Awal Januari lalu saya ikutan kelas online dari QM Financial yang diadakan oleh Urban Mama Community. Kebetulan sekali kan saya baru mulai hamil lagi dan memang saya butuh sekali informasi yang bahasannya mengenai Dana Melahirkan.

Tak ingin melewatkan kesempatan emas dong, apalagi kelas online ini diberikan secara gratis dengan nara sumber oleh mbak Ligwina Hananto. Ia adalah seorang pakar perencana keuangan dan CEO dari Quantum Magna Finance (QM Financial). Ciamik deh.

Mengikuti kelas online ini adalah pengalaman pertama saya, jadi setelah seluruh peserta yang beruntung mendapatkan undangan kelas online ini, kemudian dikumpulkan dalam sebuah wag, selanjutnya adalah setiap peserta diminta untuk mendownload sebuah aplikasi bernama zoom.

Dari aplikasi zoom inilah materi kelas online diberikan, sehingga kita dapat mengikuti kelas dengan melihat peserta kelas yang lain dan juga pemberi materi secara langsung seperti kita sedang melakukan video call namun video call ini dilakukan dengan banyak orang (grup).

Ada perbedaan sedikit dengan video call, dimana untuk komunikasi bersifat satu arah, artinya yang bisa berbicara hanya pemateri sementara peserta bila ingin berbicara untuk merespon pemateri atau bertanya bisa dengan menuliskan pada aplikasi chatting yang ada.

Nah berikut adalah materi yang dibagikan pada kelas online tersebut mengenai Dana Melahirkan, yaitu :

Menetapkan Tujuan Melahirkan 
Pada tahap pertama ini, ada 3 hal yang harus menjadi perhatian yaitu :
1. Pilihan metode melahirkan
Kita dari awal kehamilan sudah harus tahu akan melahirkan dengan metode apa, metode lahiran ini banyak loh sekarang ini tidak hanya caesar atau vaginal birth (normal) saja, namun ada juga lotus birth, water birth dan gentle birth.

Pada kasus saya dengan anak pertama lahir caesar, pilihan pertama metodenya adalah caesar kembali walaupun tetap ingin sekali dapat merasakan lahiran normal, apalagi jarak kelahiran dengan anak pertama pun sudah 5 tahun yang lalu yah.

Namun hasil konsultasi dengan dokter untuk kelahiran kedua dengan metode normal setelah sebelumnya caesar atau yang di istilahkan dengan Vaginal Birth After C-section (VBAC) adalah kelahiran dengan resiko tinggi, tidak boleh menggunakan perangsang sama sekali.

Dan saran dari mbak Ligwina metode melahirkan berkaitan dengan budget melahirkan juga, maka saya mengikuti saran dari mbak ligwina untuk mempersiapkan biaya yang paling tinggi yaitu metode melahirkan caesar.

2. Lokasi melahirkan
Berhubungan dengan tempat melahirkan, pilihannya bisa rumah sakit, klinik, puskesmas, bidan praktek atau lainnya, usahakan punya tempat alternative untuk lokasi melahirkan, terutama bila memilih lokasi melahirkan jauh dari tempat tinggal.

3. Budget Melahirkan
Sesuai dengan yang telah saya informasikan sebelumnya budget melahirkan harus disiapkan sebanyak mungkin dan lebih baik memilih untuk mempersiapkan biaya yang lebih besar (caesar) daripada mempersiapkan biaya yang lebih kecil (normal).

Budget melahirkan sendiri bisa didapatkan dari BPJS, asuransi kesehatan dari kantor atau dana pribadi.

Komponen Dana Melahirkan 
1. Sebelum melahirkan
Banyak dari kita hanya terpaku pada biaya pemeriksaan rutin bulanan padahal selain hal tersebut, ada banyak uang yang harus dikeluarkan.

Zaman sekarang menyambut kehamilan pun banyak acaranya atau caranya untuk menunjukkan suka cita, ada babymoon, pregnancy photo atau untuk yang muslim biasanya mengadakan acara pengajian 4 atau 7 bulanan.

Belum lagi kita juga harus mempersiapkan untuk untuk membeli perlengkapannya bayi yang akan lahir, untuk pasangan yang baru mempunyai anak pasti segala macam ingin dibeli deh, sebisa mungkin hindari hal tersebut.

2. Hari H melahirkan
Biaya melahirkan itu sendiri dan bila ada tambahan biaya mungkin ada pasangan yang ingin mempunyai foto atau video untuk dokumentasi saat melahirkan.

