Kamis, 22 April 2021

Review Lengkap Body Lotion, Body Scrub & Shower Scrub Scarlett Whitening

Kalau bukan karena adik saya, mungkin saya nggak akan pernah kenal dengan produk Scarlett By Felicya Angelista. Adik saya bilang ini produk-produknya lagi viral karena setelah banyak orang yang mencoba rata-rata merasa puas dengan hasil pemakaiannya.

Yang awalnya saya meragukan namun disaat yang bersamaan juga penasaran, karena makin banyak yang memberikan review positif setelah pemakaiannya di instagram, di blog maupun di youtube ditambah iklannya di feed instagram juga kerap kali terlihat.

Akhirnya masuk keranjang belanja market place deh dua paket Scarlett By Felicya Angelista. Dalam satu paketan seharga 375 ribu yang mendapatkan 5 produk ini, kita bisa bebas memilih sendiri jenis varian, nah untuk pembelian paket diberikan harga khusus, jadi cukup bayar 300 ribu per paket ditambah free ongkir dan ada hadiah juga langsung check out lah nggak pakai lama.


Scarlett By Felicya Angelista

Untuk yang baru pertama kali tahu atau baru mendengar nama produk Scarlett By Felicya Angelista, ini merupakan merk brand lokal yang mengeluarkan berupa berbagai produk skincare yang dimiliki oleh Felicya Angelista yang adalah seorang artis muda Indonesia. 


Produk-produk dari Scarlett By Felicya Angelista mengklaim bila semua produknya aman digunakan karena selain sudah registered by BPOM and not tested on animal.

Bila melihat Produk skincare Scarlett By Felicya Angelista pada akun instagram official-nya @scarlett_whitening menurut saya dapat dibagi menjadi 3 kategori produk , yaitu :

A. Scarlett Body Care
1. Scarlett Body Scrub dengan pilihan dua aroma yaitu : Pomegrante dan Romansa.
2. Scarlett Brightening Shower Scrub dengan pilihan tiga aroma yaitu : Mango, Cucumber dan Pomegrante.
3. Scarlett Fragrance Brightening Body Lotion dengan pilihan empat aroma yaitu : Romansa, Charming, Freshy dan Fantasia.

B. Scarlett Face Care
1. Whitening Facial Wash
2. Brightly Ever After Serum
3. Acne Serum
4. Brightly Ever After Cream Day / Night
5. Acne Cream Day / Night

C. Scarlett Hair Care
1. Yordania Sea Salt Shampoo
2. Yordania Sea Salt Fragrance Conditioner

Dengan sekian banyak varian pada produknya, saya telah mencoba secara bergantian untuk 10 produknya, campuran dari body care dan face care, karena banyaknya jadi produk-produk tersebut baru habis terpakai selama 3 bulan, bahkan untuk scrub sampai sekarang masih ada, lebih awet karena memang penggunaanya hanya seminggu 1 atau 2 kali saja.

... dan berikut adalah review pengalaman penggunaan saya.


Scarlett Body Scrub : 
Pomegrante dan Romansa

Scarlett Body Scrub berukuran 300 ml di kemas dalam wadah plastik berbentuk bulat atau jar dengan tutup ulir, terdapat dua varian yaitu pomegrante yang memberikan wangi buah dan Romansa dengan wangi bunga, wanginya mirip dengan body lotion maupun body showernya.

Scarlett Whitening Body Scrub

Bulir scrubnya tidak terlalu besar dan tidak terasa kasar sama sekali saat diaplikasikan pada kulit tubuh, warna scrub pada keduanya sama yaitu putih, bentuk scrubnya sendiri cukup padat dan kental. Untuk wanginya sangat enak dan nyaman di hidung saya baik itu yang pomegrante maupun yang romansa.

Untuk pemakaian Scarlett body scrub ini saya menggunakan dengan 3 cara yang berbeda, yaitu : 

  1. Membasahi kulit terlebih dahulu dengan air lalu baru mengaplikasikan scrub pada tubuh secara merata sehingga scrub lebih terasa lembut di kulit.
  2. Tanpa membasahi kulit tubuh, alias langsung diratakan pada kulit dalam kondisi kering, diamkan beberapa saat baru di gosok perlahan, ini hasil mencontek teknik yang biasa dilakukan di spa.
  3. Menggunakan alat yang berupa sponge, sikat atau silicone, biasanya setelah membasahi kulit dengan air lalu scrub saya oleskan di bagian kulit tubuh baru diratakan dengan alat tersebut.
Sejujurnya saya bukanlah perempuan yang rajin apalagi rutin mandi dengan menggunakan body scrub namun untuk Scarlett body scrub menjadi pengecualian, saya sempatkan dan jadikan rutin pakai sekarang setidaknya seminggu 2 kali, biasanya setelah pulang kerja di hari rabu dan minggu sore.

Kedua waktu tersebut yang paling pas untuk saya bisa memanjakan tubuh walau tetap tidak bisa berlama-lama karena anak-anak susah untuk ditinggalkan, namun karena ada pak suami yang dapat diandalkan di dua hari tersebut karena libur kerja.

Scarlett Whitening Body Scrub
Scarlett Whitening Body Scrub



Demi untuk mendapatkan kulit tubuh yang lebih baik, bukan hanya lebih cerah yah mengingat usia sudah kepala tiga dan kulit sudah tak remaja lagi jadi hanya dengan perawatan rutin untuk dapat menjaga kelembaban dan elastisitas kulit.

