Sabtu, 31 Juli 2021

Nutrisi-Nutrisi Penting Untuk Busui



Menepati janji saya minggu lalu untuk berbagi cerita kembali dari ig live @hometowndairy.id yang sabtu ini bertemakan : "Tips Pemenuhan Nutrisi Untuk Busui", tema yang diambil ini ternyata bertepatan dengan breastfeeding week yang jatuh pada 1-7 agustus 2021.

Temanya juga sesuai sekali dengan kondisi saya saat ini sebagai busui walaupun sudah mau menyelesaikan masa menyusui 2 tahun namun tetap perlu sekali saran-saran untuk tetap menjaga pemenuhan nutrisi sebelum saya akan menyapih anak saya.

Menonton ig live kali ini tidak hanya di moderatori oleh mba Jean Girsang namun ada mba Karimashita dari @ibu2canggih juga dan dengan nara sumber ibu dr Attila Dewanti Sp.A(k).



Ini saya seperti sedang konsultasi langsung ke dokter loh karena banyak sekali pertanyaan yang dilontarkan oleh mba jean dan mba shita dan penjelasannya dr attila sangat komplit sekaligus juga menyegarkan kembali ingatan saya untuk ilmu seputar asi dan menyusui.

Pertama-tama, untuk para new moms saya punya pertanyaan nih. Tahukah mengapa asi sangat penting untuk bayi kita ? 

Mengutip jawaban dari dr Attila dewanti, asi sangat penting dan sangat baik karena dapat meningkatkan daya tahan tubuh bayi dan sangat berperang penting untuk seribu hari pertamanya, atau yang biasa di istilahkan dengan golden age.

Untuk golden age ini juga jangan salah yah bun, sudah dimulai ketika dokter pertama kali menginformasikan kehamilan kita dan berlanjut hingga anak berusia 5 tahun, dan mengapa disebut golden age karena di fase usia ini anak mengalami masa perkembangan yang sangat pesat.

Sehingga bila kita menemui para new moms yang begitu kekeuh ingin memberikan asi secara exclusive bagi bayinya karena sesungguhnya mereka sadar betul, pentingnya asi untuk pertumbuhan dan perkembangan jadi jangan ada komentar negatif apalagi saran-saran untuk memberikan susu formula karena asinya tidak keluar.

Menurut dr Attila kembali, mempertegaskan bila ada periode selama 48 jam untuk ibu merangsang produksi asi sehingga tidak perlu khawatir bilamana asi tidak kunjung keluar, bila bayi terlahir secara normal tanpa ada masalah justru yang paling penting sebisa mungkin melakukan inisiasi menyusui dini (imd) dan ibu rajin mengasihi bayinya setiap 1-2 jam sekali.

Selain itu dr Attila juga mengingatkan 3 tips keberhasilan memberikan asi pada bayi kita, yang tidak hanya harus kita usahakan sendiri, yaitu : 

  1. New moms harus merasa bahagiam berfikiran positif sehingga hormon endorpin akan bekerja optimal dan dapat memperlancar keluarnya asi, jadi jangan stress, jangan sedih just enjoying the moment.
  2. Untuk itu perlu diimbangi juga dengan konsumsi makanan-makanan dengan gizi seimbang dan juga ditambah susu
  3. Mintalah dukungan dari suami dan keluarga terdekat, tidak perlu merasa canggung atau malu atau takut, bila suami atau keluarga kurang memberikan dukungan bicarakanlah baik-baik.

Sepengalaman saya pun demikian adanya. Keinginan yang kuat serta dukungan orang terdekat untuk memberikan asi pada anak kedua saya membuat saya mampu melalui yang namanya perjuangan penuh dengan tangisan, kelelahan hingga sekarang menikmati kebahagian karena milestone anak saya saat ini sesuai dengan yang seharusnya.

Nah salah satu cara mengetahui bila bayi kita adalah bayi yang sehat mengutip dari paparan dr Attila adalah sebagai berikut :

  1. Setiap 2-3 jam bayi akan menangis berteriak kencang lalu setelah menyusui 10-15 menit bayi akan menjadi tenang
  2. Bayi minimal 4-6 kali akan buang air kecil dengan air seni berwarna bening 
  3. Perhatikan pupnya, harus berwarna kuning sampai hijau dan bentuknya seperti pasta 
  4. Berat badan bayi naik sehari 25 gram 

Sudah saya sampaikan sebelumya bila ig live kali ini benar-benar komplit informasinya, memberikan manfaat untuk pertumbuhan dan perkembangan anak kita juga untuk diri kita nih sebagai busui. Kita sangat perlu memperhatikan asupan agar asi yang kita berikan untuk anak kita pun berkualitas baik.

Nutrisi penting untuk seorang ibu menyusui terbagi menjadi 2 hal yaitu : Makronutrien dan Mikronutrien. Penjelasan dan perbedaanya adalah sebagai berikut

Makronutrien 

Zat yang diperlukan oleh tubuh dalam jumlah besar untuk memberikan tenaga secara langsung, terdiri atas karbohidrat, protein dan lemak. Pada ibu hamil dan menyusui, asupan makronutrien berperan sebagai pembentuk organ serta sel janin bayi.

