Nutrisi-Nutrisi Penting Untuk Busui



Menepati janji saya minggu lalu untuk berbagi cerita kembali dari ig live @hometowndairy.id yang sabtu ini bertemakan : "Tips Pemenuhan Nutrisi Untuk Busui", tema yang diambil ini ternyata bertepatan dengan breastfeeding week yang jatuh pada 1-7 agustus 2021.

Temanya juga sesuai sekali dengan kondisi saya saat ini sebagai busui walaupun sudah mau menyelesaikan masa menyusui 2 tahun namun tetap perlu sekali saran-saran untuk tetap menjaga pemenuhan nutrisi sebelum saya akan menyapih anak saya.

Menonton ig live kali ini tidak hanya di moderatori oleh mba Jean Girsang namun ada mba Karimashita dari @ibu2canggih juga dan dengan nara sumber ibu dr Attila Dewanti Sp.A(k).



Ini saya seperti sedang konsultasi langsung ke dokter loh karena banyak sekali pertanyaan yang dilontarkan oleh mba jean dan mba shita dan penjelasannya dr attila sangat komplit sekaligus juga menyegarkan kembali ingatan saya untuk ilmu seputar asi dan menyusui.

Pertama-tama, untuk para new moms saya punya pertanyaan nih. Tahukah mengapa asi sangat penting untuk bayi kita ? 

Mengutip jawaban dari dr Attila dewanti, asi sangat penting dan sangat baik karena dapat meningkatkan daya tahan tubuh bayi dan sangat berperang penting untuk seribu hari pertamanya, atau yang biasa di istilahkan dengan golden age.

Untuk golden age ini juga jangan salah yah bun, sudah dimulai ketika dokter pertama kali menginformasikan kehamilan kita dan berlanjut hingga anak berusia 5 tahun, dan mengapa disebut golden age karena di fase usia ini anak mengalami masa perkembangan yang sangat pesat.

Sehingga bila kita menemui para new moms yang begitu kekeuh ingin memberikan asi secara exclusive bagi bayinya karena sesungguhnya mereka sadar betul, pentingnya asi untuk pertumbuhan dan perkembangan jadi jangan ada komentar negatif apalagi saran-saran untuk memberikan susu formula karena asinya tidak keluar.

Menurut dr Attila kembali, mempertegaskan bila ada periode selama 48 jam untuk ibu merangsang produksi asi sehingga tidak perlu khawatir bilamana asi tidak kunjung keluar, bila bayi terlahir secara normal tanpa ada masalah justru yang paling penting sebisa mungkin melakukan inisiasi menyusui dini (imd) dan ibu rajin mengasihi bayinya setiap 1-2 jam sekali.

Selain itu dr Attila juga mengingatkan 3 tips keberhasilan memberikan asi pada bayi kita, yang tidak hanya harus kita usahakan sendiri, yaitu : 

  1. New moms harus merasa bahagiam berfikiran positif sehingga hormon endorpin akan bekerja optimal dan dapat memperlancar keluarnya asi, jadi jangan stress, jangan sedih just enjoying the moment.
  2. Untuk itu perlu diimbangi juga dengan konsumsi makanan-makanan dengan gizi seimbang dan juga ditambah susu
  3. Mintalah dukungan dari suami dan keluarga terdekat, tidak perlu merasa canggung atau malu atau takut, bila suami atau keluarga kurang memberikan dukungan bicarakanlah baik-baik.

Sepengalaman saya pun demikian adanya. Keinginan yang kuat serta dukungan orang terdekat untuk memberikan asi pada anak kedua saya membuat saya mampu melalui yang namanya perjuangan penuh dengan tangisan, kelelahan hingga sekarang menikmati kebahagian karena milestone anak saya saat ini sesuai dengan yang seharusnya.

Nah salah satu cara mengetahui bila bayi kita adalah bayi yang sehat mengutip dari paparan dr Attila adalah sebagai berikut :

  1. Setiap 2-3 jam bayi akan menangis berteriak kencang lalu setelah menyusui 10-15 menit bayi akan menjadi tenang
  2. Bayi minimal 4-6 kali akan buang air kecil dengan air seni berwarna bening 
  3. Perhatikan pupnya, harus berwarna kuning sampai hijau dan bentuknya seperti pasta 
  4. Berat badan bayi naik sehari 25 gram 

Sudah saya sampaikan sebelumya bila ig live kali ini benar-benar komplit informasinya, memberikan manfaat untuk pertumbuhan dan perkembangan anak kita juga untuk diri kita nih sebagai busui. Kita sangat perlu memperhatikan asupan agar asi yang kita berikan untuk anak kita pun berkualitas baik.