Seperti yang kita tahu butiran scrub dapat menjadi exfoliator yang baik untuk mengangkat sel kulit mati sehingga proses pencerahan kulit nantinya akan berjalan dengan sempurna karena tak terhalang dengan sel kulit mati yang menumpuk. 

Jadi buat yang sudah rajin oles-oles krim pencerah namun hasilnya kok masih nggak sesuai dengan harapan yah mungkin karena salah satunya kamu tidak melakukan exfoliasi sehingga krim pencerah terhalang kerjanya karena kotoran yang menumpuk.


Scarlett Brightening Shower Scrub : 
Manggo, Pomegrante, Cucumber

Yang paling membuat saya tertarik untuk mencoba adalah wangi cucumber dan benar-benar menjadi favorit saya daripada dua yang lainnya. Wangi cucumber sangat menyegarkan dipakai di pagi hari dan ketika sore hari memberikan sensasi relaksasi untuk pengguna. 

Sementara untuk varian mango dan pomegrante, khas wangi buah yang tercium manis dan terasa menyegarkan. Efek yang paling saya suka setelah menggunakan ketiga sabun ini adalah membuat kamar mandi menjadi wangi harum semerbak dan lumayan bertahan awet wanginya itu.

Scarlett Brightening Body Shower

Ketiganya di kemas dalam botol plastik berukuran 300 ml dengan tutup flip top yang praktis dan juga memudahkan dalam pemakaian. Untuk pomegrante cairan sabunnya berwarna ungu, sementara untuk cucumber berwarna hijau tua dan untuk mango berwarna kuning.

Scarlett Brightening Body Shower
Scarlett Brightening Body Shower

Yang menarik dalam setiap kemasan scarlett brighteing shower scrub ini terdapat bulir-bulir halus yang menjadi exfoliator yang dapat membantu mengikis sel kulit mati secara gentle, sehingga kulit lebih bersih. Selain itu efek microbeads ini juga membuat kemasaan jadi berkesan sparkling

Sayangnya scarlett brighteing shower scrub ini masih mengandung SLS, efek baiknya adalah menghasilkan limpahan busa ketika pemakaian namun secara keseluruhan formulanya tidak membuat kulit saya kering serta mudah di bilas tetap pas dan sangat nyaman di kulit. 

Apalagi dengan adanya kandungan glutathione yang mempunyai manfaat dapat meningkatkan kelembapan dan elastisitas kulit sekaligus dapat mencerahkan dengan pemakaian rutin dan melindungi dari radikal bebas.



Scarlett Fragrance Brightening Body Lotion : 
Romansa, Charming, Freshy

Dikemas dalam botol plastik berukuran 300 ml dengan kepala berbentuk pump yang menjadi favorit saya karena sangat memudahkan ketika pemakaian dan terjaga juga keamanannya karena ada lock dan unlock sistem yang tinggal kita putar ke kanan dan kiri saja.

Untuk body lotion agak sulit menentukan yang menjadi favorit karena semuanya mempunyai wangi yang sangat harum, teksturnya tidak terlalu kental atau terlalu cair, sehingga mudah saat di ratakan dan mudah meresap serta tidak lengket dikulit.

Scarlett Brightening Body Lotion


Yang pertama kali saya coba adalah charming dengan kemasan berwarna ungu, yang paling menjadi favorit karena merupakan dupe dari wangi Baccarat Rouge 540 Eau De Parfume, sejujurnya saya belum pernah mencoba parfum tersebut makanya saya jadi penasaran.

Ternyata untuk hidung saya wangi body lotion charming terasa sangat strong, akhirnya setelah pengunaan selama satu pekan pemakaiannya diteruskan oleh adik saya karena ia suka dan cocok dengan wangi tersebut di hidungnya.

Scarlett Brightening Body Lotion
Scarlett Brightening Body Lotion


Yang saya coba berikutnya adalah body lotion freshy dengan kemasan berwarna kuning, wanginya banyak di klaim oleh orang-orang sebagai dupe dari parfum Jo Malone English Pear & Freesia Eau De Cologne. Menjadi wangi body lotion yang saya suka juga tapi karena adik saya juga suka akhirnya diambil paksa olehnya.

Yang terakhir saya coba dan masih saya pakai sampai sekarang adalah Romansa dengan kemasan warna pink mempunyai wangi bunga yang terasa kuat, segar namun enak banget, wangi ini yang paling cocok dengan saya.

Scarlett Brightening Body Lotion
Scarlett Brightening Body Lotion

Lama tidak menemukan wangi body lotion yang enak dan bisa awet nempelnya bikin saya kesenengan memakainya sehingga saya menggunakan body lotion secara rutin sampai 3 kali sehari. 

Yaitu di pagi dan sore hari setelah mandi dan malam hari ketika akan tidur, nyaman sekali rasanya tidur dengan aroma wangi di tubuh jadi bikin lebih nyeyak tidur.

Tekstur body lotion ini ringan, terasa creamy di kulit tubuh, mudah di ratakan dan cepat meresap jadi tidak membuat kulit tubuh lengket makanya aman dipakai di siang hari dan nyaman dipakai di malam hari.

