Bulan ini ada satu perubahan besar yang terjadi, Zaidan mulai masuk daycare per bulan Juli 2017, setelah hampir 3 tahun punya pengasuh untuk Zaidan. 

Akhirnya saya dan suami memutuskan untuk tak lagi menggunakan jasa pengasuh untuk menjaga Zaidan selama kami kerja.

Karena hal tersebutlah, seketika perubahan besar itu terjadi pada saya dan suami. 

Kami memulai hari kami dengan kebiasaan baru, mengubah yang lama dan ternyata melelahkan sekali dan bisa menguras emosi juga.

Saya selalu bangun 15 menit sebelum azan subuh berkumandang, artinya kalau sekarang sih sekitar jam 4.30 pagi dan biasanya jam 5 Pagi saya akan tidur lagi sampai jam 6.

Tapi itu dulu...

Sejak Zaidan di daycare, setelah shalat subuh saya harus memasak untuk sarapan yang akan di bawa ke daycare, lalu beberes bekas memasak, menyiapkan perlengkapan seperti pakaian yang akan dipakai sore hari serta menyiapkan pakaian suami kerja, lanjut mandi, bersiap ke kantor dan jam 6.20 saya sudah harus berangkat kekantor.

... dan jam 7 pagi sudah duduk manis di belakang meja kerja, langsung sarapan disambi dengan mengecek kerjaan untuk hari ini dan kemarin yang tertunda.

Fiuhhh ! Hattic morning every day.

Itukan saya, bagaimana dengan #chefayah ?

#chefayah masuk kantornya jam 9, biasanya jam 8.30 baru berangkat, santai bangetttt, karena memang dekat juga dari rumah kantornya.

Yang terjadi sekarang, ketika jam 7 pagi saya sampai kantor dia harus sudah bangun tidur, maksain bangun sebenernya, karena dulu dia baru bangun jam 8 pagi.

Ritual makan sarapannya sih nggak ada namun nggak bisa kalau nggak ngopi dan #chefayah nih betahan dikamar mandi. Lambreta banget deh, setidaknya setengah jam disana. 

Setelah itu buru-buru bangunin zaidan dan dimulailah drama pagi three-nager, yang amat melelahkan : nggak mau bangun tidur, lanjut nggak mau mandi, lanjut lagi nggak mau berangkat ke sekolah (daycare). 

Padahal 8.30 harus sudah sampai di sekolah zaidan biar #chefayah juga nggak terlambat sampai kantor, namun drama berlanjut : nggak mau turun dari motor, nggak mau masuk kelas dan akhirnya zaidan nangis minta pulang aja. Jadi #chefayah harus ngerayu dulu, baik-baikin dulu setiap pagi terus ngumpet buat ninggalin zaidan.

Tugas #chefayah sudah selesai sementara saya masih berlanjut di sore hari, karena saya yang kebagian jemput zaidan di sekolah sore hari. Begitu di jemput zaidan mukanya sedih, langsung ngajakin pulang, pengen nangis juga saya ngeliatnya.

Setiap hari pulang kerja saya selalu diburu-buru jangan sampai telat jemput zaidan, padahal jakarta pusat ke jakarta barat itu jauh dan macet. Waspada banget saya bawa motornya, ngeri celaka jadi saya ngingetin diri sendiri untuk nggak ngebut-ngebut walau diburu waktu.

... dan setelah dua minggu, saya merasa... kok belum siap-siap dengan perubahan tersebut. Saya seperti terpental-pental berkali-kali untuk bisa menyesuaikan diri dengan kondisi saat ini.

Rasa capeknya kok nggak hilang-hilang ?

Pertama, setiap hari harus mikirin, besok pagi zaidan sarapan apa, padahal dulu tinggal kasih uang belanja ke pengasuh zaidan lalu dia akan masak untuk makan seharian zaidan.

Kedua, saya sampai buat reminder di hp, jangan sampai lupa membawakan perlengkapan zaidan seperti cemilan, pakaian atau mainan. Pernah lupa bawain susu, jadi miss-nya repot harus ke supermarket buat beli, terpaksa ninggalin zaidan dengan miss yang lain.

Ketiga, dulu pergi dan pulang kantor dengan santai, berangkat selalu kesiangan dan pulang yah kalau kerjaan sudah benar-benar selesai baru pulang. Namun sekarang karena waktu pulang lebih cepat, saya memaksa diri untuk menyelesaikan semua kerjaan lebih cepat dari biasanya.

Sepertinya tiga alasan tersebut yang menurut saya menguras energi dan pikiran. Kelihatannya remeh banget kan yah ? Tapi kalau dilakukan tiap hari rempong banget.

