Selasa, 22 November 2022

Pengalamanku Mengatasi Perut Kembung Pada Newborn Baby Dengan Motherlove Calming Cream


Memiliki bayi lagi setelah 3 tahun lalu, yang saya kira sudah berpengalaman eh ternyata saya tetap masih kagok dan harus belajar lagi. Setidaknya saya harus kembali mengingat-ingat apa saja yang harus dilakukan agar bayi dapat tidur nyenyak, kenapa banyak menangis terus menerus ?

Hingga apa-apa saja yang tidak boleh dilakukan saat begini atau saat begitu dan banyak hal-hal lainnya yang sudah terlupa dan tak terekam dengan baik diingatan saya.

Namun dengan pengalaman memiliki dua anak sebelumnya setidaknya saya tak lagi sepanik dahulu.Tak lagi takut melakukan hal yang dulu waktu baru punya anak pertama kali merasakan ngeri-ngeri semisal saat memandikan bayi dan belum lepas tali pusarnya. 

Pengalaman juga yang membuat saya sekarang ini lebih menerima menjalani peran menjadi seorang ibu, yang kalau saat harus mengurus bayi lagi itu seorang ibu tidak boleh stres. Seorang ibu se-harus-nya berbahagia karena harus menikmati banyak momen yang ada silih berganti agar menjadi kenangan yang indah dalam ingatan kita. 

Salah satu kenangan yang tak terlupakan diawal-awal masa pengasuhan anak ketiga saya ini terjadi beberapa waktu lalu.

Secara mendadak baby z menangis kencang di suatu malam dan setelahnya ia tertidur-menangis-tertidur-menangis lagi terus-menerus seperti itu sepanjang malam. Malam itu pun terlewati dengan rasa lelah dan katuk luar biasa di esok paginya bagi saya dan pak suami. Inilah salah satu hal yang saya tidak inginkan dari mempunyai bayi lagi.

Tak ingin hal tersebut terulang kembali, saya pun mencari penyebabnya, saya mengingat-ingat kembali hal apa saja yang telah saya lakukan dan mungkin terlewat untuk dicek ketika baby z rewel semalaman.

Seingat dan sepengalaman saya ada beberapa faktor yang membuat bayi menjadi rewel ketika tidur di malam hari, yaitu :

  1. Kelaparan, karena kurang diberikan asi ataupun sufor
  2. Buang air besar 
  3. Pospak sudah penuh air seni sehingga membuatnya tidak nyaman
  4. Merasa kedinginan atau kepanasan
  5. Sakit
Nah di poin terakhir ini saya kurang menyadari, karena mungkin sudah terlalu lelah dan tidak ada tanda yang kasat mata menunjukkan ia sakit. Seperti pada demam ditandai dengan suhu tubuh bayi akan menjadi lebih panas.

Perlu diingat yah bun bayi yang baru lahir perlu beradaptasi dalam perjalanannya proses adaptasi dalam tumbuh dan kembangnya ini akan menemui beberapa masalah seperti pada sistem pernafasan seperti batuk dan pilek dan sistem pencernaannya bisa terjadi susah buang air besar, kolik dan kembung.

Seusai mandi pagi itu barulah saya tahu bilamana bayi saya mengalami perut kembung, faktor inilah yang menyebabkan dirinya menjadi rewel sepanjang malam. Padahal setiap kali selesai mandi sore saya rutin melakukan pijat ILU agar bayi saya tidak mengalami perut kembung dan juga sembelit.

Akhirnya mengikuti saran mama saya pun menggunakan pengobatan secara tradisional yaitu menggunakan daun jarak yang dihangatkan lalu ditempelkan pada bagian perut bayi. Hasilnya secara perlahan perut kembung anak saya dapat teratasi.

Namun yah pengobatan secara tradisional ini agak merepotkan terutama karena sulitnya saat ini mendapatkan daun jarak, selain itu beberapa jam kemudian setelah daun jarak ditempelkan dibagian perut bayi, daun tersebut akan menjadi kering sehingga membuat bayi saya merasakan tidak nyaman.

Setelah mencari-cari informasi di google (ibu milenial sekali saya nih, selalu mengandalkan mbah google), tanya-tanya ke sesama ibu-ibu di wag dan forum mengenai cara mengatasi perut kembung pada bayi dapatlah saya solusinya, namun agak maju mundur untuk membeli produknya karena harganya yang mahal.

Hingga akhirnya secara tidak sengaja menemukan produk Motherlove Calming Cream dari instagramnya @motherlove_id lalu saya juga berkunjung ke situs resminya di www.motherlove.id bisa klik disini dan tidak pakai lama langsung check out di ecomm toko ijo dan inilah review saya based on pengalaman pribadi penggunaan Motherlove Calming Cream pada bayi saya.


Motherlove Calming Cream

Klaim :

Diformulasi dengan bahan alami dan organik yang aman digunakan oleh bayi dan anak-anak. Hypoallergenic, dermatologically tested dan irritant free.

Dapat membantu tak hanya menghangatkan juga dapat membantu mengatasi bayi yang rewel akibat gejala kolik, perut kembung serta membantu meredakan gejala pilek dan batuk.

Dengan kandungan ekstra aloe vera organik (lidah buaya) dan olive husk oil (minyak kulit zaitun) yang efektif menjaga kulit tetap halus dan lembab. Serta eucalyptus oil (minyak kayu putih) yang membantu menenangkan kulit dengan sensasi lembut dan hangat.

Kemasan : 

Produk dikemas dalam 2 tempat, pertama dengan kardus berbentuk persegi panjang dengan dominasi warna tosca muda dan putih yang sama juga dengan kemasan utamanya yang berisi produk, kemasan berbentuk tube dengan tutup fliptop yang meminimalkan risiko produk terkontaminasi dengan tangan dan udara diluar.

Tekstur, Warna & Aroma :

Cream yang tidak terlalu cair ataupun pekat, berwarna putih dengan aroma minyak kayu putih yang kuat tapi tidak menyengat.

Cara Pakai :

Diusapkan pada area sekitar dada, leher dan punggung. Dapat digunakan setelah habis mandi pagi dan sore hari atau sebelum waktu tidur atau kapan saja ketika diperlukan.

Harga : 

Rp. 109.000 / 30 gr

Kesimpulan Setelah Penggunaan :

Untuk kemasan dengan isi produk cream menurut saya tepat sekali dengan bentuk tube dan tutup fliptop karena praktis dalam penggunaan, lebih aman karena tidak khawatir tumpah dan bisa dibawa-bawa ketika berpergian (travel friendly).

Selain itu terdapat seal (segel) yang berupa alumunium foil pada kemasan tube untuk menjaga agar isi produk tetap aman, tak bocor atau tercecer terutama pada saat produk dalam proses pengiriman.

Sesuai dengan namanya Motherlove Calming Cream, aroma yang dihasilkan setelah diusapkan ke kulit sangat menenangkan, tercium aroma eucalyptus yang dominan, cream cepat meresap saat diratakan dikulit, tidak meninggalkan bekas, tidak terasa lengket dan aroma yang ditinggalkan juga bertahan cukup lama dan rasa hangatnya pas dan cocok untuk kulit bayi baru lahir yang masih sensitif.

Beberapa calming cream hanya ditujukan untuk digunakan oleh bayi yang baru lahir saja namun untuk Motherlove Calming Cream ini juga justru dapat dirasakan manfaatnya oleh anak-anak hingga usia 3 tahun.

Biasanya saya menggunakan Motherlove Calming Cream ini sebagai pengganti minyak telon, terbukti cocok dikulit bayi saya tanpa ada efek samping seperti iritasi.

Untuk bunda yang muslim seperti saya juga tidak perlu khawatir, Motherlove Calming Cream selain sudah BPOM juga sudah tersertifikasi halal MUI.

Dengan harga yang terjangkau disertai khasiat yang sesuai, saya merekomendasikan untuk para newly moms membeli Motherlove Calming Cream yang tersedia di berbagai e-commerce kesayangan, apotik, baby shops atau supermarket terdekat.


Sebenarnya penyakit perut kembung, kolik, batuk atau pilek pada bayi itu ringan saja yah bun namun karena kita dan bayi terbatas pada komunikasi sehingga tetap perlu penanganan secara serius karena penyakit terkategori ringan ini tetap dapat menghambat pertumbuhan dan perkembangan bayi.