Awalnya saya agak takut menggunakan body lotion scarlett ini apalagi banyak yang bilang bila bisa mencerahkan secara instan namun setelah membaca beberapa review lainnya ternyata mencerahkan instan itu maksudnya adalah efek tone up seperti penggunaan foundation pada kulit wajah, setelah kita bersihkan dengan make up remover pun akan hilang. 

Sama halnya dengan body shower menggunakan glutathione sebagai brightening agent, kandungan tersebut juga terdapat pada body lotionnya dan sangat membantu sekali untuk saya meratakan pada bagian kulit yang paling sering terpapar matahari yaitu pada bagian atas jari-jari tangan.


Kesimpulan

Secara keseluruhan saya sangat menikmati menggunakan produk Scarlett By Felicya Angelista dan berhasil menjawab rasa penasaran viralnya produk ini, harga terjangkau dan kualitasnya pun sesuai. 

Untuk kamu yang suka dan terbiasa dengan produk skincare dengan wewangian, benar-benar harus coba deh salah satu produk dari Scarlett By Felicya Angelista ini.



Scarlett Brightening Body Care


Tidak menyesal saya membeli banyak varian produk Scarlett By Felicya Angelista ini sampai 2 paket, karena akhirnya saya tidak menggunakan sendirian tapi juga bersama dengan adik-adik perempuan saya dan yang terakhir jadi ikutan pakai adalah mama saya.

Sungguh wangi ratjunnya kan.

Oiya sebagai informasi juga kalau membeli yang paket kita akan mendapatkan box cantik yang dapat digunakan kembali selain itu kita juga akan mendapatkan hand sanitaizer yang ingin sekali saya minta di jual juga karena selain lagi, lagi wanginya yang enakeun juga nggak bikin lengket di tangan.

Pengemasan produk dan boxnya pun aman sekali karena menggunakan bubble wrap yang tebal. Langung cek instagramnya @scarlett_whitening yah untuk cara order dan info produknya lebih lengkap.

Selamat mencoba.

Kamis, 15 April 2021

Review Harris Suites Puri Mansion, Hotel Terbaru Di Jakarta Barat

"emang kita mau nginep di hotel mana sih bun ?" tanya Zaidan penasaran.
Saya malas memberitahunya karena sebenarnya diberitahu pun ia tak tahu tempatnya dan yang ada malah membuat ia menjadi makin tak sabar sehingga terus bertanya kapan kita akan berangkat ke hotel.

Bulan april ini rencanya saya akan dan keluarga akan menginap di salah satu hotel yang ada ditengah kota Jakarta, namun karena ada flash sale dari salah travel agent online saya malah membooking salah satu hotel yang menawarkan harga murah sekali.

Akhirnya hari minggu lalu (11/4) saya dan keluarga staycation di Harris Suites Puri Mansion yang berada di daerah kembangan Jakarta Barat yang untuk sampai di hotel ini dari rumah saya hanya butuh waktu 15 menit karena jaraknya hanya 6 km saja.

Sebelumnya saya pernah tahu mengenai hotel ini dari salah satu teman kantor yang pada natal tahun lalu menginap disini dan memberitahukan bila fasilitas dan pelayanan hotel ini memuaskan sebagai hotel yang baru saja grand opening bulan oktober tahun 2020.

Minggu siang ketika akan berangkat hujan turun cukup lebat di rumah, untung saja hotelnya dekat dari rumah jadi kami santai saja dan tidak terburu-buru. Namun ternyata hujan yang turun tidak rata, begitu mendekati daerah hotel, tidak ada hujan alias yah kering saja disana.

Karena ini adalah kedatangan pertama kami ke Harris Suites Puri Mansion walaupun dekat kami pun tetap menggunakan google map agar tidak tersasar sampai ketujuan dan untungnya sebagai bangunan baru Harris Suites Puri Mansion sudah terdeteksi di google map.

Pintu masuk menuju Harris Suites Puri Mansion sama dengan Apartement Puri Mansion namun untuk menuju ke hotel kita diarahkan untuk menaiki flyover. Keberadaan flyover ini memang khusus untuk diakses oleh para tamu menuju masuk dan keluar Harris Suites Puri Mansion.

Harris Suites Puri Mansion
Harris Suites Puri Mansion

Begitu memasuki flyover setelah pengecekan security terlihatlah bangunan Harris Suites Puri Mansion yang menjulang tinggi dan diapit oleh tiga apartemen puri mansion. Pemandangan ini membuat Zaidan dan sepupunya terpukau sekali.


Review Lobby & Parkir Kendaraan
Ketika sampai dan turun dari kendaraan di lobby, seorang petugas mengarahkan kami untuk cek suhu tubuh dan mencuci tangan menggunakan hand sanitaizer yang tersedia, barulah kami memasuki area lobby yang luas, rapi dan ramai.

Tidak menyangka akan seramai itu, karena banyak yang check in dan check out juga dan baru tahu kemudian karena di Harris Suites Puri Mansion salah satu tamu baru selesai menyelenggarakan pesta pernikahan juga.

Yang saya suka dari area lobby yang sekaligus terdapat area resepsionis ini terang sekali namun sayangnya untuk pelayanan kurang memuaskan saya, karena saya sudah booking minta high floor namun tidak tanggapi dengan baik.

