah yaitu 45 ribu saja, sementara untuk htm weekend 95 ribu.Mengikuti prokes dengan ketat, di Scientia Square Park (SSQ) seluruh pengunjung wajib menggunakan masker dan wajib check in di aplikasi peduli lindungi saat kedatangan.

Tidak langsung bermain, kami memutuskan mengajak anak-anak untuk shalat ashar dahulu, mushola terletak di dalam taman tak jauh dari ayunan bulat besar yang menjadi ikon dari Scientia Square Park (SSQ). Sebagai seorang muslim senang sekali rasanya menemukan mushola dalam kondisi bersih, rapi dan juga luas, jadi jangan lupa membawa mukena dan sajadah sendiri.


Area Wajib Di Datangi 

Tempat pertama yang kami singgahi adalah The Metamorphosys, pada 5 tahun lalu tempat ini berisi kupu-kupu namun saat ini berisikan burung hantu, tupai dan ayam-ayam. Desainnya masih sama hanya isinya saja yang telah berganti. 

Tepat di depannya terdapat arena Feeding Rabbit, terdapat sekitar 5 kelinci yang menggemaskan, untuk memberinya makan kita dapat membeli sekantong wortel yang dijual seharga 10 ribu tak jauh dari tempat tersebut. Untuk anak-anak yang suka menunggang kuda juga ada yah disini, karena ukuran kuda yang besar sekali saya tidak mengizinkan anak-anak untuk naik kuda disini. 

Masih dia area yang sama juga terdapat 3 kolam ikan KOI yang cukup besar, disini kita bisa duduk santai sambil memberikan makan ikan-ikan namun kami hanya lewat saja ditempat tersebut karena tidak ada pagar pembatas sehingga khawatir anak-anak akan tercebur dikolam tersebut.


Tepat di sebelahnya ada lagi sebuah kolam yang lebih besar sebagai Fishing Club yang difungsikan untuk tempat memancing dan sudah tersedia alat pancing dan embernya, untuk dapat menggunakan fasilitas tersebut dikenakan biaya tambahan sebesar 50 ribu sudah termasuk sewa 1 set alat pancing, 1 ember ikan, 1 jaring ikan, 1 saraung tangan kain dan 1 paket umpan (tambahan paket umpan 5 ribu)

Cocok nih buat ayah yang senang memancing sambil menunggu anak-anak dan bunda yang berkeliling di Scientia Square Park (SSQ) karena ikan hasil pancingan juga bisa dibawa pulang loh dengan membayar 4 ribu / 100 gr ikan.

Untuk kolam ikan KOI juga ada di dekat mushola, tepatnya disamping jalan keluar untuk menuju area restoran. Disini juga sama untuk kolamnya tidak ada pagar pembatas sehingga kita orang tua tidak boleh lengah mengawasi anak ketika bermain disini.

Kami melanjutkan petualangan ke bagian belakang dan bertemu dengan mini zoo yang bernama Teepee Barn. Di sini anak-anak akan bertemu dengan beberapa jenis binatang yang menurut saya tidak biasa kita temui di kebun binatang, seperti : alpaca, sapi skotlandia, kuda poni dan mini donkey.

Yang menyenangkan para staf di tempat ini sangat membantu sekali, mulai dari menjelaskan tentang binatang-binatang tersebut kepada anak-anak hingga memudahkan kami yang ingin berfoto bersama dengan para alpaca yang sudah mejeng di panggung siap berfoto ria dengan para pengunjung secara bergantian.

Untuk berfoto dengan para alpaca ataupun binatang lainnya yang ada di  Teepee Barn tidak dikenakan biaya lagi, namun ada pengaturan waktunya. untuk pagi hari dari jam 8 - 10 dan untuk sore hari dari jam 4 - 6, jadi jangan sampai melewatkan waktu tersebut yah.

Yang tak boleh dilewatkan juga, tepat di depan pintu masuk Teepee Barn sebelah kiri tersedia kursi-kursi dan meja untuk kita beristirahat sambil makan atau minum dan menikmati rindangnya pepohonan bambu-bambu di kanan dan kiri, atau bisa juga untuk menambah koleksi foto-foto.