3. Setelah melahirkan
Biaya pertama buat saya sebagai muslim yang harus dikeluarkan adalah untuk keperluan aqikah anak. Yaitu 2 ekor kambing untuk anak laki-laki atau 1 ekor kambing untuk anak perempuan.

Setelah lahir, bayi akan periksa rutin juga yah walau hanya sebulan dan setelahnya akan akan biaya imunisasi ditahun pertama.

Biaya lain yang mungkin akan dikeluarkan adalah baby photo session.

Sumber Biaya Melahirkan
1. Siapkan diawal menikah, wajib terutama bila kita dan pasangan tidak menunda kehamilan lagi.

2. Segera menyisihkan dana khusus untuk ditabung selama 7-8 bulan begitu tahu hamil, sekarang rumah sakit pun sudah ada yang menawarkan paket cicilan selama masa kehamilan, biasanya paket ini menawarkan lebih banyak keuntungan dan memudahkan juga.

3. Mengecek tabungan atau aset lancar dan coverage asuransi dari kantor atau BPJS.

Tips agar tidak berhutang biaya melahirkan 
1. Usahakan untuk menabung selama masa kehamilan, jadi mulai kurangi atau hentikan kebiasaan belanja impulsif sehingga dapat berkomitmen merencanakan dana melahirkan dengan baik.

2. Bila menggunakan kartu kredit, usahakan tetap membayar lunas saat tagihan datang. Hindari untuk menggunakan cicilan yang akan dibayarkan setelah proses melahirkan.

3. Sesuaikan penghasilan dengan pilihan rumah sakit. Jangan memaksakan keinginan, benar-benar harus sesuaikan alokasi dana dengan budget yang ada.

4. Memanfaatkan promo atau diskon untuk barang-barang perlengkapan bayi yang akan dibeli atau rajin ikutan giveaway yang saat ini banyak di buat oleh merk keperluan bayi-bayi.

Dana lain yang harus dipersiapkan setelah melahirkan
Setelah ibu melahirkan sudah menunggu biaya lain yang akan keluar untuk buah hati kita, berikut catatan agar kita juga bisa bersiap-siap lagi untuk budget lain tersebut adalah :
1. Bila ibu adalah seorang pekerja, biaya paling pertama dan paling dekat adalah mempersiapkan dana untuk jasa pengasuh atau daycare anak
2. Bila tidak langsung hamil kembali, dana pendidikan mulai dari tk hingga kuliah harus sudah mulai dipersiapkan juga.
3. Bila kita tidak menunda memiliki anak, persiapkan kembali dana melahirkan anak kedua dan seterusnya
4. Dana pembelian untuk dp rumah atau mobil
5. Dana liburan

Sayang sekali kelas online ini hanya berdurasi satu jam saja, singkat sekali, ingin lebih lama lagi jadi bisa lebih banyak lagi yang bisa di sharing. Kelas online ini sangat membantu sekali, banyak informasi bermanfaat yang saya dapatkan terkait dengan Dana Melahirkan. Selain ada materi yang telah saya informasikan di atas ada juga sesi tanya jawab bagi peserta yang langsung dijawab oleh pemateri.

Mudah-mudahan ringkasan kelas online Dana Melahirkan ini juga bermanfaat buat teman-teman yah.





loph,
Maya Rumi

Agro Sawah - Taman Wisata Matahari


Akhirnya sebagai orang tua yang punya anak sekolah TK merasakan juga anaknya jalan-jalan bersama dengan guru dan teman sekolahnya atau kalau sekarang sih lebih populer disebut dengan istilah field trip. Tepatnya bulan Maret lalu, Zaidan ikut field trip dari sekolah. 

Field trip dari sekolah Zaidan ini acara tahunan yang diadakan setahun sekali, tahun 2019 ini mengunjungi Taman Wisata Matahari (TWM Park) yang berada di Puncak, Bogor dengan kegiatan utama Agro Sawah. Begitu tahu akan jalan-jalan dan ada kegiatan renang juga, wuah senang sekali Zaidan sampai bosan bundanya ini memberikan jawaban dari pertanyaan "kapan aku berenang sama teman-teman sekolah bunda ?" 

Iya yang difokuskan Zaidan itu kegiatan berenangnya bukan kegiatan Agro Sawahnya, karena dia belum mengerti dan belum pernah sebelumnya mengikuti kegiatan tersebut, bundanya juga belum pernah sih secara langsung merasakan kegiatan Agro Sawah ini, hehehe.