Sampai saya sempat berfikir, apa zaidan masuk daycare sudah yang terbaik buat saya ? Karena kok sepertinya saya dan suami jadi jungkir balik karenanya.

Sementara buat zaidan keadaan yang terjadi adalah sebaliknya karena anaknya sudah lebih dulu menikmati tempat barunya. 

Pertama, sudah cocok sama miss yang menjaga dan guru-guru yang super baik, teman-temannya dan lingkungannya yang emang menyenangkan untuk bermain dan belajar juga.

Kedua, saya jadi lebih teratur dan disiplin dikantor maupun dirumah, karena sudah ada schedule-nya. Terus yang tak terduganya lebih rajin nyobain masak-masak ini itu

Ketiga, saya punya waktu luang di sore hari bersama zaidan, akh seneng banget! Kalau pulang dari daycare kita nyanyi-nyanyi atau mampir ke taman atau pernah juga ke pasar, intinya saya punya waktu lebih buat zaidan. 

Saya patut bersyukur karenanya dan itu jadi alasan yang membuat saya mikir lagi dan tetap memilih daycare untuk zaidan. 

Sekarang sudah lebih satu bulan, nggak terasa juga ternyata.

Banyak hal yang merubah ayah dan bundanya, juga terjadi ke zaidan. Sekarang zaidan rutin bobo siang. Awal masuk sempat turun bb-nya mungkin masih penyesuaian dengan orang-orang baru terutama miss yang jagain dan ngerawatnya.

Alhamdullilah sekarang sudah mulai gemuk lagi, terutama nggak ada lagi drama ketika di sekolah, begitu datang langsung salim dan cium ayah terus lanjut main sama temen-temennya. Ketika pulang di jemput bunda, kita main dulu di tempat bermainnya selama setengah jam baru deh mau pulang.

Semoga zaidan bisa betah terus di daycare, belum tahu sih sampai kapan akan disana, paling nggak selama tk pun akan disana juga.

Hari ini dikantor ada acara Donor Darah, kebetulan acara ini rutin di adakan 3 bulan sekali, sesuai dengan anjuran dari Palang Merah Indonesia (PMI).

Saya sendiri sudah beberapa kali ikut untuk donor darah, lupa berapa banyaknya, karena kartu donor darahnya hilang melulu. Kali ini pun kartunya juga hilang, malah menemukan kartu saat donor di tahun 2016.

Harus nyari deh setelah donor hari ini, untuk membantu petugas juga mempermudah pencatatan yang kemudian akan digunakan untuk memberikan penghargaan kepada pendonor darah. Penghargaannya berupa piagam dan pin yang akan diberikan oleh PMI pertama kali setelah pendonor telah 10 kali melakukan donor darah, bahkan untuk yang sudah donor sebanyak 100 kali, piagam akan diberikan langsung oleh Presiden RI.

Acara di mulai jam 9 pagi, setelah petugas PMI selesai beberes tempat, baru deh kita bisa mulai untuk registrasi dengan mengisi formulir data pribadi lalu ada pengecekan kesehatan kita seperti berat badan, pemeriksaan kadar HB, tekanan darah, nadi, suhu tubuh  terus dokter juga akan tanya-tanya apakah tadi malam sudah tidur minimum 4 jam, ada minum obat atau dalam seminggu ini ada sakit nggak (batuk, pilek, demam dan sakit tenggorokan).



Semua ok, saya pun nunggu antrian untuk donor, sambil nunggu antrian biasanya dikantor akan kasih sarapan, hari ini dapat lontong dan risol. Biasanya banyak nih dikantor ikut daftar tapi nggak ikut donor darah, dengan alasan nggak di rekomendasi sama dokternya untuk donor darah, padahal sih karena takut sama jarum suntik atau cuma mau numpang dapat makan sarapan. Memang di wajibkan yah sebelum donor darah untuk makan dan minum secukupnya untuk mengurangi efek dari pendonor darah seperti kepala menjadi lebih ringan dan membatu aliran darah lebih baik.



