Selasa, 28 Desember 2021

2021 : Kehilangan

Dalam hitungan hari tahun 2021 akan kita tutup. Seperti tahun-tahun sebelumnya saya menuliskan rangkuman cerita sepanjang tahun ini. Ternyata setelah saya cek kembali pada blog ini saya sudah menuliskan kaleidoskop tahunan sejak tahun 2017 dan ternyata lagi di tahun 2019 saya lupa menulis cerita penutupnya. Mengsedih.

Satu kata untuk tahun ini saya memilih : Kehilangan sebagai highligt. Setelah mengingat-ingat kembali segala hal yang terjadi dan juga dengan melihat foto-foto di galeri handphone, kata Kehilangan yang paling tepat untuk menggambarkan seluruh cerita di tahun ini.

Kehilangan tidak hanya benar-benar hilang dan saya tidak akan bisa menemukannya lagi, seperti kehilangan orang-orang terdekat dalam hidup saya karena mereka telah kembali kepada yang Maha Pencipta, namun ada juga kehilangan teman kerja karena resign, hingga kehilangan materi dalam jumlah yang tak sedikit dan juga ada kehilangan yang lainnya.

Selamat Jalan Orang-Orang Baik

Seperti yang kita semua tahu, tahun 2021 ini dunia masih dibayangi oleh pandemi virus corona yang belum juga pergi meninggalkan, bahkan dipertengahan tahun pun hampir seluruh negara di dunia mengalami yang disebut dengan corona virus the second wave.

Sayangnya akibat hal tersebut, saya kehilangan seorang pakde tersayang dan juga bos terbaik yang pernah saya kenal. Pakde saya tak tertolong ketika harus berjuangan melawan virus corona, dalam waktu beberapa hari saja ia telah menghembuskan nafas terakhirnya.

Begitu tahu kabar dari istrinya bila pakde telah meninggal, saya sedih luar biasa terlebih lagi kami sekeluarga tak dapat mengantarkan ke peristirahatan terakhirnya apalagi sekedar melihat untuk yang terakhir kalinya. Kami hanya dapat melepas kepergiannya dalam doa semoga pakde kami yang baik ini diberikan tempat terbaik disisiNYA.

Baru awal bulan Desember ini kami sekeluarga datang untuk berbela sungkawa kerumah bude yang sekarang hanya tinggal dengan anak semata wayangnya. Alhamdullilah sudah berkurang kesedihan bude, walau memang tak akan bisa sepenuhnya hilang karena terlalu banyak kenangannya.

"terima kasih pakde untuk kenangan masa kecil yang indah, yang tak akan maya lupa hingga nanti"

Belum lagi hilang kesedihan tersebut, datang lagi berita duka. Kali ini dari salah satu bos saya yang ada di Bali. Saya sudah lupa kapan terakhir kali kami bertemu, sejak 2018 dimana saya hamil anak kedua saya memang dibebas tugaskan dari dinas keluar kota.

Dari cerita teman-teman yang sekantor dengannya di cabang Denpasar, beliau telah dirawat selama hampir 2 minggu, beliau tertular virus corona dari orang tuanya yang telah berpulang terlebih dahulu. Setelah masuk ruang ICU dan sempat menunjukkan kondisi kesehatan yang membaik, tiba-tiba Tuhan berencana lain untuk dirinya.

"terima kasih pak gde untuk segala kebaikan bapak, saya sangat berterima kasih untuk kebaikan bapak terutama ketika keluarga saya berwisata ke Bali, mungkin tak akan ada anak kedua saya bila saya tak mencoba mengikuti yang bapak sarankan, liburanlah ke bali sama pak suami, honeymoon lagi siapa yang tahu nanti pulang dari bali punya lagi baby"

Tuhan juga mempunyai rencana yang lebih indah untuk seorang teman dari bangku SMA. Hingga saat ini masih saya simpan chat whats app darinya yang mengirimkan undangan pernikahan. Belum sempat saya datang untuk mengucapkan selamat untuknnya, tak lama dari kabar pernikahannya tersebut saya mendapat kabar bilamana ia telah meninggal dunia.

