pixabay

Awal tahun depan masa berlaku paspor saya habis, jadilah bulan ini saya berencana untuk mengurus penggantian paspor tersebut. For your info juga yah, sebaiknya penggantian paspor dilakukan 6 bulan sebelumnya, itu sarannya saya dapat dari website imigrasi selain itu karena maskapai penerbangan hanya mau menerima penumpang yang berpaspor minimal masa aktif enam bulan sebelum masa berlaku habis.

Agak malas sebenarnya kalau harus mengurus paspor nih, malas untuk antrinya. Pengurusan paspor pertama saya hampir 5 tahun lalu di kantor imigrasi warung buncit, Jakarta selatan. Masih ingat saya, sudah harus datang pagi-pagi masih harus antri, padahal sudah daftar online, dan antriannya itu mengular. Parahnya kalau tidak daftar online, dari subuh sudah ada yang datang untuk ambil nomor antrian. Gila bener deh!

Karena pengalaman tersebutlah saya jadi malas ke kantor imigrasi, tapi kalau nanti-nanti takut lupa, dan biasanya kalau ditunda-tunda malah kepakai itu paspor, jaga-jaga dari hal tersebut biar nanti nggak mepet waktu dan buru-buru. Kebetulan ada waktu akhirnya saya mulai deh daftar online lagi ke website imigrasi.go.id

Lupa-lupa ingat dengan prosesnya, jadi pas mau daftar saya sambil googling. Di halaman depan website, kita tinggal klik ikon buku paspor yang ada tulisan "layanan antrian paspor on-line". Ternyata harus register terus login selanjutnya memilih kantor imigrasi yang akan saya datangi yaitu di daerah jakarta timur, kapok ceritanya ke imigrasi jakarta selatan.

Nah masalahnya baru timbul deh, karena tanggal yang saya pilih di bulan september ini, nggak bisa di pilih, yang bisa di pilih malah tanggal akhir bulan dan tanggal di bulan depan. Nyoba beberapa kali tetap saja seperti itu. Saya jadi bingung sendiri. Padahal saya belum ada submit berkas data juga, karena seingat saya dulu seperti itu. Haduhh...Nyerah deh.

Saya pikir besok langsung datang saja deh on the spot nggak jadi daftar online, karena mau datang on the spot seorang teman menyarankan untuk buat di daerah jakarta utara, tidak terlalu antri katanya. Okelah akhirnya saya mengikuti rekomendasinya. 

Esok paginya datanglah saya ke kantor Imigrasi Jakarta Utara yang di daerah kelapa gading, setelah parkir kendaraan langsung masuk gedung terus melihat keramaian tapi nggak ada lagi antrian mengular hati saya pun senang, namun begitu menemui security di beritahukan kalau per agustus 2017 pengajuan pembuatan atau pembaharuan paspor harus dengan daftar online terlebih dahulu, tidak ada lagi pelayanan secara manual.

ZONK !

Dan ketika dikantor imigrasi ini saya baru tahu, untuk memudahkan pemohon pengajuan paspor online bisa dilakukan di hp berbasis android, jadi hanya tersedia di play store untuk saat ini. Berikut detailnya untuk pengajuan pembuatan paspor baru atau pembaharuan ONLINE :

1. Download aplikasi  di play store "antrian paspor"
2. Register 
3. Login
Kedua item ini sama dengan yang di website, karena saya sudah register jadi langsung login saja.
4. Pilih kantor imigrasi yang akan kita datangi
5. Isi form permohonan
Untuk pengisian tanggal kita hanya bisa memilih dari tanggal yang masih tersedia, ditandai dengan warna hitam, bila tanggal berwarna abu-abu dan tidak bisa di klik berarti tanggal tersebut sudah full untuk pengajuan permohonan paspor online. Rata-rata pengajuan kantor imigrasi menerima pengajuan atau kita bisa melakukan 2 minggu sebelumnya, lebih lama dari sebelumnya yang satu minggu.
5. Cek jadwal
Bila proses pengisian form permohonan sukses kita akan mendapatkan "bukti layanan antrian paspor" dalam bentuk pdf. Ikuti informasi kehadiran yang tertera, terutama jam-nya.Beda kantor imigrasi beda ketentuan, di jakarta utara pendaftar paspor online diharuskan membawa print out jadwal kedatangan tapi di jakarta barat hanya perlu menunjukkan dari hp saja.