Ternyata waktu 2 jam berlalu dengan cepat dan karena anak-anak juga ingin main di waterpark sehingga kami buru-buru ketempat tersebut dan hanya sekilas saja melewati area Dog Camp, dimana berkumpul anjing-anjing besar namun menggemaskan untuk dipandangi berlama-lama.


Area terakhir yang kami datangi O'Splash Water Playground, tempat yang ketika kami baru datang sudah membuat anak-anak terpukau dan tak sabar ingin bermain disana karena paling terlihat dari tempat parkir kendaraan.

Untuk masuk ke O'Splash Water Playground ini juga gratis loh, sudah termasuk dengan harga tiket masuk. Bukanya juga sesuai dengan jam buka Scientia Square Park (SSQ) jadi bila seharian berada disini yah nggak rugi bisa maik berkali-kali tanpa ada batasan dari pagi hingga petang hari.

Masih dalam satu area, terdapat sebuah kafe yang instagramable untuk foto-foto atau bersantai dengan minum kopi sambil menunggu anak-anak yang tengah bermain air. Namun untuk orang tua yang masih mempunyai anaknya seperti saya berusia dibawah 3 tahun, lebih baik untuk mendampingi karena tidak ada lifeguard disini.

Kurang dari satu jam anak-anak bermain dari sini dan senangnya mereka pun sudah puas sekali karena saat kami datang tempat tidak terlalu ramai sehingga mereka bisa bermain dengan leluasa tanpa harus berebutan terutama untuk area sliding.

Harusnya kami berencana untuk segera pulang setelah waktu bermain air namun karena anak-anak masih ingin bermain di sekitar Wall Climbing yang juga terdapat area bermain skateboard ditambah waktunya nanggung untuk shalat magrib sehingga kami pun memutuskan untuk makan malam di restoran yang berada diluar area Scientia Square Park (SSQ). 

Untuk menuju area restoran kita bisa keluar dari Scientia Square Park (SSQ) dan cukup melakukan scan barcode pada tiket yang kita miliki dan ini bisa kita lakukan berkali-kali yah, untuk itu penting menjaga tiket-tiket tersebut agar tidak hilang atau rusak. Selain itu karena memang di dalam area Scientia Square Park (SSQ) tidak ada tempat makan lainnya selain kafe yang telah saya sebutkan sebelumnya.

Sebenarnya untuk datang ke Scientia Square Park (SSQ) tidak hanya untuk orang tua dengan anak-anak saja yah untuk remaja maupun orang dewasa yang ingin mencari tempat wisata dengan ruang terbuka bisa melihat sawah, kebun menikmati taman yang asri, rekomendasi deh datang kesini.

Apalagi saat ini di area Scientia Square Park (SSQ) tengah di dekorasi dengan tema Halloween, jadi makin seru kalau mau menambah koleksi foto-foto ditempat yang instagramable ini.


Kesimpulan : I am Happy Visitor

Happy sekali saya dapat mengajak kedua anak saya ke Scientia Square Park (SSQ) kalau ini tempatnya lebih dekat dari area rumah saya saja, mungkin bisa tiap minggu main disini, karena salah satunya tempat bermain outdoor seperti ini jarang sekali ada di sekitar Jakarta maupun Tangerang.

Fasilitas bermainnya bagus, kebersihannya juga terjaga, stafnya juga ramah-ramah. Rekomendasi deh untuk para orang tua yang memiliki anak-anak diatas usia 2 tahun hingga mungkin usia sd kali yah.

Harapan saya semoga Scientia Square Park (SSQ) bisa terus berkembang yah dengan menambah lebih banyak lagi arena karena lahannya masih sangat luas sekali, hihihi.

Semoga sharing saya untuk Scientia Square Park (SSQ) ini bermanfaat yah ayah bunda dan bisa mengajak si kecil bermain disini juga. Happy Holiday.




