Jumat, 28 Mei 2021

Coklat Bubuk Berkualitas Baik Bisa Dikenali Dari Karakteristik Ini

Yang nggak pintar alias amatir bikin kue-kue coklat tapi anak-anaknya seneng banget sama semua kue-kue yang berbahan dasar atau dengan tambahan coklat yuk kumpul disini.

Pemakaian coklat sebagai bahan tambah pembuatan kue memang bukan hal yang baru lagi. Apalagi pada dasarnya banyak orang yang memang menyukai jenis kue coklat, selain warnanya yang lebih menarik, dari segi rasanya sendiri pun terbilang nikmat.

Jadi yah bun, aku kan selama ini selalu mengandalkan pak suami untuk membuat cemilan-cemilan untuk anak-anak, cuma diluar dugaan ternyata aku mengalami nih yang namanya permintaan anak nggak bisa ditolak.

"Bun, bikin cookies coklat dong" pinta Zaidan beberapa kali. Bundanya ini cuma bisa senyum-senyum saja menanggapi keinginannya itu. 

Kirain karena nggak ditanggapin sudah akan lupa anaknya. Ternyata tidak bun. Akhirnya saya pun membuatkan penggantinya cookies coklat yaitu kue bola-bola coklat, yang terinspirasi dari foto yang saya ambil di acara yang pernah saya datangi. Selain itu juga bola-bola coklat lebih praktis cara buatnya.



Ternyata karena kue yang dibuatkan tidak sesuai keinginan malah makin menjadi kesal anaknya. Kemudian bilanglah ke ayah untuk minta dibuatkan sesuai keinginan anaknya. Eh ternyata Zaidan malah bilang "Aku maunya bunda aja yang buatin cookies coklat"

Merasa tertantang dong bundanya ini. Akhirnya setelah cari-cari resep yang praktis dan membeli bahan-bahannya sesuai resep, Membuatlah dengan optimisme tinggi cookies coklat akan membahagiakan anak. 

Dan seperti yang sudah di duga oleh ayahnya, gagal dong.

Kenapa gagal ? Yah kurang belajar pastinya dan kurang pengetahuan tentunya. 

Ternyata yang baru saya sadari dan baru tahu dalam pembuatan kue kering, umumnya jenis coklat yang ditambahkan sebagai bahan bakunya adalan cocoa powder atau coklat bubuk. Dipasaran sendiri pun ada banyak merk yang menjualnya.

Namun pemilihan bubuk coklat tidaklah mudah dan agar tidak salah pilih, dari berbagai sumber yang saya kumpulkan berikut ini ada beberapa karakteristik coklat bubuk yang bagus, sehingga kue yang dihasilkan juga lebih nikmat, yaitu:

 

1. Aroma wangi khas coklat
Tidak berbau tengik, karena jika aromanya sudah berubah menjadi tengik, artinya produk coklat tersebut sebenarnya sudah rusak, kita harus mewaspadai hal ini. semakin pekat aromanya umumnya rasa juga semakin pahit, karena coklat tersebut masih murni tak banyak tambahannya.

2. Bubuk lembut tidak bergerindil atau menggumpal
Coklat bubuk yang masih baik biasanya juga memiliki tekstur bubuk yang lembut, tidak ada gumpalan sama sekali, apalagi gumpalan yang tampak lembab, biasanya coklat yang sudah menggumpal ini telah mengalami kerusakan karena jamur.

3. Tidak terjadi perubahan warna
Termasuk diantaranya adalah bintik-bintik hitam maupun putih, tak jarang juga coklat yang sudah berubah warna dengan keberadaan dari bintik-bintik hitam maupun putih pada bagian permukaannya. Hal ini menandakan bahwa ada kontaminasi dari bakteri maupun juga jamur, sehingga coklat juga sudah tak layak pakai.

4. Rasa khas
Tak jarang yang masih pekat dan agak pahit karena kandungan cocoa yang tinggi, tidak terasa tengik. Beberapa juga memiliki rasa yang agak asam didalamnya, seperti jenis natural cocoa powder.

Membuat kue memang gampang-gampang susah yah bun, tak hanya harus banyak belajar, pemilihan bahan yang tepat pun harus diperhatikan sehingga tak akan terjadi pengalaman serupa seperti saya, perkara salah pilih coklat pun dapat menggagalkan rencana kita untuk membahagiakan seorang anak. 