Tiba hari H, saya datang ke kantor imigrasi Jakarta Barat di daerah kota tua, pindah lagi tempatnya karena yang di Jakarta Utara full sampai akhir bulan september sama dengan yang di jakarta timur dan saya nggak salah pilih imigrasi karena tempatnya lebih dekat dari rumah saya tapi saat ini kantor imigrasinya sedang renovasi jadi kurang nyaman.

Saya datang jam 10.45 pagi, mengikuti informasi yang diberikan harus datang minimum 15 menit sebelum jadwal kehadiran. Ketika waktu menunjukkan jam 11 siang, seorang security menginformasikan untuk mengantri di depan counter permohonan berkas bagi yang mendapat jadwal di jam tersebut. Jadi sebelum waktu tersebut kita duduk saja di kursi yang ada, nggak perlu antri dulu dan capek berdiri. Oiya kalau kita dapat jadwal jam 11 terus datang jam 7 pagi agar bisa di layani lebih dahulu juga nggak bisa. Tidak lama proses antrinya, karena sudah dibatasi kuota perjam-nya, saya hanya 10 menit antri, lalu petugas mengecek berkas saya yaitu :

1. foto copy ktp
2. foto copy akta lahir
3. foto copy kartu keluarga (kk)
4. foto copy paspor halaman depan (buat yang mau pembaharuan)
5. foto copy surat keterangan kerja/foto copy id card

semua berkas tersebut harus di foto copy di kertas A4 dan untuk ktp/ id card tidak digunting kecil mengikuti ukuran ktp/id, jadi kertas dibiarkan tetap berukuran A4 dan jangan lupa bawa berkas asli juga yah.

Petugas juga meminta paspor asli lama saya. Setelah itu ia memberikan saya map kuning yang berisi berkas-berkas tersebut dan mengarahkan saya untuk ke ruangan yang ada tulisannya B.

Sebelum memberikan map tersebut ke petugasnya kita harus mengisi formulir yang terlampir di dalam map kuning, data pribadi kita, suami (bagi yang sudah menikah) dan kedua orang tua, untuk pengisian formulir tersebut harus pakai pulpen warna hitam. Jadi jangan lupa bawa dari rumah, karena tidak di sediakan alat tulis disana.

Selesai mengisi formulir, saya memberikan seluruh berkas tersebut kepada seorang bapak di depan pintu B, ia menginstruksikan untuk menunggu hingga nama kita dipanggil, kurang dari 5. menit saya menunggu kemudian saya di panggil dan di interview sedikit lalu di foto dan pengambilan sidik jari.

Lalu saya menunggu lagi, setelah 10 menit dipanggil lagi dan mendapatkan bukti pengantar pembayaran paspor sebesar Rp. 355.000,-. Pembayaran paspor bisa di lakukan di teller bank BUMN seperti BNI, BRI atau Bank Mandiri, atau bisa juga di mesin ATM-nya yang kebetulan tersedia di depan gedung tersebut. 

Namun petugas menginformasikan kepada saya, lebih baik bayarnya di kantor pos depan kantor imigrasi ini, karena kadang mesin ATM kehabisan kertas cetak bukti pembayaran. Sayangnya pas saya datang kantor pos sudah tidak menerima pembayaran, di batasi hanya sampai jam 12 setiap hari.

Saya baru bisa melakukan pembayaran 2 hari setelahnya, karena baru sempat ke bank BNI. Pembayaran dilakukan paling lambat 7 hari setelah melakukan pengajuan, sementara proses kerja paspor 3 hari setelah kita transfer pembayaran, 2 hari setelahnya kita bisa ambil paspor baru kita. Tidak perlu antri juga, cukup memberikan Bukti Pengantar Pembayaran dan tanda bukti transfer pembayaran ke counter pengambilan paspor lalu tunggu sampai nama kita dipanggil.

Setelah paspor di dapatkan jangan langsung pulang dulu yah, masih ada proses administrasi yaitu foto copy paspor kita ke tukang fotocopy, yang ini saya agak bertanya-tanya kenapa nggak petugasnya sekalian saja yang fotocopy ? Agak malas bolak balik dan harus bayar fotocopian juga. Hehehe. Jadi fotocopy paspor halaman depan ini akan di simpan oleh pihak imigrasi untuk arsip, bilamana kita kehilangan paspor dan akan melapor ke imigrasi, nah inilah yang akan di jadikan dokumen pembantunya.

