"Bun, aq mau dong les bahasa inggris ?!"

Entah ada apa awalnya, Zaidan waktu baru beberapa minggu masuk kelas TK B minta ke saya untuk bisa mengikuti les bahasa inggris. Sekolah tk Zaidan bukan yang internasional jadi bahasa percakapan sehari-hari yah bahasa indonesia dan pelajaran bahasa inggris di sekolah nggak yang ada kelas khusunya juga. Jadi yah bahasa inggrisnya dia hanya berada di basic level anak tk pada umumnya.

Kalau saya pikir-pikir mungkin dia jadi ingin les bahasa inggris karena selain sudah belajar dari sekolah dan juga dari tontonannya karena ada beberapa tontonan dia yang pakai bahasa inggris, yang salah satunya adalah Ryan Toys Review, yang sudah ia tonton sejak usia 3 tahun.

Keinginan les bahasa inggris Zaidan ini cuma jadi keinginan sampai kebetulan sekitar 2 minggu lalu saya dapat undangan untuk datang ke EF cabang Tanjung Duren, Jakarta Barat. Senenglah saya karena akhirnya bisa mengajak Zaidan agar dia dapat mencoba trial classnya.

Buat saya pribadi ini seperti kesempatan yang selama ini saya tunda-tunda karena malas datangnya tapi kalau ada undangan seperti ini kan mau tidak mau harus datang dan yang paling penting selain jadi akan tahu seperti apa metode belajarnya dan kelasnya seperti apa adalah bisa mencari informasi mengenai biaya kursus di EF untuk anak-anak.

Di hari yang telah di tentukan datanglah kami di sore hari, begitu masuk ke EF Tanjung Duren yang berada di LT 4 Gedung Tomang Tol. Padangan mata Zaidan sudah berbinar-binar seneng banget, seperti sedang melihat playground di mall, hahaha. Saya pun jujur ikutan takjub, design ruangannya modern dan playful, cocoklah buat anak-anak.

Reception & Registrasi Area

Ruang Tunggu 


Ruang Tunggu

Setelah bertemu dengan salah satu staf dari EF, Zaidan segera di ajak memasuki ruang kelasnya. Untuk anak seperti Zaidan yang baru berusia 5 tahun, ia diikut sertakan pada trial class yang bernama My First Lesson (MFL). Nah trial class ini bisa di ikuti juga oleh anak-anak dari usia 3 tahun hingga 7 tahun. Nantinya kelas yang akan di ikuti Zaidan bernama Small Stars.

Awalnya sih Zaidan malu-malu namun karena metode kelasnya untuk anak-anak ini menyenangkan yaitu belajar tapi sambil bermain, serta teacher yang mengajar pun sangat interaktif dan juga atraktif serta pintar membuat suasana kelas nyaman untuk anak-anak, Zaidan pun tidak butuh waktu lama sudah bisa mengikuti dan menikmati keseruan belajar di kelasnya bersama dengan teman-teman yang lain.

ruang kelas belajar

ruang kelas belajar

Di MFL class ini ada dua kelas yang di ikuti Zaidan pertama adalah kelas belajar dengan menonton, mendengarkan dan menirukan tayangan pada sebuah video, kemudian bersama-sama secara bergantian anak-anak dilatih kemampuan daya ingat dan daya tangkapnya. Dalam MFL ini ada 2 teacher di kelas, yang satu bertugas sebagai pengajar yang kedua bertugas sebagai asisten pendamping yang kemudian akan menemani Zaidan dan anak lainnya untuk masuk ke kelas menggambar dan mewarnai.

Untuk kelas mendengarkan dan berbicara dengan menonton ini tidak selalu yah, karena EF pun mengerti kekhawatiran orang tua bila anak-anak terlalu banyak screening time, yang di coba Zaidan ini hanya salah satu jenis kelasnya saja, karena nanti di keseharian kelasnya Zaidan juga akan belajar menulis dan membaca juga dimana ia akan mendapatkan buku belajar sebanyak 2 buah, dimana satu buku untuk belajar di sekolah dan buku lainnya untuk buku tugas dirumah.

ruang kelas belajar

ruang kelas belajar

ruang kelas belajar

Bila di kelas pertama susunan kursi kelas dibuat vertikal menghadap ke guru, untuk kelas kedua diruangan berbeda bentuk kelasnya adalah dengan menggunakan meja bulat. Nah selain itu ada juga kelas lainnya yaitu kelas eskul, dimana bila di EF Tanjung Duren ini kelasnya berbentuk seperti dapur. Kelas eskul ini ada seminggu sekali dan untuk mengikutinya tidak wajib, tergantung fleksibelitas waktu kita saja. Dan diharapkan dari kelas eskul ini anak-anak bisa belajar langsung dengan praktek seperti misalnya kelas memasak.

ruang kelas belajar

ruang kelas belajar

Dalam setiap kelas selain ada 2 orang guru, hanya ada paling banyak itu 10 orang siswa jadi belajar akan lebih intens walaupun waktu belajar dalam 1x pertemuan hanya 1 jam dengan 3 kali pertemuan setiap minggunya. Yang membuat saya senang juga dari EF adalah adanya kemudahan akses untuk orang tua agar dapat mengikuti dan mengetahui hasil belajar anak dengan cara praktis yaitu berupa aplikasi yang dapat di download di hp.