Senin, 01 November 2021

Rekomendasi Klinik Gigi Untuk Anak Di Tangerang



Pada minggu terakhir bulan Oktober lalu secara tiba-tiba ketika bangun tidur untuk sholat subuh saya mendapati suhu tubuh Zaidan yang panas tidak seperti biasanya, segera saya ambil termometer ternyata sudah lebih dari 37 derajat suhu tubuhnya.

Segera saya melakukan kompres pada keningnya dengan air hangat untuk menurunkan suhu tubuhnya lalu memberikan obat turun panas khusus anak-anak yang tinggal dikunyah saja oleh Zaidan.

Tiga hari setelah rutin meminum obat, suhu tubuhnya masih turun naik, tidak sampai panas sekali sih namun hal tersebut justru membuat khawatir saya dan ayahnya Zaidan. Akhirnya kami putuskan untuk ke rumah sakit untuk mengecek kondisi kesehatan Zaidan lebih lanjut.

Setelah dilakukan pengecekan dengan mengambil darah, alhamdullilah hasilnya kesehatan Zaidan tidak ada yang mengkhawatirkan. Namun ada temuan lain karena Zaidan mengeluhkan sakit pada giginya hingga setiap kali menguyah makanan harus pelan-pelan dan akhirnya membuat ia pun tidak terlalu bernafsu makan. 

Akhirnya kami pun datang ke klinik dokter gigi. Klinik dokter gigi yang kami datangi merupakan rekomendasi dari adik saya yang sebelumnya datang kesana bersama dengan anaknya untuk melakukan pencabutan gigi susu yang sudah goyang.

Salah satu alasan saya lebih memilih ke klinik dokter gigi daripada ke rs karena di klinik anak-anak tidak diharuskan melakukan swab antigen sebelum pemeriksaan giginya.


Wajib Reservasi Kedatangan

Klinik dokter gigi tersebut bernama Dentaville berlokasi di salah satu rukan yang ada di daerah Green lake City Tangerang. Sebelum datang kunjungan saya pun melakukan booking dan ternyata untuk anak-anak hanya ada di hari minggu sesuai dengan jadwal stand by dokter gigi khusus anak.

Ketika melakukan perjanjian via chat whats app ke nomor 0812 1212 6132, untuk kedatangan kita diharuskan mengisi beberapa data pribadi, mengkonfirmasi kesehatan kita terkait dengan virus corona dan juga diinformasikan tata tertib ketika berada di klinik gigi.

Kami datang ke Dentaville sesuai dengan perjanjian di hari minggu (31/10) sekitar jam 12.40, lebih cepat 20 menit dari janji kunjungan di jam 1 siang. Ketika kami datang klinik tampak sepi dan tidak ada antrian sama sekali.



Prokes Yang Ketat Dan Aman

Protokol kesehatan segera dilakukan oleh mba resepsionis yang menerima kami yaitu : pengecekan suhu tubuh dan penyemprotan cairan disinfektan ke seluruh pakaian kita, ini saya jadi penasaran sekali ingin nanya tapi malu karena cairan disinfektan yang disemprotkan wanginya enak sekali. hahaha.

Begitu akan memasuki ruangan untuk tindakan, mba resepsionis memberikan harnet dan juga pembungkus alas kaki untuk saya dan Zaidan, untuk orang tua yang dapat ikut serta menemani anak dibatasi hanya satu orang saja, jadi ayah Zaidan menunggu diruang tunggu.



Klinik Gigi Dentaville

Ruangan penerimaan sekaligus juga berfungsi sebagai ruang tunggu dan kasir pembayaran, tidak terlalu luas, hanya terdapat sebuah sofa berwarna orange yang muat untuk diduduki 3 orang dewasa dan sebuah sofa berukuran single yang berada di bawah televisi yang menempel di dinding.

Sementara untuk ruang tindakan areanya cukup luas, di dalam sudah siap seorang dokter gigi yang menyambut kami dengan ramah dan hangat serta 2 orang asisten yang siap membantu.