Oiya saya ini buat paspor bukan yang elektronik yah, karena mahal, terus kedua intensitas keluar negeri paling setahun sekali, itu saja buku yang kemarin selama 5 tahun cuma dipakai ke 6 negara, banyakan kosongnya. Mau buat yang 24 halaman saja, nggak bisa kata petugasnya. Yang terakhir nih informasi dari saya, jangan lupa untuk tanda tangan di halaman belakang paspor, berbeda dengan paspor sebelumnya untuk tanda tangan ada di halaman depan, jadi kalau kita ada rencana trip dengan travel agent, paspor kita nggak dibalikin hanya karena belum di tanda tangan.

Beneran deh kali ini buat paspor nggak ngabisin waktu di kantor imigrasi, praktis, hemat waktu dan nggak ribet buat yang kerja kantoran seperti saya.

Kuy, kapan kita kemana ?



loph,

Maya Rumi
Sebelum banyak cerita-cerita tentang daycare saya mau kasih tanda dulu kalau mulai bulan September 2017 ini, saya akan update cerita tiap bulan selama zaidan di daycare. 
Bulan september adalah bulan kedua zaidan di daycare dan bulan ini di buka dengan tragedi.

Hihihi... bundanya lebai.

Tragedinya adalah Zaidan menggigit temannya, nggak tanggung-tanggung dua orang sekaligus dihari yang sama. Yang perempuan di gigit di pergelangan tangan kanan dan yang seorang laki-laki digigit di dada kiri apa kanan gitu saya lupa. Miss-nya bilang gigitannya sampe membekas biru.

Huhuhuhu !

saya kaget, langsung panik tapi masih bisa pasang muka pura-pura tenang pas di kasih tahu sama miss-nya ketika sore hari menjemput pulang di daycare. Nggak percaya kok anak saya bisa begitu.

Pertanyaan di kepala saya muter berulang-ulang : kok bisa ? Kok bisa ?

Zaidan selama ini nggak pernah menggigit siapa pun, saya terus berusaha mengingat-ingat apa yang zaidan tonton selama ini atau siapa yang mungkin bisa ngajar-ngajarin tapi seingat saya nggak ada yang ngajarin atau melihat tontonan yang mungkin ada adegan seperti itu atau mungkin melihat temannya ada yang seperti itu.

Saya kepikiran banget. Banget.

Saya bahkan sampai mikir dan takut kalau gara-gara hal tersebut zaidan nggak boleh dititip di daycare lagi karena kemarahan dan keberatan dari orang tua yang anaknya digigit sama zaidan. Masalahnya zaidan kan anak baru, anak baru dan sudah nakal seperti itu akan buat was-was orang tua yang sudah merasa aman meninggalkan anaknya di daycare tersebut. Saya tahu orang tua kedua anak tersebut, namun saya jarang bertemu dengan mereka.

Saya nggak marah ke Zaidan, karena setelah di ceritakan sama miss-nya dan ketemu sama anaknya, mukanya seperti ketakutan dan mikir kalau bundanya akan marah, karena sepertinya dia tahu dan sadar dia salah dan sudah nakal, ditambah tumben sekali ketika Zaidan melihat saya dia langsung minta pulang, nggak seperti yang biasanya.

Namun diperjalanan pulang saya terus-terusan ngomong sama zaidan "nggak boleh gigit temen, nggak boleh jahat ke temen, harus sayang ke semua temen. Lanjutin juga dirumah saat bertemu ayahnya saya memberitahu ayahnya, memaksa ayahnya untuk ngomong yang sama ke zaidan.

Ke esokan paginya di daycare saya pesan ke miss-nya untuk lebih memperhatikan zaidan agar tidak mengulangi lagi. Miss-nya yang lain pun memberi tahu kalau kemarin saat menggigit zaidan mungkin hanya gemas saja, karena ketika terjadi mereka bertiga bermain bersama di tempat mandi bola tidak berantem atau ribut satu sama lain.