Nah yang paling ditunggu-tunggu nih, berapa sih biaya selama kursus bahasa inggris di EF ? saya sengaja nih menginformasikannya sebagai penutup karena inginnya buat para orang tua yang membaca tulisan ini, bisa memahami dulu apa sih yang akan dikasih EF dan diterima sama anak kita yang akan belajar disana. 

Karena akhirnya saya pikir lagi pun memang sesuai yah biaya yang kita keluarkan dengan kualitas belajar yang akan dapatkan oleh anak-anak belum lagi fasilitas yang mendukung. Jadi untuk kursus dimulai dengan biaya registrasi sebesar 300 ribu rupiah dan ini berlaku sekali saja seumur hidup. Maksudnya bila nanti nih anak kita sudah kuliah atau mungkin kerja dan mau kembali kursus bahasa inggris dimana pun tidak akan lagi di kenakan biaya administrasi tersebut.

Sepertinya akan selalu ada penawaran diskon untuk kursus di EF jadi kalau ada rencana mau daftar untuk kursus coba untuk akses websitenya dulu yaitu www.ef.co.id dannn kalau mau tambahan diskon bisa banget daftar disaat mereka sedang ada open house yang biasanya ada diawal tahun. Tidak hanya itu ada kemudahan pembayaran juga yang ditawarkan yaitu cicilan 0% dengan kartu kredit selama setahun bila menggambil kelas paket 2 level dan cicilan 0% selama 6 bulan dengan mengambil paket 1 level. Untuk kelas small star paket kelas 1 level selama 8 bulan sebesar 9 juta, silahkan di hitung sendiri yah berapa cicilan yang harus dibayar untuk sebulannya.

Apa saja yang di dapat dengan pembayaran sebesar itu, yang pasti starter pack berupa buku dan tas, progress advisor, achievment ceremony dan juga akses app small stars, life club, ef parents dan lainnya. Informasi jelas dan lengkapnya, sekali lagi bisa cek websitenya atau menghubungi ke EF terdekat dari tempat tinggal kita, mereka welcome sekali loh untuk trial class tapi kalau mau tanya-tanya ke saya juga boleh banget dan btw ini bukan sponsored post yah, murni emang saya ingin sharing setelah kedatangan di EF karena setelah saya posting di IG saya @mayarumi (follow dong), banyak yang komen dan ingin tahu lebih banyak tentang kursus bahasa inggris di EF untuk anak-anak dan terutama sih besaran biayanya.

Jadi gimana nih setelah tahu biaya kursus bahasa inggris di EF, maju terus atau pikir-pikir dulu. Kalau memang anaknya seperti zaidan yang ada keinginan sendiri dan kita sebagai orang tua finansialnya cukup, segera deh daftarkan apalagi untuk anak-anak tk yang akan masuk sekolah dasar, bagus sekali dengan mempersiapkan mereka dengan kursus bahasa inggris di EF.







loph,
Maya Rumi

Jadi sebelum menutup akhir tahun 2019 lalu dan bersiap menyambut dekade yang baru saya ikutan talkshow dan workshop yang di buat oleh UnicornAdCom di Hongkong Cafe Sarinah. Menarik sekali temanya untuk talkshow adalah "bagaimana merealisasikan resolusi" dan untuk workshop kita akan melukis di cover jurnal yang terbuat dari kulit.

Lamaaa banget nggak pernah datang ke acara talkshow apalagi workshop, saking lamanya sudah lupa juga deh kapan terakhir kali ikutan workshop dan bebikin apa. Namun yang paling terasa tuh efek setelahnya, beneran saya berasa happy sekali, merasa terhibur dengan kegiatan tersebut jadi benar-benar seperti melakukan recharge pikiran dan energi terlebih lagi beberapa bulan lalu saya baru saja melahirkan dan nggak pernah merasakan benar-benar punya waktu buat diri sendiri, yang beneran sendirian tanpa anak-anak dan suami. Jadi datang ke workshop dan talkshow ini benar-benar terasa seperti me time untuk diri saya sendiri.





