Rainbow After The Rain

Hari pertama di 2021 bersyukur tragedi banjir tahun lalu tak terulang. 

Bangun pagi masih seperti biasa di awali dengan shalat subuh namun karena semalam baru tidur setelah melihat ramai dan meriahnya pesta kembang api di sekitar rumah jadi langsung tidur lagi dan yang awalnya mikir mungkin akan bangun lebih siang dari biasa, ternyata jam 6.30 pagi sudah memandikan Zeanissa sama seperti hari kemarin.

Yang agak berbeda malam tahun baru kali ini di isi dengan mengadakan all you can eat tapi versi #dirumahaja bersama dengan kedua adik saya dan para pak suami, jadi totalnya kami berenam dengan semangat 45 menghabiskan slice demi slice daging sapi dan daging ayam yang kami bakar ditambah dengan nikmatnya steam boat dengan kuah rasa tom yam.

Sebelum malam tahun baru, dari pagi hingga sore hari saya masih ke kantor, sebenarnya bukan untuk kerja sih namun karena ada tradisi dikantor di hari terakhir setiap tahun kami melakukan rotasi tempat duduk, salah satu alasannya agar tahun baru punya suasana meja kerja yang baru.

Anehnya meja kerja boleh pindah ke penjuru manapun di kantor namun kursi yang kami pakai tetap yang sama, jadi meja boleh tukeran dengan siapapun setiap tahun tapi kursi yang saya gunakan sudah mau 10 tahun kerja yah masih pakai kursi yang sama dan baru sadar kursi saya awet banget karena masih bagus sekali kondisinya.


Foto terakhir di tahun 2020 di atas di abadikan oleh teman kantor saya bernama ibnu, sedikit memaksanya karena siang itu kami keluar kantor ketika hujan turun, sebenarnya mager sekali harus keluar kantor membeli makan namun kami sangat kelaparan jadi walaupun hujan-hujanan, becek-becekkan ditambah susah mencari tempat makan yang buka dekat kantor. 

Kami tetap keluar kantor untuk mencari makanan pengisi perut yang keroncongan.

Setelah melihat foto tersebut saya jadi berfikir selama tahun 2020 lalu kita berteman dengan ketakutan, kecemasan dan ketidaknyaman. Ternyata hidup yang seperti itulah yang justru menyadarkan saya akan tiga hal :

  1. Kesehatan adalah kekayaan sejati 
  2. Keluarga adalah tempat bersandar
  3. Rumah adalah tempat terbaik
Jadi untuk kamu dan keluarga yang saat ini tengah bertahan untuk melawan sakit karena virus corona, juga untuk kamu dan keluarga yang berhasil melalui 2020 dalam kondisi sehat dan untuk kita semua yang masih harus berdampingan hidup dengan badai yang belum usai.

Yakinlah selama kita masih hidup di dunia, tidak ada satupun permulaan yang tanpa akhiran.

Yuk berjuang bersama agar kita juga dapat bersama-sama melihat pelangi setelah hujan turun.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kunjungan Ke Perpustakaan Nasional Bersama Anak

Pengalaman Trial Class di EF

Homypool, Rental Private Swimming Pool Untuk Keluarga