Saya agak lega mendegar cerita itu, dan Alhamdulillah tragedi gigit gemas ini hanya sekali terjadi dan nggak terulang lagi. Orang tua anak-anak tersebut pun tidak ada yang komplain, mudah-mudahan seterusnya selama Zaidan di daycare akan baik-baik saja, yah walaupun kenakalan sudah pasti tidak bisa di hindari tapi bisa teratasi.

*** DONE ***

Nah Awal bulan ini juga umat muslim merayakan hari raya Idul Adha, saya seneng karena kebetulan liburnya di hari jumat jadinya long weekend, saya pun ambil cuti sehari sebelum hari raya, biar makin jadi liburnya, huhuyyy... nggak deh sebenernya karena mau bantu mama masak-masak dirumah.

Namun ternyata daycare Zaidan pun libur lebih awal 1 hari, nggak jadi bantu-bantu masak dan di tambah pula 1 hari setelahnya daycare-nya masih libur. Akhirnya saya bingung karena nggak ada yang bisa di titipin Zaidan di hari senin itu. Mana awal bulan pula, loading kerjaan lagi banyak-banyaknya, nggak mungkin saya nggak kerja. 

Akhirnya saya kekantor pagi-pagi sekali seperti biasa, gerabak-gerubuk ambil kerjaan, buru-buru narik data dan langsung pulang jam 10 pagi, kerjain beberapa laporan yang bisa di kerjain dirumah sambil nemenin zaidan main dan nonton. Untungnya Zaidan nggak terlalu mengganggu saya dan orang kantor saya yang diluar kota pun nggak masalahin pas mereka telpon saya ada suara zaidan atau saya slow respon di WA. 

Setelahnya saya minta jadwal libur daycare, jaga-jaga biar nggak terjadi dua kali yang seperti ini, karena sejujurnya walau lingkungan kantor saya, baik itu bos atau partner kerja memaklumi keadaan saya sebagai working mom. Saya tetap merasa tidak maksimal dalam bekerja bila seperti itu.

Total bersama Zaidan jadi 5 hari,,, panjang banget deh. Saya seneng sih ada banyak hari bersama Zaidan dan kita bisa main all day long, tapi rencana saya yang sesungguhnya gagal total. 

Yang saya takutin juga karena kelamaan libur dan sama bundanya melulu, Zaidan jadi mogok ke daycare dan kejadian di hari pertama pas masuk kembali ke daycare, ayahnya telat sampai kantor karena Zaidan nggak mau ditinggal. Kalau perginya sama saya, yang terjadi pasti saya nggak kekantor. Libur lagi. ampun deh !

Libur kalau begini jadi bermasalah yah, padahal seharusnya ini enak banget karena liburnya yang kepanjangan.



loph,
Maya Rumi

Minggu sore kemarin saya berkumpul dengan keluarga besar menyambut kelahiran anak kembar dari salah seorang saudara. Senang sekali dalam keluarga besar saya, akhirnya ada yang bisa punya anak kembar. Kami bergantian, lebih tepatnya berebutan untuk menggendong si kembar cantik ini.

Lagi seru-serunya nimang si kembar sambil dengerin cerita orang tuanya yang baru menjalani peran sebagai orang tua, tiba-tiba ada yang nyeletuk "duh kasian si kembar di gigit nyamuk sampai pada merah nih badannya ?" serta merta semua jadi pengen lihat, padahal sudah sering lihat kulit merah-merah karena di gigit nyamuk yah.. hahaha

"Iya sekarang nyamuk makin banyak, ganas-ganas lagi" yang lain menimpali
"Gw semalam nggak bisa tidur, karena nyamuk pada nyerbu, kesel banget" saudara saya yang lain mengeluh.

Lalu saya pun jadi teringat dirumah pun sama, beberapa hari ini juga nyamuk lebih banyak dari biasanya, menjelang maghrib mama sudah wanti-wanti menutup pintu kamar agar mengurangi nyamuk yang masuk. Namun zaidan kalau belum tidur nggak bisa diem, bolak-balik keluar masuk kamar. Akhirnya malam-malam saat tidur, saya bete begitu di telinga terdengar suara nyamuk seperti bersahut-sahutan. Ngiiiinngg ! Ngiiiiinnngg!