Lebih tepatnya jangan salah memilih bubuk coklat karena akan mempengaruhi hasil kue yang dibuat. Terutama sekali nih untuk bunda yang saat ini baru saja menjalani usaha pembuatan kue kering. Bisa fatal yah bun kalau sampai terjadi, salah pilih bubuk coklat saja bisa rugi banyak.

Untuk pembelian bubuk coklat berkualitas baik saya rekomendasikan hanya di TokoWahab. Beragam merk coklat dijual disini, termasuk mentega Wisman yang kerap kali digunakan untuk membuat kue -kue kering menjadi lebih nikmat dengan aroma khasnya.

Ada yang belum tahu TokoWahab ? saya juga baru tahu kok.

TokoWahab adalah toko online yang khusus menjual bahan-bahan kue, peralatan kue hingga bahan masakan secara grosir dengan memberikan produk berkualitas dan harga terjangkau untuk konsumen.

Melihat dari websitenya ada lima keuntungan yang ditawarkan dari berbelanja di TokoWahab diantaranya adalah :
  1. Melayani pengiriman ke seluruh wilayah dan area di Indonesia
  2. Terdapat pilihan lebih dari 30 official brand 
  3. Konsumen dapat mengecek tanggal saat produk yang dibeli telah dikirim pada website sehingga status pengiriman lebih jelas
  4. Konsumen bisa membeli beberapa produk dengan merk dan ukuran berbeda dan dikirim secara bersamaan
  5. Semua produk terjamin original 
Untuk informasi lainnya yang lebih lengkap dan lebih jelas, bunda bisa mampir langsung yah ke website TokoWahab atau kepoin deh salah satu social medianya yaitu instagram : tokowahabcom. 

Akhir kata, semoga tips sederhana tersebut diatas bermanfaat yah bun dan Happy baking.


Selasa, 25 Mei 2021

Review Cosmos Blender & Setrika Produk Nasional Yang Membanggakan



Setahu saya produk COSMOS merupakan salah satu produk nasional dan telah ada sejak saya kecil dan ketika mendapatkan undangan Halal Bi Halal pada jumat lalu (21/5) bersama teman-teman Blogger, Influencer dan Media, saya pun baru tahu bila produk COSMOS sudah ada di Indonesia sejak 45 tahun lalu.

Tak heran yah bila produk-produk COSMOS yang memang dari dahulu konsisten memproduksi dan menjual beragam alat elektronik untuk rumah tangga telah memenuhi rumah kita, terutama untuk area dapurnya.

Acara Halal Bi Halal bersama COSMOS yang berlangsung sekitar satu setengah jam ini dipandu oleh kak anneke liu dan menghadirkan kak Zata Ligouw seorang mamapreneur sekaligus juga content creator sebagai bintang tamu yang berbagi pengalamannya mengenai hidup sehat nan praktis bersama COSMOS.





Salah satu ceritanya kak Zata yang saya ingat sekali adalah karena adanya produk COSMOS dirumah yaitu COSMOS Blender yang kerap kali dipakai tidak hanya dapat digunakan untuk membuat jus oleh seluruh anggota keluarganya.

Namun juga karena kapasitas COSMOS Blendernya yang besar jadi tidak perlu berkali-kali membuat jus buah untuk seluruh anggota keluarga.

Benar-benar praktis dan sangat mendukung untuk kemudahan kita sebagai konsumen dalam rangka menjaga kesehatan tubuh dan meningkatkan imunitas tubuh dengan rajin mengkonsumsi makanan bergizi di tengah masa pandemi ini.

Selaras dengan cerita kak Zata, pada acara Halal Bi Halal juga hadir perwakilan dari COSMOS yaitu Bapak Dharma, Bapak Erik dan Ibu Anastasia Lubalu yang secara bergantian memberikan kami product knowledge untuk produk terbaru dari COSMOS yaitu : Blender Beta dan Setrika Listrik.




Jadi bersamaan dengan datangnya undangan untuk acara Halal Bi Halal, dari COSMOS juga mengirimkan kami Blender Beta dan Setrika Listrik untuk dapat kami coba gunakan sebelumnya.

Berikut adalah review selama saya menggunakan kedua produk tersebut dilengkapi dengan informasi yang saya dapat dari mengikuti acara Halal Bi Halal bersama COSMOS.


COSMOS - Blender BETA | CB-281 P
 
Pada saat sharing session bersama dengan Kak Zata, Ia sempat mengatakan "ingat beras, ingat COSMOS" saya pun jadi penasaran dengan produk pertama yang diproduksi, ternyata memang benar produk pertama dan yang paling terkenal yaitu sarana penyimpanan beras (SPB). 