Terakhir kali saya bertemu dengannya adalah ketika menjenguk seorang anak dari teman SMA kami yang baru saja dioperasi, kami menjenguk sekalis memberikan uang hasil donasi yang kami kumpulkan dari teman-teman alumni kelas kami juga.

Diantara teman sekelas sewaktu SMA, hanya ia seorang yang belum menikah, hal tersebut terjadi karena ada alasan yang memberatkannya yang saya tidak bisa ceritakan disini, makanya begitu mendapat chat whas app yang berisi undangan pernikahannya saya begitu senang, walaupun ternyata saya tak dapat datang karena ia menikah di hari senin dimana saya ada jadwal wfo.

"dear veradiane, semoga Allah memberimu tempat terbaik yah cantik"


See You On the TOP

Dengan kepergian pak Gde, membuat salah satu cabang lowong jabatan, setelah dilakukan penyesuaian akhirnya salah satu teman saya pun mendapatkan promosi untuk mengisi jabatan tersebut, bukan di Bali sih tapi di daerah lainnya. Inilah awal mula dari kehilangan saya untuk rekan kerja di kantor pusat Jakarta.

Seorang teman lain pun memutuskan untuk resign salah satu alasannya adalah pandemi yang tak kunjung usai yang membuat dirinya menjadi lebih sulit untuk bertemu dengan keluarganya yaitu anak dan istrinya yang tinggal di luar kota Jakarta.

Bila sebelum pandemi ia masih dapat bertemu setidaknya seminggu sekali, sejak pandemi pertemuan mereka semakin jarang belum tentu sebulan sekali, apalagi dengan adanya level PPKM di kota jakarta yang kerap kali berubah dan tak usai-usai hingga sekarang.

last day refi agus maulidi 30 November 2021

Hingga akhirnya bulan november lalu, teman kerja terbaik yang pernah saya temui pun memilih untuk resign. Bila untuk kedua teman lainnya yang keluar dari kantor saya merasakan kesedihan karena kehilangan namun untuknya saya justru merasa bahagia.

Kehilangan teman kerja yang terakhir justru membuat saya mempunyai pandangan berbeda tentang kehilangan, inilah kali pertama saya kehilangan tapi saya tak merasa kehilangan. Dalam pikiran saya hanya ada kalimat "biar ia pergi karena ia akan meraih cita-citanya, yang dulu tak berani ia impikan namun sekarang ia ingin dan akan mewujudkannya".


"cari uang setengah mati, begitu hilang rasanya benar-benar mau mati"

Hingga saat ini saya masih tak habis pikir mengapa saya begitu ceroboh. Pagi itu seperti biasa saya bangun tidur lalu membuka hp untuk mengecek whats app dan berinteraksi di instagram dan tiktok. Entah bagaimana sehingga saya kemudian menemukan salah satu postingan tersebut dan percaya saja bila akun tersebut menjual sebuah produk dengan harga murah.

Tanpa pikir panjang saya pun segera mentransfer sejumlah uang yang cukup besar ke penipu tersebut, saya baru menyadari telah tertipu ketika komplotan ini akan melakukan kedua kalinya kepada saya namun dengan skenario yang berbeda. Untunglah saya sudah sadar akan kebodohan saya itu, hingga tak mengalami sudah jatuh tertimpa tangga pula.

Setelah kehilangan sejumlah rupiah dihari itu, setelahnya saya tidak mau ingat-ingat lagi. Pikiran saya, sudahlah hilang uang segitu mungkin karena saya kurang sedekahnya, kurang amalnya, kurang berbuat baiknya, makanya Allah kasih teguran untuk saya dengan cara begitu.

Pesan saya yah teman-teman banyak sekali modus orang menipu zaman sekarang, jangan pernah transfer uang kepada siapa pun ke rekening pribadi, bila tengah melakukan sebuah transaksi paling aman menggunakan pihak ketiga seperti e-commerce.


