Kamis, 28 Juli 2022

Akhirnya Bisa Migrasi Nomor Telkomsel Pascabayar ke Prabayar, Begini Caranya


Untuk pengguna lama nomor hp pascabayar telkomsel pasti sudah tahu yah bilamana ada ketentuan untuk nomor hp pascabayar itu tidak bisa di migrasi kembali ke nomor hp prabayar, hanya bisa sebaliknya saja.

Maksudnya gimana sih bun, kurang paham deh ? Jadi nomor hp prabayar kan biasanya kita bisa gunakan setelah kita membeli pulsa atau paket data, sementara nomor hp pascabayar justru kita harus pergunakan dahulu baru membayar tagihan kemudian sesuai dengan penggunaan kita.

Awalnya jenis nomor hp saya adalah prabayar, saya lupa tepatnya tahun berapa mungkin sekitar 2017 atau 2018 deh saya akhirnya melakukan migrasi nomor hp saya tersebut menjadikan nomor pascabayar di grapari Pondok Indah Mall.

Proses melakukan migrasi nomor hp ini sangat mudah dan berjalan cepat sekali dan biasanya petugas akan meyakinkan kita dahulu dengan keputusan kita, karena setelah nomor hp prabayar migrasi ke pascabayar, kita tak dapat lagi menggunakan nomor yang sama bila ingin migrasi kembali dari nomor hp pascabayar ke nomor hp prabayar.

Untuk saya yang tidak biasa mempunyai 2 nomor hp dan hp juga tidak support dengan kapasitas dual sim, satu nomor hp untuk telpon sekaligus untuk aplikasi chat lebih praktis dan tidak bikin tambahan pengeluaran juga untuk isi pulsa atau paket data.

Jadi sederhananya kita akan kehilangan nomor hp yang selama ini kita gunakan bila kita ingin melakukan migrasi dari jenis pascabayar ke prabayar. Untuk yang sudah lama menggunakan satu nomor hp, kehilangan nomor hp ini akan menjadi masalah besar dan meribetkan.

Seperti saya yang telah menggunakan nomor hp lebih dari 10 tahun dan selama waktu tersebut nomor hp saya sudah banyak sekali saya gunakan untuk penggunaan berbagai aplikasi hp dan lainnya.

Namun karena sejak awal tahun 2022 saya mulai memasang internet dirumah dan kegiatan dirumah juga lebih banyak daripada keluar rumah, sehingga penggunaan hp dengan nomor pascabayar ini jadi lebih berkurang sehingga pembayaran tagihan jadi lebih terasa berat, apalagi ditambah setiap bulan masih bersisa kuota paket internet yang cukup banyak tidak saya gunakan.

Padahal kuota internet tersebut tidak akan terakumulasi dibulan berikutnya, melainkan akan hangus bila tidak digunakan sesuai dengan masanya, jadi menurut saya malah membuat saya lebih boros. 

Akhirnya karena hal tersebut saya putuskan untuk downgrade pilihan paket perbulan saja karena sudah tahu tidak bisa migrasi nomor hp pascabayar ke nomor hp prabayar.

Hingga selama dua bulan berturut-turut terjadi masalah terlambat pembayaran dengan pembayaran auto debit yang dilakukan oleh kartu kredit saya, sehingga setiap bulan nomor hp saya selalu mengalami masa nomor terblokir dalam waktu yang cukup lama, sekitar seminggu bahkan lebih.

Karena kedua alasan tersebut saya pun mantap untuk merelakan saja nomor hp saya yang telah saya gunakan selama ini hilang daripada saya senewen terus setiap bulan membayar tagihan lebih mahal daripada manfaat yang saya terima seperti seharusnya.

Sore itu (15/7) saya datang ke grapari gd alia dekat dengan tugu tani yang jaraknya tidak jauh dari kantor, untuk dapat segera mengurus segala tagihan dan non aktif kartu sim yang saya pakai.

Ternyata oleh petugas grapari saya diinfokan bilamana saat ini sudah bisa dilakukan migrasi dari nomor hp pascabayar kembali lagi ke prabayar, tanpa berpikir panjang saya pun menyetujui hal tersebut.

Untuk kebutuhan migrasi kartu pascabayar menjadi prabayar tersebut dibutuhkan :

  1. KTP (nomor NIK) 
  2. KK
  3. Materai

Proses Migrasi Kartu pascabayar menjadi prabayar adalah sebagai berikut :
  1. Setelah di lakukan migrasi nomor kita akan tidak aktif selama 1-2 hari 
  2. Melakukan registrasi dapat dibantu oleh petugas grapari dengan memberikan prasyarat yang tersebut diatas dan dilakukan sebelum nomor tidak aktif
  3. Melakukan registrasi secara mandiri melalui sms ke nomor 4444 dengan format (REG NIK#NOMOR KK# dilakukan setelah nomor aktif kembali 
  4. Akan ada sms balasan dari operator bila berhasil melakukan registrasi
Pengalaman Masalah Migrasi Nomor Pascabayar Ke Prabayar

Namun proses migrasi kartu pascabayar menjadi kartu prabayar milik saya tak sesederhana cara tersebut diatas, sebenarnya masalahnya sederhana namun jadi berlarut-larut karena menurut saya kurang mendapat perhatian dan penyelesaian yang baik dari petugas grapari.