Gara-gara hal tersebut saya jadi nge-googling kenapa kalau musim kemarau nyamuk jadi banyak yah ?

Ternyata ketika musim kemarau, walau hanya ada sedikit air yang mengenang, namun tidak mengalir sehingga nyamuk yang bersarang lebih tenang, tidak terganggu dan perkembangbiakannya lebih banyak sebaliknya bila musim hujan terjadi dimana air tidak menggenang karena terbawa aliran arus dan sarang nyamuk juga terseret sehingga nyamuk rata-rata perkembangbiakannya terganggu.

Selain itu karena adanya perubahan iklim yang membuat suhu bumi lebih panas sehingga mengakibatkan nyamuk mengalami perubahan siklus kehidupan, perkembangbiakannya dari jentik menjadi dewasa bila dulu butuh waktu 12-14 hari sekarang menjadi 9 hari sekali yang kemudian nyamuk-nyamuk yang dewasa sebelum waktunya ini akan lebih sering menggigit untuk makan, bila dahulu hanya 5 hari sekali sekarang menjadi 3 hari sekali.

Saya nggak pernah suka mengusir nyamuk menggunakan obat penyemprot serangga nggak tahan sama baunya walaupun sekarang sudah ada yang aroma bunga atau aroma buah atau pakai body lotion anti serangga, duh nggak tahan sama lengketnya.

Terus pakai apa dong ?

Sudah beberapa bulan lalu saya punya Buzz The Bugs Off dari Wangsa Jelita, awal belinya karena kepo saja sebenarnya ketika lagi asiek main-main di explore instagram, berujung visit ke website-nya sempat ragu juga saat tahu bentuknya minyak, kepikiran akan lengket seperti lotion. Tapi penasaran banget, akhirnya order juga..... 2 botol. Hihihi

Waktu itu saya mikirnya beli untuk dipakaikan ke Zaidan saja karena produk ini aman dipakai oleh anak-anak, pas banget dia kan lumayan sering main di luar rumah jadi perlu pakai agar tidak di gigit nyamuk demam berdarah.

Ternyata saya suka sama wanginya, bahkan ibu saya juga suka banget. Wanginya perpaduan bunga lavender dengan citrun, tidak menyengat, kalau menurut saya wanginya menenangkan seperti aroma therapy. Setelah dipakai kulit memang jadi berminyak tapi nggak yang berlebihan dan bikin lengket.

Jadilah sekarang itu andalan banget untuk menolak gigitan nyamuk nakal. Ampuh bener deh dipakai sebelum tidur, tinggal semprot ke telapak tangan lalu usapkan ke tangan dan kaki, di jamin bobo nyenyak sepanjang malam.

Harga : Rp 41.000,-
Ukuran : 60 ml
Kemasan : Botol Plastik 
Penggunaan : di semprot (spray)


 loph,

Maya Rumi

Pagi ini kantor mengadakan seminar tentang kesehatan, temanya "Olahraga Sebagai Gaya Hidup Sehat". Saya senang kalau ada acara seperti ini di kantor, jadi nggak melulu berkutat dengan kerjaan bahkan seringnya ikut seminar atau training di kantor pun tetap yang berhubungan dengan pekerjaan.

Jadi hari ini semangat ikutan seminarnya. Saking semangatnya, datang paling awal karena nggak mau kelewatan buat dapat gratis cek tensi, cek gula darah dan cek kolestrol. Alhamdullilah wa syukurilah hasilnya normal.





Seminar ini di sponsori oleh Garda Medika, sebagai perusahaan jasa asuransi yang digunakan kantor saya bekerja sama dengan RS Tebet Jakarta yang menghadirkan Dr. Margarita Dewi, Spok sebagai Nara sumber.

Seminar dimulai jam 9 dengan pertanyaan pembuka : 

"Siapa disini yang kerja dan masih rutin olah raga 3 - 5 kali dalam seminggu ?"

Ternyata yang angkat tangan bisa di hitung jumlah orangnya dengan jari tangan

Hihihi... saya nggak termasuk dalam hitungan sepuluh jari tersebut.

Padahal kalau kerja harus sehat dan bugar yah. Sehat itu kalau keadaan sejahtera dari badan, jiwa dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial dan ekonomis. Sementara Bugar kalau tubuh mampu melakukan kegiatan sehari-hari tanpa menimbulkan kelelahan fisik dan mental yang berlebihan.