Intinya pendonor darah memang harus dalam keadaan sehat, berikut syarat-syarat lengkapnya :
1. Sebelum menyumbangkan darah, calon pendonor hendaknya diperiksa dahulu oleh dokter atau seseorang yang diberi wewenang dibawah tanggung jawab dokter.
2. Berumur lebih dari 17 tahun (atas pertimbangan dokter pendonor yang berumur lebih dari 60 tahun dapat menyumbangkan darahnya).
3. Berat badan minimal 45 kg.
4. Kadar hemoglobin darah calon pendonor sekurang-kurangnya 12,5 gram/desiliter (g/dl).
5. Tekanan darah normal berkisar antara sistole 110-160 mmHg, diastole 70-100 mmHg.
6. Denyut nadi berkisar antara 60 - 100 kali per menit, teratur, tanpa denyut patologis (nadi yang menunjukkan adanya seuatu penyakit dalam tubuh kita).
7. Jarak penyumbangan darah minimal sepuluh minggu dengan penyumbangan maksimal 5 kali dalam setahun.
8. Bagi wanita yang tidak sedang hamil atau menyusui bisa menyumbangkan darahnya enam bulan setelah melahirkan atau tiga bulan setelah berhenti menyusui.
9. Wanita yang sedang menstruasi dapat menyumbangkan darahnya bila kadar Hemoglobinnya memenuhi syarat, biasanya sesudah hari ketiga menstruasi, di mana menstruasinya sudah tidak terlalu banyak.

Hari ini saya sengaja datang awal, biar nggak kelamaan antri. Biasanya karena hari jumat lelaki muslim harus sholat jumat, jadi mereka di dahulukan. Pertama kali donor sih saya biasa-biasa saja, kebetulan tidak takut dengan jarum suntik juga.



Namun saya pernah punya pengalaman kurang enak setelah donor darah tahun lalu, jadi berat badan saya itu pas banget 45 kg, namun sama dokter diperbolehkan untuk donor darah karena hasil cek kesehatan bagus. Saya sebenernya sudah nggak yakin untuk tetap donor darah, tapi sudah pernah donor darah dengan berat badan segitu dan tidak apa-apa, akhirnya setelah donor darah saya bukan cuma pusing keliyengan tapi saya rasa sudah ingin pingsan, lemes banget. Saya segera diberi minum teh manis hangat dan disuruh tiduran. haduhh malu deh.



Hari ini mbak petugas dari PMI yang bantu saya donor darah seru sekali, jadi nggak seperti sedang donor, banyak cerita-cerita  jadi saya rileks dan santai suasananya. Dari cerita-cerita-nyalah saya baru tahu, sesuai dengan peraturan WHO minimal untuk donor darah itu 350 cc untuk perempuan dan 450 cc untuk laki-laki menyesuaikan dengan berat badan juga yah. Sebelumnya dengan berat badan yang sama hanya darah saya yang diambil hanya 250 cc. Oiya darah yang telah di ambil akan dibuat lagi oleh tubuh dalam waktu 1 - 2 hari dengan minum yang cukup.

Setelah kurang lebih 15 menit proses donor darah pun selesai, Alhamdullilah lancar. Saya pun baik-baik saja setelahnya. Tidak ada keluhan sama sekali baik saat pengambilan darah maupun setelahnya. 

isi goodie bag setelah donor darah

Berikut beberapa hal yang tidak boleh dilakukan setelah mendonorkan darah :
1. Jangan langsung bangun setelah petugas selesai mengambil darah, tetap berbaring sekitar 5 - 10 menit, hal ini berguna untuk penyesuaian tubuh setelah darah di ambil. 
2. hindari membawa barang berat dengan tangan yang di gunakan untuk mengambil darah selama 24 jam.
3. Hindari merokok atau minuman alkohol selama 1 jam 
4. Makan dan minum secukupnya setelah donor darah
5. Bila ingin berolah raga seperti sepeda, lari, sepak bola sebaiknya tunggu 1 hari setelah donor darah di lakukan.

Saya juga baru tahu nih, kalau donor darah itu banyak manfaatnya, berikut diantaranya :
1. Dengan melakukan donor darah kita akan mengetahui dengan tepat golongan darah kita.
2. Dengan rutin melakukan donor darah, para pendonor dapat memeriksa kesehatan secara teratur, karena setiap kali donor akan di cek dahulu kesehatannya.
3. Pemeriksaan hemoglobin membuat si pendonor menyeimbangkan kadar zat besi dalam tubuh.
4. Memeriksakan kondisi darah sebelum mendonor bisa menurunkan resiko terkena penyakit jantung dan stroke.
5. Donor darah dapat membakar kalori dalam tubuh.
6. Membantu deteksi awal masalah kesehatan
7. Menurunkan resiko kanker
8. Mengontrol tekanan darah
9. menurunkan kolestrol
10. Meningkatkan produksi sel darah merah
11. Membantu penurunan berat tubuh
12. Menjaga kesehatan sistem peredaran darah
13. Meningkatkan fungsi paru-paru dan ginjal
14. Memperkaya cadangan darah
15. Menyegarkan dan menyehatkan tubuh
16. Mempercepat penyembuhan luka 

Gimana buat yang belum pernah nyoba donor darah setelah melihat list manfaat dari donor darah ini ? Mudah-mudahan dapat menggerakan dan memberanikan diri untuk ikutan donor darah karena dari 1 kantong darah yang kita sumbangan dapat menolong untuk 3 orang.