Contoh makronutrien : karbohidrat : nasi, kentang, jagung, singkong, ubi, dll. Protein & lemak : telur, susu, daging ayam, biji-bijian, kacang-kacangan, ikan, sarden, yoghurt, dll.

Mikronutrien

Zat yang berperan dalam menjaga kesehatan tubuh, tetapi hanya diperlukan dalam jumlah yang sedikit. terdiri atas vitamin larut lemak, vitamin tidak larut lemak dan mineral. selama masa kehamilan dan menyusui mikronutrien berperan menunjang pertumbuhan tubuh dan organ yang sedang dalam proses pembentukan.    

Contoh mikronutrien : sayur-sayuran dan buah-buahan

Bagaimana para ibu menyusui, terutama para new moms apakah sudah mencukupi asupan makronutrien dan mikronutriennya ? Kalau saya pribadi kadang masih suka malas mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan dan mengambil jalan ninja dengan mengkonsumsi suplemen atau multivitamin.

Semoga sharing saya dari menonton ig live @hometowndairy.id bermanfaat yah dan semoga kita semua dalam kondisi sehat selalu selama masa menyusui dan jangan lupa selalu bahagia menikmati masa-masa menyusui yang pasti akan kita rindukan bila sudah terlalui.

Minggu, 25 Juli 2021

Kumpulan Tips Happy Parenting Di Masa Pandemi

Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional tahun 2021 yang jatuh pada hari sabtu kemarin (24/7) Hometown Dairy mengadakan sesi ig live bersama dengan mba Jean Girsang sebagai Host dan pemberi materi dari Tiga Generasi yaitu mba Saskhya dengan tema "Tips Happy Parenting Di Masa Pandemi".

Pandemi yang tak berkesudahan memang menjadi salah satu pemicu susahnya menikmati masa-masa bersama dengan anak-anak karena sudah terlalu lama dirumah sehingga yang stress tak hanya lagi kita sebagai orang tua namun juga berimbas kepada anak-anak terutama karena mereka tak lagi leluasa melakukan aktivitas bermain  diluar rumah dan terbatasnya ruang gerak didalam rumah.



Senangnya dari ig live Hometown Dairy kemarin, banyak sekali bahasannya mulai dari A sampai dengan Z, sehingga saya mendapat banyak sekali new inside maupun masukan bermanfaat untuk parenting life tidak hanya untuk anak-anak usia sekolah namun juga untuk anak bawah tiga tahun (batita) sesuai dengan kebutuhan saya saat ini.

Sangat relate dengan kondisi saya saat ini yang memiliki dua anak, yaitu Zaidan yang sudah berusia 7 tahun dan tahun ini baru saja mulai memasuki masa sekolah dasar sementara adiknya Zeanissa baru akan berusia 2 tahun dibulan agustus mendatang. 

Agar pengetahuan-pengetahun ini tak terlupa dan hilang menguap begitu saja, makanya kemarin sambil mendengarkan sesi ig live Hometown Dairy, saya juga sambil menuliskan point-pointnya di postingan blog ini jadi juga bisa dibaca oleh bunda-bunda yang mungkin kemarin terlewat untuk menyaksikan.

Bun, adakah yang tengah mengalami kesulitan untuk menggambarkan ataupun menjelaskan mengenai kondisi kehidupan kepada anak karena saat ini tengah berada di masa pandemi ? Dimana kehidupan kita telah berubah 360 derajat daripada sebelumnya. Apalagi negara kita tengah berada di masa lockdown untuk yang kedua kalinya.

Berbagi tips mengenai permasalah kebanyakan orang tua tersebut, mba Saskhya memberikan 3 cara termudahnya, yang sebenarnya dulu juga telah saya lakukan pada anak pertama saya, yaitu :

  1. Menjelaskan secara sederhana kepada anak mengenai virus corona, salah satunya dengan memberikan analogi virus corona sebagai monster kecil sehingga anak lebih mudah memahami namun mereka tidak terlalu merasa takut dan kita pun sebagai orang tua dapat melakukan perlindungan kepada anak sesuai dengan protokol kesehatan yang dianjurkan.
  2. Seperti yang kita tahu anak-anak adalah peniru yang ulung, cara termudah untuk menjaga anak-anak dari penularan virus corona ini adalah dengan membiasakan diri kita sendiri sebagai orang tua mengenai gaya hidup sehat sesuai dengan protokol kesehatan (prokes) sehingga tanpa sadar kita pun telah mengajarkan dan mencontohkan untuk rajin mencuci tangan, menjaga jarak, mengurangi mobilitas dan selalu menggunakan masker.
  3. Masa pandemi menjadikan anak lebih dekat dan lebih sering lagi dalam menggunakan gadget untuk itu kita sebagai orang tua harus bijak juga dengan menjadikan gadget sebagai sarana visual untuk menginformasikan mengenai virus corona, sehingga kita tak lagi mengalami kesulitan menggambarkan dan menjelaskan mengenai si virus corona ini.
Terkait dengan penggunaan gadget pada anak-anak kita, ternyata saya baru tahu juga nih, bila mulai usia 18 bulan ke atas barulah boleh kita berikan, untuk yang dibawah usia tersebut lebih disarankan bertatap muka secara langsung agar dapat terbentuk komunikasi dan bonding yang baik.