Zaman bundanya kecil malah samping rumah juga masih sawah, jadi nggak perlu field trip juga. Hahaha.

Agro Sawah, merupakan salah satu paket wisata edukasi yang ditawarkan Taman Wisata Matahari untuk anak-anak terutama anak TK yang bertujuan untuk memperkenalkan asal mula nasi dan pengenalan tata cara pengolahan sawah. 

Paket Agro Sawah ini sangat bermanfaat untuk menambah pengetahuan anak-anak akan keanekaragaman hayati karena programnya dikemas sedemikian rupa agar menarik dan anak-anak dapat mengikuti dengan ceria.

Bila ingin mengikuti kegiatan Agro Sawah seperti sekolah Zaidan ini, dari informasi di websitenya perorang dikenakan biaya 90 ribu rupiah dengan jumlah peserta sebanyak 30 orang dan kegiatan tersebut di khususkan untuk rombongan bukan untuk perorangan.


Agro Sawah - Taman Wisata Matahari

Agro Sawah - Taman Wisata Matahari


Sekitar jam 8an pagi, Dua bus yang di sewa sekolah sudah masuk ke tempat parkir Taman Wisata Matahari, ternyata sudah banyak sekali rombongan dari sekolah TK lain yang sudah datang lebih dahulu.

Begitu selesai dilakukan pembagian tiket masuknya kita segera menuju ke tempat Agro Sawah berada dengan berjalan kaki. Kita diberikan tiket bertuliskan "rombongan" oleh guru sekolah Zaidan, tapi saya cek tempat tiket maupun website tidak ada informasi mengenai perbedaan harga tiket perorangan atau rombongan. 

Pada bagian penjualan tiket di depan pintu masuk yang di informasikan adalah untuk anak dengan tinggi diatas 80 cm sudah harus membeli tiket sendiri dengan harga tiket sebagai berikut :
  • Turis lokal
Hari biasa (08-00 - 16.00) harga tiket 50 ribu
Hari libur (08-00 - 17.00) harga tiket 60 ribu
  • Turis asing 
Hari biasa/libur 150 ribu




Agro Sawah - Taman Wisata Matahari


Sebelum anak-anak mulai turun ke sawah, oleh pemandu mereka diberikan pengarahan dan gambaran sekilas mengenai kegiatan yang akan mereka lakukan hari itu lalu dilanjutkan dengan melakukan foto grup, sayang sekali saat pengarahan pemandunya justru membuat beberapa anak menjadi takut karena beberapa kali mengatakan anak-anak yang takut turun kesawah nanti di cium kerbau, jadilah ada beberapa teman Zaidan yang menangis karena takut akan dicium kerbau.

Setiap anak yang turun ke sawah harus mengenakan celana pendek dan melepas alas kaki. Saran saya celana pendek tidak perlu yang bagus, apalagi berbahan jeans, pakaikan celana bermain saja berbahan kaos atau katun, lebih aman lagi sih celana pendek untuk renang (seperti Zaidan pakai) bisa berbahan lycra, polyster atau nylon jadi mudah saat dibersihkan ataupun dicuci.

Walau tidak menggunakan alas kaki, namun anak-anak diperbolehkan untuk menggunakan kaos kaki, Nah ini saya awalnya bingung dan bertanya-tanya kenapa ke sawah kok pakai kaos kaki ? Ternyata ada 2 alasan kenapa anak-anak harus dipakaikan kaos kaki ketika akan turun kesawah, yaitu :
1. Agar anak-anak merasa nyaman ketika menginjak lumpur, karena memang ada beberapa anak yang merasa jijik menginjak tanah basah dan lengket.
2. Untuk menghindari bahaya menginjak pecahan beling atau paku yang mungkin ada di sawah.

Zaidan sih nyeker, terlalu bersemangat anaknya melihat sawah dengn air dan tanah. Alhamdullilah tempatnya aman dan nyaman untuk anak-anak. Ketika anak-anak turun ke sawah, orang tua tidak diperkenankan ikut serta hanya guru-guru pendamping dan pemandu saja. 

Orang tua diperkenankan melihat dari pinggir sawah untuk melihat aktivitas anak-anak dan diperbolehkan memotret dengan kamera hp ataupun kamera dslr atau mirrorless tanpa dimintakan biaya tambahan, bila malas memfoto kegiatan anak pun ada pemandu yang fokus mendokumentasikan kegiatan anak-anak tersebut.