Kehilangan Adalah Rejeki Baru Yang Tertunda

Tahun ini tentu saja tidak hanya di isi dengan banyaknya kehilangan namun juga banyak hal baik yang datang menghampiri diri saya, salah satunya yang sangat saya syukuri adalah mampu menabung sesuai target di awal tahun, Alhamdullilah walau ada rejeki yang harus hilang namun Allah terus kasih pengganti rejeki-rejeki tersebut, bahkan bertambah lebih dari yang dapat saya harapkan.

Tahun ini walau tidak ada pergi jalan-jalan kemanapun namun tergantikan bisa lebih sering mengajak keluarga untuk menginap di hotel hampir setiap bulan, belum lagi bisa merasakan nikmatnya belanja saat flash sale tanpa harus puyeng mikirin budget karena di support sama bos dikantor.

Untuk yang terakhir ini memang bikin iri sih ya ?, jadi saya mau cerita tapi sedikit saja tetang bos saya yang memang luar biasa baiknya. Awal tahun ini, ia membuat sebuah ide, kalau saya lihat-lihat sih tujuannya agar kami para stafnya tetap semangat untuk bekerja walau masih dari rumah saja.

Akhirnya ia membuatlah sebuah sayembara setiap bulan yang hadiahnya akan diberikan bertepatan dengan tanggal flash sale, nggak yang sulit sekali sih sebenarnya tapi cukup menantanglah. Seperti setiap hari kami harus absen online dan share location di wag jam 7-7.30 pagi hingga berakhir jam kerja, harus setor foto sedang melakukan aktivitas olahraga setiap akhir pekan selama berbulan-bulan.

Hadiahnya setiap bulan berbeda, kadang sama bos saya dibolehin belanja bebas sejumlah rupiah tertentu, kadang produknya yang dibelanjain sudah ditentukan, kadang dia kasih kita logam mulia, katanya buat tabungan, tapi paling seringnya dia kasih kita uang cash.

Pertengahan tahun depan beliau akan memasuki masa pensiun tapi jangan sedih dulu kemarin pak bos sudah konfirmasi akan melanjutkan ikoy-ikoynya tapi dengan cara berbeda. Nanti saya lanjutkan ceritanya yah.

 Sehubungan dengan teman-teman kerja yang telah resign dan telah dimutasi, kabar baiknya adalah saya pun punya dua orang teman baru dikantor sebagai pengganti mereka. Setelah menunggu berbulan-bulan akhirnya departemen saya full team lagi di penghujung tahun 2021 ini.

Walaupun tahun ini saya banyak merasa kehilangan namun saya belajar sekali dari kata kehilangan ini, tidak ingin terlalu dalam menjadi sedih karena kehilangan juga tidak ingin menyesali kebodohan yang telah saya putuskan justru mengingatkan diri untuk selalu berhati-hati.

Teman-teman punya 1 kata apa untuk tahun 2021 ini ? Yuk yuk sharing ceritanya di kolom komentar aku juga ingin tahu loh.

Minggu, 19 Desember 2021

Karihome, Rekomendasi Susu Formula Kambing Pertama Di Indonesia


Akhir bulan november 2021 ini anak saya Zeanissa baru saja mulai lepas dari asi. Ya, saya baru saja berhasil menyapihnya setelah 2 tahun dan 3 bulan memberikan asi untuknya. Lamanya proses menyapih tersebut karena saya memilih untuk melakukan WWL atau Weaning With Love atau Menyapih Dengan Cinta.

Senang sekali ketika akhirnya saya dapat melakukan WWL ini untuk anak saya Zeanissa, walaupun membutuhkan waktu yang cukup lama, Karena memang tidak ada waktu ideal untuk seorang ibu melakukan menyapih untuk anaknya, semua bergantung pada kesiapan kedua belah pihak, baik itu sang ibu dan sang anak. Sehingga saya sendiri pun baru memulai ketika anak saya berusia 20 bulan.


Tentang WWL

Bunda pasti sudah pernah mendengar istilah WWL ini, atau untuk yang belum tahu. Weaning With Love ini merupakan salah satu metode untuk menghentikan proses menyusui anak kita atau bisa disebut juga dengan istilah menyapih, nah WWL ini adalah menyapih dengan kasih sayang atau tanpa adanya paksaan sehingga dapat meminimalisir drama dan tanpa membuat anak menjadi trauma.

