Selasa, 26 Oktober 2021

Novakid, Solusi anak Pintar Berkomunikasi Dengan Bahasa Inggris




Tanpa terasa bulan oktober ini adalah bulan ketiga untuk anak saya, Zaidan, telah belajar di SD. Masih terkendala dengan pandemi hingga saat ini anak saya pun masih mengikuti proses belajarnya via daring dengan aplikasi zoom meeting.

Salah satu kekurangan dari sekolah secara online adalah pembelajaran yang diterima oleh anak-anak menjadi kurang maksimal, terutama untuk pembelajaran bahasa inggris. Padahal pelajaran ini penting karena sekolah zaidan menerapkan bahasa inggris menjadi salah satu bahasa yang harus dikuasai oleh peserta didiknya.

Untuk memberikan bekal keterampilan berkomunikasi dalam bahasa inggris yang lebih baik saya pun mencari rekomendasi english online class khusus untuk anak-anak, terutama untuk Zaidan yang telah berusia 7 tahun dan baru saja memulai sekolah dasar.

Pertemuan saya dengan NOVAKID, sesuai dengan harapan. Untuk anak sekolah dasar prioritas dari NOVAKID bukan menjadikan bahasa inggris sebagai mata pelajaran. Fokus utamanya agar anak-anak dapat mempraktikkan komunikasi secara langsung sehingga untuk anak-anak yang baru mulai belajar bahasa inggris tidak menganggapnya sulit ataupun membosankan.


NOVAKID 
Merupakan sebuah platform yang berasal dari Amerika Serikat yang menyelenggarakan pendidikan berbasis teknologi atau yang saat ini lebih dikenal dengan istilah EdTech. NOVAKID dalam hal ini mengkhususkan untuk mengajar bahasa inggris untuk anak-anak dengan rentang usia 4 hingga 12 tahun.

Terdapat 4 hal utama yang menjadi daya tarik dari NOVAKID sehingga memikat saya untuk memilih NOVAKID untuk anak saya, yaitu sebagai berikut :

1. Kelas Berbasis Permainan 
NOVAKID memahami betul metode pembelajaran yang menarik yang membuat anak-anak lebih mudah menerima pembelajaran dan tetap bersemangat selama kelas belajar yaitu dengan metode permainan yang interaktif dan komunikatif.

Dalam hal ini pengajar NOVAKID menerapkan metode Total Physical Response (TPR) yaitu sebuah metode yang menggunakan gestur tubuh (sikap, ekspresi wajah dan gerakan) untuk berkomunikasi dengan anak-anak murid.

Sehingga meskipun program ini dibuat untuk pembelajaran jarak jauh dan guru tidak hadir secara fisik serta komunikasi hanya dilakukan dengan bahasa inggris, anak-anak tetap dapat aktif, dapat lebih memahami pembelajaran dan dapat lebih menikmati keseruan aktivitas belajarnya.



2. Kelas Dengan Penutur Asli Bahasa Inggris
Untuk dapat belajar bahasa apapun itu dengan efektif dan mendapatkan hasil yang cepat juga, belajar dengan penutur asli suatu bahasa merupakan solusi yang paling tepat. 

Di awal pembelajaran mungkin anak-anak akan mengalami kesulitan karena bahasa inggris bukan bahasa yang sehari-hari digunakan. Namun seiring dengan berjalannya waktu justru anak-anak pun akan menyesuaikan dan terbiasa.

Seperti yang kita tahu anak-anak adalah peniru gerak dan suara yang ulung apalagi dengan rutin mengikuti kelas NOVAKID karena salah satu keunggulan dengan guru penutur asli berbahasa inggris akan membantu membuat anak mempunyai aksen bahasa inggris yang benar.

Terdapat pilihan lebih dari 1800 guru di NOVAKID yang berasal dari berbagai negara di dunia. Sebagai pengajar di NOVAKID para guru tersebut harus memenuhi standar dari NOVAKID yaitu diantaranya :
  • Penutur asli dengan minimal 2 tahun pengalaman mengajar
  • Para guru menghadiri pelatihan bulanan untuk melanjutkan pengembagan profesinya
  • Semua guru bersertifikasi : CELTA, TEFL, TESOL atau TKT

3. Kelas Bersifat Individu Selama 25 Menit
Dikelasnya Zaidan hanya terdapat 20 anak dengan dua guru pendamping, saya baru mengetahui bila semakin sedikit anak dalam suatu kelas, mereka pun akan lebih fokus dalam belajar dan durasi waktu belajar setiap mata pelajaran yang berjalan hanya 45 menit memungkinkan anak-anak lebih terjaga konsentrasinya.