Nutrisi penting untuk seorang ibu menyusui terbagi menjadi 2 hal yaitu : Makronutrien dan Mikronutrien. Penjelasan dan perbedaanya adalah sebagai berikut

Makronutrien 

Zat yang diperlukan oleh tubuh dalam jumlah besar untuk memberikan tenaga secara langsung, terdiri atas karbohidrat, protein dan lemak. Pada ibu hamil dan menyusui, asupan makronutrien berperan sebagai pembentuk organ serta sel janin bayi.

Contoh makronutrien : karbohidrat : nasi, kentang, jagung, singkong, ubi, dll. Protein & lemak : telur, susu, daging ayam, biji-bijian, kacang-kacangan, ikan, sarden, yoghurt, dll.

Mikronutrien

Zat yang berperan dalam menjaga kesehatan tubuh, tetapi hanya diperlukan dalam jumlah yang sedikit. terdiri atas vitamin larut lemak, vitamin tidak larut lemak dan mineral. selama masa kehamilan dan menyusui mikronutrien berperan menunjang pertumbuhan tubuh dan organ yang sedang dalam proses pembentukan.    

Contoh mikronutrien : sayur-sayuran dan buah-buahan

Bagaimana para ibu menyusui, terutama para new moms apakah sudah mencukupi asupan makronutrien dan mikronutriennya ? Kalau saya pribadi kadang masih suka malas mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan dan mengambil jalan ninja dengan mengkonsumsi suplemen atau multivitamin.

Semoga sharing saya dari menonton ig live @hometowndairy.id bermanfaat yah dan semoga kita semua dalam kondisi sehat selalu selama masa menyusui dan jangan lupa selalu bahagia menikmati masa-masa menyusui yang pasti akan kita rindukan bila sudah terlalui.

Komentar

  1. nah seru nih pembahasan nutrisi buat ibu menyusui, jadi rindu masa menyusui deh

    BalasHapus
  2. Wah ini nih informasi yang bermanfaat banget, yuk busui baca ini

    BalasHapus
  3. Kebetulan belum menikah dan punya anak, tapi info ini berguna banget buat adik aku yang new mom. Lebih baik nyimak edukasi gini sih biar terhindar dari mitos-mitos menyusui hehe.

    BalasHapus
  4. Andai waktu bisa diputar kembali pengin nyusuin anak sampe 2 tahun
    tapi semua sudah berlalu yang penting nutrisi anak tercukupi
    semoga nti jika diberikan kesempatan punya baby lg bisa menyusui sampe 2 tahun

    BalasHapus
  5. Alhamdulillah mbak dulu zaman masih mengASIhi dapat support keluarga terutama segi nutrisi. Paling gencar sih ibuku, makanan yang disediakan kurang lebih seperti yang disebutkan dan alhamdulillah ASI lancar sampai 2 thn. Semangat ya para busui!

    BalasHapus
  6. iya looh nutrisi busui itu juga harus tetap kita perhatikan, jangan pas cuma hamil ajaa.. ya memang banyak makanan yang sudah bisa kita lahap, tapi asupan nutrisi tetap perlu kita jaga

    BalasHapus
  7. Sangat bermanfaat sekali sesi sharingnya, kak..
    Kini, jadi tahu asupan makanan seperti apa yang kudu dipenuhi dahulu, prioritasnya.
    Sehingga gak salah dan nutrisi tubuh bisa terpenuhi dari konsumsi makanan yang sesuai.

    BalasHapus
  8. bermanfaat banget mba postingannya aku catet dulu aja deh secara masih belajar belum tahu apa2 ttg bayi

    BalasHapus
  9. Bermanfaat sekali ilmunya buat para moms dan moms to be. Buatku ini ilmu baru. ��

    BalasHapus

Posting Komentar

Terima kasih sudah meluangkan waktu untuk membaca postingan ini dan meninggalkan jejak komentar yang baik, semua komentar akan di moderasi terlebih dahulu oleh penulis.

Postingan populer dari blog ini

Kunjungan Ke Perpustakaan Nasional Bersama Anak

Pengalaman Trial Class di EF

Homypool, Rental Private Swimming Pool Untuk Keluarga