Namun untuk dapat menjaga komunikasi dengan para nenek-kakek yang frekuensinya sudah mulai jarang dikunjungi, kita tetap dapat melakukan video call beberapa kali namun dalam waktu yang singkat, agar tetap dapat menjaga ingatan anak-anak kepada mereka dan para orang tua kita pun dapat melepas kangen kepada cucu-cucunya.

 Sementara untuk para kakak dengan usia yang lebih tua yang mulai sulit dibatasi penggunaan gadgetnya sehingga membuat kita merasa khawatir akan efek buruk yang akan dialami oleh anak-anak dikemudian hari, kita dapat melakukan pengecekan dengan memperhatikan tiga hal berikut tentang penggunaan gadget yang masih dapat dianggap baik bilamana :

  1. Tidak mengurangi waktu tidur anak dalam sehari, jadi jangan lupa untuk mengecek kembali panduan jumlah waktu tidur yang dibutuhkan agar tetap sesuai dengan usia anak-anak kita. Zaidan yang sudah berusia 7 tahun tetap butuh tidur dalam sehari selama 10-11 jam, sementara untuk Zeanissa masih butuh lebih banyak lagi waktu tidur dalam sehari yaitu selama 12-14 jam. 
  2. Anak-anak tetap mempunyai waktu bergerak aktif, tidak harus selalu dengan berolah raga seperti berlari-lari, bersepeda ataupun yang lainnya namun cara sederhana seperti mereka melompat ditempat atau menirukan gerakan-garakan atau melakukan tarian dari tontonan pada gadget termasuk juga dalam bergerak aktif.
  3. Tidak mengganggu waktu belajar dan mengerjakan tugasnya, sehingga walaupun mereka kita "bebaskan" waktu bermain gadget namun tanggung jawabnya tetap harus dipenuhi. Untuk itu kita perlu berdiskusi juga dengan anak mengenai screentime ini dan menjadi win win solution untuk kedua belah pihak yaitu anak dan orang tua.
Dari banyaknya pemaparan yang diberikan oleh mba Saskhya yang berasal dari pertanyaan antusiasme penonton sesi ig live Hometown Dairy ini ada catatan penting juga nih untuk saya pribadi bila "otak cerdas harus di imbangi dengan pencernaan yang sehat yaitu salah satunya dengan memberikan nutrisi yang alami" seperti fresh milk dari Hometown Dairy.

Sekilas Tentang Hometown Dairy

Pertama kali berkenalan dengan susu Hometown Dairy di tahun 2018, kebetulan saya datang pada sebuah event dan tertarik dengan sebuah booth yang menjual fresh milk ini dan ternyata anak saya Zaidan setelah diberikan tester 1 gelas menjadi ketagihan akhirnya pulanglah kami dengan tentengan susu Hometown Dairy.

Menurut saya yang juga di setujui oleh Zaidan, rasa susu Hometown Dairy tidak hanya enak dan menyegarkan tapi lebih terasa creamy daripada fresh milk lainnya. Hal tersebut karena susu Hometown Dairy diolah dengan minim proses dan juga tanpa pengawet, gula, air ataupun tambahan lainnya. Benar-benar 100% dari susu segar pasteurisasi dari peternakan sapi terintegrasi yang dirawat sepenuh hati.

Untuk itu karena alami dan tanpa pengawet susu Hometown Dairy memiliki waktu simpan yang singkat, bila masih tersegel dan di simpan di dalam kulkas dapat di konsumsi sesuai dengan tanggal masa kadaluarsa yang tercatat di kemasannya. Namun bila disimpan dalam suhu ruang hanya bertahan selama 3 jam saja.

Namun kalau dirumah saya, biasanya seharian saja Zaidan dan adiknya sudah bisa menghabiskan satu botol ukuran 100 ml susu Hometown Dairy ini, padahal bila kemasan sudah dibuka masih dapat di konsumsi lagi untuk 2-3 hari kedepan bila disimpan dalam lemari es dengan susu 0-4 derajat celcius, kecuali bila di simpan dalam suhu ruang hanya bertahan dalam waktu 2 jam saja.

Tak terasa sejam berlalu loh karena sangat seru sekali ig live bersama Hometown Dairy ini jadi tak sabar menunggu hari sabtu depan yang ternyata masih akan ada lagi sesi ig live Hometown Dairy, tepatnya tanggal 31 juli 2021, semoga bunda-bunda ada waktu untuk menonton yah di jam 11 sampai jam 12 siang.

Untuk yang terlewat jangan khawatir juga, nanti saya juga akan membuat cerita ringkasannya di blog ini, sampai ketemu dengan cerita berikutnya.

Jumat, 23 Juli 2021

Cerita Minggu Orientasi Zaidan Menjadi Anak SD

 Akhirnya hari yang ditunggu tiba juga, hari pertama sekolah online dari rumah. Disekolah Zaidan school from home ini di istilahkan dengan Belajar Dari Rumah atau disingkat menjadi BDR.

Padahal saya sebagai orang tua sempat merasa senang di bulan Mei lalu saat mas mentri Nadiem Makarim sempat melontarkan wacana untuk diadakannya sekolah secara tatap muka langsung, walaupun salah satu alasannya sebagai pembanding agak kurang sreg saya terima karena sudah banyak ruang publik yang mulai dibuka, seperti mall misalnya.