Tentu para bunda sudah tahu bila menyapih anak ini dari zaman ibu kita lebih banyak yang melakukan dengan menakut-nakuti atau dengan memaksa.  Dua yang yang paling sering dilakukan yaitu mengoleskan obat luka sehingga payudara bunda akan tampak seperti mengeluarkan darah hingga memberikan brotowali sehingga payudara akan terasa pahit bila disusui ke anak kita.

Banyak yang berhasil dengan cara-cara tersebut, namun tak sedikit juga yang gagal. Nah saya tuh tidak ingin melakukan hal tersebut kepada Zeanissa. Masa menyusui selama 2 tahun lebih, membuat saya tak tega dan juga berat melakukan hal tersebut, sudah dekat dan lekat sekali hubungan kami.


4 Tahap Berhasil WWL

1. Sounding Berulang
Dalam menerapkan WWL, ada beberapa hal yang saya lakukan hingga berhasil, seperti melakukan sounding sesering mungkin dengan mengulang-ulang kata-kata ajaib : "ade kalau sudah besar, tidak nenen lagi yah, diganti dengan minum susu, sama seperti kaka".

Dengan sounding kita dapat memberikan pemahaman kepada anak, yang perlu diingat sounding ini dilakukan sesering mungkin namun dengan nada bicara yang ramah ditelinga anak, kita memberi reminder berulang tapi tanpa emosi yang membuat anak menjadi kesal atau marah.

2. Membuat Kebiasaan Baru
Selanjutnya kita juga dapat mencoba membuat kebiasaan baru pada anak, terutama ketika menjelang waktu tidur dimalam hari yang biasanya banyak dilakukan oleh para bunda menidurkan anak sambil menyusui.

Pada Zeanissa saya menggantikan kebiasaan menyusui dengan mengelus punggungnya atau menepuk pada bagian pantatnya namun akhirnya ia menemukan kenyamanan sendiri ketika akan tidur dimalam hari memegang sikut tangan saya sambil di peluk.

Sebelumnya saya juga mencoba dengan memberi teman boneka ketika anak bobo, memberi buku bacaan dan juga memberi mainan. Memang merepotkan namun yah bun namun akan lebih merepotkan kalau anak sudah semakin besar tapi belum lepas dari asi.

3. Tidak Menawari Asi & Menolak Halus Permintaan
Menyusui sudah menjadi kebiasaan karena sudah dilakukan sejak anak kita lahir, apapun masalahnya pada anak jalan keluarnya adalah memberikannya asi, padahal kadang anaknya tidak menginginkan tapi bundanya kerap kali menyodorkan.

Nah hal ini juga tidak boleh kita lakukan lagi ketika kita melakukan WWL, kita harus membuat anak melupakan asi selama mungkin, namun di awal mungkin akan lebih sulit karena anak juga sudah terbiasa dan mempunyai waktu sendiri untuk meminta di susui oleh bundanya.

Untuk itu kita juga sebisa mungkin menolak memberikannya asi, tapi lagi-lagi menolak juga dengan halus tanpa harus memarahi anak, biasanya saya akan melakukan pengalihan perhatian anak saya dengan mengajaknya bermain, bercanda, membacakan buku, menonton atau apapun hal lainnya.

4. Memperkenalkan Dengan Pilihan Susu
Cara terakhir saya ketika menerapkan WWL adalah memperkenalkan anak dengan susu, baik itu susu formula maupun susu uht. Ini juga menjadi fase yang sulit karena kita seperti memberikan anak tanggung jawab untuk memilih susu sebagai pengganti asi.

Sementara hal lain yang menjadi sulit apabila untuk bunda yang memang belum pernah memperkenalkan anak dengan botol susu dan dot. Penolakan anak terhadap susu formula maupun susu uht karena ia tak terbiasa dengan kondisi meminum kedua susu tersebut. Kebetulan karena saya bekerja, sehingga Zeanissa sudah mengenal botol susu dan dot sejak usia 2 bulanan karena harus melatihnya untuk minum asip selama saya tinggal bekerja.