Awalnya saya tertarik datang ke event ini karena ada kak Zata Ligouw, buat yang nggak tahu siapa dia, coba cek deh instagramnya @zataligouw, you will be suprized about her. Kak Zata menjadi pengisi acara untuk sesi talkshow dan berbagi pengalaman mengenai tips dan trik untuk kita agar dapat merealisasikan resolusi di tahun 2020 ini. Nih langsung deh cek, saya bagi yah tips dan trik tersebut :

Self Awareness 
Harus nggak sih membuat resolusi ? Kalau buat saya pribadi harus dan kak Zata Ligouw juga menyarankan harus banget untuk setiap tahun kita buat resolusi walaupun setiap tahun nggak pernah berhasil dan sekecil apapun resolusi yang ingin kita buat itu. Makanya dibilang membuat resolusi itu sebagai cara untuk memahami diri sendiri (self awareness) karena dengan demikian kita yang membuat resolusi bisa tahu hambatannya apa dan harus tahu cara mengatasinya cuma kita seringnya memang malas untuk mencoba memahami diri sendiri dan berakhir dengan let it flow, makanya gagal deh resolusi setiap tahunnya.

Menggunakan Iceberg Theory
Maksudnya kita tuh lebih sering berfokus dengan penilaian orang atas pencapaian resolusi kita, yang akhirnya bikin jadi gak pede tapiii lupa kalau sebenarnya yang lebih baik itu justru sebaliknya. Resolusi kan untuk diri kita sendiri jadi yang dilihat orang lain hanya sedikit saja sementara kita yang menjalani yang paling tahu seberapa besar kita telah mencapai resolusi yang kita buat.

Menguatkan Niat (Intention) daripada tindakan (Action)
Tahun ini resolusinya ingin kurus jadi saya mulai dengan daftar gym class, terus beli baju dan sepatu, pokoknya membeli segala hal yang mendukung resolusi untuk kurus tersebut dan ternyata tindakan itulah yang membuat kita gagal untuk mencapai resolusi tersebut.

Evaluasi Berkala

Dulu sih saya setiap kali buat resolusi, evaluasinya yah hanya akhir tahun tapi ternyata seharusnya ada evaluasi per quartal dan per semester agar resolusi yang kita buat bisa tercapai sesuai dengan harapan kita, selain itu evaluasi ini juga dapat membantu kita untuk mengukur sampai mana sih pencapaian kita untuk resolusi yang kita buat.

Menggunakan Metode SMART
Metode SMART adalah (Spesific) dimana resolusi benar-benar harus spesipik agar mudah untuk dilakukan pengukurannya (Measurable), sehingga resolusi kita pun dapat mudah tercapai (Achievable), untuk itu penting banget membuat resolusi yang sesuai dengan diri kita (Relevan) & akhirnya kita pun bisa memasang target pencapaian yang sesuai juga Time-Bound. Metode SMART ini sebenarnya rangkuman dari 4 hal yang tersebut sebelumnya.

Menulis jurnal
Yang terakhir ini seperti reminder untuk diri sendiri dannn bisa juga jadi tempat kita untuk memotivasi resolusi yang telah kita buat, misalnya ketika punya resolusi untuk berat badan, ketika kita berhasil turun 1 kg saja dan kita tuliskan ceritanya bisa kita baca lagi ketika kita merasa down karena kok berat badan malah naik terus menjelang akhir tahun.




Nah keseruan dari acara talkshow berlanjut dengan workshop dari @tangkapseni bersama Kak Rena. Ini yang bikin puyeng setelah merencanakan resolusi untuk tahun 2020 jadi hilang dan seger lagi karena bisa santai dengan membuat dan mewarnai cover jurnal yang terbuat dari kulit.



Ternyata bebikinan dengan melukis cover jurnal ini susah-susah gampang juga, apalagi yang kaya saya baru pertama kali mencoba pegang kuas dan pakai cat untuk melukis, masih bingung untuk dasarnya pakai yang mana, dan untuk mewarnainya yang mana, tapi Kak Rena dengan senang hati mengajarkan dan membantu ketika mengalami kesulitan bahkan hanya untuk mencarikan cat warna yang kebetulan tidak ada di meja saya, Kak rena mau loh mencarikan di meja lain.

Yang bikin seru juga di event ini bukan hanya banyak nambah ilmu karena ada beberapa sponsor acara yang berbagi informasi produknya tapi juga membagikan gratis produknya kepada peserta baik itu dengan best question ataupun best post seperti yang saya dapatkan. 





Terima kasih sekali untuk unicornadcom yang sudah membuat acara ini, terutama buat goodie bag yang berat banget yang diberikan buat semua peserta dan semoga di lain waktu bisa ikutan lagi acaranya. 







loph,
Maya Rumi







Dear zaidan,

Harusnya cerita ini di posting bulan juni 2019 sesuai dengan bulan kelahiran zaidan tapiii sejak hamil adik kamu... Bunda malas sekali nulis menulis. Nggak cuma cerita tentang kamu, tapi memang bundanya yang malas sekali untuk menulis apapun.