Nah kalau selama ini sudah lebih banyak mengeluhnya dari pada kerjanya, terus lama dikantor tapi produktivitas berkurang berarti sebenarnya kita sudah tidak sehat dan bugar.

Rata-rata orang kerja itu malas olah raga dengan sejuta alasan dan gaya hidupnya nggak sehat, terlebih sekarang pesan makanan apa saja gampang banget tinggal delivery dengan go-food.

Makin jadi deh kebiasaan nggak sehatnya, ditambah mungkin dengan kerja sambil ngemil atau makan siang di meja kerja sambil nonton you tube atau makan siang tapi sambil meeting.

Hihihi... itu sebenernya aktivitas seharian saya dikantor

Nggak bergerak-gerak yah badannya, yang gerak lincah cuma jari-jarinya saja. Setiap hari begitu terus, nggak terasa, tahu-tahu pas nimbang berat badan kaget luar biasa.

Untuk itu perlu banget bergerak atau melakukan aktifitas fisik, yang ringan saja seperti menggerak-gerakkan tubuh (anjuran dokter 2 jam sekali selama 5 menit) yang intinya bisa meningkatkan pengeluaran tenaga dan energi sehingga adanya pembakaran kalori pada tubuh. 

Namun tentu saja yang paling baik yah berolah raga dimana kita melakukan suatu bentuk aktifitas fisik yang terencana dan terstruktur, yang melibatkan gerakan tubuh berulang-ulang dan bertujuan untuk meningkatkan kebugaran jasmani.

Dari mendengarkan seminar ini saya juga baru tahu 2 manfaat dari olahraga, yaitu :

1. Manfaat fisik 
Untuk menjaga tekanan darah tetap stabil dalam batas normal
Meningkatkan daya tahan tubuh terhadap penyakit
Menjaga berat badan ideal
Menguatkan tulang dan otot
Meningkatkan kelenturan tubuh
Meningkatkan kebugaran tubuh

2. Manfaat psikis/mental
Mengurangi stress
Meningkatkan rasa percaya diri
Membangun sportivitas
Memupuk tanggung jawab
Membangun kesetiakawanan sosial

Sudah tahu banyaknya manfaat olahraga, terus bagaimana dong persiapan sebelum olahraga yang baik dan benar ? 

1. Memilih olahraga yang digemari, aman, mudah dan murah
2. Sebaiknya kita melakukan pemeriksaan pendahuluan untuk menentukan dosis yang aman dan jenis olahraga yang cocok dengan tes pembebanan atau stress test terutama bila, ada keluhan seperti sering pusing, sesak nafas dan nyeri dada. Berpenyakit : jantung koroner, asma, kencing manis dan hipertensi, dll. Yang terakhir berusia diatas 30 tahun.
3. Sebaiknya gunakan pakaian dan sepatu olahraga yang sesuai dan nyaman.
4. Jangan lakukan olahraga setelah makan kenyang, tunggu sampai 2 jam.
5. Minum minuman yang sejuk dan sedikig manis.

Agar hasil olahraga maksimal, harus dilakukan bertahap mulai dari pemanasan 5-10 menit, di ikuti dengan latihan inti minimal 20 menit dan di akhiri dengan pendinginan selama 5-10 menit. Oiya jangan lupa frekuesinya itu harus rutin 3-5 kali dalam 1 minggu.

Oiya hal-hal berikut juga harus diperhatikan setelah berolahraga, diantaranya :
1. Jangan langsung makan kenyang setelah berolahraga, makan makanan lunak terlebih dahulu seperti bubur kacang hijau.
2. Minumlah secukupnya bila tubuh banyak berkeringat.
3. Jangan langsung mandi, tunggu suhu badan normal kembali setidaknya setengah jam
4. Mengganti pakaian olahraga bila terlalu basah.

Nggak terasa seminar berlangsung selama hampir 3 jam, wuah seru sekali ternyata pembahasan olahraga ini yah. Saya juga tambah senang setelah dapat payung gratis karena berhasil menjawab pertanyaan bu dokternya.

