Staycation Di Sheraton Grand Hotel Gandaria City


Akhirnya di masa pandemik ini pada hari minggu lalu, 6 September 2020 saya dan paksu memberanikan diri untuk mengajak anak-anak kami Zaidan dan Zeanissa staycation di sebuah hotel namun tetap didalam kota Jakarta saja, yaitu di Sheraton Grand Hotel Gandaria City.

Kenapa memilih hotel ini ? Alasan utamanya karena hotelnya menjalankan protokol covid19 dengan ketat, jadi saya merasa nyaman dan aman membawa keluarga yang ada anak-anak juga. Jawaban lainnya sederhana saja karena saya mendapatkan harga yang cocok banget untuk menginap semalam di hotel bintang 5 ini dan harganya itu kurang dari sejuta dan sudah termasuk sarapan untuk 2 orang dewasa.

Minggu sore sekitar jam 4 kami sudah tiba, sebenarnya check in sudah bisa dilakukan mulai dari jam 2 siang namun karena harus mampir ke sebuah toko untuk membeli pelampung renang buat Zaidan terlebih dahulu jadi kami agak terlambat untuk check in.


Kendala lainnya karena ini kedatangan pertama kali kami ke Sheraton Grand Hotel Gandaria City jadi masih bingung dengan lokasi parkirnya yang diketahui kemudian menyatu dengan Mall Gandaria City dan Gandaria 8 Office Tower. Ternyata parkir khusus hotel berada di area B2, sehingga kita bisa masuk langsung ke hotelnya tanpa harus masuk ke mall terlebih dahulu.


Review Area Lobby

Sambil menunggu saya melakukan proses check in, paksu dan kedua anak saya berkeliling di lobby. Memasuki area lobby Sheraton Grand Hotel Gandaria City sudah berkesan karena sangat luas sekali. Terdapat 3 buah meja penerima tamu disebelah kiri pintu masuk lalu di bagian tengah terdapat kumpulan sofa-sofa empuk tempat kita bisa menunggu proses check in ataupun check out, sementara di bagian kanan terdapat lounge dan ruang meeting.



Sesuai dengan permintaan saya, petugas reception memberikan kamar di lantai atas, yaitu lantai 17 dan tepatnya kami mendapatkan kamar nomor 1721. Sebelumnya dari mba reception juga menginformasikan bila semua kamar di Sheraton Grand Hotel Gandaria City terdapat bath tub termasuk jenis kamar type deluxe yang kami tempati.



Wuhuuu, zaidan so happy karena sudah lama tidak berendam air hangat.

Di tengah kondisi corona ini, seperti yang telah saya sampaikan sebelumnya Sheraton Grand Hotel Gandaria City juga memberlakukan protokol kesehatan yang ketat seperti untuk setiap lift hanya diperbolehkan untuk memuat maksimal 4 orang atau satu keluarga, menyediakan handsanitizer di banyak titik hotel, seluruh petugas menggunakan masker dan face shield dan masih banyak lagi yang membuat pengunjung merasa tetap nyaman dan aman.


Review Kamar

Sama halnya dalam menggunakan lift untuk membuka pintu kamar kita diharuskan melakukan taping dengan kartu, begitu masuk ruangan kamar sudah dingin karen ac sudah dinyalakan sebelumnya oleh petugas dan saya suka sekali pelayanan sederhana seperti ini.

Pada bagian foyer ini terdapat lemari dengan tiga buah pintu yang berisikan setrikaan dan alasnya, terdapat sebuah bath rob dan 2 buah sandal hotel serta sebuah safety box ukuran kecil. Disamping lemari terdapat meja untuk menaruh tas dan koper juga terdapat laci yang kami gunakan untuk menyimpang sandal dan sepatu.







Lalu dari area foyer terlihat ruang kamar yang luas dengan tempat tidur berukuran king size dilengkapi empat buah bantal diatas kasur yang sangat empuk. Terdapat sebuah televisi berukuran cukup besar dengan saluran tv kabel, yang berhadapan dengan tempat tidur yang saya tidak suka ketinggiannya karena ada kejadian kurang menyenangkan pada malam hari, Zeanissa sempat terjatuh karena paksu lalai untungnya adalah disekitar area bawah tempat tidur terlapisi memakai karpet yang cukup tebal.










Memasuki area kamar mandi yang juga luas ini di dalamnya terdapat bathtub, lalu ada bilik tempat mandi dengan 2 jenis shower dan tersekat terpisah dengan toilet duduk dan yang membuat saya senang karena di dalam toilet di tempat tisu gulungnya dibuatkan tempat kecil agar kita bisa menaruh hp, cocok kan buat yang suka main hp ketika lagi pup atau pipis. xixixi.