Jadii, sejak berusia 5 tahun kamu resmi dipanggil kaka oleh ayah dan bunda dan semua orang, karena sudah punya adik cewe yang sangat gemay bernama Zeanissa dan kamu masih pingin punya adik lagi yang cowo. Sebelnya bunda waktu baru selesai lahiran perut bunda kan masih buncit terus kamu bilang "bun, hamil lagi yah?, ada dede cowo yang di perut bunda"

Huffff !!

Ya sudahlaha yah, kita berdoa saja semoga bunda masih mau punya anak lagi karena setelah di pikir-pikir setelah lahiran sesar lagi, bunda jadi agak takut. Zaidan 5 tahun pertama kalinya kamu merayakan ulang tahun, hihihi sebelumnya nggak pernah karena kamu nggak pernah minta sama ayah sama bunda makanya kita nggak pernah merayakan ulang tahun dengan tiup lilin, beli kue dan mengundang teman-teman dirumah.




Kalau bunda melihat zaidan usia 5 tahun ini sudah beda sekali, tidak lagi anak kecil walau masih suka cengeng, suka sekali main keluar rumah sama teman-teman, saking senangnya main kamu nggak mau pulang walau sudah sore, nggak mau mandi sore, pokoknya sudah nggak betah main dirumah sendirian.

Teman-teman kamu suka nyamperin kerumah ngajakin kamu main kalau nggak kalian rame-rame main dirumah kalau bunda larang kamu main keluar dan seringnya kamu kabur, nggak pamit keluar rumah.

Kalau disekolah kamu sudah kelas nol besar, oiya kamu sudah tidak sekelas lagi dengan nohan yang suka nakalin kamu di kelas nol kecil dulu tapi masih ada noval yang sekelas lagi sama kamu.

Oiya cerita disekolah paling bunda inget kamu disukain sama temen sekelas kamu namanya adel, cie cie... Hahahaha. Kamu marah banget kalau bunda lagi menggoda kami begitu, kata kamu adel giginya jelek jadi kamu nggak suka. mang sih gigi kamu paling bagus karena kamu rajin sigi alias sikat gigi sama ayah kalau mau bobo.

Bunda sebel kalau kamu disuruh bobo malam-malam susah bangettt besok paginya susah bangun tidur karena masih ngantuk tapiii bunda nggak pernah membiarkan kamu bolos sekolah gara-gara ngantuk.

Jadi kalau sampai sekolah kamu masih ngantuk yah kamu tidur di kelas dulu nanti kalau sudah nggak ngantuk baru deh ikut belajar sama temem-temen.

Selain sekolah kamu juga les calistung di bimba dari senin sampai jumat jam 1 siang, beda sama ke sekolah yang kamu malas-malasan kalau ke tempat les kamu semangat banget.

Kamu suka sekali main game atau lihat video di hp sama ayah, tapiii kamu cuma bisa main game malam hari kalau ayah sudah pulang kerja jadi tiap hari kamu paling kesel kalau ayah pulang kerja terlambat karena kamu nggak bisa cepet main depon (sebutan kamu buat handphone)

Oiya ada juga yang bunda sebel banget sama kamu di usia 5 tahun ini, kamu selalu menjawab pertanyaan dengan membuat bunyi prettt dengan bibir yang di jeblehin (haduh bunda nggak tahu deh bahasanya apa) inj sampe nular ke ayah dan nenek juga loh.

Tapiii yang membuat bangga bunda dengan usia 5 tahun kamu juga ada loh yaitu karena kamu sudah berani di khitan. Bunda masih hutang janji mengajak kamu ke legoland, tunggu yahhh.

Apalagi yah ceritanya... Oiya makananya kamu sekarang suka banget sama pizza apalagi pezzo pizza yang di lippo puri dan kamu suka semua merk susu yang penting rasa coklat dan yang terakhir kamu paling happy kalau kita menginap di hotel.

Setelah tahun-tahun sebelumnya kamu selalu nagih liburan ke pantai, sekarang kamu nagih untuk liburan ke hotel terus sama bunda, tapi hotel yang ada kolam renangnya, sepertinya sih ini karena tahun 2018 lalu kita liburan di Bali dan menginap di 2 hotel dan kamu sudah mengerti enaknya bobo di hotel.

Doain ayah bunda yah anak soleh kesayangan supaya selalu berlimpah rejeki dan juga kesehatan yang baik, jadi kita bisa jalan-jalan sering-sering. Sampai ketemu lagi di cerita zaidan yang berikutnya.


Kecup-kecup buat Zaidan yang sudah nggak mau lagi di cium di depan sekolah, "maluuuu bun"