Yuk akh mulai olahraga sebagai gaya hidup sehat, mumpung besok weekend.  Untuk yang tinggal di Jakarta, hayolah besok jalan-jalan atau mungkin lari atau sepeda-an di CFD Sudirman-Thamrin.




Setelah sebulan terbiasa masuk kantor jam 7 pagi seperti anak sekolah, saya mulai menikmatinya nih. Yang paling utama sih karena menghemat waktu di jalan banget. Dari rumah di daerah Jakarta Barat ke Jakarta Pusat cuma butuh waktu 35 menit saja loh, namun itu harus berangkat jam 6 pagi yah. Jam 6 teng cus atau paling telat 10 menit deh, kalau sudah lebih dari itu, lama tempuh perjalanan akan jadi sejam atau sampai satu jam setengah.

Nggak enaknya adalah, perjalanan saya melewati banyak sekolah mulai dari sekolah sd sampai sekolah sma, dari sekolah negri sampai sekolah swasta. Kalau melewati sekolah-sekolah ini selain sudah pasti memperlambat perjalanan atau bahkan motor saya akan terhenti sesaat (baca kena macet), hal tersebut terjadi beberapa kali, karena disekolah ini ramai kendaraan yang berhenti di kanan dan kiri pinggir jalan untuk drop anak-anak sekolah tersebut.

Nah dari situ saya malah jadi tahu, kalau melewati sekolah negri yang ramai adalah motor namun sebaliknya deh kalau sekolah swasta yang ramai adalah mobil karena para orang tua yang antar anaknya rata-rata menggunakan mobil, membuat macet semakin panjang. Jadi kelihatan yah jenjang sosial di antara sekolah negeri dan sekolah swasta. Iya maksud saya yang masuk sekolah swasta rata-rata orang yang punya mobil.

Ya, cukup sekian sekilas info nggak pentingnya. Saya pagi ini mau cerita yang lain. Mau cerita penyakit lupa. Hari ini kekantor lupa bawa dompet. huhuhuhu ! 

Sedih banget deh, padahal tadi pagi sebelum mandi pas ngelihat dompet tergeletak di meja ruang tamu, saya sudah ingat-ingat ke diri sendiri nanti setelah mandi, ambil dompet tersebut, bawa ke kamar dan masukin ke dalam tas, karena semalem pergi sama ade buat jajan terus saya sembarangan taruh dompetnya karena sudah lapar jadi inginnya cepet-cepet makan saja.

... dan kemudian lupa karena pagi itu selalu ada keriwehan buat saya.

Di perjalanan dari rumah menuju kantor hari ini, tenang banget. Berangkat sesuai schedule, jalanan ramai lancar seperti biasa, agak padat di titik tertentu sama deh seperti hari-hari kemarin. Cuma pagi ini saya belum buat sarapan untuk diri sendiri dan ketika tadi pagi mampir untuk beli sarapan yang saya ingin makan pagi ini eh belum buka tempatnya, atau mungkin nggak jualan, kurang tahu juga deh, saya emang biasanya nggak beli sepagi itu juga sih di tempat tersebut, tapi melihat tetangga jualannya sudah pada buka sepertinya hari ini tempatnya tutup deh.

Jadi sepanjang perjalanan, saya cuma mikirin mau beli apa nanti di dekat kantor. Banyak yang jualan sarapan, karena kebetulan kantor saya nggak jauh dari Stasiun Gondangdia ada yang jual sarapan sejuta pekerja di pagi hari seperti Nasi uduk, lontong sayur, mie ayam, Bubur ayam eh tapi kemarin sudah sarapan bubur ayam, dll, dsb, akhirnya mutusin beli Gorengan.

Begitu melihat gerobak tukang gorengan saya langsung minggir, mepet gerobaknya terus mesen : 2 risol, 2 pisang goreng dan 2 cireng. Sementara abangnya ambilin pesenan saya, saya nyari-nyari dompet di dalam tas dan jeng... jeng... baru ingat dompet masih dirumah.

