not looking good but working great

"pak bagyo mau diberhentiin kantor
masa ? kenapa ? bikin salah apa ?
iya beneran, gak ada bikin salah tapi katanya kantor mau ganti orang dengan yang lebih ...
lebih bagus... penampilannya 
..... ???"



By the way pak bagyo adalah office boy dikantor saya, dari pertama kali saya masuk kerja di kantor yang sekarang dia sudah jadi ob disana, berarti kira-kira sudah 7 tahun lamanya, bahkan mungkin lebih.

Hari ini dapat kabar ia akan di berhentikan dengan alasan penampilannya kurang bagus, saya kaget sekaligus bingung plus jadi sedih yah. Kaget karena kok baru sekarang diberhentikan, bingung kok dengan alasan yang kurang dimasuk akal (saya) dan sedih karena saya tahu dia sebagai ob kerjanya bagus dan bisa di andalkan.

Menurut pemikiran saya yah, ob kan kerja di belakang layarnya kantor selama kantor terjaga kebersihan dan kerapiannya, selalu stand by di pantry untuk bikin minum saat meeting atau saat ada tamu dari kantor lain atau mudah di minta tolong untuk beli makanan diluar. maka dia jadi ob yang saya idolakan.

Ada yang juga sepemikiran dengan saya ?!

Cerita sedikit tentang Pak Bagyo, saya tidak tahu pasti sih usianya pak Bagyo ini, kalau dikira-kira mungkin sekitar 40-45 tahun lah yah, sudah berkeluarga, punya anak 2 orang. Pak Bagyo, kalau dilihat dari penampilan fisik ini yah biasa saja, badannya gemuk, tidak tinggi, perut buncit, kulitnya hitam, gaya rambutnya pendek khas orang tua lah, apalagi wajahnya yah memang tidak bisa dibilang rupawan.

Penampilan saat kerja pun nggak yang pakai baju dan sepatu semau dia yah, tetap pakai seragam dan rapi, pakai sepatu tertutup sesuai dengan standar dari agency ob-nya lah. Iya jadi ob dan security dikantor diambil dari agency jadi nggak kantor kita yang melakukan reqruitment sendiri, namun dikantor mereka semua berada di bawah Dept GA.

Kalau melihat bisa orang jangan dari tampilan luarnya saja, yah inilah yang terjadi dengan Pak Bagyo. Orangnya ramah, baik hatinya, mudah dimintakan tolong, enak juga kalau di ajak ngobrol dan bercanda dan nggak ob yang songong banyak tingkah, pernah kan nemuin ob yang tipical yang nggak mauan kalau disuruh-suruh dan baru mau jalan kalau ada uang jalannya. Jauh banget dia dari penilaian ob yang seperti itu.

Kerjanya pun selama ini nggak yang bikin kita-kita yang karyawan jadi kesel sama dia, ada sih keselnya tapi masih bisa termaafkan, salah satunya nih yang sering terjadi kalau kita minta dibelikan makan di tempat A tapi malah dia beliin di tempat B. 

Kesel sih kok orderan makanan atau minuman nggak di tempat yang kita inginkan, tapi yah kebetulan kalau saya nih orangnya nggak tipe yang bergantung banget sama ob kantor, jadi selama masih bisa jalan untuk beli sendiri yah bakalan keluar kantor buat melakukannya sendiri.

Untungnya sih apa yang kita pesen cuma di beliin nggak ditempat yang sesuai dengan pesanan kita, tapi untuk pesanananya masih benar. Misalkan kita order untuk beli nasi goreng, yang bener yang dibeliin memang nasi goreng. Kadang menurut anak-anak pak bagyo begitu karena inisiatif pengen memberitahu kita kalau nasi goreng di tempat a lebih enak daripada di tempat b.

Cuma itu saja sih seingat saya, yang teman-teman kantor sering keluhin.

Teman-teman selantai sepakat untuk membantu pak Bagyo agar tidak di pecat begitu saja dikantor, karena yang akan memecat kan departemen GA karena ob memang secara struktural organisasi berada di bawah Dept General Affair (GA) jadi saya dan teman-teman membuat petisi untuk pak Bagyo.

Eh ternyata kita langsung kalah, karena yang minta pak Bagyo diganti adalah salah satu petinggi kantor kita. Ya udahlah kita ikhlaskan akhirnya ob kesayangan kita diganti dengan ob baru yang menurut perekrut dan agency-nya lebih baik secara penampilan, secara kerja sih belum tahu yah. 

Kalau menurut kalian gimana ? setuju nggak ob harus dilihat dari penampilan luarnya bukan dari kerjanya, ini kantor tanpa ada menerima customer yah, pokoknya kantor bukan yang seperti bank atau hotel yang memang dibutuhkan ob yang bisa memberikan brand image yang menyesuaikan dengan tempat kerjanya.







loph,
Maya Rumi

5 komentar:

  1. Kalau menurut saya sih nggak perlu sepertinya Mbak penampilan itu

    BalasHapus
  2. Padahal itu bagus banget ya Mbak kerjanya. Bingung juga ya, kok baru diberhentikan sekarang

    BalasHapus
  3. Walah Mbak sedih juga ya Mbak kalau seperti itu. Padahal kerjanya bagus huhu. Nggak setuju juga deh saya

    BalasHapus
  4. Kok ikutan sedih bacanya 😭😭😭😭. Ada apa ya sebenarnya? Dari cerita mbak alasannya kurang masuk akal. Duh, semoga pak Bagyo dapat pekerjaan yang lebih baik. Kalau diberhentikan begitu tetap dapat pesangon kah, mbak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mbak eny aq pun sedih deh, pas tau alasannya kurang meyakinkan gitu, infonya sih tidak diberhentikan tapi di pindah tugaskan ke kantor lain karena dia kan dari agency gitu bukan hiring langsung dari kantor aq.

      Hapus

Terima kasih sudah meluangkan waktu untuk membaca postingan ini dan meninggalkan jejak komentar yang baik, semua komentar akan di moderasi terlebih dahulu oleh penulis.