Tepat di samping bath tub terdapat kaca besar dengan tirai yang dapat di naik turunkan secara otomatis, ini design favorit saya karena Zaidan senang sekali berendam tapi sering kali takut sendirian di kamar mandi dan saya juga bisa mengawasinya tanpa perlu harus bolak balik masuk ke area kamar mandi selain itu Zaidan juga bisa tetap menonton acara tv kesukaannya dari tv yang ada di depan tempat tidur.




Disebelahnya terdapat mini bar, beisikan beraneka makanan dan minuman ringan, serta teko dan gelas dan juga complimentary product sesuai standar, teh, kopi dan gula. Oh ya didalam kamar juga terdapat meja kerja di pojok kiri sementara di pojok kanan ada sebuah sofa dan meja kecil.







Review Restoran

Keesokan pagi ketika waktu sarapan kami baru turun sekitar jam 8 ke Restoran Anigre yang berada dilantai UG karena menunggu zaidan bangun tidur dulu. Ternyata sarapan disajikan ala carte bukan prasmanan, mungkin karena weekdays dan tamu hotel tidak terlalu banyak. Saat kami datang hanya ada satu rombongan keluarga cukup besar sekitar 10 orang.

Tempat breakfast ini cukup luas areanya, terdapat banyak tempat pilihan tempat duduk juga, designnya juga simple dan yang saya suka terang sekali tempatnya, mungkin karena pencahayaan yang datang dari kaca-kaca besar dengan gorden tipisnya.

Sarapan dengan penyajian ala carte memang tidak sesuai harapan sih dan suami saya sudah manyun saja karena pasti pilihannya hanya beberapa saja, namun ternyata diluar ekspektasi pilihan sarapan sangat banyak sekali.dan saya senang sekali dengan semua pelayan restoran, sangat ramah, membantu memilihkan dan menjelaskan menu serta merekomendasikan menu sesuai dengan selera kami.





Pagi itu saya memesan nasi goreng archipelago, paksu memesan nasi kebuli, zaidan mie goreng dan cereal, Zeanissa saya pesankan aneka roti dan buah serta sajian omelette egg set. Hidangan pertama yang datang milik zaidan yaitu mie goreng, sesuai pesanan sih tidak pedas tapi ternyata rasanya pun hambar jadi biasanya zaidan lahap sekali makan mie goreng jadi tidak dihabiskan.






Yang menjadi favorit saya dan pak suami adalah nasi kebuli, ini enak sekali rempahnya terasa tapi tidak kuat sekali, mantap deh untuk menu sarapan pagi. Sementara untuk nasi goreng archipelago juga tidak sesuai dengan selera saya karena terlalu manis dan kurang berbumbu jadi saya tukeran sarapan dengan paksu.

Sementara Zeanissa dengan lahap dan bahagia menghabiskan omelette egg set yang disajikan dengan sayuran mentah, 2 buah sosis yaitu sosis sapi dan ayam dan smoked beef, ini juga the best sekali karena bisa jadi finger food buat Zeanissa. kecuali sausnya yah, yang memakan ayahnya.

Di resto juga tersedia beberapa baby chair tapi maaf yah nggak ada fotonya untuk restoran ini karena ribet makan tapi juga harus memperhatikan anak-anak yang sedang makan.


Review Kolam Renang

Kegiatan kami setelah selesai sarapan adalah pergi berenang di kolam renang yang berada di lantai 6 selantai dengan tempat fitness. Area kolam renang cukup luas, terdapat 2 pool besar, sebuah khusus dewasa dengan kedalaman 1.2 m dan kolam dangkal khusus untuk anak-anak.





Dipinggir kolam terdapat banyak kursi malas untuk berjemur dan juga terdapat beberapa shower untuk bilas. Begitu memasuki area kolam renang petugas lifeguard langsung memberikan handuk bersih berwarna biru sesuai dengan permintaan kami.





Cukup lama kami berada di area kolam renang ini seperti membayar waktu setengah tahun tidak ketemu dengan kolam renang, terutama untuk zaidan yang biasanya hampir setiap bulan kami ajak berenang. Puas ia berenang walaupun di area kolam renang tidak dilengkapi dengan permainan untuk anak-anak.


Hampir jam 12 siang kami baru melakukan check out dan diberikan tiket free parking oleh receptiont. Senang sekali rasanya walau hanya menginap semalam di Sheraton Grand Hotel Gandaria City benar-benar melepas penat dan seperti recharge semangat baru lagi, semoga dalam waktu dekat bisa kembali menginap lagi disini dan sudah tidak ada lagi virus corona jadi lebih menikmati waktu main ke mallnya juga.



Ada yang sudah pernah menginap juga di Sheraton Grand Hotel Gandaria City ? bagaimana menurut kalian, sharing yuk di kolom komentar.

Komentar

Postingan Populer