Maka itu sebenarnya bersamaan dengan perasaan senang tersebut juga masih ada rasa agak ketar-ketir sih mengizinkan anak sekolah offline. Namun yah pengen juga, salah satu faktornya mungkin karena saya bekerja, yang sebenarnya agak sulit untuk menemani zaidan bersekolah online di hari saya juga bekerja dari rumah.

Mungkin ini yang dinamakan "manusia hanya bisa berencana, namun Tuhan berkehendak lain". Di negara kita kasus virus corona naik terus tepat dua minggu sebelum dimulainnya tahun ajaran baru, akhirnya pemerintah pun melakukan lockdown lagi dengan nama ppkm level 3 di pulau Jawa dan Bali.

Tahun ajaran baru di wilayah tangerang pun baru dimulai pada hari rabu tanggal 21 juli 2021. Lebih terlambat 10 hari dari wilayah jakarta yang sudah dimulai lebih dahulu sejak tanggal 12 juli 2021. Selayaknya sekolah offline, sekolah Zaidan pun tetap mengadakan masa orientasi sebelum masuk ke masa belajar yang sebenarnya.




Masa Orientasi Sekolah

Hari Pertama Orientasi. Zaidan semangat luar biasa, tanpa ada drama sama sekali, mudah saat dibangunkan di jam 6.30 pagi langsung mandi lalu mengenakan seragam pramuka, kemudian di lanjut sarapan dan minum susu sebelum masuk kelas zoom di jam 7.15.

Zaidan juga bisa mengikuti kelas dengan baik karena jaringan internet juga lancar dari rumah maupun dari sekolah, karena masih masa orientasi kegiatannya belum ada belajar. Di tiga hari pertama ini khusus untuk mengenal wali kelasnya sebanyak dua orang yaitu miss erlin dan miss susan.

Kemudian dilanjutkan dengan pengenalan kepada guru-guru yang mengajar mata pelajaran olahraga, mengaji dengan metode ummi, bahasa arab dan bahasa inggris dan hari pertama di akhiri setelah semua anak-anak termasuk Zaidan juga berkenalan dengan teman sekelasnya sebanyak 20 orang lainnya.

Hari Kedua Orientasi. Masih sama dengan hari pertama, kegiatan Zaidan pagi hari berjalan sesuai dengan harapan saya. Di hari kedua ini diadakan test per anak dari kedua miss wali kelasnya. membaca beberapa kata pendek, berhitung dan mengenal angka dan huruf juga.

Hari kedua ini jatuh dihari kamis, seharusnya Zaidan mengenakan seragam batik sekolah berwarna hijau, namun karena masih belum tersedia dari sekolah sehingga Zaidan mengenakan baju batik yang kebetulan memang ia miliki dan cuma satu-satunya berwarna merah.

Hari Ketiga Orientasi. Melanjutkan agenda hari sebelumnya dengan tes membaca, berhitung dan menulis secara bergantian masing-masing anak, ternyata membuat Zaidan bosan menunggu dan akhirnya ia pun sempat tertidur walau hanya sesaat.

Hari jumat ini seragamnya adalah baju muslim, lagi-lagi masih belum ready seragamnya dari sekolah sehingga masih menggunakan pakaian muslim yang ada dirumah berwarna putih.


Keluh Kesah Belajar Dari Rumah

Setelah 3 hari masa orientasi sekolah Zaidan selesai, saya baru merasakan lelahnya mengikuti zoom class bersama anak-anak ini. Sebelumnya saya pikir nggak akan selelah itu menemani karena selama ini Zaidan pun sudah terbiasa mengikuti zoom class saat les bahasa inggris dengan durasi hampir 2 jam.

Padahal dihari pertama saya sempat tinggal untuk zoom meeting sama teman-teman kantor, jadi tidak benar-benar saya dampingi Zaidan ketika tengah mengikuti zoom class, dan berjalan lancar saja, namun begitu hari kedua dan ketiga, nggak bisa saya luput memperhatikan Zaidan mengikuti zoom class.

Ternyata hal itu terjadi karena faktor peserta zoom class yang lebih banyak, sehingga bila fitur voice tidak di mute by admin ada saja anak yang berteriak, atau ada yang terus-terusan berbicara, dan banyak macam-macam lagi deh kegiatan anak-anak yang lebih tidak terkontrol lagi walaupun beberapa kali guru sudah mengingatkan dan sudah membacakan tata tertib selama zoom class.

Zaidan juga sempat kena tegur sama gurunya karena selama zoom class memang tidak diperbolehkan menggunakan background ataupun filter, tapi Zaidan senang banget mencoba gonta-ganti terus karena dia juga baru tahu ada fitur ini di ipad.

Dari pengamatan saya juga riuhnya zoom class ikut berpengaruh pada minat belajar Zaidan, karena pengajar harus memperhatikan lebih banyak anak sehingga Zaidan pun menjadi kurang fokus untuk mengikuti zoom class karena perhatian guru mengajar pun lebih terpecah kebanyak anak.

Yang di hari pertama bisa menyimak dengan penuh semangat, menjawab setiap pertanyaan yang dilontarkan gurunya lalu juga menyapa teman-temannya, seperti sok kenal sok dekat yang memang biasanya Zaidan lakukan, di hari ketiga justru ia sudah sibuk dengan aktivitasnya sendiri di meja belajar dan akhirnya menjadi bosan hingga mengantuk dan tertidur sesaat.