Hal demikian juga diterapkan oleh NOVAKID dimana durasi waktu belajar hanya berjalan selama 25 menit, waktu ini cukup bagi seorang anak untuk belajar memantapkan pengetahuan baru serta tidak membuat anak menjadi lelah.

Selain itu setiap kelas bersifat individual dimana hanya ada 1 anak yang belajar dan 1 orang pengajar sehingga waktu pembelajaran bahasa inggris lebih efektif. Dengan demikian seorang guru dapat menyesuaikan program NOVAKID sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan muridnya.

Untuk memberikan suasana yang berbeda dari sekolah cara belajar di NOVAKID, tidak adanya buku teks atau buku catatan, bahan belajar anak terfokus hanya pada presentasi interaktif. Tidak hanya itu NOVAKID pun tidak memberi nilai.

Namun menggunakan teknik yang jauh lebih baik dalam memotivasi siswa untuk belajar yaitu guru pengajar pada NOVAKID akan menggunakan elemen permainan, dimana jawaban yang benar dari siswa akan dicatat pada sebuah akun pribadi sebagai bintang hadiah.

4. Program Menarik untuk Anak 
Program NOVAKID dibuat berdasarkan level A1 dan A2 standar CEFR Eropa. Merupakan program yang dikembangkan dengan bahasa utama - yaitu berbicara, membaca, mendengarkan dan memahami. Yang juga disesuaikan dengan tes YLE Starters, Movers and Flyers dari Cambridge English. 

Pada kelas percobaan, siswa akan ditentukan level kemampuan bahasa inggrisnya berdasarkan dua hal yaitu : 
  • Berdasarkan tingkatan yang diperiksa dari program yang berdasar dari tingkat kemahiran bahasa inggris anak
  • Berdasarkan umur diperiksa dari program berdasarkan usia anak
Dalam setiap level usia anak dibagi lagi menjadi unit kelas. Unit adalah sekumpulan kelas pada satu topik. Setiap unit memperkenalkan kosakata dan tata bahasa baru, melatih cara pengucapan dan berbicara. Sebagian besar unit terdiri dari 4 pembelajaran.

Program belajar yang menarik untuk anak juga ditambah dengan proses evaluasi belajar anak dan administrasi yang mudah di akses karena NOVAKID telah menyediakan aplikasi sekuler untuk orang tua dan tersedia di appstore maupun playstore. 


Hal lain yang saya suka dari NOVAKID adanya fleksibilitas waktu belajar yang dapat disesuaikan dengan kegiatan keseharian anak-anak kita. Selain itu karena NOVAKID adalah kelas online sehingga sesuai sekali dengan kondisi pandemi saat ini.

Proses belajar yang tidak mengharuskan adanya tatap muka justru menjadi keuntungan karena dapat dilakukan dimana saja selama ada fasilitas gadet seperti laptop, tab atau ipad bahkan cukup dengan handphone saja dan tentunya didukung dengan jaringan internet yang stabil.

Kalau saya sebagai orang tua saat ini selain lebih mengedepankan keamanan dan kenyamanan anak untuk belajar yang juga menjadi pertimbangan anak mengikuti NOVAKID karena dapat menghemat waktu dan uang karena tidak perlu pergi keluar rumah.


Ayah bunda ada yang tertarik juga untuk mendaftarkan anak ikutan belajar bahasa inggris di NOVAKID, yuk segera ikutan trial subscription yang sedang ada harga promo hanya dengan Rp. 327.000 anak sudah mendapatkan 4 kelas.

Untuk informasi lebih lengkap dan jelas ayah bunda dapat mengirimkan direct message (dm) ke akun instagram @novakid_id atau dapat mengunjungi website NOVAKID id.novakidschool.com atau chat ke whats app +6281311319877. 




Minggu, 24 Oktober 2021

Bagaimana Anak-Anak Belajar di Sekolah Swasta Islam Selama Pandemi ?



Tak lama setelah proses belajar Zaidan dimulai di sekolah dasar, saya sempat bertukar cerita dengan beberapa teman di whats app grup sekolah sma. Setelah saya telaah dari cerita-cerita kami lebih banyak didominasi dengan keluh kesah teman-teman yang anaknya bersekolah di sekolah negri. Terutama seorang teman yang anaknya sudah kelas 6.