Dengan kebiasaan yang telah terbentuk sebelumnya, meminum asip dari botol susu dengan dot, anak saya pun lebih memilih susu formula daripada susu uht yang dalam kemasan botol dengan sedotan, namun susu formulanya bukan susu sapi melainkan susu formula kambing.


Mengenal KARIHOME

Sudah mengenal susu kambing formula KARIHOME ? saya pun baru mengenalnya. susu kambing formula KARIHOME merupakan produk susu formula untuk anak berusia 1-3 tahun berbahan dasar susu kambing pertama dan satu-satunya di Indonesia.


Susu kambing formula KARIHOME merupakan hasil inovasi Dairy Goat Co-Overeative (DGC), produsen susu yang berasal dari New Zealand yang bermitra dengan perusahaan dari Indonesia yaitu PT. Orient EuroPharma. Sebelumnya susu kambing formula KARIHOME telah terkenal dan banyak diminati diluar negri seperti di Malaysia, Singapura, Taiwan, China dan Hongkong.

Kini susu kambing formula KARIHOME hadir di Indonesia untuk mendukung para ibu yang menginginkan nutrisi lebih alami untuk tumbuh kembang si kecil. KARIHOME percaya bahwa ASI adalah yang terbaik, sehingga produk susu kambing formula KARIHOME diformulasikan mengacu pada ASI sebagai gold standard.

Berikut adalah kandungan nutrisi yang lebih lengakp dari Susu kambing formula KARIHOME :

1. Omega 3, omega 6 dan taurin 3x lebih banyak dari susu sapi untuk memberi nutrisi otak merangsang kecerdasan pada anak.
2. Nucleotida, tinggi vitamin C, E dan Zinc untuk meningkatkan daya tahan tubuh atau imunitas pada anak.
3. Sumber kalsium, vitamin d dan zat besi untuk nutrisi pada pertumbuhan fisik anak-anak.
4. Protein A2-Bcasein  2x lebih tinggi dari susu sapi untuk mendukung tumbuh kembang anak lebih baik karena lebih mudah dicerna dan diserap.


Grand Launching KARIHOME

Walaupun merupakan produk yang baru diluncurkan, namun susu kambing formula KARIHOME telah menunjukkan komitmennya untuk memberikan yang terbaik karena selain sudah memiliki sertifikat BPOM, sertifikat Nomor Kontrol Veteriner, paten merk untuk indonesia dan juga sertifikat halal dari MUI. Sehingga selain terjamin aman penggunaanya untuk anak-anak, untuk yang bunda yang muslim dapat nyaman memberikan susu kambing formula ini.

Senang sekali saya dapat ikut hadir dalam acara peluncuran susu kambing formula KARIHOME secara virtual pada 18 desember 2021 lalu yang menghadirkan para ahli susu kambing dari Dairy Goat Co-overative salah satunya yaitu Dr Liz Carpenter, Principal Scientist DGC yang memberikan penjelasan keunggulan dari susu kambing formula KARIHOME yaitu :

1. Susu kambing secara alami mengandung protein A2 beta casein yang strukturnya lebih lembut dan mudah dicerna oleh anak-anak. 
2. Susu kambing juga mengandung zat bioaktif alami Nukleotida yang berperan dalam perkembangan sistem imun khusunya untuk pembentukan antibodi pasca-vaksinasi.
3. Berdasarkan hasil uji klinis, anak yang meminum susu kambing formula mengalami pertumbuhan berat badan yang normal dan pencernaan yang lebih sehat.

Pemaparan tersebut juga diperkuat oleh nara sumber lainnya yaitu Keith Arnold, Farm Shareholder Service Manager DGC & Ipu Hapi, Manufacturing GM DGC. Oleh karena New Zealand merupakan negara peternakan yang alami, sehingga dalam hal ini pemerintahnya pun mempunyai aturan ketat tentang kesejahteraan hewan.