Tak hanya berhenti disitu, COSMOS pun terus berinovasi dengan menghadirkan banyak sekali produk elektronik lainnya sesuai dengan kebutuhan konsumennya, hingga hadirlah produk Blender BETA, yang mempunyai beberapa type yaitu :
  1. Type CB-281 P / CB-282 P (Goblet plastik dengan tambahan 1 mill / 2 mill)
  2. Type CB-282 AP (Goblet anti pecah dengan tambahan 2 mill)
  3. Type CB-281 G / CB-282 G (Goblet kaca dengan tambahan 1 mill / 2 mill)
BETA merupakan akronim dari kata BESAR dan TANGGUH. Kata tersebut sesuai dengan  keunggulan yang dimiliki oleh Blender BETA, selain itu juga beberapa keunggulan lainnya dari Cosmos Blender BETA | CB-281 P yang saya miliki adalah :

1. Kapasitas Goblet (Jug) Besar
Kerap kali kita menemukan goblet blender yang ukurannya tidak sesuai dengan kebutuhan keluarga, sehingga ketika akan membuat jus perlu berulang-ulang kali memblender, padahal jusnya menggunakan buah yang sama.




Untuk hal tersebut COSMOS Blender BETA yang jugnya Jugnya terbuat dari plastik. memberikan solusi, sehingga membuat jus pun tidak hanya jadi lebih praktis, juga menjadi lebih hemat waktu dan akhirnya jadi lebih hemat penggunaan listriknya.

2. Dengan 2 Mata Pisau
Salah satu bagian penting pada sebuah blender adalah pisah pencacah-nya, dengan adanya dua mata pisau pada COSMOS Blender BETA membuat proses memblender jadi lebih cepat lumat. Selain itu dengan mata pisau yang terbuat dari bahan stainless steel jadi tidak mudah berkarat.





Yang membuat saya takjub juga adalah bongkar pasangnya sangat mudah sehingga memudahkan juga ketika proses pembersihan ataupun pencucian.

3. Safety Lock
Untuk menghindari terjadinya kesalahan pada saat memasangkan goblet ke dalam mesin blender, COSMOS Blender BETA juga dilengkapi dengan safety lock. Dimana mesin hanya akan menyala bila kita telah sempurna memasang goblet ke dalam mesin.

4. Anti Slip
Ini salah satu fitur dari COSMOS Blender BETA yang membuat saya terpesona, karena dengan adanya anti slip pada bagian bawah blender membuat posisi blender ketika digunakan lebih aman karena tidak bergeser akibat guncangan.




Anti slip ini menempel kuat di permukaan kayu apalagi keramik, untuk melepaskan fitur anti slip pun cukup mudah, cukup dengan kita angkat salah satu bagian anti slipnya saja satu persatu secara bergantian.

5. Thermostat
Denga keberadaan thermostat pada COSMOS Blender BETA sangat membantu untuk pengguna karena kita tak perlu was-was akan terjadi kelebihan panas, karena bila sudah mencapai suhu panas maksimal, mesin dapat berhenti secara otomatis.

6. Dry Mill
Dalam box COSMOS Blender BETA tidak hanya terdapat jug untuk membuat jus namun kita juga dapat gelas kecil yang dapat difungsikan untuk menggiling bumbu dapur, seperti bawang merah, bawang putih, cabe dan yang lainnya, dan sebagainya.





COSMOS - Setrika Listrik | Classic Series

Adakah bunda disini yang seperti saya, sangat tidak suka dengan pakaian yang lecek. Setiap kali mau pergi keluar rumah tak hanya pakaian yang harus licin dan rapi namun juga hijab yang saya kenakan. Sesaat sebelum pergi saya selalu mensetrika hijab lagi terlebih dahulu karena tidak suka dengan garis lipatan pada hijab.





Senangnya COSMOS memecahkan masalah saya tersebut, Dengan hadirnya Cosmos setrika listrik classic series type CIS-318 F1 yang berwarna elegance grey dengan list tosca muda. Menyetrika pakaian ataupun yang lainnya jadi lebih mudah dan berikut adalah keunggulan lainnya dari setrika ini, diantaranya adalah :

1. Stainless Steel Soleplate
Yang paling penting dari sebuah setrikaan adalah tapak setrika (soleplate) tapak setrika Cosmos setrika listrik classic series ini terbuat dari stainless steel. 