Tentu saja ia lebih banyak punya keluh kesah karena dari tingkatan pendidikan anaknya saja sudah lebih banyak tekanan daripada anak saya yang baru mulai masuk sekolah dasar dan teman lainnya yang anaknya masing-masing masih di berada di bawah kelas 6.

"gue pusing banget sama tugasnya, ya ampun mana setiap hari harus dikumpulin sebelum jam 12 siang, kadang anaku gue nggak mau ngerjain sendiri, akhirnya gue yang ngerjain deh tar anak gue tinggal nyalin, belum lagi kalau harus buat video terus anaknya juga males-malesan"

"Setiap pagi hari harus kirim absen ke guru, sementara anaknya nggak mau bangun pagi, terus yang buat puyeng nih tugas-tugas itu nggak dikasih contohnya, kita cuma disuruh lihat aja caranya di youtube yang linknya di bagikan di wag, makanya gue jadi puyeng kalo anak gue dapat pr matematika"

... dannn banyak lagi deh ceritanya.

Setelah mengetahui dari cerita teman saya kalau lebih banyak kesulitan dan keribetannya itu yah dan dari situ membuat saya jadi melihat perbedaan yang jauh sekali pada proses belajar siswa dan guru mengajar di sekolah swasta dan negri.

Maaf sekali untuk bunda-bunda yang saat ini menyekolahkan anaknya di sekolah dasar negri karena saya tidak mengalami kejadin serupa. Kebetulan saya memilihkan zaidan untuk bersekolah di sekolah swasta islam.

Sehingga saya tidak merasakan pengalaman seperti teman-teman saya, kalau saya jadi teman-teman saya dengan kondisi saya sebagai ibu bekerja yang tidak selalu bisa menemani Zaidan ketika bersekolah online via zoom. Nggak kebayang lagi puyengnya seperti apa.

Tepat dibulan oktober ini, Zaidan telah bersekolah selama 3 bulan dan baru saja menyelesaikan masa ulangan harian, bahkan hari ini pun sudah ada pembagian nilainya yang dikirimkan via email. Alhamdullilah nilai Zaidan bagus semua.

Seingat saya pada tahun lalu dibulan oktober saya mendaftarkan Zaidan untuk masuk sekolah swasta islam ini, sengaja mendaftarkan di gelombang 1 agar dapat diskon harga yang lebih daripada gelombang berikutnya. 

Ayah bunda ada yang juga ingin mendaftarkan anak sekolah di sekolah swasta islam kah ? masih penasaran cara belajarnya seperti apa kalau di sekolah dasar islam ?. Kalau sekolah swasta sudah pasti beda-beda yah caranya, namun kurikulum tetap mengikuti dari pemerintah cuma ada modifikasi disesuaikan dengan visi misi sekolah tersebut. 

Beberapa hal berikut menjadi catatan saya yang mungkin berguna untuk menjadi bahan pertimbangan untuk ayah bunda bila merencanakan menyekolahkan anak di sekolah dasar islam dan bilamana untuk tahun depan masih terkondisikan sekolah online karena pandemi.


Sekolah online Namun Belajarnya Seperti Sekolah Offline

Sejujurnya selama proses belajar Zaidan selama  tiga bulan ini saya tidak mendapati kesulitan yang berarti, selain masalah koneksi internet yang memang tidak bisa kita paksakan untuk selalu stabil tanpa ada gangguan disetiap hari.

Zaidan bersekolah via zoom meeting setiap hari dari jam 7 sampai dengan 10 pagi di hari senin, rabu dan jumat sementara di hari selasa ia sudah mulai belajar dari jam 7 pagi hingga jam 11.30 pagi.

Dua hari tersebut belajarnya lebih lama karena Zaidan bersekolah di sekolah islam sehingga ada tambahan kelas mengaji selama setengah jam yang menggunakan metode ummi dan kelas ini wajib untuk diikuti seperti mata pelajaran lainnya.

Sebenarnya untuk kelas mata pelajaran baru akan dimulai pada jam 8 pagi, pada 45 menit pertama yang dilakukan adalah murojaah, shalat duha serta menuliskan 1 ucapan syukur atau kadang juga khusus dihari senin diadakan upacara secara online. 

Proses belajar via zoom ini juga tetap ada jam istirahatnya yah selama 15 menit karena dalam satu hari biasanya hanya ada dua mata pelajaran yang berlangsung selama 45 menit. Untuk hari yang ada kelas ummi, jeda istirahat lebih lama sekitar setengah jam, sehingga ada cukup waktu juga untuk anak-anak beristirahat atau bermain sesaat.