Padahal ini baru masa orientasi belum masuk waktu belajar yang sebenarnya dengan berbagai mata pelajaran, bahkan banyak mata pelajaran yang sebelumnya ia tidak dapatkan di kelas tk-nya. Hanya dapat berharap anaknya bisa terus mengikuti kelas dengan baik dan minimnya gangguan dari koneksi jaringan internet saja.


Belanjaan Persiapan Belajar Dari Rumah

By the way saya tidak pakai wifi nih dirumah selama proses belajar online, Zaidan hanya mengandalkan hotspot dari hp saya yang menggunakan jaringan selular 3, dimana saya membeli paket family dengan kuota 117 GB seharga 117 ribu untuk sebulan, namun karena kebutuhan bulan ini lebih banyak jadi saya upgrade deh ke kuota 150 GB dengan harga 150 ribu juga.

Selain upgrade paket internet, ada lagi nih yang saya beli menyambut Zaidan masuk SD yaitu kursi tatami, ipad 8 sama gordeng baru dong. hahaha. Efek sekolah dirumah aja, beda banget yah persiapannya sama yang biasanya terjadi. Kalau dulu kan belinya tas, sepatu, lunch box set dan perlengkapan sekolah lainnya.

Kursi tatami ini sudah lama Zaidan meminta sejak setahun lalu ia ikutan les bahasa inggris, karena bila terlalu lama duduk terasa pegel juga area punggung dan bokong yah, dengan adanya kursi tatami ini saya berharap Zaidan bisa lebih nyaman saat zoom class setiap hari.

Kebetulan melihat review kursi tatami dengan harga 300 ribu aja, karena sudah cari-cari di market place rata-rata yang bagus tuh harganya sekitar 500 ribuan dan ini pun kursi tatami harga sebenarnya juga segitu, cuma saya beli pas lagi ada diskon dan dapat free ongkir juga, pas banget kan jadi nggak mau melewatkan kesempatan deh.

Untuk ipad 8 karena saya sih yang ingin punya bukan sepenuhnya untuk Zaidan pakai dan juga karena adiknya sudah mulai terpapar gadget, sehingga samsung tab milik Zaidan yang biasa ia gunakan untuk zoom class selama les bahasa inggris dihak milik olehnya juga.

Penggunaan ipad 8 dengan layar 10.2 cm Lebih nyaman saaat digunakan selama zoom class karena ukuran layarnya yang lebih besar daripada samsung tab, kalau lagi cari-cari gadget untuk zoom class dan ada rejeki saya rekomendasikan sih untuk beli ini, kisaran harga 5 juta-an.

Kemudian saya juga sengaja membeli hanya dengan kapasitas 32 GB dan hanya untuk penggunaan dengan wifi. Ini adalah siasat saya agar Zaidan tidak bisa mendownload games online terlalu banyak dan dapat saya batasi pemakaiannya.

Yang terakhir yang mungkin paling bikin banyak pertanyaan, lah terus untuk apa yah beli gordeng baru ? Ini agak absurd sih karena butuh backgroud selama Zaidan ikutan zoom class karena gordeng yang sebelumnya tuh warnanya mentereng banget dan rame sekali motifnya jadi kalau buat foto-foto suka kalah Zaidan sama backgroundnya.


Nggak pernah terbayang sama sekali pasti yah untuk semua orang tua yang sudah ataupun baru mengalami masa sekolah akan menjadi online seperti ini. Sekarang jadi mengerti sekali kalau sejak dimulainya sekolah online banyak orang tua yang menjadi stress karena terlalu ribet memang urusannya. 

Doa saya untuk semua bunda yang harus berjuang bersama anak-anak untuk bisa melalui masa sekolah online ini, semoga kita selalu diberikan kesabaran seluas samudra karena kita harus ingat bun, dukungan kita ibunya yang menguatkan anak-anak juga untuk bisa menjalani hari-hari sekolahnya.

Untuk para bapak dan ibu guru juga semoga selalu sehat jasmani dan rohani, saya rasa kelelahan mereka pun sama yah dengan kita para orang tua pendamping selama masa sekolah online ini, semoga juga kita antara guru-guru dan para orang tua bisa sejalan terus untuk pendidikan terbaik anak-anak.

Semangat semangat semangat !!!

Yuk yuk, untuk bunda yang punya keluh kesah atau cerita-cerita bulan juli ini tentang sekolah anak, kolom komentar menunggu loh untuk di isikan.. 

Minggu, 11 Juli 2021

Cara Menemukan Kebahagian Dalam Seminggu




Sejak download TikTok beberapa waktu lalu saya menemukan satu tempat kebahagiaan lagi. Mungkin bagi sebagian orang yang belum pernah mendowload aplikasi tersebut akan berkomentar "ngapain sih nonton orang joget-joget nggak jelas ?"

Jangan salah... kenalan dulu deh. Saya pun dulu berkomentar seperti itu tapi akhirnya mendapati bila seperti halnya aplikasi lain, apa yang menjadi minat kita itulah yang akan di tampilkan pada aplikasi tersebut, kebetulan saya memang tidak ada minat melihat orang menari-nari tapi lebih senang melihat yang bercerita, memotivasi atau berbagi ilmu dan hal lainnya yang lebih positif.