Ada banyak kegiatan seru pada Agro Sawah di Taman Wisata Matahari, karena yang datang juga tidak hanya dari sekolah Zaidan, sehingga satu tempat digunakan bergantian dengan sekolah lain, untuk sekolah Zaidan kegiatan dimulai dengan urutan sebagai berikut :

1. Memandikan Kerbau
Setiap anak tidak hanya berkesempatan memandikan kerbau dengan membasuhkan air kolam pada badan kerbau sehingga anak-anak dapat menyentuh badan kerbau secara langsung. Namun juga bisa menunggang kerbau dan telah bersiaga pemandu yang siap mengabadikan momen tersebut untuk 1 atau 2 jepret foto.

Lumayan memakan waktu kegiatannya karena memang setiap anak diberikan kesempatan yang sama, jadi selagi menunggu giliran memandikan kerbau anak-anak pun di foto juga satu persatu dengan menggunakan perlengkapan pertanian seperti cangkul, caping, bakul sayur dan buah. 





2. Membajak Sawah
Menurut saya ini kegiatan favorit Zaidan, lihat saja ekspresi difoto-fotonya, wuah bahagia sekali kan ? dan kebetulan karena Zaidan tidak dapat teman atau pasangan teman laki-laki jadi cuma Zaidan ini yang bisa naik bajak yang ditarik oleh dua ekor kerbau berkeliling sawah berpasangan dengan teman sekelasnya yang perempuan.

Ditempat membajak sawah ini ada 2 pasang ekor kerbau yang siap membawa anak-anak berkeliling sawah, setiap pasang kerbau dapat membawa maksimal 3 orang anak.

Agro Sawah - Taman Wisata Matahari





3. Menanam Padi
Pada kegiatan ini, Pemadu membuka dengan bertanya pada anak-anak mengenai tanaman apa yang mereka pegang ?. Tidak heran sih bila banyak anak-anak yang berfikir bila mereka memegang rumput dan akan menanam rumput bukan padi, setelah diberitahu oleh pemandu bila yang mereka pegang adalah padi barulah mereka tahu bila itu bukan rumput.

Sebelum turun ke sawah mereka diberikan pengetahuan mengenai padi dan bagaimana cara menanamnya disawah dan semua melakukannya dengan riang gembira karena buat anak-anak ini seperti bermain lumpur bukan kegiatan bersawah.




Agro Sawah - Taman Wisata Matahari

Agro Sawah - Taman Wisata Matahari





4. Menumbuk Gabah
Tidak hanya kegiatan di sawah saja yang didapatkan anak-anak pada Agro Sawah ini, namun juga ada kegiatan lain yang menyertai proses dari kegiatan bertani dari menanam padi hingga menghasilkan beras yaitu menumbuk gabah dan mengayak gabah.

Karena keterbatasan tempat dan alat pada kegiatan menumbuk gabah dan mengayak gabah ini di lakukan bergantian dimana anak-anak dibagi menjadi dua grup terpisah yang laki-laki dan perempuan.


Agro Sawah - Taman Wisata Matahari

5. Mengayak Gabah



6. Menangkap Ikan
Sebagai kegiatan penutup anak-anak di kumpulkan di kolam ikan yang berair dangkal, dimana ada ikan mas berukuran sedang sebanyak 1 ember besar telah di lepaskan oleh pemandu dan anak-anak diminta untuk menangkap ikan-ikan tersebut dan mengumpulkannya kembali bersama-sama dalam sebuah wadah.

Wuah ini kegiatan yang paling ribut dan seru, anak-anak pun seolah tidak mau menyudahi kegiatan karena hingga diminta oleh pemandu untuk menyudahi pun mereka masih asik berebut menangkap ikan satu sama lain atau berkejaran dengan ikan yang lincah-lincah seolah tidak ingin ditangkap.
Agro Sawah - Taman Wisata Matahari

 

 

Selesai menangkap ikan, masing-masing anak diberikan ikan yang bisa dibawa pulang dan berakhir sudah kegiatan Agro Sawahnya. Seluruh kegiatan Agro Sawah kira-kira berjalan selama kurang lebih 2.5 jam sampai 3 jam deh, selesai hampir jam 12 siang, setelah bersih-bersih atau mungkin ada yang mandi dan berganti pakaian kita semua berkumpul untuk makan siang di saung.

