Maya Rumi

"todays little moments become tommorows precious memories"

Seongsu-dong 2(i)-ga, Seongdong-gu, Seoul, South Korea

Sore Hari Di Kinfolk Table Seongsu


Di dunia yang bergerak serba cepat, menemukan tempat yang benar-benar membiarkan kita berhenti sejenak adalah sebuah kemewahan. Pekan itu, langkah kaki membawa saya ke sebuah destinasi yang sudah lama ada dalam daftar must-visitKinfolk Table. Bukan sekadar café, tempat ini adalah perwujudan nyata dari filosofi slow living yang sering saya lihat di berbagai social media.

Melangkah Masuk ke Dunia yang Berbeda

Terletak di area yang cukup tenang, pintu masuk Kinfolk Table tidaklah berteriak minta perhatian. Namun, begitu pintu dibuka, atmosfernya langsung berubah. Saya merasa disambut oleh lorong yang tertata dengan apik—sebuah transisi sempurna dari hiruk-pikuk jalanan menuju ruang ketenangan.

Di sini, setiap detail kecil diperhitungkan. Area pintu masuk dihiasi dengan karpet bermotif etnik yang memberikan rasa hangat di atas lantai semen yang dingin. Di sudut-sudut tangga menuju area utama, terdapat botol-botol reed diffuser yang memastikan bahwa pengalaman pertama kamu bukan hanya visual, tapi juga tentang aroma yang menenangkan.

Interior: Harmoni dalam Minimalisme

Kinfolk Table berhasil menggabungkan elemen industrial dengan kehangatan alami. Langit-langit tinggi dengan pipa-pipa ekspos memberikan kesan modern, namun diseimbangkan dengan penggunaan furnitur kayu yang solid dan pencahayaan temaram yang dramatis.

Satu hal yang paling menonjol adalah bagaimana mereka memanfaatkan ruang. Tidak ada kesan "padat" meski pengunjung sedang ramai. Setiap meja diletakkan dengan jarak yang cukup, memungkinkan setiap orang memiliki ruang privasi mereka sendiri. Kursi-kursi berlapis beludru warna cokelat tanah mengundang siapa saja untuk duduk berlama-lama, entah itu untuk mengobrol mendalam atau sekadar melamun.

Pilihan Menu

Beralih ke alasan utama banyak orang datang ke sini: makanannya. Menu di Kinfolk Table adalah surat cinta untuk bahan-bahan berkualitas. Mereka tidak berusaha menyajikan segalanya; mereka hanya menyajikan yang terbaik.

Ada banyak sekali pilihan brunch hingga hidangan utama yang menggiurkan, menggugah selera dan seperti memaksa mulut untuk segera dapat menikmatinya. Sayangnya disini tersedia menu yang masih belum halal, sehingga saya urungkan niat untuk mencoba makanannya.

Sore itu saya akhirnya saya memilih untuk menikmati segelas minuman yang dapat menghilangkan rasa lelah setelah lelah berkeliling menikmati suasana di Seongsu yang begitu memukau seluas mata memandang.

Pilihan kopinya cukup beragam dan ada yang unik juga seperti Flat White dan Vanilla Latte (kisaran $5.5 - $6.5). Pilihan lain yang patut dicoba adalah koleksi Korea Tea mereka. Dari Early Spring Mugwort Tea yang harum hingga Lotus Root & Burdock Tea yang menyehatkan, semuanya dihargai sekitar $7.0. Namun saya memilih untuk mencicipi Matcha Latte from Jeju ($6.0) yang memiliki gradasi warna hijau yang sangat estetik saat disajikan.

Pojok Literasi dan Inspirasi

Apa yang membedakan Kinfolk Table dengan café estetis lainnya adalah dedikasinya pada literatur dan seni. Di salah satu dinding, terdapat rak kayu besar yang memajang berbagai edisi majalah Kinfolk. Majalah-majalah ini bukan sekadar pajangan; mereka adalah bagian dari pengalaman. Pengunjung bebas mengambil satu, membacanya sambil menyesap kopi, dan membiarkan diri mereka terinspirasi oleh fotografi dan tulisan di dalamnya.

Bahkan, ada pojok kecil yang menjual tote bag minimalis bertuliskan "KINFOLK" yang sangat dicari oleh para kolektor barang-barang estetik.

Sudut Instagrammable: 
Mirror Selfie dan Detail Estetik

Bagi kamu yang datang untuk mengisi konten media sosial, tempat ini adalah surga. Di area tangga, terdapat cermin besar yang dikelilingi oleh potongan-potongan foto menu dan estetika Kinfolk. Ini adalah spot favorit pengunjung untuk berfoto.

Selain itu, detail-detail kecil seperti semangkuk persimon (kesemek) segar di atas meja kayu atau teko teh tanah liat di atas rak bambu memberikan tekstur yang indah untuk difoto. Semuanya terasa sangat "tertata" tanpa terlihat berlebihan.

Mengapa Kamu Harus ke Sini?

Kinfolk Table bukan sekadar tempat untuk makan dan minum. Ini adalah tempat untuk merayakan momen-momen kecil. Entah itu merayakan keberhasilan kecil minggu ini bersama teman, atau hanya memberikan waktu bagi dirimu sendiri untuk bernapas di tengah jadwal yang padat.

Atmosfernya yang tenang, stafnya yang sopan, dan kualitas makanannya yang konsisten membuat setiap rupiah yang kamu keluarkan terasa sangat layak. Di sini, kamu diajak untuk meletakkan ponsel sejenak (meskipun sulit karena tempatnya sangat cantik), menikmati aroma teh yang mengepul, dan benar-benar hadir di saat ini.

Tempat yang penuh dengan kejutan tak terduga, ketika saya dan teman-teman kesini walaupun kami hanya memesan minuman tanpa makanan, namun kami mendapatkan perlakukan yang sangat baik, sangat baik malah karena kami diberikan free cookies dan cake yang ternyata rasanya sangat enak sekali, sungguh ini diluar dari yang kami harapkan.

Sempat terpikir oleh saya karena kami datang cukup banyak orang, sekitar 9 orang kami membuat pengunjung lain kurang nyaman karena kami ramai sekali ternyata tidak ada yang merasakan hal demikian justru dari penjaga cafe hari itu sangat ramah, very helpful dan ramah kepada kami sehingga meninggalkan kesan yang mendalam.


Tips Kunjungan:

  1. Waktu Terbaik: Datanglah saat hari kerja di jam tanggung (sekitar jam 2 siang) untuk mendapatkan suasana paling tenang.
  2. Sudut Favorit: Cobalah duduk di dekat area rak majalah untuk akses mudah ke bacaan berkualitas.
  3. Wajib Coba: Jika kamu pertama kali ke sini, Dutch Pancake dan Matcha Latte adalah kombinasi yang tidak pernah salah.

Tidak pernah terbayangkan sebelumnya bila dibalik sebuah pintu kecil terdapat tempat bawah tanah yang terasa nyaman hingga membuat kami betah berlama-lama, tepat sekali untuk melepas lelah setelah berjalan kesana kemari di Seongsu mengunjungi berbagai toko tak hanya untuk memuaskan hati dengan berbelanja tapi juga memanjakan mata dengan melihat berbagai benda-benda lucu, orang-orang yang berlalu lalang atau hal lainnya yang menarik perhatian.

Kesimpulannya, Kinfolk Table adalah pengingat bahwa hidup tidak selalu harus tentang kecepatan. Kadang, kita butuh meja yang cantik, buku yang bagus, dan secangkir minuman yang enak untuk merasa utuh kembali.

 

 

 


Komentar

Formulir Kontak