Ancol Jimbaran Resto sudah ada sejak tahun 2006, berada di kawasan Pantai Karnival, tepatnya berada di paling ujung Ancol Bay City Mall. Hati-hati nyasar yah, soalnya tempatnya mojok banget.



Restonya luas dengan bangunan kayu dua lantai. Saat datang kita akan disambut oleh Patung Hanoman yang besar dan begitu kita masuk ke bangunan utama kita seperti tiba-tiba sudah ada di Bali karena interior dan juga eksterior serta ornamen bali kental sekali plus backsound musiknya khas bali. Cukup berhasilah untuk membuat kesan, pantai ancol rasa pantai jimbaran.







Dua Minggu lalu saya dan keluarga datang kesana itu siang hari, untuk menghadiri acara Family Gathering dari kantor saya. Sebelum acara makan siang di Ancol Jimbaran resto, peserta Family Gathering bersenang-senang dahulu di tempat wisata ancol.

Kami sekeluarga baru kesana setelah puas melihat-lihat berbagai atraksi di Ocean Dream Samudra dan berkeliling sampai kaki gempor di Sea World. Begitu tiba kami pun segera ikut bergabung dengan teman-teman kantor yang lain dan langsung bersantap siang dengan sajian seafood dan kuliner khas Bali yang menjadi spesialisasi resto ini.



Menu hari itu paket buffet "KUTA" terdiri dari : nasi putih, mie goreng, udang bakar, cumi goreng tepung, tumis kangkung, urap, sup kepiting, ikan kue bakar dan ayam betutu. Rasanya sih tidak yang luar biasa enak yah, tapi juga tidak mengecewakan jadi rasanya standar saja sih. Namun suasananya yang lebih menjual, apalagi kalau makannya di outdoor lebih dekat pantai... hmm maknyus sepertinya yah. Pelayananya oke banget, stafnya ramah dan membantu dengan cekatan. Oiya ada juga cemilan lumpia (ini enak banget) dan puding serta tidak ketinggalan tropical fruits aka buah segar : semangka, nanas dan pepaya. Karena kita ordernya paketan, minuman hanya air putih, kopi dan teh sama nambah es jeruk.




Untuk Family Gathering ini, panitia kantor membooking seluruh area lantai dua, lebih dari cukup untuk memuat 60 orang. Di lantai dua ini ruangannya indoor dan ada teras menghadap ke arah laut.








Selain untuk privasi sehingga acara kita tidak bercampur dengan pengunjung lain di resto juga karena, di dalam ruangan cocok untuk anak-anak karena nyaman dengan pendingin ruangan sementara untuk bapak-bapak yang merokok setelah makan siang bisa keluar di teras.
Yang menenangkan saya juga, tersedianya Mushola di ujung bangunan, terpisah dengan bangunan utama, lumayan cukup besar tempatnya. Di dalam mushola tersedia mukena bersih, sarung dan sajadah. Tempat wudhunya juga ada banyak dan ada sandal jepit atau bakiak juga.




Buat yang mau datang bersama keluarga, teman atau pacar. Rekomendasi kedatangan saat makan malam di hari sabtu, pilih tempat makan di outdoor pinggir pantai, jadi enaknya sih datang sore sekitar jam 5 untuk lihat sunset lanjut makan malam dan sekitar jam 7 malam akan ada pemetasan tari kecak yang akan menghibur kita.








Beragam acara bisa di selenggarakan disini, tidak hanya family gathering saja, meeting, arisan, baby shower, ulang tahun bahkan wedding juga bisa. Jangan khawatir bukan cuma restonya yang luas, parkirannya juga luas. Bila kita berencana membuat acara di sini, kita akan dapat free tiket masuk kendaraan ke ancol, jadi hanya bayar tiket untuk orangnya.






Ancol Jimbaran Resto
Taman Impian Jaya Ancol, Kawasan Pantai Karnival
Jl. Lodan Timur No. 7 Jakarta Utara 14430
Telp : (021) 640 - 10440
Cp untuk booking tempat : Bp. Wayan
HP/WA : 0813-3832 4676
Buka Setiap hari, Jam 10.00 - 23.00


Inginnya sih ke GIIAS buat beli mobil atau motor baru atau paling nggak beli pritilan buat kendaraan deh.
Kenyataannya saya dan keluarga saat libur tujuh belasan ke GIIAS hanya untuk jalan-jalan. Malah tujuan saya sebenernya karena ingin memperlihatkan ke zaidan kendaraan-kendaraan besar yang biasanya hanya ditemukan di jalan. Nah di GIIAS ini justru Banyak dipamerkan, terutama yang favorit zaidan seperti : truk, bus antar kota, bus tingkat, busway, ambulance, mobil pemadam kebakaran, mobil box, mobil balap, dll.







