Ketika Anak Demam #GakPakeDrama

Hansaplast Cooling Fever

Sejujurnya saya dan pak suami adalah tipical orang yang tidak terlalu senang pergi ke rumah sakit untuk berobat bila sakitnya seperti batuk, pilek dan demam. Hal tersebut karena ketiga penyakit itu memang kerap terjadi pada kita. Bahkan pak suami termasuk orang yang anti sekali memasukkan obat ke dalam tubuh ketika sakit. Untuk penyembuhan, ia selalu mengusahakan dulu pengobatan dari luar.

Untuk batuk dan pilek, kami biasanya mengusahakan penyembuhan dengan banyak istirahat, minum air hangat, menghindari makanan pemicu batuk dan pilek untuk sementara, hingga berjemur dengan matahari di pagi hari dan penyembuhan seperti ini selalu berhasil untuk tubuh kita, walau butuh waktu.

Bagaimana untuk demam ? Sudah sering kita dengar bila demam terjadi menandakan adanya penyakit atau kondisi lain di dalam tubuh. Demam terjadi sebagai reaksi sistem imun dalam melawan infeksi dari virus, bakteri, jamur atau parasite penyebab penyakit. Yang selalu saya lakukan untuk menurunkan demam yaitu melakukan kompres dengan air hangat.

Tindakan ini dapat membantu mengeluarkan panas yang terperangkap di dalam tubuh, karena penggunaan air hangat akan menyebabkan terjadinya vasodilatasi yaitu melebarnya pembuluh darah dan pori-pori kulit sehingga terjadi penguapan. Sebaiknya kompres air hangat dengan suhu berkisar 29,4 derajat celcius sampai 32,2 derajat celcius dengan durasi pengompresan selama 1 jam sampai 1.5 jam dan setiap 15 menit air kompres harus di ganti.

Namun setelah menjadi orang tua dan mempunyai anak dan bila ia terkena demam saya jadi lebih mudah panik karena ternyata demam pada anak selalu penuh dengan drama. Anak-anak berbeda dengan orang dewasa yang bisa menyadari bila dirinya sedang sakit lalu dapat bercerita dan minta tolong ketika badannya sedang tidak sehat.

Namanya anak-anak belum mengerti benar apa yang dimaksud dengan sakit demam walau ia sudah merasakan badannya panas namun bila hatinya masih senang dan ingin bermain, panasnya badan walau sudah tinggi pasti ia abaikan sehingga ia pun tak mau diminta untuk istirahat apalagi untuk di obati.

Terlebih lagi saya punya pengalaman yang pernah terjadi pada anak pertama saya Zaidan, dimana saat demam tapi anaknya masih bermain, berlari-larian dan lompat sana sini namun ketika di ukur dengan thermomether suhu badannya ternyata sudah 40 derajat celcius. Wuah saya dan pak suami paniknya luar biasa, untung tidak berakibat fatal hingga mengakibatkan kejang.

Belajar dari pengalaman tersebut, sejak itu saya menjadi lebih tanggap untuk melakukan pertolongan pertama ketika anak demam, Nah berikut tips dari saya yaitu : 
  • Memakaikan pakaian yang berbahan ringan, tipis dan longgar 
  • Berikan minum air putih lebih sering agar tidak dehidrasi
  • Menjaga suhu kamar agar tetap sejuk agar dapat beristirahat dengan nyaman 
  • Melakukan kompres demam dengan air hangat

Yang menjadi masalah kemudian adalah Zaidan nggak suka di kompres dengan air hangat karena nggak suka dahinya basah, padahal bundanya sudah memeras handuk agar tidak ada air menetes di dahi, ia juga biasanya berasalan kalau di kompres dengan handuk dan air hangat nggak bisa bobo miring atau agak tengkurap sambil memeluk guling, capek katanya kalau tidur harus terlentang terus, duhhh rewel sekali bikin bundanya jadi pusing apalagi ditambah dengan tiap kali saya paksa tempelkan kompres ke dahinya ia langsung menangis dan melempar kompres tersebut.

Bertambahlah paniknya.

Namun sekarang nggak ada lagi deh cerita panik karena Zaidan menolak di kompres karena sudah ada kompres demam yang praktis penggunaannya, saya cinta sekali dengan kompres demam ini karena benar-benar membantu menangani demam pada anak-anak menjadi #gakpakedrama sehingga menjadi pilihan untuk ibu-ibu yang mempunyai permasalah seperti saya.

Salah satu kompres demam yang selalu saya gunakan dan menjadi pertolongan pertama ketika anak demam adalah Hansaplast Cooling Fever.  Kompres demam dengan ukuran 51 x 120 mm ini sangat pas dengan dahi anak-anak selain dapat membantu meredakan demam juga dapat di gunakan untuk sakit kepala, sakit gigi dan bila suhu udara panas.

Hansaplast Cooling Fever dengan hydrogel yang tipis terasa lembut di kulit, melekat erat dan memberikan sensasi sejuk yang membuat lebih nyaman ketika di tempelkan di dahi anak-anak. Dengan aroma menenangkan peppermint dan wintergreen oil, Hansaplast Cooling Fever memberikan efek relaksasi agar anak dapat beristirahat dengan tenang, nyaman dan #gakpakedrama

Hansaplast Cooling Fever

Hansaplast Cooling Fever

Hansaplast Cooling Fever

Hansaplast Cooling Fever



Apalagi sekarang telah tersedia Hansaplast Cooling Fever Disney dengan gambar karakter favorit anak yaitu Marvel Avengers untuk anak laki-laki dan Frozen untuk anak perempuan sehingga akan membantu para bunda untuk mengalihkan perhatian anak-anak agar menjadi lebih tenang saat demam. Ketika anak tenang, ibu pun tenang dan demam pun #gakpakedrama.