Harris Suites Puri Mansion
Harris Suites Puri Mansion

Harris Suites Puri Mansion - lorong menuju lift kamar
Harris Suites Puri Mansion

Justru awalnya saya ditawarkan kamar yang ready yaitu smooking room dari lantai 2 sampai dengan lantai 20 dan saya dapat dilantai 10, karena untuk non smooking room dari lantai 21 sampai dengan 39 masih belum ada yang ready dan bila mau kamar dilantai tersebut harus menunggu hingga jam 4 sore.

Awalnya saya mengiyakan karena takutnya anak-anak yang sudah tak sabar ingin berenang kecewa karena menunggu terlalu lama, namun adik saya menolak karena dalam rombongan kami banyak anak kecil dan tidak ingin ada aroma rokok di dalam kamar.

Walaupun dari petugas sudah menyampaikan bila kamar terjamin tidak akan ada bau rokok dan balkon sudah dibuka juga untuk menghindari adanya bau rokok tersebut, namun kami putuskan untuk menunggu kamar non smooking yang ready.

Sambil menunggu kamar, kami pun turun ke lantai bawah dimana terdapat restoran yang difungsikan untuk makan malam dan sarapan, kemudian keluar dari area restoran terdapat kolam renang dengan ukuran olimpic yang luas sekali.

Harris Suites Puri Mansion

Yang menyenangkan juga karena Harris Suites Puri Mansion ini berada dalam satu kawasan dengan apartemen sehingga ada fasilitas apartemen yang dapat kita gunakan, seperti playground untuk anak-anak, lapangan basket dan ada juga supermarket kecil.

Untuk parkir kendaraan hanya tersedia di basement dan sangat cukup luas. Hingga bulan april 2021 ini belum ada dikenakan biaya parkir untuk tamu hotel baik yang menginap ataupun tidak menginap.


Review Kamar Tidur & Kamar Mandi
Sebenarnya kamar yang kami dapatkan yaitu dilantai 21 tidak sesuai dengan ekspektasi saya, karena ketika masuk ke dalam kamar hotelnya lebih seperti design apartemen yah bukan seperti suite room yang luas. 

Begitu memasuki kamar terdapat kitchen set disebelah kanan, disinilah terdapat free complimentary product berupa 2 botol air mineral, yang kemasannya lucu menggemaskan. Kemudian tersedia kopi, gula dan teh dalam bentuk sachet, ketel listrik, coffee maker dan tempat mencuci piring. 

Harris Suites Puri Mansion
Harris Suites Puri Mansion
Harris Suites Puri Mansion
Harris Suites Puri Mansion

Pada bagian bawah lemari terdapat kulkas berukuran kecil yang juga di desain menarik. Sayang sekali yah walaupun tersedia kitchen set namun tidak ada perlengkapan makan yang disediakan seperti piring, sendok atau garpu, karena biasanya bila ada kitchen set juga sudah termasuk isi alat makan atau masaknya.

Masih diruang yang sama terdapat tv digital berukuran cukup besar yang di depannya terdapat set meja makan dengan model membulat dengan 3 kursi yang empuk. Diluar terdapat balkon kecil yang untuk membuka pintunya, tamu diharuskan menandatangani surat perjanjian di bagian resepsionis.

Sepertinya balkon memang tidak pernah dibuka di kamar yang kami tempati karena setelah dibuka pada pagi harinya, lantainya kotor sekali sampai hitam kaki kami. Untuk pembukaan pintu balkon juga lama sekali prosesnya saya minta dibukakan dari malam tapi baru pagi hari setelah saya menelpon kembali ke bagian resepsionis ada teknisi yang datang ke kamar.

Harris Suites Puri Mansion - king size room
Harris Suites Puri Mansion - twin bed room

Terdapat dua kamar yang berukuran luas hampir sama namun dengan isi bed yang berbeda, untuk kamar utama menggunakan king size bed sementara untuk kamar kedua menggunakan twin size bed. Untuk kamar utama mempunyai akses langsung ke pintu menuju kamar mandi.

Untuk isi dan kelengkapan di kamar tidak ada yang berbeda, terdapat tv digital di depan tempat tidur, tersedia lemari dengan konsep terbuka tanpa pintu, terdapat safety box, laundry bag dan juga sandal jepit sebanyak 2 pasang pada masing-masing kamar.

Harris Suites Puri Mansion
Harris Suites Puri Mansion


Kamar mandi hanya ada satu saja walaupun toiletnya ada dua dan terdapat dua akses masuk untuk ke kamar mandi dan toilet ini. Pintu lainnya ada di dekat area ruang makan. Di dalam kamar mandi terdapat dua macam shower, tersedia handuk bersih sebanyak 4 buah, sebuah keset kaki dan toiletris berupa shampo, sabun cair, sikat gigi 2 buah dan 1 pasta gigi merk pepsodent.

Harris Suites Puri Mansion
Harris Suites Puri Mansion
Harris Suites Puri Mansion

Untuk toiletris agak mengecewakan yah karena memang untuk kamar kami diperuntukan untuk 4 orang namun toiletris yang didapatkan hanya untuk 2 orang, untungnya saya selalu membawa perlengkapan mandi sendiri jadi tidak perlu minta lagi ke housekeepig hotel.


Review Kolam Renang
Sore hari hingga hampir jam 6 sore anak-anak menikmati sekali berenang di kolam renang berukuran olympic dan terdapat juga kolam khusus untuk anak-anak yang cukup luas. Walaupun hotel ini baru beroperasi selama 6 bulan namun untuk area outdoor sangat rindang sekali.