Terdapat cermin besar dan disekelilingnya dan tertempel wall paper bermotif pohon bambu yang membuat suasana ruangan tidak terlalu kaku. Sebelum duduk di kursi tindakan Zaidan diminta untuk mencuci kedua tangannya di wastafel yang tersedia.

Setelah berkumur selama 10 detik barulah dilakukan pemeriksaan pada gigi-gigi Zaidan yang ternyata ada beberapa gigi geraham yang paling belakang tengah tumbuh sehingga mendorong gusi-gusi hal tersebutlah yang membuat gigi Zaidan terasa sakit hingga membuat deman dan kurangnya nafsu makan beberapa hari yang lalu.






Selain itu ditemukan juga gigi geraham disebelahnya yang bolong, ada 4 gigi geraham di kanan dan kiri serta atas dan bawah. Untungnya bolongnya gigi-gigi Zaidan tidak sampai mengenai bagian syarafnya namun memang sudah dalam sekali walaupun ukurannya hanya kecil saja.

Untuk itu dokter gigi menyarankan dilakukan tindakan berupa pembersihan dan menambal gigi-gigi yang bolong tersebut. Sebenarnya saya ingin semua giginya ditambal hari itu juga, karena menurut saya agar sakit sekalian namun Zaidan menolak karena capek mangap terus.

Waktu pengerjaan menurut saya terbilang singkat mungkin sekitar 30 sampai dengan 45 menit, selama proses tindakan Zaidan tidak ada takut sama sekali, ia nyaman sekali dan tenang juga, masih bisa bercanda juga ketika dokter menggodanya sesekali agar tidak tegang.

Dokter pun banyak memberikan informasi juga saran-saran kepada saya, seperti menuruti keinginan Zaidan untuk menambal kedua gigi lainnya di lain waktu karena dikhawatirkan anaknya akan kapok dan menolak untuk datang kembali ke dokter gigi karena pengalamannya tidak menyenangkan.


Biaya Tambal Gigi

Tanpa terasa tindakan untuk gigi Zaidan pun selesai, ternyata ada kejutan dari pak dokter untuk Zaidan yang ditawarkan untuk memilih sendiri hadiahnya karena sudah berani ke dokter gigi. Zaidan langsung memilih stiker tempel karena ingin memainkan bersama adiknya. 

Kami pun segera keluar ruangan tindakan lalu diminta oleh resepsionis melepas harnet dan sarung alas kaki kami dan segera membuang ke tempat sampah yang disediakan lalu kami berdua pun disemport dengan disinfekan untuk kedua kalinya.

Kemudian ayah mengurus untuk pembayaran tagihan dikasir bersama dengan mba resepsionis. Togal tagihan untuk Zaidan sebesar Rp 1.020.000,- yaitu 20 ribu untuk biaya admin dan 1 juta untuk penambalan 2 buah gigi. Untuk pembayaran tidak menerima dalam bentuk uang cash hanya menerima non tunai seperti debit, kartu kredit, ovo dan kredivo.

Kebetulan untuk ke dokter gigi ini akan dilakukan reimbursment asuransi ke kantor ayahnya, sehingga kami pun meminta dibuatkan kwitansi pembayaran dan disertai dengan stempel SIP dari dokternya.


Kesimpulan

Puas sekali dengan pengalaman Zaidan ke dokter gigi di Dentaville ini, pelayanan sangat ramah dan bersahabat, dokternya pun sangat informatif dan interaktif, asisten-asisten dokter gigi pun sangat cepat dan cekatan membantu proses tindakan.

Untuk ayah bunda yang tingal di daerah Tangerang kota atau terutama disekitar karang tengah dan ciledug saya rekomendasi deh untuk datang ke klinik dentaville ini, tidak hanya untuk anak-anak yah juga ada dokter gigi untuk dewasa.

Semoga pengalaman saya bersama anak saya Zaidan ke dokter gigi di Dentaville selama pandemi dapat membantu ayah bunda. Jangan lupa yah untuk booking kedatangan bisa menghubungi wa di atas atau follow instagramnya @dentaville untuk tahu berbagai jenis pelayan yang ditawarkan harga jasanya.