Inilah yang membuat waktu mensetrika pakaian jadi lebih cepat, karena lebih cepat panas sehingga ketika mensetrika pakaian pun jadi lebih licin akhirnya selain jadi hemat waktu jadi hemat listrik juga.

Yang membuat saya terpukau juga karena bagian soleplate ini seperti cermin loh, bisa untuk bercermin dan keunggulan lainnya anti lengket.

2. Flexible Cord Protector
Untuk setrika yang paling penting juga adalah memperhatikan keamanan ketika digunakan. Cosmos setrika listrik classic series dilengkapi dengan adanya kabel berpelindung yang flexible dan dibagian ujung kabel pun dapat berputar 360 derajat.




Kita pun tidak perlu khawatir bila ada bagian kabel yang tergulung atau terkelupas yang dapat berbahaya mengakibatkan pengguna setrika tersetrum.

Selain itu juga kabelnya pun panjang yaitu 1.8 m sehingga memudahkan dan membuat kita lebih leluasa ketika mensetrika pakaian yang besar ataupun panjang, juga mendekatkan jangkauan meja setrika dengan stop kontak yang ada dirumah.

3. Power Indicator
Dengan adanya lampu indikator dapat membantu kita mengetahui kondisi setrika sedang on atau off, bila sedang digunakan lampu indikator akan menyala berwarna merah terang, sebaliknya bila dalam kondisi off lampu indikator akan mati.




4. Handy Handle
Sebagai ibu bekerja saya tidak dapat melakukan setrika pakaian terlalu sering, dengan adanya handle yang nyaman digunakan sehingga tidak membuat cepat lelah atau pegal pada bagian pergelangan tangan yang kerap kali saya keluhkan.

Bagian handle ini selain nyaman juga sangat pas sekali ukurannya dengan telapak tangan kita, baik itu menggunakan setrika dalam kondisi berdiri atau pun duduk.

5. Ujung Setrika Lancip
Bila mensetrika pakaian di bagian ujung atau tepi terkadang tidak bisa terjangkau, sehingga bagian tersebut tidak bisa licin, namun dengan osmos setrika listrik classic series hal tersebut bisa teratasi. Semua bagian pakaian bisa terjangkau sehingga licin dan rapi menyeluruh.

Untuk Cosmos setrika listrik, ada beberapa type lainnya yaitu :
  1. Tipe CIS-418 dengan model trendy berwarna shocking orange
  2. Tipe CIS-428 dengan model yang cantik berwarna soft pink
Keunggulan dari kedua model setrika tersebut adalah terdapat fitur jetspray yang dapat menyemprotkan pewangi pakaian pada baju atau celana yang kita setrika lebih praktis karena bisa kita lakukan sambil mensetrika, sehingga kita tak perlu repot lagi menggunakan botol khusus untuk pewangi pakaian.


Senang sekali dapat hadir di acara Halal Bi Halal Cosmos ini, terutama karena jadi dapat informasi sehingga dapat lebih memaksimalkan penggunaan produk Cosmos dirumah.

Untuk bunda yang ingin mengetahui produk-produk Cosmos lainnya bisa mengikuti social medianya atau untuk membeli produk Cosmos Blender dan Setrika seperti punya saya ini bisa membeli di ecommerce kesayangan yah atau bisa langsung mengunjungi website resminya www.store.cosmos.id disini




Kamis, 20 Mei 2021

Lebaran 2021

Assalamualaikum, 

Seminggu sudah yah kita umat muslim di seluruh dunia merayakan Hari raya idul fitri 1442 H. Alhamdullilah sekali saya dan keluarga besar masih bisa merayakan hari kemenangan dengan keadaan sehat wal afiat karena lebaran tahun 2021 ternyata masih sama seperti tahun lalu, masih ada virus corona diantara kita. 

Namun demikian, yang terjadi selama lebaran tahun ini tak lagi sama seperti tahun lalu dimana merayakan lebaran benar-benar hanya #dirumahsaja dan tak ada silaturahmi ke saudara-saudara.

Untuk lebaran kali ini saya dan keluarga berkunjung ke beberapa saudara terdekat bahkan sudah open house. Agak takut sih yah apalagi berita terakhir terjadi tsunami virus corona di India setelah mereka melakukan perayaan hari besar keagamaan bersama-sama.