Salah satunya adalah mengganggu waktu istirahat bayi karena bila waktu tidurnya kurang dari yang seharusnya, hal tersebut sepengetahuan saya dapat mengganggu pada kenaikan berat badannya.

Makanya saya senang sekali rasanya menemukan Motherlove Calming Cream ini tidak hanya sebagai solusi untuk perut kembung atau kolik juga dapat digunakan untuk mencegah batuk pilek.

Seperti halnya saya, semoga bunda yang mempunyai permasalahan pada bayi sama dengan saya dapat terbantu dengan review ini dan menemukan kecocokan juga dengan Motherlove Calming Cream. 

Adakah bunda yang sudah menggunakan Motherlove Calming Cream untuk bayinya ? Boleh yah cerita pengalamannya di kolom komentarnya atau bila ingin tahu lebih banyak informasinya bisa inti-intip instagram dan websitemya Motherlove Calming Cream.


Senin, 31 Oktober 2022

3 Rekomendasi Cetaphil Baby Untuk Newborn




Salah satu aktivitas harian yang menjadi favorit bersama anak ketiga saya yang baru lahir adalah saat memandikannya karena memandikan dapat menjadi salah satu sarana bonding yang baik diantara saya dengannya.

Apakah bonding itu ? Bonding merupakan ikatan yang erat antara ibu dan anak yang dibangun melalui sebuah proses. Salah satu proses yang dapat dilakukan yaitu melalui momen ibu memandikan anaknya.

Menurut beberapa sumber informasi dari studi ilmiah yang pernah saya baca memandikan bayi telah terbukti menjadi momen yang baik dan memiliki sejumlah manfaat.

Diantaranya anak mampu bersosialisasi dengan baik, terhindar dari berbagai masalah kejiwaan seperti depresi dan gangguan kecemasan serta dapat mencapai kemampuan memori dan akademis yang optimal. Hal tersebut karena anak terbiasa dekat dengan orang tuanya terutama dalam tahun-tahun pertama kehidupannya.

Sebaik itu yah momen memandikan untuk ibu dan anak, makanya saya juga perlu memperhatikan beberapa hal ketika waktu memandikan tiba, diantaranya adalah :
  1. Memastikan suhu air yang tepat, saran saya adalah pastikan suhu air mandi tidak berbeda jauh degan suhu tubuh anak. Selama kurang lebih satu bulan saya memandikan anak saya dengan air hangat, setelahnya secara perlahan saya kurangi kehangatan airnya dan berganti menjadi air dingin.
  2. Untuk memandikan bayi tidak dibutuhkan waktu yang lama, biasanya saya memandikan dengan durasi sepuluh hingga lima belas menit saja, waktu tersebut cukup untuk membersihkan seluruh anggota tubuhnya tanpa menghilangkan kelembapan kulitnya.
  3. Membuat suasana yang menyenangkan dengan berbicara atau bernyanyi dan biasanya saya selalu mengawali waktu mandi dengan membersihkan wajahnya terlebih dahulu kemudian dimulai dari kaki baru terakhir di bagian kepalanya.
  4. Cermat memilih sabun mandi, sepengalaman saya pemilihan sabun mandi yang tepat akan menghindari bayi dari iritasi kulit, untuk itu perlu sekali menggunakan sabun dengan ph seimbang serta bersifat hipoalergenik.
  5. Gunakan juga pelembab setelah mandi agar dapat mengembalikan kelembaban kulit yang hilang saat mandi.
Salah satu produk bayi yang tengah saya gunakan yaitu Cetaphil Baby, saya puas sekali dengan produk skincare khusus bayi ini seperti Cetaphil Baby With Organic Calendula Diaper Cream, Cetaphil Baby With Organic Calendula Advanced Protection Cream dan Cetaphil Baby Gentle Wash & Shampoo.

Untuk itu dipostingan kali ini saya ingin membagikan pengalaman saya menggunakan produk-produk dari Cetaphil Baby selama kurang lebih satu bulanan ini.

Cetaphil Baby With Organic Calendula Diaper Cream

Klaim : 
Dengan perpaduan calendula organik, vitamin B5 dan E untuk membantu menenangkan kulit halus bayi, krimnya mudah diaplikasikan menghasilkan lapisan emolien untuk membantu melindungi pantat bayi dan area lainnya yang kemerahan dari lembab atau basah karena memakai popok maupun pospak.
Kemasan :
Berbentuk tube dengan kepala bentuk flip top yang mudah dibuka dan tutup.
Tekstur, Warna & Aroma : 
Lotion berwarna krem, terlihat cair tapi ketika dipakai tidak secair itu dan tanpa pewangi. 
Cara Pakai :
Biasanya saya menggunakan produk ini setelah anak mandi dan cukup dengan sedikit saja sudah dapat digunakan pada area kemerahan yang cukup besar, namun dapat digunakan juga kapan pun dibutuhkan.
Harga :
Rp. 80.000-an/70gr 

Kesimpulan Setelah Pemakaian
Produk bekerja cepat pada anak saya, bila sore hari menggunakan keesokan paginya pada bagian yang kemerahan sudah menghilang atau memudar.
Seperti yang saya deskripsikan sebelumnya, produk ini berbentuk lotion yang kental dan pekat ketika digunakan walaupun ketika kita lihat itu seperti encer dan cair. Untuk itu biasanya saya tidak mengeluarkan terlalu banyak produknya karena ketika diratakan akan dapat menutup area kemerahan yang cukup besar atau banyak. Sehingga untuk pemakaian juga jadi lebih irit.
Karena produk kental dan pekat ketika diratakan sehingga saat membersihkan kita harus benar-benar memperhatikan agar kulit dapat bersih sempurna karena bila tidak area tersebut masih akan terasa lengket, terutama dibagian lipatan pangkal paha, yang biasa saya oleskan pada anak saya.

Cetaphil Baby With Organic Calendula Advanced Protection Cream

Klaim :
Krim serbaguna yang memadukan hidrasi yang intens, terasa ringan dikulit dan tidak membuat lengket sehingga dapat melindungi kulit bayi yang lembut dan membantu mengatasi iritasi pada kulit bayi.
Kemasan :
Berbentuk tube dengan kepala bentuk flip top sehingga mudah dalam penggunaan.
Tekstur, Warna & Aroma :
Gel lotion berwarna putih tapi tidak bening dan tanpa pewangi
Cara Pakai :
Dapat digunakan dengan dioleskan dua kali sehari atau sesuai dengan kebutuhan pada area kulit yang terlihat kering dan rentan terhadap iritasi seperti pipi, lutut dan siku.
Harga :
Rp. 70.000-an/85 gr

Kesimpulan Setelah Pemakaian
Awalnya saya pikir ini body lotion namun ternyata ini lebih dari itu karena tidak hanya melembapkan kulit bayi yang kering juga dapat digunakan pada area wajah yang kerap kali terjadi iritasi kemerahan.
Krimnya cepat meresap dikulit walaupun ketika pemakaian terasa lengket namun tidak berlangsung lama dan sangat cocok untuk bayi yang memang kulitnya banyak lipatan-lipatan di area paha dan bagian atas tangan.


Cetaphil Baby Gentle Wash & Shampoo

Klaim :
Diperkaya dengan gliserol dan panthenol yang membersihkan sekaligus menjaga kehalusan rambut dan kelembapan pada kulit lembut bayi. 
Dengan formula hipoalergenik tanpa busa berlebih dan tidak pedih dimata. Membersihkan sekaligus meninggalkan aroma yang menyegarkan, dapat digunakan untuk bayi baru lahir sekalipun.
Kemasan :
Berbentuk tube, dibagian pinggir terdapat dot, tutup flip top.
Tekstur, Warna & Aroma :
Gel cair berwarna putih transparan dan aroma menyegarkan
Cara Pakai :
Tuangkan produk pada telapak tangan atau waslap secukupnya, kemudian oleskan ke tubuh dan rambut.
Harga :
Rp. 80.000-an/230 ml

Kesimpulan Setelah Pemakaian :
Aroma wangi yang ditinggalkan setelah penggunaan produk ini sangat enak dicium dan menurut saya wanginya bayi sekali. Selain itu saya juga sangat menyukai produk bayi dimana sampo juga sekaligus sabun karena lebih praktis ketika digunakan.
Seperti sampo dan sabun bayi pada umumnya, setelah penggunaan memang kulit bayi agak terasa licin, hal tersebut bukan karena ketika membilas kita kurang bersih namun karena adanya formula yang melembapkan untuk kulit bayi.