Terus kepikiran dan berharap mungkin ada ninggalin uang di jaket atau di selipan tas, tapi nggak nemu juga, karena saya masih sibuk nyari duit abangnya ngelayanin pembeli lain. Begitu selesai abangnya ngeliatin saya terus saya ngeliatin abangnya balik dan bilang dengan suara pelan banget karena malu "bang maaf saya nggak jadi beli, dompet saya ketinggalan" dalam hati sudah takut abangnya marah. eh si abang gorengan malah bilang, "nggak apa-apa neng ini bawa aja, besok baru bayar". Saya sudah merasa nggak enak duluan, jadi saya tolak kebaikan hati si abangnya, terus langsung ngacir dengan motor saya. Sebenernya terharu juga sama kebaikan si abang gorengan, percaya bener yah sama saya ngutangin makanan.

Akhirnya pagi ini baru sarapan jam 8, setelah nitip minta tolong temen kantor buat beliin sarapan, udah krucuk-krucuk banget perutnya. iyalah nungguin sarapannya aja sudah sejam.

Nggak lagi-lagi deh LUPA bawa dompet. By the way saya lagi berdoa nih mudah-mudahan nanti sore pas pulang kantor nggak ada razia dengan polisi-polisi berdiri dipinggir jalan nyetopin dan meriksa SIM sama STNK motor. Semua kartu sakti tersebut ada di dompet yang ketinggalan itu.

Baiklah selamat pagi semua, jangan galau kaya saya karena lupa bawa dompet yah.

Kalau beberapa hari atau mungkin beberapa minggu lalu sering cium-cium bau kurang enak dari banyaknya sapi dan kambing yang banyak di jual di pinggir jalan.

Tiga hari lalu dimana-mana baunya berganti jadi harum yah ?

Wangi daging kambing di bakar buat sate atau wangi daging sapi di rebus, lalu diolah jadi semur, rendang, sop, dll, dst, dsb. Menerbitkan air liur dan bikin laperlah pokoknya.

#chefayah sama mama sudah mengolah daging sapi yang di dapat dari pembagian hewan kurban di lingkungan rumah. Mama buat semur daging sementara #chefayah membuat rendang dan sop sum-sum. Sementara daging kambing masuk freezer, karena dirumah yang doyan sate masih belum ingin makan sate kambing.

Saya baru pertama kali nih makan sop sum-sum. Astaga ternyata enakkkk banget. Nyesel deh dari dulu nggak pernah nyobain.

Sebenernya buat sop sum-sum ini nggak di rencanakan. Awalnya karena dapat  dua tulang kaki. Saya mau buat air kaldu sapi, yang sudah lama banget ingin dibuat tapi karena malas ke pasarnya buat beli bahan jadinya tertunda-tunda.

Buat apa sih kaldu sapi ?

Air kaldu ini favoritnya ibu-ibu yang lagi mpasi untuk anaknya. Selain air kaldu dari sapi bisa juga dari ayam kampung. Nah air kaldu ini nantinya bisa untuk macam-macam olahan sop, selain sop yang umum yah dengan potongan kentang dan wortel bisa ditambahkan juga sosis, telor puyuh, makaroni, bakso, dan lain-lain sesuai selera sajalah yah.


Resep air kaldu sapi banyak banget bertebaran di instagram, nah yang ini resep air kaldu sapi-nya #chefayah, ternyata bahannya minimalis banget, yaitu :

2 kaki sapi 
3 lt air
1 bawang bombay, potong dadu
Daun seledri secukupnya, dipotong kasar
Daun jeruk secukupnya


Saya masak dengan panci presto selama 90 menit. Setelah jadi air kaldu, tulangnya disisihkan lalu disaring air kaldunya agar lebih bersih air kaldunya tidak tercampur lagi dengan bawang bombay, daun seledri dan daun jeruk, lalu air kaldu yang hangat saya masukkan ke dalam plastik khusus asi merk gabag ukuran 100 ml dapat 30 kantong, terakhir baru deh masukkan ke freezer ketika sudah dingin.

Tulang yang tadi dipisahkan di tambahkan sisaan air kaldu juga lalu ditambahkan garam, merica (untuk yang suka pedes seperti saya harus dibanyakin ) dan sedikit saja royco sapi, masak lagi sampai air mendidih. Setelah itu siap di santap deh sop sum-sumnya, karena sudah dimasak lama, jadi dagingnya yg masih menempel di tulang lembut banget dan mudah di makannya.

Gampang banget buatnya yah, tapi males nungguin untuk buat air kaldunya. Hehehe.


Idul adha nggak melulu sate kambing yah, sekali-sekali anti mainstream.