DGC sendiri menerapkan kode praktis yang lebih ketat lagi bahkan telah menjadi patokan standar kelas dunia. Dimana susu kambing yang diperah dipeternakan akan langsung dibawa ke pabrik dengan truk khusus yang dilapisi insulator untuk menjaga kestabilan suhu susu selama perjalanan dengan tujuan agar kualitas nutrisi alami di dalam susu tetap terjaga dengan baik.

Sementara itu untuk proses produksi susu kambing formula KARIHOME ,menggunakan susu kambing utuh dan melalui proses yang lebih sederhana dengan hanya 1x pemanasan suhu tinggi untuk menjaga nutrisi alaminya.

Acara grand lauching secara virtual ini juga dimeriahkan dengan sesi talkshow interaktif yang bertajuk "Wining Weaning Talk" yang menghadirkan Ibu dr. Margareta Komalasari, SpA dan Bp Yohanes Peter Wijaya selaku perwakilan dari PT. Orient EuroPharma.

Dalam talkshow ini banyak sekali informasi dan konfirmasi yang diberikan oleh kedua nara sumber tersebut selain menjawab banyak pertanyaan daripara peserta acara, berikut adalah beberapa yang menjadi highlight untuk saya mengenai susu kambing formula KARIHOME.

Seperti yang kita tahu yah bun, susu kambing itu terkenal dengan aroma khas yang cukup kuat (prengus) hal tersebut karena kayanya kandungan nutrisi asam lemak rantai sedang. Namun susu kambing formula KARIHOME berasal dari peternakan susu di New Zealand dan telah difortifikasi sehingga memiliki aroma dan rasa yang lebih lembut, lebih gurih kalau menurut penciuman hidung saya.

Sebagai seorang muslim, saya mengetahui bilamana manfaat susu kambing lebih besar daripada susu sapi, namun selama ini di negara kita memang lebih dipopulerkan penggunaannya untuk orang dewasa daripada untuk anak-anak. Apalagi untuk membuat susu formula kambing standar perysaratan gizi dan mutunya lebih tinggi, nah susu kambing formula KARIHOME telah memenuhi hal tersebut dengan mendapatkan approval dari European Food Safety Association (EFSA).

Untuk anak dengan alergi protein susu sapi, susu kambing formula KARIHOME dapat dipertimbangkan karena kandungan a-S1 casein yang lebih rendah, namun bun tetap harus melakukan konsultasi dengan dokter bila terjadi alergi yah, sementara untuk anak dengan intoleransi laktosa tidak disarankan karena susu kambing formula KARIHOME bukan susu rendah/bebas laktosa.

Bila sebelumnya anak bunda sudah mengkonsumsi susu kambing, susu kambing formula KARIHOME berbeda dengan susu tersebut karna sudah diformulasikan untuk dikonsumsi oleh anak-anak sesuai dengan yang tertera pada kemasannya. 


Kesimpulan

Setelah mencoba susu kambing formula KARIHOME selama beberapa hari ini pada anak saya Zeanissa, ia menyukai susu tersebut dan cocok untuk penggunaannya tidak ada keluhan yang timbul seperti alergi ataupun pada pencernaanya, dalam artian bab-nya lancar seperti biasa. 



Dibanding dengan susu formula sapi, memang secara harga susu kambing formula KARIHOME lebih mahal namun hal tersebut menurut saya sesuai dengan kualitas dan benefit yang diberikan, jangan lupa manfaatkan promonya yah bun.

Sebelumnya Zeanissa juga menggunakan susu formula sapi, untuk peralihan saya tidak menemukan kesulitan, namun bila bunda mengalami kesulitan bisa melakukan peralihan seperti pada tabel berikut.

 

Untuk bunda yang ingin tahu lebih lengkap mengenai susu kambing formula KARIHOME dapat mengunjungi instagram karihomeid atau website-nya www.karihome.co.id dan bunda dapat mencoba perutungan untuk mendapatkan free trial susu kambing formula KARIHOME juga loh.