Perawatan untuk newborn memang agak sulit apalagi untuk para bunda yang baru memiliki bayi untuk pertama kalinya tentu masih bingung mau menggunakan yang mana karena cocok-cocokkan dengan kondisi kulitnya bayi.

 Untuk bunda-bunda yang ingin mencoba Cetaphil Baby semoga review ini dapat membantu yah dan tidak ragu lagi untuk mencoba produk Cetaphil Baby ini.

Untuk bunda yang sudah menggunakan Cetaphil Baby, berbagi ceritanya yuk di kolom komentar.


Kamis, 13 Oktober 2022

Staycation Di Hotel Ciputra Jakarta


Terakhir kali kami sekeluarga staycation pada bulan juni lalu ketika Zaidan berulang tahun yang ke 8, setelahnya kita tidak kemana-mana karena setelah masa persalinan saya mengikuti anjuran para orang tua untuk berada dirumah saja selama 40 hari.

Sabtu lalu (8/10) kami sekeluarga setaycation kembali, bertepatan dengan libur tanggal merah dan masa pingit setelah persalinan juga telah selesai saya jalani sekaligus ingin memberikan hadiah kepada Zaidan yang mendapat nilai bagus setelah ulangan tengah semester dan memenangkan lomba sholawat di sekolah.

Kali ini kami memilih staycation di Hotel Ciputra Grogol Jakarta Barat. Salah satu alasan saya memilih staycation disana karena sekaligus ingin makan disalah satu restoran yang telah lama ingin saya datangi yang berada di mall Ciputra yang tersambung dengan hotelnya.

Senangnya menginap di hotel yang seperti ini, kita tak perlu pusing dengan menu makan malam, tinggal keliling mall saja semua pilihan tersedia.

Review Lobby Hotel Ciputra

Sore hari sekitar jam 5, kami baru check in di hotel karena ternyata paksu tetap harus kekantor walau libur tanggal merah. Begitu tiba dihotel ketika akan turun dari mobil kok tidak ada bell boy atau security yang biasa ramah menyambut yah ? 

Hal ini tidak pernah terjadi sebelumnya jadi agak membuat kami bingung karena seharusnya paksu mau drop saya dan anak-anak di lobby kemudian paksu lanjut mencari parkir tapi kepikiran barangnya siapa yang bawa masuk ke dalam.

Biasanya kalau ada security yang siaga kan mereka akan cekatan membawa trolly barang untuk membantu mempermudah tamu dengan bawaannya yang akan dibawa masuk kedalam hotel. 

Ditambah diluar hotel kondisinya hujan walau gerimis tapi jarak parkiran ke hotel cukup jauh, bisa lepek deh baju. Paksu ingin menanyakan tempat parkir kendaraan karena ini merupakan kedatangan pertama kali kami ke hotel jadi mau make sure untuk tempat parkirnya apakah campur dengan mall atau tidak karena kalau campur berarti tidak ada parkiran indoor.

Untungnya sore itu tidak ramai yang datang check in, sehingga kami menunggu saja didalam mobil hingga akhirnya datanglah bell boy hotel dan membantu kami membawakan koper-koper, stroller dan tas ransel.

Proses check in di resepsionis tidak memakan waktu lama dan tidak ada deposit uang juga. Area lobby hotel ini sangat luas terdapat banyak sekali kursi-kursi yang disediakan untuk tamu hotel yang menunggu atau mereka yang menikmati minuman yang dijual di cafe, selain itu terdapat tempat bermain anak juga disini.

Dari lobby inilah terdapat 2 pintu masuk menuju area mall, satu dekat resepsionis dan yang lainnya dibelakang cafe. Adanya kedua pintu masuk ini tidak mengganggu atau mengurangi rasa aman dan nyaman dihotel karena bila kita tamu hotel kita harus menggunakan kunci kamar untuk akses masuk kembali setelah keluar menuju mall.

Review Kamar Type Deluxe

Kali ini kami mendapatkan kamar dengan nomor 703, type kamar deluxe non smooking. Untuk masuk area kamar dalam penggunaan lift untuk naik harus menggunakan akses kartu yang juga berguna sebagai kunci kamar.

Untuk penggunaan kartu pada lift , setelah kita masuk ke dalam lift, kita harus memasukkan kartu sesaat kedalam sebuah lubang yang terdapat diatas angka-angka lalu baru kita dapat memilih angka lantai tujuan tanpa di sentuh.

Begitu sampai dilantai 7 saya mendapati hal yang menyenangkan karena ternyata kamar saya berada satu lantai dengan fasilitas kolam renang.

Namun tidak enaknya kamar kami tidak ada pemandangan yang memanjakan mata karena pemandangannya berupa bangunan gedung sebelah.

Baru kali ini saya mendapati area kamar yang seluruh lantainya dilapisi vinyl, memberi kesan kamar yang hangat dan terasa jadi seperti berada di kamar rumah saja.

Ukuran kamar cukup luas, dengan tempat tidur berukuran queen san seperti model kamar hotel pada umumnya, terdapat toilet disebelah kiri pintu masuk dan di sebelah kanannya terdapat lemari yang terdapat juga safety box, hair dryer dan telpon portable yang menempel pada dindingnya.

Menjadi satu bagian dengan lemari pakaian terdapat complimentary corner yang berisi kopi, gula dan teh lengkap dengan teko, cangkir dan piring kecil dan ice box.

Tepat didepan tempat tidur terdapat meja yang cukup besar muat untuk meletakkan 2 koper dan barang bawaan lainnya, lalu disebelahnya terdapat meja panjang yang serbaguna dapat dijadikan sebagai meja makan maupun meja kerja dan di dindingnya terdapat tv dengan pilihan chanel nasional dan internasional.

Pada sudut ruangan terdapat sofa santai dan sebuah meja bundar, yang menarik perhatian juga selain lantai vinyl adalah untuk tirai tidak menggunakan gorden melainkan menggunakan roller blind untuk menutup 3 kaca berukuran besar.

Untuk kamar mandi terlihat rapi dan bersih, terdapat dua pilihan shower kemudian perlengkapan kamar mandi tersedia lengkap termasuk 2 handuk besar dan 2 handuk kecil serta sebuah keset kaki.

Untuk harga kamar deluxe yang saya tempati tersebut saya membayar sebesar 550 ribu sudah termasuk dengan sarapan untuk 2 orang. Saya melakukan booking pada salah satu travel agent yang ada di instagram bisa dm saya di instagram @mayarumi untuk info travel agentnya yah.

Review Kolam Renang

Tak berlama-lama di dalam kamar setelah mengganti dengan pakaian renang kami segera mendatangi area kolom renang yang sore itu tampak ramai digunakan oleh para tamu mungkin karena baru saja hujan berhenti dan penggunaan kolam renang juga hanya sampai jam 7 malam saja.

Terdapat 2 kolam renang, untuk dewasa dengan kedalaman hingga 2 meter dan untuk anak-anak tersedia kolam dangkal, untuk ukuran kolam renang tidaklah terlalu besar.

Sambil menunggu paksu dan anak-anak berenang saya memilih duduk disalah satu kursi santai dan terdapat banyak sekali jenis tempat duduk lainnya bahkan terdapat gajebo juga.

Selain terdapat kolam renang dilantai 7 ini juga terdapat fasilitas lainnya yang disediakan seperti gym yang cukup lengkap alatnya, kemudian tempat spa serta kebun hydroponik yang agak tersembunyi karena terdapat di antara gym dan kolam renang.

Review Makanan Sarapan

Untuk sarapan dimulai pukul 7 hingga 10 pagi dan diadakan dilantai 2, tersedia pilihan yang sangat banyak serta beragam sekali, mulai dari makanan khas indonesia, american style hingga arabian food.

Untuk areanya cukup luas dan sepertinya di akhir pekan ini banyak sekali tamunya sehingga untuk sarapan juga dibukakan salah satu ruang meeting.