Harris Suites Puri Mansion - kolam renang
Harris Suites Puri Mansion

Terdapat banyak pohon yang membuat area sekitar kolam renang terlihat hijau dimata, selain itu juga karena areanya sangat luas jadi saya pun merasa nyaman dan bebas berenang tanpa merasa khawatir di tengah pandemi ini. 

Untuk kursi-kursi santai memang tidak terlalu banyak di pinggir kolam renang namun karena pengguna kolam renang juga tak terlalu ramai masih cukuplah. Untuk handuk juga disediakan yah, bisa diambil di dalam area restoran.

Kolam renang buka dari pagi hingga jam 8 malam, namun jam 6 sore sudah tidak ada lagi yang berenang dan yang membuat saya merasa nyaman karena air kolam renang tidak terlalu berbau kaporit, sehingga tidak menyebabkan mata perih juga.

Namun sayangnya di area kolam renang tidak ada lifeguard yang standby berjaga untuk itu para orang tua wajib yah memperhatikan anak-anak ketika berenang atau sekedar bermain air saja di kolam renang.


Review Restoran & Sarapan
Seperti biasa karena anak-anak saya sangat senang berenang, kami pun berangkat untuk sarapan pagi sekali di jam 7 pagi satu jam setelah sarapan dibuka untuk tamu.

Restoran di Harris Suites Puri Mansion berada satu lantai dengan area kolam renang atau dibawah lobby, kita bisa menggunakan akses lift atau elevator. Selain itu di depan restoran pada sebelah kanan terdapat tempat gym yang tidak terlalu luas sementara di sebelah kiri terdapat kids playground yang tidak dibuka karena pandemi.
Harris Suites Puri Mansion - Restoran
Harris Suites Puri Mansion - Restoran
Harris Suites Puri Mansion - Restoran

Harris Suites Puri Mansion - Restoran
Harris Suites Puri Mansion - Restoran

Restoran tampak luas dan terdapat banyak sekali meja dan kursi yang disediakan. Untuk menu juga cukup beragam, terutama untuk pilihan roti.

Untuk mengambil makanan utama kita akan dibantu oleh seorang petugas untuk mengambilnya,  begitu juga di area egg station. Namun saya lihat di restoran memang tidak terlalu banyak petugas, karena petugas yang mengambilkan makan merangkap tugas membersihkan meja yang telah dipakai para tamu.

Pagi itu saya cukup banyak mencoba sarapan yang disediakan mulai dari nasi goreng yang berwarna kuning, hingga menutup sarapan denga mencoba mie dan bakso. Untuk rasa tidak ada yang saya temukan enak sekali sih, namun masih ada rasanya alias tidak hambar.

Awalnya saya pikir mungkin tamu hotel di hari senin tidak terlalu banyak karena ketika kami sarapan, hanya ada 3 sampai 4 keluarga lainnya yang datang silih berganti jadi restoran lebih terlihat sepi daripada ramai, namun ternyata ketika kami selesai berenang di jam 10, restoran justru terlihat lebih ramai.


Kesimpulan
Sebagai hotel yang paling dekat dengan area rumah denga fasilitas kolam renang yang luas, Harris Suites Puri Mansion ini menjadi favorit saya dan keluarga dengan segala kelebihan dan kekurangannya yah. Mudah-mudahan sih pelayanan di bagian resepsionis bisa lebih ditingkatkan lagi di masa yang akan datang.

Sesuai dengan pengalaman pribad, saya merasa kurang puas disini apalagi karena saat check in petugas sebelah bisa memberikan tamu untuk kamar dengan lantai yang lebih tinggi dan tidak dijanjikan kesiapan kamar terlalu lama seperti halnya saya.

Oiya satu lagi sayang sekali di area kolam renang masih kurang terjaga kebersihannya, karena ketika saya dan keluarga datang untuk berenang, dipinggir-pinggir kolam renang beberapa kali menemukan timbunan sampah dedaunan dan juga pospak bekas. 

Untuk itu mungkin bisa ditambahkan untuk keranjang sampah dan petugas yang juga rutin membersihkan area kolam renangnya, karena lumayan menggangu terutaama melihat pospak dibuang sembarangan oleh tamu karena kesulitan menemukan tempat sampah.


Happy staycation.

Sabtu, 10 April 2021

Selamat Jalan Penghilang Penat

Minggu ini tantangan menulis bersama komunitas 1 Minggu 1 Cerita (1M1C) bertemakan PENAT. Sebenarnya saya ingin menuliskan cerita dari kantor tentang kepenatan yang datang silih berganti selama 10 tahun bekerja. 

Namun minggu ini saya justru kehilangan sosok yang menjadi obat untuk penghilang penat yang menemani selama dua bulan terakhir dirumah.




Semalam (9/4/21) tak lama setelah pak suami pulang sekitar jam 8-an, ia mengangetkan saya dan anak-anak yang tengah asiek berkumpul dikamar.

"meng lemes banget, sepertinya mau mati"

Kami memandanginya seakan tak percaya mendengarnya, segera saja kami pun beramai-ramai ke dapur menghampiri tempat biasa Meng tiduran.

Ternyata benar yang dikatakan pak suami, Meng tertidur tapi tak seperti biasanya ia terlihat sangat lemah. Ketika Zaidan membelai bulunya yang lebat, saya melihat matanya yang sedih sekali.