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal Hansaplast Cooling Fever harus di simpan di tempat yang sejuk dan kering, hanya di gunakan untuk anak-anak di atas usia 2 tahun. Bila terjadi perubahan pada kulit pada saat pemakaian harus di hentikan dan hanya untuk penggunaan luar, hindari daerah mata, hidung dan kulit yang terluka serta hindari pemakaian berulang.

Jadi jangan lupa yah bunda-bunda untuk selalu menyediakan Hansaplast Cooling Fever selain di kotak P3K yang ada dirumah harus sedia juga di kotak P3k yang ada dimobil kita, karena dalam keadaan darurat ketika berpergian tiba-tiba anak demam, Hansaplast Cooling Fever selalu bisa menjadi andalan, karena mudah sekali di gunakannya, tinggal robek kemasan, tarik lapisan plastik yang menempel pada bantalan hydrogel lalu tempel ke dahi anak yang bersih dan kering.

Pada prinsipnya, saat anak mengalami demam, kita sebagai orang tua harus membuat kondisi menjadi senyaman mungkin untuk mencegah anak menggigil atau kepanasan dan tetap waspada juga yah terutama apabila demam tinggi pada anak tidak kunjung reda dengan penanganan dirumah, segeralah memeriksakannya ke dokter untuk mendapatkan pengobatan yang dibutuhkan sesuai dengan kondisi anak.

Kalau bunda punya cerita apa nih tentang demam pada anak yang #gakpakedrama ?! sharing yuk bun di kolom komentar.








loph,
Maya Rumi

Komentar

  1. suka sama pouchnya mba dan gambarnya sekarang variasi ya jadi anak-anak bakal suka karena ada gambar-gambar karakter kayak frozen gitu, btw thanks sharingnya untuk penanganan anak demam mba, aku ga paham sampai sedetail itu

    BalasHapus
  2. waktu anak saya demam, saya nyariin ini muter2 ga ketemu loh mbak :( padahal kalau ada yg frozen pasti anak saya lebih mudah di bujuk buat pakai, adanya yg versi bayi jadi anak saya nggak mau pakai

    BalasHapus
  3. waa aku belum punya nih hansaplast buat demam ini,, mau beli juga aaah buat jaga jaga soanya keponakan aku suka nginep dirumah ehhehe

    BalasHapus
  4. Hansaplast tuh emang deh pas buat anak yang bisa bikin tanpa drama kalau anak demam. Aku juuga nyediain ini di rumah mba

    BalasHapus
  5. Wah sama nih kak kalo anak demam pake ini. Ga bikin risih juga produknya.

    BalasHapus
  6. wah ada baru nih ya buat demam ini, btw kalo gambarnay lucu begini anak jadi suka dong gak rewel kalo dipakein

    BalasHapus
  7. Packaging lucu gitu tuh menarik bagi anak-anak ya, mbak. Biar teralihkan gitu jadinya gak rewel-rewel amat hehe

    BalasHapus
  8. Kalau pakai cooling fever seperti ini pasti gak pake drama banget ya, soalnya anak pasti senang pakainya dibanding harus minum obat.

    BalasHapus
  9. Pinter ya Hansapkast ini..biar anak2 mau pake, dikasih gambar yg lucu2 😄

    BalasHapus
  10. Anakku kalau dipakein cooling fever gini suka nggak betah, trus suka mudah coppt, jadi pengen cobain yang hansaplast, kali aja anak-anak suka, jadinya kalau demam nggak panik

    BalasHapus
  11. Wah, ini andalanku juga buat anak-anak. Asalnya suka rewel kalo pake plester penurun panas, sekarang jadi semangat. Abisnya ada superhero-nya ya.

    BalasHapus
  12. Aku kemarin mau beli ini maju mundur karna dipikir2 kok buat anak anak gitu kan tapi lucuu eh malah temenku pakai ini kalau lagi demam . Jadi pengen beli aku

    BalasHapus
  13. baru tau kalau Hansaplast juga punya cooling fever kayak gini.. nanti kalau aku demam coba pake ini ah, bukan anak-anak boleh pake kaan? XD *dasar aku*

    BalasHapus
  14. Nah enaknya gini yaa :) Ga usah ada drama kalau anak demam. Langsung cuss tempel Handsaplast. Beres!

    BalasHapus
  15. aku belum cobain nih mba hansaplast cooling fever karena biasanya pake obat justru sekarang pengen minimalisir demam tanpa obat hehehe

    BalasHapus
  16. Wah iya kalau masih ada anak kecil di rumah sebaiknya sediakan cooling fever kyk gini ya mbak. Jadi lbh tenang apalagi kalau si anak bukan tipe yang nyaman dikompres pakai handuk dikasi air panas

    BalasHapus
  17. Sekarang jadi super parno yaa...kalau sakit demam batuk pilek sedikit.
    Khawatir banget.
    Alhamdulillah, ada Hansaplast Cooling Fever yang membantu para Ibu meredakan kekhawatiran.

    Shat-sehat selalu untuk keluarga, kak..

    BalasHapus

Posting Komentar

Terima kasih sudah meluangkan waktu untuk membaca postingan ini dan meninggalkan jejak komentar yang baik, semua komentar akan di moderasi terlebih dahulu oleh penulis.