Setelah sarapan selesai, kami sekeluarga kembali menikmati fasilitas kolam renang hingga sejam sebelum waktunya check out.

Kesimpulan

Secara keseluruhan Hotel Ciputra merupakan hotel yang nyaman bahkan menurut saya kids friendly juga cuma yang saya sayangkan kaporit dikolam renang sangat tercium bau sekali, setahu saya kolam renang dengan kaporit yang tinggi selain dapat menyebabkan ruam pada kulit juga dapat dapat menyebabkan penyakit lainnya.

Para pegawai yang saya dan keluarga temui juga sangat ramah dan baik sekali pelayanannya. Fasilitas juga lengkap dan memuaskan terutama untuk makanan saat sarapan, selain pilihannya beragam para petugas juga tanggap mengisi makanan yang sudah kosong dan mengarahkan tamu untuk meja makannya dengan baik saat kondisi ramai.

Selain itu letak Hotel Ciputra sangat strategis, berada di persimpangan jalan sehingga mudah ditemui. Oiya saat kami datang tengah ada tamu yang menyelenggarakan pernikahan di salah satu ballroom-nya, selain itu juga terdapat beberapa ruang meeting yang disewakan.

Semoga lain waktu saya dan keluarga dapat menikmati pengalaman menginap kembali di Hotel Ciputra.



Senin, 03 Oktober 2022

Rekomendasi Tempat Cuci Stroller



Salah satu barang yang tidak saya beli untuk menyambut kelahiran anak ketiga adalah Stroller. Stroller yang menjadi lungsuran ini dahulu milik Zeanissa yang selalu dipakai setiap hari untuk tidur siangnya kurang lebih hampir selama 2 tahun.

Mungkin karena stroller tersebut digunakan dirumah saja, sehingga kondisinya pun masih layak pakai dan tidak ada kerusakan selain dibagian handle pendorong yang menggunakan kulit sintetis sudah terkelupas.

Setelah tidak digunakan untuk tidur siang oleh Zeanissa, stroller pun masuk gudang tanpa saya cuci sebelumnya dan karena saya benar-benar malas stroller tergeletak begitu saja hingga tak cuma kotor karena bekas pemakaian sebelumnya juga karena tumpukan debu. 

Hingga akhirnya karena mau punya anak ketiga inilah baru saya berinisiatif untuk mencucinya. Untungnya setelah tidak digunakan untuk tempat tidur siang oleh Zeanissa, pandemi pun datang melanda jadinya stroller pun diam-diam saja di gudang karena memang hampir tidak pernah jalan-jalan keluar rumah membawa stroller.


Nafal Baby Care

Ini merupakan pengalaman pertama saya mencuci stroller, jadi tidak tahu seperti apa tempat cuci stroller yang bagus, sempat minta rekomendasi dari adik dan teman-teman tempat pencucian stroller yang harganya terjangkau dan mudah pengurusannya.

Akhirnya saya malah menemukan tempat cuci stroller yang cocok secara tidak sengaja ketika scroll instagram, tempat cuci stroller tersebut adalah @nafallaundrystroller.

Dari laman instagramnya saya mendapatkan nomor wa-nya 0812-1180-6399, saya pun segera melakukan chat ke adminnya dengan mengisi chat template untuk menginformasikan wilayah pick up dan jenis stroller yang akan dicuci.

Pertama kali menghubungi admin @nafallaundrystroller yang bekerja sangat fast respon, membuat saya terkesan, hanya jeda 1 menit setelahnya, segera mengirimkan katalog untuk memberi informasi harga pencucian stroller dan barang baby lainnya.




Untuk pencucian stroller ini ternyata dibagi menjadi beberapa jenis, stroller milik saya terkategori sebagai stroller berukuran medium dan dikenakan biaya servis sebesar 250k. Setelah itu lanjut admin info untuk jadwal pick up stroller dan saya sebagai customer diminta memberikan beberapa informasi pendukung untuk proses pick up tersebut.

Lebih lengkapnya untuk proses tersebut adalah sebagai berikut :

Sebelum di cuci

Seperti yang telah saya informasikan diawal tulisan, stroller milik saya dibagian handle untuk mendorong kanan dan kirinya yang terbuat dari kulit sintetis sudah terkelupas kulitnya, sebenarnya hal tersebut tidak merubah fungsinya yah, namun terlihat tidak indah dipandang mata.

Ternyata di @nafallaundrystroller juga ada servis untuk memperbaiki handle yang terbuat dari kulit sintetis, akhirnya saya putuskan untuk sekalian memperbaiki bagian handle tersebut dengan biaya yang sama besarnya dengan pencucian stroller, yaitu 250k.



Untuk proses servis pencucian dan perbaikan handle menghabiskan waktu selama seminggu, menurut saya waktunya tidak terlalu lama dan cepat juga, setelah proses pengerjaan selesai, stroller diantar kembali kerumah saya, seperti proses penjemputan juga menggunakan mobil dengan ekspedisi paxel dengan total biaya 70 ribu.

Kesimpulan

Untuk keseluruhan proses pencucian maupun perbaikan handle stroller saya merasa puas, stroller bersih maksimal, sesuai dengan harapan saya. Sementara untuk bagian handle pengerjaan penggantian kulit sintetis memang tidak terlalu rapi yah pada salah satu bagian jahitannya. 




Untuk proses pengembalian stroller sangat rapi, stroller di bungkus dengan bublle wrap lalu dibungkus plastik wraping lagi sehingga menjaga kebersihan setelah pencucian.

Menurut saya dengan harga yang diberikan dan pelayanan yang baik, cukup sesuai dan tidak mengecewakan.

Semoga review untuk tempat cuci stroller ini dapat membantu bunda, bila tengah mencari rekomendasi tempat cuci stroller atau ada bunda yang juga sudah pernah menggunakan jasa pencucian stroller disini, boleh di bagi ceritanya di kolom komentar yah.

Sabtu, 01 Oktober 2022

Pengalaman Free Trial Class Kumon Matematika



Tahun ini merupakan tahun kedua Zaidan menjalani hari sekolahnya sebagai anak SD dan sejak resmi menjadi anak SD diusia 7 tahun, saya melihat adanya perubahan kebiasaan bermain.

Dahulu Zaidan masih lebih banyak meluangkan waktu untuk bermain seperti main lego, main mobil-mobilan atau bermain peran bersama sepupu-sepupunya atau teman-teman di sekitar rumah daripada bermain game di hp atau menonton youtube kids.

Sepertinya perubahan itu terjadi, bermula karena saat dimulali pandemi saya memang melarang Zaidan bermain diluar rumah bersama teman sebayanya, karenanya ia pun memilih lebih banyak bermain game atau menonton YouTube kids dari tab.

Nah ketika berusia 6 tahun, Zaidan sudah menyelesaikan masa TK-nya namun karena pandemi, saya dan paksu mengurungkan untuk melanjutkan menyekolahkan ke jenjang berikutnya.

Untuk mengisi banyaknya waktu agar tak terlalu sering screening time, saya mendaftarkan Zaidan untuk Bimba yang sekaligus bertujuan untuk memperlancar menulis dan membacanya, kemudian mengikutsertakannya untuk les bahasa Inggris di Humba dan les bahasa arab di Kreasa

Sayangnya les bahasa arab hanya bertahan selama 3 bulan, salah satu alasannya karena pada les tersebut temannya tidak sama usianya sehingga Zaidan selalu tertinggal ketika pembelajaran.

Teman-teman yang lain, usianya sudah lebih dari 10 tahun terlebih lagi saat itu ia belum lancar benar membaca dalam bahasa indonesia sehingga menambah kesulitan yang Zaidan alami pada lesnya.

Sementara itu di kelas les bahasa inggris Zaidan dapat mengikuti dengan baik karena teman-teman sekelasnya seusia sehingga materi yang diberikan pun sesuai dengan kebutuhan mereka dan materi-materinya lebih dapat diikuti oleh Zaidan.

Dimulai pada awal bulan Agustus ini, saya mengikutsertakan Zaidan untuk mengikuti les matematika di Kumon. Selain pertimbangan tersebut diatas, pertimbangan lainnya mengikuti saran dari guru-guru Zaidan ketika di TK maupun di saat kelas 1 SD kemarin, minat Zaidan pada mata pelajaran lebih tinggi di berhitung atau matematika daripada mata pelajaran lainnya.