Saya pun berinisiatif mengajak pak suami untuk membawa Meng ke pet shop langganan kami yang tak jauh dari rumah, Setelah memasukkan Meng ke dalam box khususnya kami pun berangkat menggunakan sepeda motor.

Namun karena hari sudah malam juga pet shop pun sudah tutup. Dalam perjalanan mencari pet shop lainnya, saya sambil googling dokter hewan yang dapat kami datangi.

Kami menemukan beberapa pet shop lainnya yang sayangnya semua sudah tutup, begitu juga dengan klinik dengan dokter hewannya, karena hari sudah malam dokternya sudah pulang dan baru akan buka praktek lagi keesokan paginya. 

Kami pun pulang  kerumah membawa Meng tanpa hasil apapun.

Meng adalah kucing pertama bagi keluarga kami, setelah beberapa tahun terakhir ini Zaidan berkali-kali memaksa untuk memelihara seekor kucing dirumah, akhirnya sekitar dua bulan lalu kami pun memutuskan untuk mempunyai peliharaan seekor kucing.

Meng adalah kucing persia, warna bulunya perpaduan kuning dengan coklat. Menggemaskan sekali. Meng berkelamin jantan dan baru berusia 4 bulan ketika datang.

Terjadi kejadian lucu ketika ia datang. Waktu itu ia datang malam hari dibawa oleh adik saya dan suaminya. Kami pun menaruhnya dalam kadang yang telah saya belikan sebelum kedatanganya, kami berikan juga makanan dan minuman di dalam kadang tersebut.

Esok paginya Meng hilang.

Ia tidak ada dikandang. Pintu kadangnya agak terbuka sedikit. Kadangnya memang tidak kami berikan kunci, karena pikir kami ia tak mungkin kabur, namun ternyata ia bisa membuka pintu kandangnya.

Kami berkeliling mencari di dalam rumah tapi tak menemukannya dan menyesal sekali kami belum memasangkan kalung yang memiliki lonceng di lehernya, karena tidak ada suara mengeong sama sekali ketika kami mencarinya didalam rumah.

Pencarian pun berlanjut di lingkungan sekitar luar rumah, kami pun menanyakan kepada tetangga-tetangga kami, namun tak ada yang melihatnya lalu kami minta untuk di beri tahu bila ada kucing berkeliaran seperti ciri-ciri Meng. Hasilnya pun nihil.

Hingga di malam hari, saya tengah dikamar mandi membersihkan Zeanissa yang baru saja pup. Tiba-tiba saya mendengar suara kucing yang mengeong, ibu saya pun mendengarnya dan sekelebat melihat ada kucing di ruang tamu. 

Namun begitu lampu ruang tamu di nyalakan, tidak ada kucing. Jadi merasa seperti halusinasi, tapi saya dan ibu saya yakin sekali kami tidak salah dengar, apalagi ibu saya juga melihat ada kucing tengah berjalan diruang tamu rumah.

Ternyata selama seharian Meng bersembunyi di samping lemari besar. Ia bersembunyi dalam celah kecil antara lemari dengan tembok. Akhirnya ia keluar mungkin karena ia kelaparan dan kehausan.

Lega sekali ternyata Meng tidak hilang dan masih ada dirumah.

Dirumah yang menyukai kucing selain Zaidan adalah ayahnya dan Zeanissa, anak bungsu kami. Nama Meng pun diberikan oleh Zeanissa karena ia selalu memanggil demikian dari pertama kali Meng datang kerumah.




Untuk saya sendiri bila dibilang tidak suka yah kenyataanya selama Meng ada dirumah saya yang membelikan semua perlengkapannya mulai dari kandang hingga boxnya, saya juga yang membawanya setiap 2 minggu sekali untuk dimandikan ke salon khusus kucing.

Tiap pagi saya bersihkan beleknya yang banyak sekali lalu saya sisir bulu-bulunya yang tebal sampai rapi dan tidak ada gumpalang-gumpalan lagi.

Namun untuk mengurus makanan, minuman serta pasirnya, saya serahkan tugas tersebut kepada pak suami, karena pernah sekali saya mengurusnya juga tapi saya nggak kuat dengan baunya. Terutama dengan makanannya yang basah dan pupnya, ya ampun baunya, uek banget ternyata, bikin pengen muntah.

Meng termasuk kucing yang mudah diatur, walaupun wajahnya menunjukkan kebandelan. Ia hanya pernah sekali pipis dan pup sembarangan di dalam rumah, tepatnya di kamar ibu saya. Setelah itu ia tak pernah lagi melakukan hal tersebut. 

Ia malah selalu buang air kecil di kamar mandi. Namun untuk pup ia melakukannya di bak pasir yang kami sediakan dan kami taruh dibawah tempat area cuci piring.

Hal lain yang menyebalkan dari Meng adalah ia senang sekali main ke dalam kamar mandi, ia akan duduk diam disamping bak air, sehingga badannya pun menjadi basah kuyup dan bulunya jadi nggak bagus kalau sudah basah seperti itu. 

Mungkin karena di dalam kamar mandi terasa sejuk dan segar yah jadi ia senang berada disana, karena selain di kamar mandi ia senang rebahan di keset depan pintu menuju dapur, di depan pintu ini memang terasa sekali angin yang keluar masuk.