Untuk tugas sekolah diberikan setiap hari, setiap mata pelajaran pasti ada tugas atau pr seperti sekolah biasanya, jarang sekali bila tidak ada pr, namun pr tersebut boleh dikumpulkan hingga akhir pekan, lebih tepatnya di setiap hari sabtu jam 4 sore paling telat untuk pengumpulan di google class room (gcr).

Iya semua tugas sekolah yang dikerjakan kemudian difoto oleh orang tua lalu dikirimkan hasilnya ke guru melalui google class room (gcr), untuk yang belum tahu gcr ini adalah sebuah aplikasi yang ada di hp baik itu android maupun ios.


Tetap Banyak Kegiatan Praktek Walau Sekolah Online

Dengan sekolah online yang diperlakukan seperti sekolah offline sehingga kegiatan apapun tetap dapat dilaksanakan, seperti membuat prakarya, berolahraga senam bersama hingga yoga hingga gathering online orang tua murid dengan guru-guru (bisa dibaca disini) dan yang baru-baru ini di laksanakan adalah program cookery day.

Banyaknya kegiatan praktek disekolah ini pun tidak terlalu membuat saya kewalahan karena informasi dari sekolah sudah dari jauh hari dan kelengkapan apa saja yang harus dipersiapkan untuk digunakan.

Seperti saat cooker day itu malam sebelumnya saya sudah mempersiapkan bahan-bahan untuk keperluan untuk membuat bola-bola coklat, kemudian perlengkapan juga disiapkan seperti topi chef, apron, sarung tangan plastik dan lainnya.

Sehingga tidak ada masalah walaupun saat kelas cookery day itu Zaidan hanya ditemani oleh tantenya saja karena kebetulan saya ada jadwal wfo, karena saya bisa meneruskan informasi dari sekolah kepada tantenya mengenai gambaran akan seperti apa kelas membuat kue tersebut.

... dan Zaidan pun senang sekali dengan kegiatan-kegiatan dari sekolahnya tersebut. Zaidan memang selalu bersemangat kalau ada kegiatan praktek dari sekolah.


Beratnya Sekolah Dasar Islam

Namun nggak semua pelajaran sekolah itu disukai Zaidan yah, karena Zaidan ini bersekolah di sekolah islam sehingga pelajaran pun lebih banyak yang terkait dengan agama yang lebih banyak porsinya, sehingga pelajaran menghafal pun menjadi kewajiban setiap hari yang disetor di akhir pekan, tepatnya di hari jumat. 

Nah pelajaran hafalan ini kurang disukai Zaidan, sebenarnya bukan hanya Zaidan sih, kalau tengah bisa menemani hampir kebanyakan anak-anak memang kurang suka dengan pelajaran hafalan. Hingga saya pun kadang agak lebih keras ke Zaidan mengingat juga beberapa kali mendapat japrian dari gurunya agar Zaidan bisa lebih baik lagi belajar hafalan.

Namun alhamdullilah setelah proses pembelajaran selama 12 minggu ini, sudah menghafal sebanyak 6 surah pendek, mulai dari an-naas, al falaq, al ikhlas, al lahab, al nasr dan terakhir yaitu al kafirun. Tidak hanya menghafal juga diharuskan menbaca dengan tajwidnya yang benar.

Untuk hal lain yang memberatkan juga adalah kuota internet karena selama 5 hari bersekolah dengan zoom meeting dan sehari itu bisa sampai 5 jam apalagi bersamaan dengan saya yang kadang juga bekerja dari rumah dan ada zoom meeting akhirnya rebutan sinyal juga deh.

Namun yang paling berat dari sekolah swasta tidak hanya sekolah swasta islam seperti sekolah Zaidan tentu saja uang pendaftaran dan uang spp tiap bulan yang harus dibayarkan. Pastikan yah ayah bunda sesuai dengan kemampuan finansial kita. 

Mengingatkan juga sd itu masa sekolah yang paling lama daripada jenjang sekolah lainnya, makanya penting sekali untuk mempertimbangkan hal lainnya yang mendukung untuk proses belajar anak-anak kita. 

Semoga sharing ini bermanfaat yah ayah bunda, senang sekali bila yang membaca ada jejak pertanyaan, kritik dan saran atau boleh juga curhatan untuk postingan kali ini di kolom komentar.