Bukannya menari-nari itu kegiatan tidak positif yah, tapi ada banyak kegiatan lain yang ditampilkan di TikTok dan lebih membuat saya tertarik untuk melihatnya. Sehingga kemudian saya mendapati tontonan dari aplikasi tersebut lebih banyak membawa faedah dalam kehidupan saya.

Terutama saat ini yah dimana sudah sejak akhir bulan juni kondisi pandemi di negara kita makin mengkhawatirkan, ada masa dimana saya lelah sekali menonton berita, membaca kabar di whats app grup yang isinya kebanyakan mengenai virus corona ini.

Salah satu akun yang sering kali saya kunjungi di TikTok adalah milik mba @natasha.surya awalnya saya tertarik menontonnya karena dari akunnya banyak menayangkan mengenai home living product yang aesthetic dan selalu berhasil bikin saya ngiler untuk membelinya.

Didukung dengan kualitas video yang juga bagus dan alur cerita dengan voice over yang memikat, sempurna deh kalau menurut saya untuk di tonton berkali-kali karena sangat memanjakan mata dan juga telinga kita.

Pada salah satu tayangannya ia berbagi inspirasi mengenai "stay happy. stay sane" Yang ia lakukan pun simple sekali, tapi sesuai dengan yang ia butuhkan. Mba @natasha.surya membuat salah satu kebahagiaannya dengan cara dress up for her self in the morning walaupun ia tidak kemana-mana dan hanya bekerja dari rumah.

Untuk sebagian orang mungkin sangat wasting time yah kegiatan mba @natasha.surya ini. Sudah capek-capek berdandan tapi nggak kemana-mana, mubajir juga untuk make up yang digunakan namun untuk ia sendiri ia menikmatinya dan membuat ia bersyukur sekali masih bisa melakukan kegiatan tersebut karena ia dalam kondisi sehat dan hal itu membuatnya bahagia.

 Melihat kebahagian sederhana itu saya pun jadi berfikir untuk membuat kebahagian kecil untuk diri saya sendiri dan setelah menonton tayanganya ini saya membuat kebahagian dengan mencatatkan hal-hal kecil yang membuat saya bahagia dan kebahagian-kebahagian itu sebagai berikut :

Senin 
Berjemur di pagi hari dengan anak-anak di teras rumah, menikmati panasnya matahari pagi sambil bermain bongkar pasang kayu yang sudah lama saya simpan, ternyata yang biasanya berjemur menjadi kegiatan yang paling tidak disuka anak-anak tapi sambil bermain bongkar pasang ini tidak terasa kami justru berjemur hampir satu jam. Ternyata bisa main sama anak sekaligus bisa sambil berjemur nggak cuma bikin happy tapi juga bikin sehat kan.

Selasa
Membeli makan siang bersama pak suami karena hari ini kita sama-sama wfh. Kami membeli paket mcd yang berisi nasi, ayam goreng, telor goreng dan minum. Untuk minuman kita minta diganti es kopi dengan extra es krim diatasnya dan di tambah lagi dengan es krim mc flurry oreo plus kita dapat bonus teh kotak. Kami makan dirumah tapi kali ini kita makan di teras sambil ngobrol dan ketawa-ketawa, bisa makan santai berdua sama pak suami seperti dulu waktu pacaran, nggak ada gangguan dari anak-anak ternyata bisa bikin bahagia.

Rabu
Sejak minggu lalu seorang teman terpapar virus corona, untuk membatunya melalui kondisi yang tidak menyenangkan ini sebisa mungkin saya menanyakan kabarnya dan mengajaknya untuk bercerita melalui chat. Hari ini teman saya itu melakukan test PCR namun sayangnya dari hasilnya masih positif dan CTnya pun masih rendah, tentu saja teman saya pun sedih sekali mendapati kondisi yang tidak sesuai harapannya itu. Entah bagaimana obrolan di chat whats app dari sore berlanjut terus hingga malam, kami bercerita tentang banyak hal, selalu ada yang bikin ketawa sampai bikin kaget juga. Ternyata menghibur orang lain melalui obrolan juga dapat menghibur kita dan membuat bahagia.

Kamis
Biasanya saya selalu meminta anak-anak untuk tidur di jam 9 malam, paling telat sekali di jam 10. Kalau mereka masih tidak tidur saya akan paksakan atau kalau tidak bisa dipaksakan yah saya tidur duluan, karena saya memang tidak bisa tidur larut malam. Namun tadi malam jam 10 lewat anak-anak masih main dikamar, mereka berdua seru sekali bermain lempar-lempar bantal, guling dan boneka akhirnya saya pun ikut bermain bersama mereka. Ternyata tidak butuh waktu lama sekali, setengah jam kemudian mereka pun lelah dan kami pun tertidur, seingat saya kami tertawa-tawa dengan bahagia sebelum memejamkan mata.

Jumat
Hari ini Zaidan les bahasa inggris disiang hari dengan zoom meeting tentunya. Hari ini belajarnya tidak seperti biasanya, karena ada role play dimana setiap anak diminta untuk menunjukkan lunch box beserta isinya. Sesuai dengan permintaan Zaidan, saya menyiapkannya roti gandum di oles mentega dan meises, setengah potong apel dan satu botol susu rasa strawberry.
Ternyata mendengar keseruan Zaidan dengan teman-teman dan miss-nya belajar dengan metode role play ini membuat saya bahagia karena bisa ikut tertawa mendengar kelucuan anak-anak ini bercerita mengenai isi lunch box mereka masing-masing.