Meng akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya sekitar jam 7 pagi, kata ibu saya, tidak ada suara sesak nafas darinya ketika sakratul maut, tenang sekali.

Saya tidak berani menemani di waktu terakhirnya karena terlalu sedih. Hingga berani melihat Meng sudah tak bernyawa karena adik saya yang membawa Meng ke rumah penasaran ingin melihat jadi ia melakukan video call ke saya.

Air mata saya tidak bisa berhenti mengucur, saya menangis terisak-isak melihat tubuhnya yang lemas, Meng seperti tertidur pulas di atas bantal hitam tempat ia biasa tidur. Zaidan dan ayahnya tidak menangis seperti saya, Zaidan hanya mengatakan "aku nggak punya teman main lagi"

Namun itulah kesedihan terdalam dari Zaidan dan sementara pak suami yang tak sanggup untuk segera mengubur Meng seketika itu juga dan lebih memilih sore hari setelah ia pulang kerja untuk mengubur Meng, menurut saya ia pun belum sanggup mengikhlaskan kepergian Meng yang mendadak.

Akhirnya karena takut Meng mengeluarkan bau tak sedap bila menunggu hingga sore hari, ibu sayalah yang menguburnya di tanah kosong milik tetangga.



Hari ini rasanya masih tak percaya Meng sudah tak ada lagi dirumah kami, ibu saya bilang tadi pagi masih mencium bau Meng di dapur, bau khas Meng. Padahal kami sudah membersihkan kandang dan boxnya. Begitu pula dengan bak pasirnya, bantal tidurnya pun sudah dibawa oleh tukang sampah tadi pagi.

Zeanissa yang belum mengerti bila Meng sudah mati, masih memanggil-manggil Meng seharian ini, mungkin ia pikir Meng tengah bersembunyi disuatu tempat, karena ia tak melihatnya seharian dirumah.

Ingatan saya kembali di kamis sore ketika akan memandikan Zaidan dan Zeanissa, sambil membuka pakaian mereka secara bergantian, mereka berdua pun bergantian bermain,menggendong hingga membelai Meng dengan sayang.

"nanti setelah mandi kita foto-foto sama Meng" ajak saya kepada mereka berdua.
"yuk bunnn, kan aku udah lama bilang begitu sama bunda, kita belum ada foto-foto sama Meng" Zaidan mengingatkan saya lagi tentang ajakannya beberapa waktu lalu.

Namun ternyata kami memang tidak pernah punya foto bersama dengan Meng, hanya mempunyai kenangan-kenangan indah yang banyak sekali walau hanya dua bulan ia bersama kami.

Selamat jalan Meng, terima  kasih pernah ada di hidup kami dan terutama karena menjadi obat penghilang penat kami sekeluarga.

Jumat, 09 April 2021

Review Hotel Pullman Thamrin Jakarta

Akhir maret lalu (26/3) terselenggaralah event offline dari kantor di sebuah hotel di tengah kota Jakarta. Setelah setahun meliburkan acara-acara offline, ketika akhirnya saya bisa menjadi bagian dari sebuah panitia lagi rasanya campur aduk sekali, senang sekaligus ngeri.

Pasalnya pandemi masih terjadi dan virus corona masih ada di sekitar kita, menghelat acara memang sudah diperbolehkan namun dengan protokol kesehatan yang sangat ketat dan juga pembatasan tamu undangan.

Untuk itu sebelum acara kami dari panitia maupun peserta acara, melakukan swab antigen dan alhamdullilah semua yang terlibat dinyatakan non reaktif virus corona.

Sebenarnya acara yang dihelat ini adalah acara rutin yang diadakan setiap satu tahun sekali sebagai sebuah apresiasi. Kali ini acaranya di gelar di Hotel Pullman Thamrin Jakarta.



Hari itu khusus panitia di bookingkan sebuah kamar untuk keperluan istirahat, solat atau makan karena hari itu acara gala dinner akan berlangsung mulai pukul 5 sore hingga 8 malam.

Jadi tidak akan lagi membicarakan untuk event-nya kali ini saya akan memberi review kamar hotel dan fasilitas di Hotel Pullman Thamrin Jakarta.

Parking & Reception Area
Terletak di pusat kota dan berhadapan dengan dua mall besar di Jakarta plus tak terlalu jauh dari Bundaran HI, keberadaan Hotel Pullman Thamrin Jakarta ini sangat sangat strategis.

Terdapat dua akses masuk yaitu melalui Jl MH Thamrin dengan pintu depan atau dengan jalan belakang melalui Jl. Hj Agus Salim Sama halnya juga untuk akses keluar terdapat dua jalan, yaitu pintu keluar melalui Jl MH Thamrin juga ada dari pintu samping melewati Jl. Sutan Syahrir.

Biasanya saya lebih memilih masuk lewat pintu belakang karena lebih lancar jalanannya dibanding lewat pintu depan, by the way jalan belakang ini juga menjadi jalan pintas kalau saya dan teman-teman kantor mau ke mall Grand Indonesia atau Plaza Indonesia.

Caranya kita bisa masuk ke Hotel Pullman Thamrin Jakarta lalu keluar melalui pintau depannya, jadi kita cukup dengan membayar parkir saja, namun dapat menghindari macetnya sepanjang jalan MH Thamrin.

