Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2017

Daycare 101 : All About Daycare

Gambar
daycare Bulan November ini, bulan keempat Zaidan di daycare, bulan ini nggak ada kejadian yang luar biasa selama di daycare jadi saya mau cerita seputar daycare saja, karena banyak yang nanya-nanya pengalaman saya, mudah-mudahan di tulisan ini bisa membantu jawab pertanyaan keresahan dan kebingungan serta bisa menjadi bahan pertimbangan yang mencerahkan buat orang tua tentang daycare. Apa itu daycare ?  Ternyata nggak semua orang tahu dan mengerti apa itu daycare. Saya pikir zaman sekarang mah sudah sangat familiar yah daycare, karena sudah lebih mudah ditemukan di jakarta dan sekitarnya, namun ternyata saya salah deh. Teman saya yang sudah menikah namun belum mempunyai anak saja tidak tahu apa itu daycare. Jadi kalau menurut saya daycare adalah tempat dimana orang tua bisa menitipkan anaknya karena kedua orang tua si anak sama-sama bekerja, bukan hanya ibunya saja yah yang kerja. kebanyakan orang yang tahu daycare pun hanya berpikir kalau ibunya irt (ibu rumh tan

Tentang Dandan di Kantor, Harus atau Nggak ?!

Gambar
Beberapa tahun lalu saya pernah bekerja untuk posisi front liner dimana keseharian saya bekerja harus bertemu dan berinteraksi dengan customer, karena pekerjaan tersebutlah, saya mengikuti beauty class yang diadakan kantor. Sebenarnya bukan hanya front liner sih yang dapat mengikuti kelas ini, tapi untuk karyawan back office juga diterapkan hal yang serupa, karena perusahaan sangat concern dengan pembentukan image perusahaan, jadi pemb elajarannya tidak hanya make up saja tapi juga grooming yaitu memperhatikan dan menjaga penampilan selama bekerja mulai dari tatanan rambut, pakaian dan sepatu yang kita pakai, pokoknya ujung rambut sampai ujung kaki bahkan hingga sikap kita pun harus mengikuti SOP (Standar Operasional Prosedur) yang telah di atur oleh perusahaan. Ribet banget kan ?! Padahal belum mulai kerja.. hahahaha Dari sanalah saya belajar untuk selalu rapi selama dikantor, baik itu dandanan maupun pakaian. Walaupun saya tidak bekerja lama dikantor tersebut, namun pelaja

Jalan & Jajan Di IKEA

Gambar
Awal bulan ini, saya bersama adik-adik dan ibu mengajak Zaidan ke IKEA buat jalan-jalan dan jajan saja, Kok nggak belanja ? karena buat saya tidak memungkinkan pilih-pilih belanjaan bareng sama anak 3 tahun yang lagi demen banget jalan, lari-larian kemana-mana dan lompat-lompat dimanapun. Walau saat itu saya datang ramai-ramai, tapi kalau nggak sama ayahnya, kewalahan saya menjaga Zaidan sambil belanja. Dari pada stress kalau nggak bisa pilih-pilih barang yang mau di beli di tambah zaidan nggak sabar nungguin bundanya yang kalau belanja suka galau kan mendingan nikmatin suasananya saja, santai keliling-keliling sambil lihat-lihat terus pas lapar tinggal melipir makan-makan di restoran yang isinya makanan berat di lantai 2 atau bistro yang banyak jajanan di lantai 1 yang menurut saya makanannya enak-enak banget dan murah-murah harganya. Perpect combination. Saat kita sampai sudah lewat jam makan siang, jadi kita pikir lebih baik makan dulu baru keliling untuk jalan-jalan. Te

Cerita Dari CFD Jakarta 2017

Gambar
cfd jakarta Setelah lama sekali absen datang ke Car Free Day (CFD) Sudirman-Thamrin. Akhirnya kemarin minggu saya sekeluarga olahraga dan jalan-jalan lagi menikmati pagi Jakarta disana. Seingat saya untuk tahun 2017 ini pertama kalinya deh kami datang ke CFD, mungkin karena sudah terlalu lama nggak kesana yah, banyak sekali perubahan yang terjadi yang saya lihat dan temui. Pertama, harga parkir mobil-nya bikin kesel. Biasaya suami saya akan memarkir mobil dipinggir jalan depan Grand Indonesia, yang disamping sungai ituloh. kemarin pun begitu. Namun begitu melihat tiket parkir yang nopolnya di tulis tangan sama tukang parkirnya yang kebetulan ibu-ibu bukan bapak-bapak itu saya kaget.  Kita di suruh bayar 20 ribu. Saya nggak tanya sih itu untuk berapa lama. Sudah kesel duluan, Lah parkir resmi saja hanya 4 ribu per jam dan di CFD paling lama banget juga sekitar 3 jam. Jadi kalau di hitung-hitung paling habis 12 ribu untuk parkir. Nggak mau saya parkir disitu, saya minta ke

Movie Review : Hindi Medium

Gambar
Pertama kali saya nonton film India itu waktu SMA, ikut-ikutan nonton karena ajakan teman segank. Kuch Kuch Hota Hai judul filmnya, pasti sudah pada tahulah film box office ini, ternyata saya suka jadilah setelah itu berlanjut dengan film-film india lainnya.Yang saya tonton saat itu hanya film india dengan genre romance, jadi pengetahuan saya akan aktris dan aktor india pun terbatas, lebih banyak yang saya nggak tahu lebih tepatnya. Setelah lulus sekolah, saya nggak pernah lagi nonton film india, nggak ada yang mempengaruhi dilingkungan pertemanan saya. Sampai akhirnya menikah mulailah saya nonton film india lagi. Ketularan sama suami, walau begitu film india yang saya tonton bukan lagi genre romance yah karena suami nggak suka sama film tema cinta-cintaan. Awalnya saya nggak tertarik sih sama film-film india yang dia tonton, bukan genre favorit saya, walaupun ada cerita percintaannya paling hanya sebagai bumbu saja. Sebenarnya mungkin karena dia lebih penasaran sama rating