Semoga hal tersebut tidak terjadi di negara kita Indonesia. Aaamin yra.


Cerita lebaran kali ini banyak sekali deh, lebih banyak daripada tahun lalu, setelah saya baca-baca ulang posting tahun lalu. Lebih berwarna, hehehe. Tidak hanya cerita bahagia penuh suka tapi ada juga cerita sedih penuh duka. Yuk dibaca sampai selesai yah...


Pemerintah Yang Bingung, Apalagi Masyarakatnya

Seperti yang telah saya sampaikan sebelumnya, lebaran tahun ini kami open house. 

Untuk saya pribadi open house bukan tanpa alasan loh yah, hal tersebut akhirnya terjadi karena  merasa janggal dengan kebijakan pemerintah yang sekaligus juga membingungkan : melarang mudik masyarakat namun membuka semua tempat wisata untuk bisa di datangi masyarakat.

Sehingga akhirnya kantor tidak ada memberikan jatah cuti bersama untuk para corporate slave seperti saya dan suami ini.

Lebaran yang jatuh dihari kamis dan jumat. Pada hari sabtunya pak suami sudah masuk kantor, sementara saya di hari seninnya. Kami memang tidak ambil jatah cuti juga karena tidak ada rencana liburan juga sih.

Jadinya yah sudah lah kita open house saja seperti semua tetangga kita dan bersyukurnya setiap tamu entah itu para tetangga, saudara yang tinggalnya masih terhitung dekat dari rumah ataupun yang jauh datang kerumah dengan menggunakan masker dan tidak berkunjung terlalu lama juga.

Alhamdullilah sekali rasanya, dapat bersilaturahmi dengan kesadaran dan kedisiplinan yang baik untuk tetap menjaga prokes. Penting memang bisa bertemu, bertatap muka setelah tahun lalu tidak ada saling berkunjung untuk silaturahmi. Tapi lebih penting lagi saling menjaga untuk tetap sehat.

Sementara untuk kunjungan silaturahmi saya bersama keluarga, hanya berkunjung ke tetangga sekitar rumah dan keluarga inti saja, adik dan kaka dari keluarga bapak, sementara untuk keluarga ibu kita hanya video call saja dan tak lupa berkunjung juga kerumah ibu mertua dan beberapa saudara lainnya yang kebetulah letak rumahnya masih berdekatan.


Rutinitas Akhir Ramadhan

Hari raya Idul fitri 1442 H tahun ini jatuh di hari kamis, 13 Mei 2021. Setelah pemerintah melakukan sidang isbat satu hari sebelumnya dan hilal ternyata masih belum terlihat. Seingat saya ditahun-tahun sebelumnya sidang isbat dilakukan pada hari ke 30 puasa di bulan ramadhan.

Namun baru kali ini sidang isbat dilaksanakan di hari ke 29, agak was-was juga ibu saya jadinya karena masih belum ada masak-masak untuk sajian hari raya, baru membuat kue-kue saja.

Ramadhan kali ini alhamdullilah bisa khatam tadarus di hari ke 28 ramadhan, walaupun awalnya sempat merasa tidak sanggup karena masih menyusui dan sudah mulai kekantor lebih sering juga ditambah seminggu menjelang lebaran sempat sakit juga selama 2 hari dan nggak bisa tadarus.

Namun ternyata Allah SWT maha baik, setelah sakit malah jadi bisa ngegas untuk lebih banyak ngaji mengejar ketertinggalan. Oiya untuk tadarus tahun ini saya memulai tidak dari surat Al Fatihah tapi dari Surat An Nas, jadi dari belakang gitu mulai tadarusnya.

Ternyata cara saya salah banget ini. Lebih berat karena penutup suratnya kan di surat Al Baqarah yah, yang suratnya lebih panjang-panjang dan buat saya itu berat sekali, karena kalau juz 30 itu lebih mudah dibacanya karena salah satunya adalah surat-suratnya lebih pendek dan bisa lebih cepat selesai karena sudah sering dibaca di keseharian.


Baju Baru Alhamdullilah, Tak Ada Pun Tak Apa-Apa

Cerita lain lebaran tahun ini saya dan pak suami tidak membeli baju baru loh. Saya mengenakan lagi baju tahun lalu sementara pak suami malah mengenakan lagi baju 2 tahun lalu.

Anak-anak juga sebenarnya nggak beli karena Zaidan masih ada stok baju dari kado ulang tahun dan kalau Zeanissa kado dari lahirannya.