Sabtu
Sabtu sore saya meminta bantu pak suami untuk memotongkan rambut saya yang selama pandemi tidak pernah dipotong dan sudah sangat panjang dan sudah membuat saya tidak nyaman sekali, terutama ketika saya mengenakan hijab. Selama pandemi saya memang belum pernah ke salon lagi, karena mendapati salon langganan sudah tutup dan ditengah pandemi cukup sulit menemukan salon khusus untuk perempuan saja, karena biasanya hair cutternya laki-laki yang melambai dan saya tidak nyaman. Ini pertama kalinya pak suami memotong rambut saya, agak khawatir kalau nanti hasilnya tidak sesuai harapan dan tidak seperti ke khawatiran saya juga, hasilnya masih bisa saya bilang rapi kok dan sesuai dengan saya inginkan. Ternyata melakukan kegiatan yang beresiko tinggi mengalami kegagalan tidak semenakutkan itu juga kalau kita mau mencoba dulu, yah kalaupun gagal masih bisa diulang lagi, kalau dengan rambut saya yah tinggal ke salon merapikannnya.

Minggu
Hari terakhir di minggu ini santai sekali, baru sarapan di jam 9 pagi sama anak-anak dan suami, lanjut berjemur sambil main bongkar pasang lagi dan akhirnya kami tutup kegiatan berjemur dengan bermain sepeda selama 10 menit. Setelahnya tidak ada kegiatan yang istimewa yah hanya bersantai menikmati akhir pekan dirumah saja dan menyelesaikan tulisan-tulisan di blog. Ternyata dalam seminggu akhirnya bisa menyelesaikan tantangan menulis bulan juli dari 1 Minggu 1 Cerita dengan tema bahagia ini benar-benar bikin saya bahagia, karena tema kali ini benar-benar memaksa saya untuk bisa merasakan kebahagian-kebahagian kecil yang selama ini tidak saya sadari maknanya.


Kalau selama ini bahagia selalu tentang pencapaian seperti, ada masa dimana saya merasakan baru bahagia kalau bisa membeli sesuatu, baru bahagia kalau berhasil melakukan sesuatu, atau baru merasa bahagia setelah pergi ke tempat impian, namun ternyata kebahagian selama seminggu ini yang dirumah saja pun tanpa adanya pencapaian luar biasa. Dengan menikmati kebahagian seperti ini, sepertinya saya membuat standar kebahagian untuk diri saya sendiri lebih realistis untuk saya capai.

Kebahagian tidak hanya harus kita buat, kita usahakan tapi juga harus kita resapi dengan penerimaan diri yang juga baik, karena kadang saya pun masih menolak perasaan bahagia yang datang karena bukan seperti  yang selama ini ada di pikiran dengan begitu hal-hal kecil yang terjadi di keseharian kita pun tidak bisa membuat kita bahagia.

Padahal saat ini kita tidak butuh sesuatu hal yang besar untuk bisa bahagia, kita justru butuh hal-hal kecil saja untuk membuat diri kita tetap bahagia menjalani kehidupan di tengah pandemi ini. salah satunya dengan menuliskan kebahagian-kebahagian kecil di keseharian. 

Teman-teman tertarik mencoba menuliskan sedikit kebahagian kecil selama seminggu seperti yang saya lakukan ? Selamat menemukan kebahagian kecil untuk diri sendiri yah.


Minggu, 04 Juli 2021

KedaiMart, Solusi Belanja Online Di Masa PPKM

Mengawali bulan Juli ini ternyata tidak dibuka dengan baik yah, karena virus corona varian delta menghajar kita dengan cepat sekali sehingga banyak dari kita yang akhirnya terpapar dan harus menjalani proses penyembuhan.

 Alhamdullilah saya dan keluarga hingga saat ini masih terlindungi, masih sehat dan dapat berkumpul dengan keluarga dirumah seperti hari biasanya. Semoga bisa seterusnya diberikan kesehatan yang baik dan terhindar dari paparan virus corona. Aamiin yra.

Selain percepatan pemberian vaksin bagi masyarakat, sebagai upaya untuk menekan semakin tingginya angka kasus covid 19, mulai sabtu kemarin 3 Juli hingga selasa 20 juli 2021 pemerintah pun memberlakukan PPKM darurat khusus di pulau Jawa dan pulau Bali.

Sedih sekali rasanya, karena akhirnya kita kembali di batasi aktivitas dan mobilitasnya. 

Sejak pandemi saya memutuskan untuk tak lagi berbelanja bulanan dan menggantinya dengan berbelanja di setiap akhir pekan saja, saya yakin banyak yang juga merubah kebiasaan berbelanja seperti halnya saya.
 
Namun dengan dimulainya PPKM pada akhir pekan kali ini, saya tidak bisa pergi ke supermarket dekat rumah, tempat saya biasa berbelanja. Untungnya yah saat ini sudah banyak sekali tempat belanja online dan bertemulah saya dengan KedaiMart.