Rabu, 01 Desember 2021

Pengalaman Keguguran Anak Pertama

 "yang...yang..."
Pagi itu aku menjerit histeris memanggil pak suami, pasalnya ketika hendak buang air kecil yang keluar justru darah yang sangat banyak dan seperti tidak bisa berhenti atau tertahankan olehku. Bersamaan dengan datangnya pak suami ke toilet, ibuku yang masih mengenakan mukena ikut menemuiku juga.
"kenapa...?" 
Tanya pak suami dengan suara pelan namun terdengar sangat panik sambil membuka pintu kamar mandi secara perlahan, kebetulan pagi itu aku tidak mengkunci pintu toilet.
"aku kok pipisnya darah ...?"

SABTU KELABU

Yang aku ingat setelah itu kami segera ke rumah bidan yang tak jauh dari daerah rumah kami. Hari itu hari sabtu tahun 2012, aku sudah lupa tanggal dan bulannya, tapi aku tak akan lupa hari itu dua hari setelah aku melakukan perjalanan dinas ke kota jambi.

Setelah melakukan perjalanan dinas pergi dan pulang di hari yang sama, esoknya aku kekantor seperti biasa masih sehat dan baik-baik saja begitu juga dengan kandunganku. Namun ternyata yang aku rasa aku baik-baik saja, tidak dengan kandunganku.

Setelah melakukan pengecekan secara seksama pada kandunganku. Ibu bidan yang memang telah rutin ku datangi selama 3 bulan tersebut dan telah memberikan obat penguat kandungan sebagai pencegahan agar ketika aku melakukan perjalanan dinas, kami bisa tetap sehat dan selamat namun harus mengatakan kata-kata yang tak ingin ku dengar.

"Maaf, anak dalam kandungan kamu sudah tiada, kalian harus segera ke rumah sakit terdekat untuk dilakukan kuret, ini saya buatkan surat rujukannya"

Kami segera menuju ke rumah sakit terdekat untuk dapat segera melakukan proses kuret. Namun karena saat itu masih pagi sekali suster yang berada di ruang IGD menginformasikan bila proses kuret baru bisa dilakukan pada jam 7 pagi, sehingga aku harus menunggu sekitar sejam lagi.

Kuret atau kuretase adalah prosedur untuk mengeluarkan jaringan dari dalam rahim, biasanya diawali dengan dilatasi, yaitu suatu tindakan untuk melebarkan leher rahim (serviks). Kuret biasa dilakukan bila terjadi pendarahan pada vagina yang hebat atau lama, atau pendarahan hebat setelah menopause dan kondisi hamil anggur.*


Selama menunggu waktu untuk proses kuret itu beberapa kali suster menanyakan kondisiku dan berkali-kali aku tegaskan bilamana aku baik-baik saja, tidak merasa terlalu sakit pada bagian perut hanya merasa mengantuk sekali dan benar-benar tak tahan ingin memejamkan mata.

Pak suami justru merasa khawatir, ia bilang 
"jangan pingsan, kamu akan baik-baik aja" 
Padahal aku sudah mengatakan sejujurnya, bila aku memang baik-baik saja.

Ternyata proses kuret berjalan lancar dan singkat mungkin hanya sekitar setengah jam saja, pak suami bilang ketika ia dipanggil, ia kira ada masalah, ternyata karena proses kuret sudah selesai dan ia sudah diperbolehkan untuk menemuiku.

Siang harinya aku sudah berada dirumah. Aku memilih beristirahat dirumah daripada di rumah sakit. Sekitar sore hari ibu mertua, beserta saudara dari pak suami dan juga saudara-saudaraku datang ke rumah untuk menjenguk dan melihat keadaanku.

"may, istirahat aja, rebahan (tiduran) dikamar"
Begitu kata-kata mereka selalu karena melihat aku yang tidak seperti habis mengalami keguguran dan melakukan kuret. Entahlah, aku memang tidak merasakan sakit bahkan merasa lemas pun tidak. Tubuhku merasa biasa-biasa saja.

"aku malah jadi kepikiran tentang bayi kita yang sudah tidak ada kalau dirumah aja"
Dengan alasan tersebut, pak suami pun mengizinkan aku pergi berangkat kekantor tapi aku menolak diantar dan dijemput setelah pulang kerja olehnya.