Setelah selesai makan siang, ada pemandu yang menawarkan foto anak-anak yang tadi berkegiatan Agro Sawah, pemandu menawarkan paket foto yang telah di cetak yaitu, 4 foto ukuran postcard dan 1 foto berukuruan kertas A4 seharga 60 ribu.

Menunggu waktu pulang di sore hari, kita bisa memanfaatkan promo tiket yang telah kita beli, karena pengunjung diberikan potongan harga 50% untuk masuk ke water park, tapi kemarin saat kita datang rombongan, water park dapat dimasuki secara gratis, hanya dengan menunjukkan kartu dan menyebutkan nama sekolah saja. Selain itu ada beberapa wahana yang digratiskan, jadi kita mencoba beberapa permainan tersebut, yaitu : 
  • Kereta klasik
  • Perahu karet
  • Perahu Dayung Naga
  • Mobil wara wiri
  • Fantasy Land
Untuk yang ingin membeli oleh-oleh bisa mendatangi pusat oleh-oleh, yang banyak dijual adalah pakaian dengan tulisan atau logo Taman Wisata Matahari, makanan cemilan berupa gorengan, asinan dan manisan dan dekorasi bunga yang terbuat dari tanaman yang telah dikeringkan. Harganya terjangkau, jangan lupa nawar yang ibu-ibu.

Secara keseluruhan kegiatan Agro Wisata ini tidak hanya memberikan pengetahuan yang baik tapi juga sangat seru untuk anak-anak, memberikan mereka pengalaman baru yang menyenangkan karena dapat mengenal secara langsung terutama sih untuk anak-anak yang tinggal di perkotaan yah, yang memang sudah jarang menemui sawah dan kerbau.



Taman Wisata Matahari (TWM Park)
Jl. Raya Puncak km 77, Leuwimalang, Cisarua, Bogor, Jawa Barat
Website : www.tamanwisatamatahari.co.id
Telp : (0251)8258505





loph,
Maya Rumi

Hola semua ?
Apa kabarnya ?
Semoga sehat semuanya yah, Lama sekali nggak nulis, nulis ? curhat kali ah. 

Langsung aja yah mau cerita rapelan selama hampir 4 bulan nggak update blog ini. Hiks, hiks sedih banget, blognya terbengkalai...

Seharusnya akhir tahun lalu hingga awal bulan januari 2019 adalah masa menstruasi saya namun hingga pertengahan bulan januari kok tamu bulanan nggak juga datang. Dag dig dug dong jadinya, perasaan campur aduk deh antara cemas dan senang tapi masih ditahan-tahan senangnya karena bulan sebelumnya hal tersebut terjadi juga, sudah telat 2 minggu eh besoknya saya men's jadi niat ingin cek kehamilan pakai testpack pun saya tunda hingga seminggu kemudian... 

Alhamdullilah, setelah lepas kb 1,5 tahun penantian panjang saya dan pak suami pun berkahir sudah. Akhirnya Allah SWT' mempercayakan kembali kepada kami untuk bisa memiliki anak ke dua. Sesuai dengan rencana saya dan saran mama juga, saya ingin memiliki anak kedua ketika Zaidan berusia 4 tahun, agar nantinya ketika usia sekolah tidak terlalu terasa berat di biaya. Hahaha. Anaknya belum lahir tapi sudah mikirin biaya sekolahnya.

Diawal bulan April ini usia kandungan saya sudah berjalan 17 minggu, sudah melewati trimester pertama. Inilah yang jadi alasan malas selama awal tahun ini. Baru pertama kali merasakan malas karena hamil, bukan cuma malasnya tapi juga mual-mual parah sampai muntah sesekali dan masih banyak lagi keluhan yang menyertai di kehamilan kedua ini, seperti :

  • Sering masuk angin
  • Susah bak
  • Tidak teratur bab
  • Susah tidur 
  • Mimpi buruk
Dikehamilan Zaidan saya tidak merasakan hal tersebut bahkan mengidam pun nggak, yang mengidam justru ayahnya Zaidan. Jadi kaget banget bisa merasakan begini toh kalau hamil yang nggak kebo. Nikmat luar biasa. Oiya saya sempat mikir kan namanya morning sickness terjadi pagi hari aja gitu sesuai namanya, ternyata sepanjang hari sampai mau tidur pun masih sempat oe oe.