Apa itu KedaiMart ?
KedaiMart merupakan aplikasi yand dapat di download pada ponsel android maupun ios yang mengusung konsep supermarket in your pocket. Kita dapat berbelanja segala kebutuhan rumah tangga karena semua ada di KedaiMart, dengan harga terjangkau, banyak promo menarik dan yang paling penting tanpa harus keluar rumah.

Apa yang tersedia ?
Segala kebutuhan rumah di sediakan oleh KedaiMart mulai dari sembako, sayuran segar, buah-buahan baik itu import maupun lokal, bumbu dan rempah dapur, daging, ayam dan ikan, pastri dan frozen food, berbagai macam produk pembersih dan sanitasi, obat-obatan hingga buket bunga pun ada disini.

Pada KedaiMart juga terdapat berbagai pilihan produk dalam bentuk paket, diantaranya adalah 
1. Paket Sembako
2. Pake sayur
3. Paket Jus
4. Paket Peduli Nakes






Bila untuk paket sembako berisi kebutuhan seperti beras, minyak, telor dan kebutuhan pokok lainnya. Untuk paket sayur terdapat sayur sop, sayur capcay, tumis kangkung dan lainnya, Paket-paket masak ini selain terdapat sayur juga sudah lengkap dengan bumbunya sehingga memudahkan kita untuk memasak.

Sementara untuk paket jus terdiri dari kombinasi buah dengan buah atau buah dengan susu atau buah dengan sayuran yang dapat dijus bersamaan, sehingga kita tak usah lagi bingung memikirikan perpaduannya tinggal pesan saja paket yang kita inginkan sesuai selera atau kebutuhan kita.

Yang terakhir paket peduli nakes yang terdiri dari beberapa pilihan paket yang berbeda-beda komposisinya tergantung harga. Paket ini dapat kita kirimkan kepada para nakes sebagai bentuk dukungan kita sebagai masyarakat akan perjuangan mereka sebagai garda terdepan selama pandemi covid 19 ini.

Apa keuntungannya ?
1. Proses pemesanan yang mudah
2. Lengkap dan banyak pilihan produk 
3. Hari ini pesan, besok sampai
4. Gratis ongkir dengan minimum belanja hanya 100K
5. Tersedia berbagai jenis pilihan Pembayaran

Pengirimannya kemana ?
KedaiMart menjangkau seluruh wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (JABODETABEK) selain itu kita juga dapat memilih orderan untuk kirim 1 hari setelah kita pesan hingga 3 hari setelahnya.

Pembayarannya pakai apa ?
Sesuai dengan perkembangan saat ini pembayaran pada KedaiMart pun bisa kita lakukan dengan berbagai cara, mulai dari e-wallet seperti gopay dan ovo, virtual accout dan kartu kredit.


Kesimpulan

Pesanan saya pada Kedaimart datang di pagi hari sekitar jam 9 dibawa seorang bapak kurir. Sesuai dengan janjinya "hari ini pesan, besok sampai". Berikut adalah orderan saya di Kedaimart sesuai dengan kebutuhan rumah tangga yang memang kebetulan minggu ini sudah hampir habis ataupun habis dan tidak ada lagi stok.

Untuk sayuran saya memesan : pokcoy, baby pokcoy, wortel, baby wortel, jamur enoki dan kentang. Ini semua dimasukkan dalam satu kardus besar bersama dengan daging dan ikan dori yang diberikan es batu agar menjaga tetap dalam kondisi beku. 

Sementara untuk sayuran semua dalam kondisi segar, tidak layu, tidak busuk dan tidak ada yang rusak, masing-masing di kemas dengan plastik kecuali kentang yang menggunakan kemasan khusus untuk kentang. 

Untuk kebutuhan rumah tangga lainnya saya memesan detergen cair, pelembut pakaian, shampo dan cairan pembersih lantai serta kapas kosmetik, produk-produk ini di taruh dalam satu dus yang sama. Semua kemasan dalam kondisi baik dan tidak ada yang bocor.

Di kardus ketiga terdapat bumbu serba guna dan paket sembako yang berisikan minyak goreng, telor dan kecap. Untuk telor dikemas dalam box khusus telur sehingga terhindar dari kerusakan saat dalam perjalanan pengantaran.




Selain semua pesanan saya datang tepat waktu, diantar dengan aman oleh kurir KedaiMart dan kemasannya pun rapi sekali, dipisahkan sesuai dengan jenis belanjaan sehingga tidak dicampur aduk, padahal sih untuk semua pesanan saya sebenarnya cukup saja bila di kemas dalam satu kardus.

Hal tersebut membuat saya sebagai konsumen merasa sangat tenang dan tidak perlu merasa khawatir akan ada salah satu produk yang mengkontaminasi produk lainnya atau produknya ada yang tercecer dijalan karena dikemas dengan asal-asalan.

Untuk beberapa produk pun telah saya olah sepeti ikan dori dan kentang untuk disajikan pada anak-anak sementara untuk daging dan sayur-sayuran, kebetulan dia akhir pekan kali ini saya memang meminta keluarga adik saya untuk kerumah karena kami berencana untuk mengadakan all you can eat.

Terakhir, semoga pengalaman saya yang terpuaskan dengan menggunakan aplikasi KedaiMart ini bisa menjadi salah satu pilihan dan mempermudah ibu-ibu untuk berbelanja kebutuhan rumah tangga secara online di masa PPKM ini yah.

Happy Shopping