Gara-gara ini saya jadi 3 kali bolak balik ke grapari, setelah nomor aktif kembali namun tidak bisa registrasi sehingga nomor saya masih diblokir oleh telkomsel, saya pun datang untuk yang kedua kalinya untuk mengurus karena mengirimkan email hanya mendapat balasan dari bot. melakukan pendaftaran mandiri dengan sms tidak ada balasan.

Untuk call centre tidak dapat dihubungi dengan telpon hanya bisa melalui hp dengan nomor telkomsel dan berbayar 300 rupiah sementara suami saya memakai nomor provider yang tidak sama dengan saya. Akhirnya saya terpaksa datang lagi ke grapari

Sehingga dalam prosesnya kemudian saya memerlukan pembuatan surat pernyataan bermaterai bilamana tidak pernah melakukan aktivasi nomor lainnya dan hanya menggunakan satu nomor yang memang saat ini saya sedang gunakan, untuk itu saya meminta agar nomor yang menggunakan NIK saya untuk dihapuskan sehingga saya dapat melakukan registrasi.

Dari sinilah baru diketahui bila nomor NIK saya telah diregistarsi oleh 3 nomor by u, makanya saya tidak dapat melakukan registrasi.

Untuk detailnya mengapa NIK saya bisa didaftarkan oleh 3 nomor by u, ini saya tidak mendapat jawaban yang memuaskan dari pihak telkomsel, mereka hanya memberikan informasi kemungkinan besar terjadi penyalahgunaan data karena mungkin saja data saya disalah gunakan oleh orang lain.

Walaupun menurut saya, selama ini saya menjaga nomor NIK dan KK dengan sangat baik karena tidak sembarangan memberikannya kepada pihak tertentu dan justru meminta pihak telkomsel lebih ketat dalam menerima pendaftaran nomor by u dari customernya, seperti halnya pengajuan pinjol mengharuskan pengguna memberikan foto beserta dengan dengan ktp asli, bukan hanya input NIK dan nomor KK saja.

Proses penghapusan nomor by u yang telah registrasi menggunakan NIK saya membutuhkan waktu sekitar seharian, bila telah dihapus dan nomor kita dapat aktif kembali, kita akan dihubungi oleh operator dari by u.

Selama waktu tersebut nomor saya masih dalam kondisi diblokir sehingga tidak dapat menerima panggilan masuk darimana pun maka saya perlu memberikan nomor hp lainnya dan karena saya tidak punya hp lainnya sehingga saya memberikan nomor hp suami saya.

Sayangnya karena operator by u menelpon diwaktu malam, sehingga 2 panggilan dari mereka tidak terjawab oleh suami saya, seingat saya kami tengah dalam perjalanan pulang sehingga mereka pun mengirimkan sms, namun hanya memberikan informasi saja tanpa menjelaskan seharusnya kami melakukan balasan terkait hal tersebut.

Akhirnya saya pun terpaksa datang lagi ke grapari untuk ketiga kalinya dan mengurus kembali proesnya dari awal, entah mengapa setiap datang petugasnya seperti tidak memiliki catatan sebelumnya pada sistem, sehingga saya harus bercerita dari awal dan melakukan proses sop yang sama dan berulang.

Kali ini karena sudah tidak sabar lagi, setelah petugas mengetahui bila ada 3 nomor by u yang registrasi dengan NIK saya dan ia membantu mengurus proses penghapusan, saya pun berkeputusan menunggu prosesnya sampai selesai, dengan tujuan agar saya tidak perlu kembalil lagi ke empat kalinya.

Disini petugasnya sungguh membuat kesal, karena tidak bisa memberikan kepastian berapa lama harus menunggu, selama proses menunggu informasi dari by u, petugas tersebut meninggalkan saya dan paksu di mejanya kurang lebih hampir sejam.

Hingga akhirnya ada petugas lain yang menemui saya dan berani memberikan nomor hp pribadinya untuk membantu menyelesaikan masalah saya agar dapat segera diselesaikan. Barulah akhirnya saya putuskan untuk pulang dan sekitar jam 8 malam, petugas tersebut pun menepati janji menginformasikan bila 3 nomor by telah terhapus dan saya dapat melakukan registrasi

... dan akhirnya berhasil. Segera saya pun mengisi paket data ke nomor saya dan sekarang nomor prabayar saya sudah dapat digunakan.

Untuk proses migrasi nomor Telkomsel pascabayar ke prabayar ini saya kurang tahu akan bisa seterusnya atau hanya diwaktu tertentu saja, untuk informasi lebih lengkap teman-teman dapat menanyakan hal tersebut ke telkomsel atau mendatangi grapari terdekat ya.

Semoga pengalaman migrasi nomor Telkomsel pascabayar ke prabayar ini dapat membantu dan tidak mengalami hal serupa seperti saya, terutama untuk teman-teman yang ingin sekali melakukan migrasi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih sudah meluangkan waktu untuk membaca postingan ini dan meninggalkan jejak komentar yang baik, semua komentar akan di moderasi terlebih dahulu oleh penulis.