Cara Daftar Free Trial Class Kumon

Secara kebetulan saya melihat iklan di instagram bila Kumon diawal bulan agustus akan ada free trial class selama 2 minggu, kebetulan saya sudah tahu Kumon terdekat di area rumah, sehingga saya pun segera mencari kontak Kumon tersebut.

Bila kita belum tahu lokasi kumon terdekat, kita bisa melakukan googling dengan pencarian "kumon terdekat" atau bisa juga melakukan pencarian via website kumon yaitu : id.kumonglobal.com

Setelah mendapatkan kontak wa yang dapat dihubungi dari instagram, saya pun langsung melakukan chat yang disambut baik oleh adminnya yang kemudian langsung menjadwalkan tes untuk mengetahui start level untuk Zaidan belajar di Kumon.



Untuk tes dilakukan secara offline. Inilah kali pertama kami mendatangi Kumon yang telah kami pilih, yaitu Kumon Taman Villa Meruya. Begitu kami datang, kami bertemu dengan salah satu pengajarnya dan Zaidan diajak memasuki sebuah ruangan besar yang berisi kursi dan meja belajar dimana terlihat hanya ada beberapa anak yang tengah mengikuti les.

Kemudian sambil menunggu Zaidan mengikuti tes, selama kurang lebih setengah jam, saya ditemani oleh miss yang lain diberikan informasi yang cukup jelas mengenai les matematika di Kumon. Informasi yang diberikan kurang lebih sama dengan yang telah saya baca di websitenya.

Setelah Zaidan menyelesaikan tesnya, barulah kemudian dijadwalkan untuk free trial class untuk Zaidan, yang akan berlangsung selama 2 minggu dan akan mendapatkan 4 kelas gratis dengan pembagian setiap  seminggu sebanyak 2x dan di setiap sesi pembelajaran dikelas berlangsung selama kurang lebih satu jam.


Biaya Pendaftaran dan SPP Bulanan

Pada kesempatan tersebut juga, guru pembimbing kelas Zaidan menginformasikan mengenai pembayaran atau spp perbulan yang harus dibayarkan. Sesuai dengan informasi pada websitenya, untuk spp perbulan tergantung pada wilayahnya dan jenjang pendidikan anak saat ini.

Untuk Banten atau Jabodetabek anak SD, biaya pendaftaran sebesar Rp. 280.000,- dibayarkan sekali seumur hidup, jadi bila dikemudian hari berhenti dari kelas Kumon kemudian mendaftar lagi, tidak akan dikenakan lagi biaya pendaftaran, walaupun tempat pendaftarannya berbeda.

Untuk biaya spp perbulan sebesar Rp. 480.000,- baru akan dibayarkan bila sudah mengikuti kelas reguler setelah masa free trial class. Sehingga selama masa free trial class ini, benar-benar gratis tanpa ada pungutan biaya sama sekali. 


Setelah 2 Minggu Mengikuti Free Trial Class Kumon

Dikumon untuk kelas matematika materi yang  digunakan berupa lembar tugas (modul) yang berisikan soal, dalam 1 bundle terdapat 10 lembar, biasanya seorang anak mengerjakan 2 bundle untuk dikerjakan dikelas.

 Selain itu juga akan ada tugas atau pr yang harus dikerjakan dirumah, untuk jumlah bundle-nya tergantung kesanggupan atau kemauan anak itu sendiri, namun biasanya per anak mendapatkan 2 bundle juga.

Untuk pr ini juga kita sebagai orang tua yang akan menemani anak mengerjakan pr diberikan petunjuk dasar agar anak mendapatkan hasil belajar yang maksimal dengan metode kumon.

Selama 4x mengikuti sesi kelas gratis ini, Zaidan tidak ada keluhan mengikuti kumon. Kelasnya dimulai jam 4 sore setiap hari selasa dan kamis, setiap selesai Kumon, ia pun rajin mengerjakan pr, karena kebetulan disekolah Zaidan memang tidak ada pr juga.

Selanjutnya setelah berdiskusi dengan Zaidan, saya pun memutuskan untuk melanjutkan kelas Kumon matematika setelah selesai masa trial tersebut.

Terkait dengan masa belajar yang hanya akan berlangsung selama 2 minggu sehingga yang saya bayarkan untuk kelas Kumon pun disesuaikan mendapat potongan harga 50% untuk spp-nya sehingga total bayar saya menjadi 520 ribu.

Setelah menyelesaikan urusan administrasi kemudian dilanjutkan dengan melakukan pendaftaran sebagai siswa baru di aplikasi MY Kumon, salah satu kegunaan aplikasi ini untuk membantu orang tua dalam memantau perkembangan belajar anak.

Pendaftaran di aplikasi MY Kumon ini mengisikan kelengkapan data pribadi dari siswa dan orang tua, selain itu juga untuk memproses pemberian tas kumon bagi siswanya, dari informasi yang saya dapatkan menunggu sekitar 1 bulan untuk tasnya

Selain melalui aplikasi MY Kumon, kita dapat mengetahui perkembangan belajar anak dari buku kegiatan yang disebut dengan SPE dan akan diisikan setelah selesai belajar di kelas oleh miss yang menjadi pembimbing.


Kesimpulan

Menurut saya metode pembelajaran dari Kumon ini mirip-mirip dengan Bimba, dimana anak diberikan modul dan belajar mandiri untuk mengerjakan sendiri. Kemudian anak-anak juga diberikan modul yang harus dikerjakan ditempat les dan terdapat juga modul untuk pr.

Selain itu terdapat level belajar yang harus dikejar oleh anak-anak, semakin tinggi levelnya semakin sulit pembelajarannya dan akan ada ujian untuk setiap kenaikan level tersebut.

Sejauh ini Zaidan mengikuti dengan baik les matematika di Kumon, awalnya saja agak sedikit kaget karena selama ini disekolahkan tidak ada pr, sejak kumon ia mempunyai pr sehingga mengurangi waktunya menonton dan bermain game di setiap hari.

Namun untuk saya justru hal tersebut bagus, karena sesuai dengan harapan saya mengurangi screening time sebagai penggantinya adalah Kumon time.

Yang terakhir, pengerjaan untuk tugas di tempat les dan pr Kumon itu sesuai dengan kemampuan anak, Zaidan sudah mulai meminta untuk diberikan lebih banyak dari yang seharusnya, namun masih belum dapat mengerjakan secara cepat.

Senang sekali sebenarnya saya dengan antusias Zaidan, karena secara tidak langsung ia dapat memaksimalkan kemampuan dirinya sendiri tanpa ada paksaan dan semoga bisa seterusnya seperti itu.

Nanti akan saya update kembali untuk kelas KUMON ini di akhir tahun, karena memang saya ingin sekali melihat progresnya Zaidan dengan berhitung ini, karena awalnya Zaidan masuk di level yang basic di luar dari dugaan saya.


Untuk ayah dan bunda yang ingin mengikutsertakan anaknya les matematika di Kumon, semoga tulisan ini dapat menjadi bahan referensi dan pertimbangan, terutama untuk biayanya. 


Senin, 26 September 2022

Makan Siang Di Tugu Kunstkring Paleis

Sebenarnya ini cerita bulan lalu dikantor, sayang rasanya kalau tidak ada cerita di blog ini, alasannya ini pengalaman kali pertama saya dapat menikmati makanan di salah satu tempat yang prestige di daerah Jakarta Pusat yaitu : Tugu Kunstkring Paleis.

Bangunan bercat dominan putih, bergaya kolonial zaman Belanda ini berada dekat stasiun Gondangdia atau tepatnya di Jl. Teuku Umar No. 1 Menteng Jakarta Pusat. Bangunan ini sangat mudah dikenali karena berbeda sekali dengan bangunan lain di sekitarnya, selain karena terdapat nama gedung di bagian depannya.

Bersama dengan teman-teman kantor, saya mendapatkan undangan makan siang tersebut tepatnya pada hari kamis 18 Agustus 2022 dari para pejabat tinggi dikantor yaitu COO, GM dan juga para Manager dalam rangka merayakan hari raya kemerdekaan RI.