Sehingga lusanya dihari senin aku memutuskan untuk masuk kerja saja. Padahal bila sesuai dengan aturan persahaan tempatku bekerja, aku mendapatkan jatah cuti sebanyak 1 bulan lebih dan hal tersebut tidak patut ditiru yah.

Seharusnya setelah melalui proses kuret kita harus bedrest selama 5-7 hari agar luka rahim dapat segera membaik, dengan menjalani perawatan pasca kuret, kondisi kita akan lebih cepat pulih dan biasanya untuk rahim akan kembali normal setelah 3 bulan.**


Kehilangan Yang Menguatkan

Dalam perjalanan menuju kantor aku kembali terigat ketika bersama pak suami hendak menuju ke rumah ibu bidan. Sambil mengelus perut aku berbicara pada calon anakku.

"ade, bila kamu merasa sakit di dalam kandungan bunda, ade boleh meninggalkan bunda, bunda akan ikhlas dan baik-baik aja... ade tolong bilang sama Allah untuk memberikan bunda pengganti ade segera yah... terima kasih ade pernah menjadi bagian dari hidup bunda, bunda sayang ade..."

Air mata membasahi kedua mataku yang panas tapi bersamaan dengan itu hatiku merasa lega. Mungkin inilah salah satu penyebab mengapa walaupun aku keguguran tapi proses kuretnya tak terasa sakit sama sekali. Aku mengikhlaskan kepergian calon anak pertamaku.

Enam bulan sejak kehilangan anak pertama, aku dan pak suami datang ke dokter kandungan lagi untuk pertama kalinya. Saat itu yang aku pikirkan hanya ingin dapat segera hamil kembali, sehingga aku memaksa pak suami untuk melakukan program kehamilan saja.

Tidak sedikit kasus terjadi, bila setelah melakukan kuret dapat menimpulkan jaringan parut pada dinding rahim, yang dikenal dengan istilah sindrom Asherman (Asherman Syndrome). Kondisi ini dapat menyebabkan gangguan menstruasi yang tidak teratur ataupun nyeri hebat saat mensturasi.


Ternyata setelah dokter memeriksa kandunganku, ia memberitahu kami sebuah kabar baik yang cukup menenangkan kami, terutama untuk saya yang takut sekali bila kuret yang telah saya lakukan berdampak pada kesuburan rahim.
"nggak perlu program untuk hamil, ini saya berikan obat penyubur kandungan saja, bulan depan datang lagi untuk kontrol dan lihat hasilnya"

Bulan depannya ketika kami datang menemui dokter kandungan tersebut, ia tersenyum senang sama seperti kami karena ia sudah tahu bila harapanku dan pak suami untuk bisa segera memiliki momongan akan segera terwujud.

Obat yang diresepkan oleh dokter adalah utrogestan dan senang sekali mendapatkan manfaat yang optimal dari penggunaan obat ini yang harus dilakukan secara vaginal setiap hari selama kurang lebih 2 minggu. Benar-benar mendapatkan hasil yang tidak mengkhianati perjuangan.


Sejak kejadian kehilangan anak pertama diusia kandungan 3 bulan tersebut, pola pikiranku tentang anak yang kita punya berubah sekali. Kita sebagai orang tua memang harus sekali sayang sama anak.

Namun bila memang Tuhan hanya memberi waktu kita bersama mereka hanya sesaat saja, syukuri hal tersebut dan ikhlaskan kepergiannya. Sejatinya anak-anak bisa memberika kebahagian dan juga kesedihan dan anak-anak     `merupakan titipan saja bagi orang tua.

Jangan pernah menyesali kepergian calon anak kita terlalu berlebihan, karena rasa sesal hanya akan menyisakan kesedihan yang mendalam yang akan dapat berakibat pada memburuknya kesehatan terutama kesehatan mental kita yang gagal menjadi seorang ibu.

Tetap semangat untuk para calon ibu, teman-teman pejuang dua garis biru.


sumber tulisan:
* www.alodokter.com
** www.nakita.grid.id