Lumayan jadi bisa saving banyak deh karena tahun ini nggak beli baju-baju yang baru-baru.

Selama lebaran ini pertama kalinya untuk saya nggak beli baju lebaran, bahkan adik saya pun bertanya terus saking tidak percayanya kalau saya dan keluarga benar-benar tidak ada beli-beli baju lebaran sama sekali.

Awalnya saya masih merasa nggak yakin dengan keputusan nggak beli baju baru ini. Namun ingin sekali berhasil dengan keinginan ini, akhirnya sampai saya pun nggak buka-buka itu instagram yang kerap kali saya kunjungi untuk membeli baju-baju lebaran.

Selain itu saya pun nggak tanya-tanya sama adik saya mereka beli baju lebaran dimana dan nggak ingin lihat juga baju lebaran mereka seperti apa dan yang paling penting nggak ngomongin soal baju lebaran ketika berkumpul bersama mereka

... dan ternyata cara-cara tersebut berhasil.


Cerita Sedih Ketika Lebaran

Ternyata hari raya ini menjadi tahun penuh cobaan untuk adik pertama saya, karena di moment lebaran tahun ini, tak ada lagi bapak mertua bersama dengan keluarganya. 

Di awal ramadhan adik saya harus kehilangan bapak mertuanya yang telah sakit sejak sebelum ramadhan dan karena tak tertolong lagi akhirnya ia pun menghembuskan nafas terakhir tepat di hari pertama kita menjalankan ibadah puasa.

Cerita sedih lainnya, pada hari kedua hari raya idul fitri di tengah malam tiba-tiba pak suami demam tinggi namun esok paginya karena sudah ada jadwal masuk kerja akhirnya memaksakan diri untuk tetap kekantor dan hasilnya setelah itu harus istirahat selama 3 hari dirumah, jadi bolos ke kantor 2 hari deh.

Entah tertular dari ayahnya atau memang kondisi tubuh Zaidan sedang kurang fit. Ia pun ikutan sakit. secara tiba-tiba di siang hari, ia mendadak mengatakan ke saya bila ia merasa badannya panas tapi juga dingin. Segera saja saya berikan obat parasetamol untuk menurunkan panas. 

Namun karena obatnya tak bekerja sesuai dengan harapan akhirnya saya pun membawa Zaidan dan ayahnya ke klinik dekat rumah untu berobat dan untungnya setelah dari sana Zaidan dan ayahnya pun membaik kesehatannya.

Sudah ketakutan membayangkan saja bilamana mereka berdua mungkin terpapar virus corona selama lebaran kan. Apalagi ayahnya sempat merasa badannya pegal linu juga. Untungnya tidak ada keluhan lainnya seperti batuk, radang tenggorokan dan lainnya yang mengindikasikan positif virus corona.

Hal tersebut juga di perjelas oleh dokter yang kami kunjungi, salah satunya alasannya karena tubuh kita pun tengah beradaptasi lagi dengan kondisi yang sebelumnya berpuasa dan ada kaitan juga dengan perubahan cuaca mengakibatkan kondisi dan imunitas tubuh menurun.

... dan mereka berdua ternyata bukan pasien pertama dengan keluhan tersebut di hari itu, sudah ada beberapa orang yang datang sebelumnya mengeluhkan hal yang serupa.

Penutup cerita lebaran yang juga menyedihkan adalah karena mba art memilih mudik untuk tahun ini dan sampai saya memposting tulisan ini, belum ada informasi ia akan kembali ke Jakarta lagi.

Sungguh saya sudah pusing sekali terutama dengan cucian dan setrikaan yang menumpuk. Kondisi rumah pun nggak pernah ada bersihnya, bukan rapi lagi yah, karena kalau sudah punya anak dua dan yang satu lagi seneng makan sendiri dan kaka sedang senang menggambar. Rumah rapi hanya sebuah ilusi fatamorgana.

Walaupun setelah lebaran ini jadwal saya lebih banyak WFH sesuai dengan keputusan yang diberikan kantor. Mengingat adanya peningkatan mobilisasi karyawan untuk bersilaturahmi dan untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak di inginkan dikantor. Tetap yah pekerjaan rumah tangga ini tak tepegang oleh saya.


Mari yah bantu saya dengan doa, agar mba art segera kembali kerumah saya dengan kondisi sehat juga dan akhir kata Selamat hari raya idul fitri, Mohon maaf lahir dan bathin.