Hari itu sekitar jam 11.30 kami berramai-ramai mulai keluar kantor menuju ke tempat acara Tugu Kunstkring Paleis yang jaraknya memang tidak jauh, mungkin sekitar 10 menit dari kantor sehingga kami lebih memilih untuk berjalan kaki saja menuju ke sana.  

Begitu tiba kami disambut seorang petugas penjaga dan diarahkan ke dalam pintu masuk dan begitu mendorong pintu masuknya ternyata sudah ada seorang pramusaji yang menyambut kami dengan ramah dan hangat, saya dan beberapa teman perempuan bertambah senang karena mba pramusaji tersebut langsung menawarkan kami untuk berfoto bersama di dalam ruangan makan terlihat luas, megah dan berdekorasi vintage.

Usai mengambil beberapa foto kami pun segera ditemani untuk menuju ke lantai 2, ke salah satu ruang  yang telah di booking khusus untuk acara kantor kami. Ruangan yang menjadi tempat makan kami lebih cocok disebut sebagai art galeri daripada ruang makan, karena banyaknya lukisan, foto-foto dan instalasi seni yang dipamerkan disana.

Setelah semua hadir dan mengisi penuh beberapa meja bundar dengan masing-masing meja terdapat 10 kursi, para waiter dan waitress yang mengenakan pakaian seragam khas Betawi yaitu baju demang untuk laki-laki dan kebaya encim untuk perempuan, mulai melakukan penyajian makanan ala fine dining.


Bersamaan dengan penyajian makanan untuk makan siang, agar lebih memeriahkan suasana, dibuatkanlah acara berbagai lomba khas 17-an yang diikuti oleh rekan-rekan kantor, dengan iming-iming hadiah berupa uang cash yang jumlahnya lumayan untuk tambah-tambah uang jajan di tengah bulan jadi lebih bersemagatlah yang diminta untuk ikutan lomba.

Tanpa terasa acara makan siang yang diselingi dengan berbagai lomba 17-an pun selesai, ternyata selagi menunggu penyajian makanan penutup, dari salah seorang waiter memberikan hiburan berupa pertunjukan tarian yang mengajak tamu untuk ikutan menari juga, namun sayangnya semua teman-teman kantor ini malu-malu jadi sampai akhir tarian nggak ada yang mau ikutan menari dengan mas waiter ini.

Siang itu tamu di Tugu Kunstkring Paleis memang tidak ramai, di lantai 2 pun sepertinya hanya kami yang  melakukan booking untuk ruangan, karena ada beberapa ruangan lain yang pintunya terbuka dan tampak sepi, sementara di lantai 1 dengan ruangan makan yang lebih besar pun hanya terdapat 2 atau 3 meja yang terisi.

Untuk makanan-makanan yang disajikan, sayang sekali nih lidah saya kurang cocok dengan bumbu-bumbunya, hihihi… yang menurut saya enak dan bikin ketagihan hanya appetizer soup. Namun untuk penyajian tepat waktu, tidak kelamaan dan tidak terlalu cepat juga, waiter & waitress juga sangat sigap ketika dimintakan tolong, tempatnya apalagi nyaman sekali.

Sebagai restoran untuk acara kantor dengan jumlah undangan di bawah 50 orang ini bisa jadi rekomendasi pilihan sih terutama untuk menikmati pengalaman makan yang berbeda di sebuah art gallery.

Teman-teman ada yang sudah pernah mencoba datang atau menikmati makan di Tugu Kunstkring Paleis ini ? Berbagai ceritanya yah di kolom komentar.


Minggu, 25 September 2022

Zoefarizz : 1 Bulan



Dear anak ketiga bunda, 

Alhamdulillah hari Kamis pagi 25 Agustus 2022 lahirlah kamu, Zoefarizz dengan berat badan 2,8 kg dan panjang 49 cm. Kamu terlahir dengan bibir merah merona menambahkan rasa bahagia bunda bersama kebahagiaan yang sebelumnya telah ada dari kaka Zaidan dan Zeanissa.

Terima kasih telah hadir dikehidupan ayah dan bunda, mengejutkan bunda dengan hari-hari tanpa banyak drama sebagai new born baby, terima kasih bayi bunda yang paling kalem yang semua juga mengakui kalau kamu bayi yang anteng.

Jarang menangis bahkan ketika saat mandi kamu malah sangat menikmatinya, membuat gemas yang memandikan dan bertanya-tanya kok nggak nangis sih… ?

Kamu juga hampir tidak pernah membuat ayah dan bunda bergadang di malam hari, malam hari tak lagi menakutkan ketika ada bayi kecil disamping bunda.

Ini kali pertama setelah melahirkan, bunda menikmati setiap harinya, tidak ada rasa sedih, tidak ada tangisan karena kesakitan ketika menyusui dan seolah kamu mengerti bunda juga harus tetap waras karena kaka-kaka kamu harus tetap diperhatikan tidak hanya kamu saja.

Ketahuilah, kaka-kaka kamu juga sangat menyayangimu, kaka Zaidan bilang kamu sangat wangi, sangat enak sekali mencium bau kamu, bau bayi yang menyenangkan.

Kalau kaka Zeanissa bilang kamu sangat menggemaskan. Ia tak pernah bisa menahan diri untuk tak menyentuh wajahmu jadi selalu kena tegur bunda dan biasanya kaka akan sedih dan kadang menangis.

Sebagai new born baby saat ini sebagian besar keseharianmu selalu tidur, kaka Zeanissa padahal sudah tak sabar mengajakmu bermain, kadang kaka yang belum mengerti kalau kamu belum bisa diajak bermain kerap kali melakukan peek a boo dan berharap kamu tertawa senang karenanya.

Tentu saja kaka Zaidan yang paling bahagia dengan kelahiranmu, karena akhirnya kaka punya teman laki-laki yang telah ia tunggu-tunggu selama ini.

Semoga kelak besar nanti kalian berdua bisa saling menjaga satu sama lain dan juga menjadi penjaga kesayangan bunda dan untuk kaka Zeanissa.

Alhamdullilah, hari ini satu bulan sudah usiamu, semoga Allah selalu memberikan kesehatan yang baik, terus bertumbuh dan berkembang dengan baik.







Kamis, 01 September 2022

Proses Persalinan, Hari-Hari Di Rumah Sakit & Seminggu setelahnya


Hari ini tepat seminggu setelah saya melahirkan anak ketiga saya, untuk mengingat hari-hari tersebut saya menuliskan ini, salah satunya karena diproses kelahiran sebelum-sebelumnya saya tak pernah mampu menuliskannya di blog ini. Terlalu banyak distraction. 


Proses Persalinan Kelahiran

Sore itu (24/9) seharusnya hanya menjadi kunjungan untuk konsultasi pemutusan tanggal lahir anak ketiga saya yang akan dilakukan secara caesar namun saat dilakukan CTG saya merasakan kontraksi yang cukup kuat untuk pertama kalinya.

Pemeriksaan CTG memang umumnya dilakukan pada trimester ketiga kehamilan untuk memantau aktivitas dan denyut jantung janin serta kontraksi rahim saat bayi berada di dalam kandungan. Mesin CTG akan mengeluarkan hasil berupa grafik sesuai dengan denyut jantung janin dan kontraksi rahim.

Padahal usia kandungan saya saat itu baru masuk 27 minggu dan 2 hari, namun karena proses kelahiran tidak memungkinkan bila dilakukan secara normal karena riwayat persalinan sebelumnya sebanyak 2 kali terjadi secara caesar sehingga adanya kontraksi tersebut cukup mengkhawatirkan.

Mengikuti saran Dokter Roza dari RS Sari Asih Ciledug, saya dan paksu sepakat untuk mempercepat proses persalinan yang rencananya baru akan dilakukan pada minggu depannya menjadi keesokan harinya.

Seharusnya setelah proses CTG itu saya tidak boleh pulang lagi dari RS, namun karena saya ke RS membawa anak saya dan belum mempersiapkan kebutuhan untuk melahirkan, akhirnya setelah bernegosiasi dengan pihak RS saya pun diperbolehkan pulang dan harus ada di RS lagi sebelum tengah malam, saya jadi merasa seperti cinderela, hahaha.

Begitu pulang saya segera mempersiapkan keperluan untuk melahirkan, keperluan bayi dan juga untuk ayahnya yang menemani proses persalinan dengan rencana untuk 3 hari.

Kok bisa belum ada persiapan ? 