Eh ternyata malah di GIIAS kita tidak hanya bisa melihat-lihat atau foto-foto saja tapi hampir semua kendaraan yang dipamerkan boleh di pegang atau kita bisa mencoba masuk ke dalam kendaraannya, jadi bisa merasakan langsung atmospere-nya dari kendaraan-kendaraan tersebut, begitu saja sih tapi zaidan sudah senang banget.

Ini adalah tahun ketiga Gaikindo Indonesia International Motor Show (GIIAS) diselenggarakan di arena ICE BSD city Tangerang Selatan, tahun ini acara tersebut berlangsung dari tanggal 10 sampai dengan 20 Agustus 2017. Mulai buka dari jam 10 pagi untuk weekend atau jam 11 siang untuk weekday hingga jam 9 malam. Acara tahun ini mengusung tema "rise of the mobility" didukung oleh 24 merk kendaraan, baik itu kendaraan penumpang ataupun kendaraan niaga serta 10 merk sepeda motor.







Beberapa catatan saya yang ke acara tersebut bersama anak kecil :
1. Bawa Jaket, apalagi buat anak-anak lebih baik lagi pakai sepatu juga, tempatnya dingin banget terutama di luar Hall sampai beberapa spg yang menjaga stand pun memakai selendang.
2. Tempatnya luas banget jadi kalau bawa anak lebih baik bawa stroller juga daripada capek gendong anak atau pinjem stroller di penyewaan, gratis kok ada pinjem kursi roda juga untuk manula, tempat peminjamannya ada di depan pintu masuk.
3. Untuk yang muslim jangan khawatir untuk mushola tersedia di beberapa tempat dilantai 2, dilengkapi dengan banyak mukena dan sarung, sayang tempat wudhu hanya ada 2 dan akses untuk ke mushola tersebut harus menggunakan lift. Atau bisa juga sholat diluar tempat acara, berkumpul dengan food truck tersedia masjid mobile.
4. Buat perempuan jangan maksain pakai high heels kesini, seperti yang sudah saya info sebelumnya, luas banget tempat ini dan buat keliling seluruh tempat paling nggak butuh waktu 3 jam nonstop berdiri dan jalan. Jadi pakai sepatu atau sandal yang emang nyaman buat kaki.
5. Saya kaget melihat ada booth the body shop dengan diskon 40 % all item lagi, ada di tengah-tengah hall 2  dan ada juga booth toys kingdom mainan diskon 20 % dan ada yang buy 1 get 1.
6. Hati-hati bawa anak kecil, jangan sampai meleng, karena tempatnya yang luas dan ramai sekali.
7. Mengantisipasi area parkir yang overload, panitia menyediakan banyak shuttle bus untuk bisa ke ICE BSD dari beberapa mall yang ada di tangerang dan stasiun kereta api, bisa lihat jadwalnya di www.indonesiaautoshow.com

Kalau menurut saya buat melihat mobil-mobil dengan tiket masuk seharga 70 ribu di weekend/public holiday dan 50 ribu di weekday lumayan mahal, karena dari tiket tersebut juga kita tidak dapat apa-apa, bahkan minuman atau sovenir pun nggak. Namun informasinya, event ini menyasar golongan B ke atas jadi wajar dengan harga tiket tersebut.
Saya sih masih ingin andai-andai harga tiketnya bisa lebih terjangkau, jadi alasan buat datang ke GIIAS bukan cuma belanja otomotif tapi juga jadi alternative tempat kunjungan keluarga. Kendaraan baik motor atau mobil yang lebih mendominasi dipamer tidak hanya yang untuk di jual saja namun beberapa perusahaan otomotif juga mempertontonkan kepada khalayak ramai kendaraan konsep di masa depan ataupun kendaraan yang sedang uji coba pemakaian.





Setelah saya kemarin kesana sama zaidan, selama kurang lebih 3 jam, dan kaki saya rasanya mau patah, event di tempat ini seru banget loh buat jalan-jalan keluarga, nggak ngebosenin seperti museum, tapi justru atraktif banget.
Sampai ketemu di GIIAS tahun depan.


zaidan digendong ayah, lelah habis belanja mobil, alias mobil-mobilan. hehehe