Untungnya kalau dikantor nggak terjadi, cuma malas dan lemes aja, jadinya kerjaan sudah dikerjakan tapi kok yah nggak selesai-selesai. lamaaa banget rasanya, makin terasa lamanya karena yang diperhatikan jam pulang kerja melulu. hahaha.

Saking malas dan lemasnya, jadi sering banget absen kekantor, tiap kali pak bos ada dinas luar kota, saya kerja dari rumah, karena udah malas duluan bayangin perjalanan rumah ke kantor dan sebaliknya pas pulang.

Untungnya punya teman kantor yang baik-baik jadi sama mereka di maklumkan yang penting di infokan aja kalo lagi malas datang kekantor dan saking sering izin juga sama pak bos sampai di khawatirkan saya akan resign, karena dipikir sudah nggak kuat kerja karena hamil ini.

Setelah konsultasi dengan dokter keluhan-keluhan normal semuanya, nggak ada yang terlalu serius, alhamdullilahnya nafsu makan masih biasa saja, tetap pilih-pilih sama seperti nggak hamil pun begitu tapi makan apapun bisa di cerna dengan baik, nggak ada makanan yang setelah di makan lalu dimuntahin lagi.

Cuma yah namanya sedang berbadan dua, ada aja yang membuat makanan yang biasanya terasa enak banget di mulut dan di perut ini belum sampai perut aja sudah membuat mata nggak ingin lihat, hamil kedua ini saya nggak suka makan daging, biasanya sop iga jadi favorit, makan bakso pun nggak suka, favoritnya adalah makan sayur-sayuran sama buah-buahan.

Sebenarnya dari kehamilan ini ada yang membuat saya khawatir selama menjalani trimester pertama, halnya adalah karena di kehamilan pertama saya pernah mengalami keguguran saat kehamilan memasuki usia 3 bulan. Jadi sebenarnya ini adalah kehamilan ketiga insya allah anak kedua.

Keguguran yang saya alami dikarenakan kelelahan, bukan pada saya tapi pada calon bayi. Terkait dengan pekerjaan yang memang harus menuntut berpergian keluar kota, cerita singkatnya : saat itu saya pergi ke kota Jambi pp, besoknya masih kekantor seperti biasa, nggak ada keluhan sakit apapun di bagian perut, cuma ingat sekali ketika siang hari ditoilet setelah bak, ada setetes darah di cd yang saya temukan, tapi masih positive thingking aja, nggak kenapa-kenapa,  ternyata esok paginya ketika akan shalat subuh, saya mengalami pendarahan dan akhirnya keguguran .

Dari pengalaman tersebut, saya agak takut kalau hamil muda, makanya sejak kehamilan kedua ketika tahu hamil, saya langsung izin sama pak bos untuk sementara waktu tidak ikut dinas bekerja keluar kota dulu seperti kali ini juga dan dokter kandungan pun langsung meresepkan obat penguat janin sampai usia kehamilan memasuki 4 bulanan seperti : Utrogestan dan Duphaston.





Selain itu saya juga konsultasi dengan dokter kandungan dan baca-baca artikel untuk menguatkan kandungan secara alami melalui konsumsi makanan seperti berikut :
1. Mengkonsumsi Madu
2. Lebih banyak konsumsi sayuran hijau 
3. Kurma
4. Alpukat
5. Seafood
6. Telor 
7. Susu

Tidak lupa juga dengan adanya riwayat keguguran ini saya juga lebih menjaga diri untuk tidak terlalu banyak aktivitas agar tidak mudah atau cepat lelah, menjaga pikiran agar tidak mudah stress dan karena saya kerja pergi dan pulang dengan transportasi motor, ini pak suami selalu dipesan ingatkan untuk bawa kendaraan santai yang penting sampai dan kalau dikantor bye bye deh ke tangga walau cuma 1 lantai.

Alhamdullilah, tri mester pertama kehamilan terlalui, doakan yah semuanya semoga sehat selalu sampai lahiran, terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan, nanti dilanjutkan lagi cerita tri mester kedua bulan depan, mudah-mudahan sudah nggak malas banget.

Sekarang sudah mulai agak rajin sedikit, setidaknya cadebay sudah mau di ajak beberes kamar, karena kamar sudah seperti gudang tumpukan baju yang sudah di setrika sama art tapi nggak masuk lemari tapi bertumpuk dimana-mana, hihihi...






loph,
Maya Rumi