Ini saya memang santai banget untuk menyambut kelahiran anak ketiga ini, nggak yang persiapan dari jauh-jauh hari atau heboh sekali seperti anak kedua apalagi anak pertama, beberapa keperluan bahkan saya baru beli sehari sebelum saya berangkat ke RS untuk check up.

Selain mempersiapkan keperluan selama di RS, saya tak lupa juga mempersiapkan kebutuhan sekolah untuk Zaidan, kemudian menitipkan berbagai pesan untuknya dan untuk Zeanissa juga, untungnya malam itu Zeanissa tidak ada drama sama sekali ketiga kami tinggal untuk berangkat ke RS. 

Yang terakhir, saya juga menitipkan pesan panjang lebar untuk ibu saya yang saya tinggal bersama kedua anak saya tersebut, terutama untuk keperluan bekal makan sekolah Zaidan hingga keperluan les-lesnya.

Kembali ke RS tepat ditengah malam, begitu tiba dikamar untuk menunggu waktu persalinan esok hari, saya segera makan nasi goreng yang dibelikan paksu didepan RS untuk persiapan puasa selama 6 jam sebelum operasi caesar.

Kemudian saya diambil darah, disuntik untuk persiapan pasang infus dan ternyata kali pertama ini saya juga diharuskan untuk mendapatkan donor darah dan karena di RS tidak cukup ada stok sehingga paksu diminta ambil di PMI kota tangerang di jam 2 pagi. Tidak bisa ditunda karena saya akan pakai esok paginya.

Untung paksu sudah siap mental menghadapi persalinan istrinya untuk yang ketiga kalinya ini, jadi ia langsung berangkat setelah mendapatkan surat jalan dan tas khusus untuk membawa darah dari PMI nanti, paksu baru kembali sekitar 3.30 pagi, lama nunggu petugasnya katanya.

Sebelumnya paksu juga mengurus proses administrasi, rencana awal saya akan membayar secara cash yang kemudian akan dilakukan reimbursment ke asuransi kantor ternyata paksu malah ditanyakan nomor NIK saya dan diinformasikan bila saya mempunyai BPJS yang bisa digunakan.

Akhirnya setelah diskusi saya mengikuti paksu, kami pun memilih memanfaatkan BPJS yang selama ini saya tidak tahu kalau saya punya karena tagihannya dibayar oleh kantor. Saya baru ingat setelah melihat catatan yang diberikan oleh paksu untuk pilihan faskes pertamanya karena saya mengisi beberapa tahun lalu dan ingat betul mengapa saya memilih faskes pertama tersebut.

Malam itu saya tidak dapat istirahat dengan nyenyak, bukan karena khawatir dengan operasi caesar yang akan saya jalani namun karena kamar di RS, entah kenapa ac-nya tidak terasa dingin sehingga tidak membuat nyaman untuk tidur.

Ditambah saya agak kepikiran dengan paksu yang harus ke PMI ditengah malam, saya tuh khawatir ia akan nyasar karena memang paksu itu tak pandai membaca google map. Untunglah misinya mendapatkan tambahan 1 kantong donor darah aman terkendali.

Sekitar jam 7an pagi saya diinformasikan oleh seorang suster untuk bersiap dibawa ke kamar operasi, disini saya sudah dipasangkan inpus dan disuntik entah apa namanya saya lupa ketika diinfokan oleh susternya, suntikan tersebut memberikan efek sesaat terasa gatal sekali dibagian kelamin.

Memasuki ruang operasi saya diminta untuk mengganti home dress dengan pakaian operasi setelah itu langsung masuk ruang operasi, dokter kandungan sempat mengajak saya mengobrol sebelum dokter anastesi melaksanakan tugasnya.

Hari itu Jumat pagi tanggal 25 Agustus 2022 Anak saya pun lahir di jam 9.55 pagi, seorang laki-laki sesuai dengan hasil usg selama masa kehamilan, selama proses operasi saya hanya banyak beristigfar dan menahan kantuk karena ingin dapat mendegar suara tangisan anak saya.

Setelah dibersihkan lalu diazankan oleh ayahnya, kemudian bayi kecil ini diberikan ke saya oleh seorang suster agar saya dapat melakukan inisiasi menyusui dini (imd), terharu sekali rasanya mendengar tangisan anak ketiga ini diatas dada saya dan usahanya untuk bisa menyusu membuat saya antara percaya dan tidak kalau saya punya bayi lagi.

Selama operasi berjalan, mungkin karena sudah yang ketiga kalinya jadi saya tidak merasakan ketakutan, saya berusaha menikmati setiap prosesnya saja. Operasi caesar ini juga sekaligus saya menjalani tubektomi.

Tubektomi merupakan salah satu metode kontrasepsi untuk perempuan yang dilakukan dengan cara memotong (permanen) atau mengikat (sementara) saluran tuba falopi. 

Pilihan kontrasepsi ini merupakan saran dari dokter dan yang menjadi pertimbangan saya memilihnya mengingat usia saya yang tak lama lagi mencapai 40 tahun dan setelah berdiskusi dengan paksu dan kami merasa cukup dengan 3 orang buah hati.


Hari-Hari Di Rumah Sakit

Setelah menjalani proses operasi saya pun dibawa keruang pemulihan dan saya pun segera tak sadarkan diri alias tertidur pulas, saya tidak ingat pasti berapa lama saya tertidur, saya dibangunkan ketika akan dipindahkan ke kamar rawat.

Selama berada di kamar rawat ini terjadi lagi ac yang menyala tidak terasa dingin dan ini membuat saya mandi keringat, saya sudah minta suster untuk mengatur temperatur menjadi lebih dingin karena selama siang hari pun bayi tidak ada diberikan kepada saya dan saya benar-benar memanfaatkan waktu tersebut untuk beristirahat.

Saya mendapati kamar rawat kelas 1 sesuai dengan BPJS yang saya gunakan untuk persalinan, di kamar kelas 1 ini, terdapat 2 tempat tidur untuk pasien. Sebenarnya lebih nyaman bila setelah melahirkan itu kamarnya hanya 1 tempat tidur saja karena selain dapat beristirahat dengan tenang juga dapat lebih leluasa bergerak karena hanya keluarga sendiri saja yang ada di dalam kamar tersebut, namun memang untuk 1 kamar dengan 1 tempat tidur biasanya harganya lebih mahal.

Dahulu pertama kali setelah saya melahirkan secara caesar, dokter dan suster berpesan untuk hari pertama diusahakan sudah bisa memiringkan badan ke kanan dan ke kiri, lalu di hari kedua sudah bisa duduk ditempat tidur tanpa ada bantuan dan di hari ketiga sudah bisa berjalan.

Ternyata secara mengejutkan di hari pertama ini, ketika sore hari saya sudah bisa berjalan sendiri ke toilet untuk bak, setelah infusan dan pendonoran darah dilepas, rasanya pun tidak terlalu sakit dibagian perut, saya pikir karena memang saya santai menghadapi operasi caesar ini sehingga saya seperti tidak merasakan sakitnya.

Malam hari pun ketika anak saya tidur bersama saya, saya tidak bergadang, anak saya tidur nyenyak sekali, padahal ia belum ada minum asi sama sekali dihari itu karena asi masih belum keluar juga namun memang saya terus melakukan stimulasi dengan rajin memberikan asi ke anak saya sesuai dengan arahan dokter.

Ternyata rasa sakit yang tak terlalu hebat dihari pertama setelah dioperasi itu adalah fatamorgana, hahaha. Dihari kedua paginya ketika akan bangun dari tidur, seluruh badan terasa kaku dan saya kesulitan sekali bangun dari tempat tidur, baru bisa bangun setelah dibantu oleh paksu. Bila kemarin sore saya bisa berjalan dengan normal pagi ini saya harus dibantu untuk bak dan bab.

Dari tadi malam saya sudah dipesankan oleh suster untuk sudah bisa bak dan bab setelah operasi caesar untuk bisa melakukan kedua hal tersebut sangatlah sulit, untuk bak sudah bisa saya lakukan walaupun tidak lancar seperti biasanya dan untungnya juga tidak anyang-anyangan.