Bila masuk melalui pintu belakang kita bisa langsung memparkirkan kendaraan kita pada parkiran outdoor yang luas, namun kita juga bisa melakukan drop penumpang di depan hotel terlebih dahulu. 

Begitu melewati security check kita akan memasuki area Lobby hotel, kita akan mendapati ruangan yang luas dan megah dengan anak tangga yang membentang di sisi kanan dan kiri, selain itu tersedia banyak sekali sofa corner untuk para tamu yang menunggu check in atau check out hotel. 

Hotel Pullman Thamrin Jakarta
Hotel Pullman Thamrin Jakarta
Hotel Pullman Thamrin Jakarta
Hotel Pullman Thamrin Jakarta


Pada bagian kanan terdapat coffee shop, namun saat saya datang tengah tutup. Sementara di bagian kiri terdapat cafe dan restoran yang difungsikan pada saat breakfast maupun dinner.

Terdapat empat meja resepsionis dengan petugas yang sigap membantu  para tamu yang baru datang ataupun yang akan keluar dari hotel.

Di area resepsionis ini tidak ada kursi baik untuk tamu maupun petugas, bukan favorit saya karena biasanya kalau proses check in atau check out lama bikin kaki pegel saat menunggu prosesnya.


Kamar

Type kamar yang kami tempati adalah superior dengan queen size bed, yang Sayangnya pemandangan dari kamar kami di lantai 4 ini hanya atap gedung saja, emang kesini disuruh harus kerja bukan untuk liburan.

Ukuran kamarnya tak terlalu luas namun masih cukup ruang untuk menggelar sajadah dibagian depan tempat tidurnya ketika akan shalat.

Hotel Pullman Thamrin Jakarta

Hotel Pullman Thamrin Jakarta
Hotel Pullman Thamrin Jakarta
Hotel Pullman Thamrin Jakarta
Hotel Pullman Thamrin Jakarta
Hotel Pullman Thamrin Jakarta



Dibagian foyer kamar terdapat sebuah lemari kayu dengan 4 pintu yang kesemuanya ditempel kaca berukuran besar, Mantap banget ini kalau buat saya yang suka gegayaan dengan pakaian.

Di dalam lemari tersebut berisikan bathrob, gantungan baju, safety box, sandal hotel, laundry box, hingga alat setrika dan mejanya, bahkan terdapat extra bantal juga. Lengkap sekali.

Sangat mengakomodir sebagai hotel yang banyak di singgahi oleh para travel bussiness.

Hotel Pullman Thamrin Jakarta
Hotel Pullman Thamrin Jakarta
Hotel Pullman Thamrin Jakarta
Hotel Pullman Thamrin Jakarta
Hotel Pullman Thamrin Jakarta
Hotel Pullman Thamrin Jakarta
Hotel Pullman Thamrin Jakarta


Pada lemari lainnya adalah lemari yang berisikan free complimentary sesuai standar hotel menyediakan teh, gula dan kopi dalam kemasan, teko elektrik serta gelas, mereka hanya menyediakan gelas sekali pakai Kemudian dibagian bawahnya terdapat lemari es berukuran kecil.

Berada sejajar dengan lemari-lemari tersebut terdapat meja untuk meletakkan tas atau koper dan pada ujung kamar tersedia meja kerja dengan kursi yang nyaman, berhadapan dengan sebuah sofa cukup besar.

Bila menginap di Hotel Pullman Thamrin Jakarta tidak bertujuan untuk urusan bisnis, hotel ini juga cocok untuk staycation keluarga, terutama keluarga dengan anak-anak kecil karena untuk kamar superior saja tersedia bathtub di dalam kamar mandi. 

Hotel Pullman Thamrin Jakarta
Hotel Pullman Thamrin Jakarta
Hotel Pullman Thamrin Jakarta
Hotel Pullman Thamrin Jakarta
Hotel Pullman Thamrin Jakarta
Hotel Pullman Thamrin Jakarta



Ukuran kamar mandi tidak terlalu besar, di design dengan kaca buram pada bagian bathtub dan tersedia dua buah handuk serta product toiletries yang lengkap. 


Fasilitas lainnya

Sebelum jam 8 malam acara kantor yang di helat di salah satu aula lantai satu sudah berakhir dan saya pun segera pulang, bila dihitung-hitung mungkin kurang dari 6 jam saya berada di hotel ini.

Sebelum meninggalkan hotel saya sempat berkeliling di lantai 2 dimana terdapat fasilitas kolam renang outdoor, gym dan spa treatment. Ketiga fasilitas ini terdapat dalam satu area dan mempunyai satu pintu masuk yang sama.

Terkait dengan pandemi, kolam renang dan gym dibuka dengan pembatasan waktu dan harus melakukan booking terlebih dahulu sementara untuk spa treatment masih di tutup.

Selain itu ternyata di lantai dua Hotel Pullman Thamrin Jakarta ini juga terdapat pameran instalasi seni yang sangat menarik. Menarik dilihat dan menarik juga untuk jadi background perfotoan, hihihi.

Hotel Pullman Thamrin Jakarta

Karena berada di Hotel Pullman Thamrin Jakarta berbatas waktu dan tidak menginap juga namun masih berkesempatan mencicip makan malam yang disediakan secara ala carte. Rasa makanan lumayan enak, tidak mengecewakanlah sebagai makanan hotel.

Next time will be coming again with my own family to enjoying our holiday here.