Sementara untuk bab lebih sulit lagi, akhirnya pagi ini dibantu suster saya diberikan obat untuk memperlancar bab dan setengah jam kemudian barulah bisa bab dengan lancar. Hari kedua juga masih saya maksimalkan untuk istirahat, memulihkan kondisi tubuh sendiri, bayi saya setelah dimandikan dibawa keruang rawat bayi, siang hari barulah diberikan kepada saya untuk dilakukan stimulasi pada payudara lagi agar dapat segera mengeluarkan asi.

Seperti halnya anak pertama dan kedua proses keluarnya asi dari payudara saya memang tidak lancar dan malam kedua ini benar-benar merasakan bergadang karena anak saya menangis terus mungkin sudah merasakan haus, saya tetap menyusuinya walaupun belum ada juga asi yang keluar, untungnya ada paksu yang menemani sehingga walau terasa pedih sekali yah melihat anak yang ingin menyusu tapi belum ada asi yang keluar namun saya sedih saya tak berkepanjangan tetap semangat mengasihi.

Pagi harinya dengan bantuan suster dilakukan pijat laktasi dan alhamdulillah asi mulai keluar dari kedua payudara saya walaupun masih beberapa tetes saja namun setidaknya sudah bisa memberikan asi. Paksu juga diajarkan melakukan pijat laktasi oleh suster, agar dapat membantu melancarkan keluarnya asi dari kedua payudara.

Hari ini adalah hari ketiga dirumah sakit, saya mulai tidak betah, salah satu hal yang membuat saya tidak betah karena belum bisa mandi, jadi selama 3 hari itu saya hanya membersihkan tubuh dengan waslap saja. Untungnya dari suster menginformasikan saya sudah boleh pulang namun harus menunggu pengecekan pada bayi saja jadi harus menunggu dokter anak datang untuk berkunjung.

Akhirnya sekitar jam 10 pagi, kami pun diizinkan untuk pulang. Kami tak langsung pulang kerumah, mampir dulu ke restoran pizza untuk menepati janji pada kedua kaka bila pulang dari rumah sakit akan membelikan mereka pizza karena sudah menjadi anak pintar dan baik selama ditinggal ke rumah sakit.


Seminggu Setelahnya

Berada dirumah memang lebih nyaman, walaupun istirahat tidak bisa merasakan istirahat seperti ketika berada di RS karena ada dua anak lainnya yang meminta diperhatikan juga, terlebih lagi Zeanissa yang baru menginjak usia 3 tahun, menjadi lebih rewel dan menyebalkan.

Setidaknya dirumah bisa lebih leluasa bergerak ke sana-ke sini tidak perlu merasa risih dengan pakaian yang dikenakan karena ketika di RS di kamar rawat saya berbagi dengan ibu lainnya yang sama-sama baru selesai melahirkan dengan proses caesar.

Hari ketiga setelah ada dirumah, ditemani paksu saya kembali ke RS untuk mengecek kondisi bayi kami dan ternyata agak sedikit kuning sehingga harus cek bilirubin, selain itu berat badannya pun turun hampir setengah kg, saya takut sekali bila hasil cek tersebut mengharuskan bayi kami ditinggal di RS karena harus disinar dengan perawatan fototerapi.

Alhamdulillah setelah pengecekan bilirubin hasilnya masih di bawah 15 mg, lebih tepatnya 11 mg sehingga kami pun diperbolehkan pulang dan disarankan untuk selalu berjemur dipagi hari kurang lebih 10-15 menit dan harus lebih sering diberikan asi agar berat badannya pun bisa terkejar sesuai dengan yang seharusnya.

Setiap hari saya tak pernah absen menjemur bayi saya pada pukul 8 dan sebelum jam 9 pagi dan berangsur-angsur selama seminggu kondisinya makin membaik, berat badannya juga bertambah terus sesuai dengan harapan.

Sehingga di hari ketujuh atau seminggu setelah kelahirannya, kami pun dapat melaksanakan proses Aqiqah. Aqiqah merupakan wujud syukur kepada Allah SWT.

Aqiqah merupakan kewajiban yang dilakukan oleh orang tua muslim seperti kami, Aqiqah adalah proses kegiatan menyembelih hewan ternak pada hari ketujuh setelah bayi dilahirkan, untuk bayi laki-laki diwajibkan mengaqiqahkan 2 ekor kambing sementara untuk anak perempuan cukup 1 ekor kambing.

Untuk Aqiqah ini kami tidak menyembelih sendiri dua ekor kambing tersebut, melainkan menggunakan jasa sembelih sekaligus masak dari As Shidiq yang telah menjadi langganan kami untuk melaksanakan Aqiqah pada kedua anak kami sebelumnya.

Beberapa hal tak terduga terjadi di proses kelahiran anak ketiga ini, tidak sesuai dengan bayangan ataupun persiapan saya sebelumnya. Diantaranya adalah :

Proses kelahiran secara caesar ini berjalan sangat lancar, Allah memberikan kemudahan dan menjauhkan saya dari ketakutan setelah proses melahirkan selesai, untuk teman-teman calon ibu yang juga akan melahirkan secara caesar, memang caesar itu sakitnya setelah proses kelahiran selesai, berbanding terbalik dengan proses lahiran secara pervaginam.

Namun ternyata di kasus saya terasa sakitnya baru dihari kedua, dihari pertama saya benar-benar merasakan sakit yah memang sakit tapi tidak yang luar biasa, saya masih dapat istirahat dengan nyaman, makan dengan lahap, dapat mengobrol sambil bercanda dengan paksu sebagai hiburan.

Jangan terlalu khawatir yah calon bunda-bunda, insha Allah apapun jalan lahir yang bayi kita pilih, adalah yang terbaik dan yang pasti kita mampu menjalani dan melaluinya. Semangat !!

Biasanya setelah proses melahirkan menjadi momok untuk para bunda, masih dalam kondisi penyembuhan namun sudah harus memenuhi tuntutan dapat mengasihi dan merawat bayi yang baru lahir, untuk ini sebagai bunda baru kita harus siap mental, hidup tak lagi sama dengan sebelumnya dan tak lagi mudah dijalani atau kehidupan sebelumnya tak akan pernah kembali lagi.

Namun ternyata bayi ketiga saya ini lebih kalem daripada kakak-kakaknya, kali ini saya mendapati anak yang tidak rewel terutama di malam hari, saya tidak pernah bergadang sampai ingin nangis rasanya karena sangat mengantuk dan kelelahan. 

Untuk proses mengasihi juga walau tidak lancar sekali tapi masih lebih mudah dari yang sebelumnya, terutama tidak ada sakit di area puting yang membuat saya menjerit-jerit hingga enggan menyusui karena sakit yang luar biasa akibat dari lecet di area payudara.

Yang terakhir, dukungan orang sekitar terutama dari paksu dan keluarga. Saran terbaik saya untuk para bunda baru jangan pernah sungkan untuk minta paksu memberikan dukungan terbaik setelah proses melahirkan agar kita tetap waras dan tidak menjadi bundazilla.

Dukungan terbesar saya tentu dari paksu yang alhamdulillah mudah sekali dimintakan tolong untuk bergantian menemani bayi bila ia terbangun di malam hari dan tidak mau tidur lagi, kemudian dari adik-adik perempuan saya yang secara bergantian membantu saya menjaga anak saya ini bila mereka kebetulan sempat datang kerumah, tak hanya menjaga namun juga membantu memandikan atau menjemur juga.

Yang juga terasa sekali bantuannya adalah dari mba yang bantu-bantu dirumah yang memudahkan urusan rumah tangga, ini yang buat saya juga nggak pusing dan bisa normal saja kondisinya walaupun merasakan ngilunya sayatan di perut ini gak hilang-hilang.

Memang sih nggak semua kita punya kecukupan untuk punya mba yang bantu-bantu dirumah, namun kalau ada ini benar-benar salah satu obat yang membantu penyembuhan karena pikiran kita dapat tercurah hanya untuk merawat bayi saja dan anak-anak serta paksu, karena hal lainnya seperti cucian, setrikaan, kebersihan rumah sudah di handle sama si mba ini.

Semoga cerita yang panjanggg sekali ini, bisa memberikan sedikit gambaran yang jarang sekali kita bisa tahu ceritanya, bisa memberikan informasi yang nyata mengenai proses persalinan yang ceritanya memang berbagai rupa, dan cerita saya hanya salah satu diantaranya.