Dear zaidan,

Sebulan lalu tepatnya 12 juni 2017 Zaidan sudah genap 3 tahun. Melihat kamu sekarang bunda masih nggak percaya, kamu bayi yang sudah menjadi anak kecil. Sekarang kalau bunda sama ayah panggil kamu "bayiiii..." kamu akan jawab "zidan gak bayi, gak mao bayi" sambil menggeleng kepala kuat-kuat, menunjukkan penolakan. Akh tapi buat bunda kamu seperti itu lucu banget. Bunda gemes banget, saking gemesnya kadang bunda menggigit dagu kamu dan kamu nggak pernah merasa kesakitan atau kamu memang tidak mau rasakan sakitnya yah, seperti ketika kamu selalu begitu ketika sakit deman atau bapil, tidak dirasakan kamu tetap ceria, tetap bisa main ini-itu, bahkan ketika kamu di opname tahun lalu, ayah dan bunda justru kewalahan ketika di rs dengan tingkah laku kamu. Walau kadang pernah juga kamu mengeluh sakit dan gaya kamu malah jadi lebai, padahal gak sesakit itu rasanya. oiya kamu belum bisa membedakan mana gatal mana sakit, menurut kamu gatal itu juga sakit, jadi kalau kamu gatal kamu akan bilang ke bunda "bunda, zidan saki.." tapi tangannya garuk-garuk.

Kamu tumbuh menjadi anak yang nggak bisa diam, yang aktif sekali, bunda senang karenanya. kamu senang berlari-lari, bahkan sejak umur kamu 1 tahun dan sudah lancar berjalan, stroler kamu terbengkalai tak berguna, karena kamu lebih senang jalan kemana-mana, jadi bunda sama ayah kalau ke mall nggak pernah bawa stroler untungnya zaman sekarang, stroler banyak di pinjamkan di mall-mall. Kesukaan kamu selain lari-lari di mall juga ketika kita pergi belanja di dept store, kamu juga sering ngumpet bahkan pernah ngerjain ante sampai panik karena hampir tak menemukanmu dimana-dimana. Ante bilang ke bunda "gw pengen nangis nyari Zaidan nggak ketemu-ketemu, terus takut lo amuk kalau sampe nggak ketemu juga, untung pas minta bantuin pramuniaga akhirnya ketemu dia lagi jongkok diantara rak gantungan baju-baju dan dia nyengir-nyegir kesenengan pas ngeliat gw, gw gregetan banget". Lain lagi kalau kita ke supermarket, afa katamu, "bunda zidan mau es krim... slurp" (ayah yang mengajarimu mengatakan seperti itu) lalu kamu akan berkeliling mendorong troli mainan dan akan mengambil satu nyam-nyam dan 2 botol kecil susu.

Bunda nggak terlalu ingat kapan ayah mulai mengenalkan kamu ke mobil-mobil besar itu atau kereta yang kamu sebut dengan thomas, yang buat kamu senang ketawa sekaligus terpukau melihat mobil-mobil itu terutama di perjalanan kerumah mbah uti ketika lewat tol. Mobil pemadam kebakaran (favorite nomor 1), bus (yang kamu teriakin "om tolelot om), cemen mixer (yang dibeliin ayah dengan harga setengah juta, dan bunda cuma geleng-geleng kepala) truk sampah (bau iyuh... blee), excavator yang selalu kamu bawa ketika ke pantai, mobil box dengan mobil container yang belum bisa kamu bedain atau mobil-mobil besar lain yang kamu punya banyak dirumah, tapi bunda nggak tahu namanya, sampe bunda bosen beresinnya, karena kamu masih malas untuk merapikan bahkan sampai bunda belikan box mainan berbentuk mobil pemadam kebakaran malah dijadikan pijakan buat kamu bisa buka kulkas nenek yang besar untuk ambil coklat atau es krim dari freezer. Kalau kamu tidak menemukan mainan-mainan masa kecil kamu itu karena semua mobil atau kereta yang kamu punya sering kamu otak-atik yang pada akhirnya hanya meninggalkan rangka saja, kamu terkadang terlalu ingin tahu atau sok tahu yah ?.

Kamu pinter banget banyak akalnya kalau kata kakek atau seperti kata ante yang akan panik seketika kalau kamu tiba-tiba diam, "pasti zidan sedang berfikir untuk merencanakan keusilan", begitu kata ante tentang kelakukan kamu yang satu itu. Kamu pernah ingin main keluar rumah tapi pintunya bunda kunci terus kamu keluar rumah lewat jendela yang tidak ada teralisnya dan kunci jendelanya rusak, jadi kamu berhasil kabur dari dalam rumah dan main sama io, nuna dan rehan. Gara-gara kejadian itu pernah suatu kali kakek, nenek sama ante pulang dari berpergian dan rumah kuncinya terbawa sama ayah dan bunda, akhirnya mereka masuk rumah lewat jendela, seperti cara kamu. Namun setelah itu tentu saja sama ayah kunci jendela langsung diperbaiki, jadi kamu sudah tidak bisa kabur-kabur lagi kalau siang hari waktunya tidur tapi kamu khawatir ingin main diluar, dan agar tidak ada maling masuk rumah juga.

Kamu itu dari bayi sudah doyan makan, bahkan kata nenek ketika kamu baru lahir "zaidan udelnya gede banget, tukang makan nih tar gedenya". Walau setiap hari kamu nggak pernah bosan makan bakso porsi dewasa pakai nasi putih, kamu juga suka nemenin bunda makan mie ayam labu di hari minggu pagi, setelah kita sepedahan keliling kavling, kamu juga doyan banget somay tanpa kecap, puding susu aneka rasa yang bunda buatkan tiap minggu, telor rebus atau goreng yang dimakan bersama sayur bayem dengan jagung atau sop bakso dengan wortel, dan cemilan favorite tentu saja tempe goreng yang baru matang, 0namun begitu ada yang paling nggak biasa dari makanan kesukaan anak-anak adalah kesukaaan kamu sama lalapan : daun selada, kol dan ketimun. Adalagi kebiasaan kamu yang aneh menurut bunda, bukan makanan atau masakannya tapi kamu sering sekali ketika tengah malam hanya makan nasi putih saja lalu kamu baru mau tidur.

Kamu yang paling pintar merayu bunda, daripada ayah, ketika bunda kesal dan akan marah, kamu akan segera mengeluarkan jurus mata kucing yang akan membuat bunda berkata dalam hati "ohhh" lalu kamu akan mencium bunda bertubi-tubi penuh cinta dan kasih sayang plus waspada takut-takut rayuan (pulau kelapanya) gagal, tapi itu selalu berhasil membuat bunda luluh dan tersenyum.

Kamu paling nggak suka tidur dimalam hari dan bunda sedang membuat kebiasaan untuk mendongengkan kamu sebelum bobo karena yang sering terjadi kamu malah asiek main game pake hp ayah, iya kamu jago main beberapa game, yang bunda nggak bisa dan kamu sering maksa bunda untuk main dengan bilang "sekarang giliran bunda" kebiasaan bobo tengah malam ini dimulai ketika kamu berusia 2.5 tahun, kamu selalu bilang "zidan gak obo... zidan maen ajah" lalu karena bunda tidak bisa tidur tengah malam maka bunda dan kadang-kadang ayah sudah terlelap padahal kamu masih asik main dan keluar masuk kamar ke ruang tamu untuk ambil main-mainan sendiri, karena kamu nggak pernah takut gelap bahkan ketika kita kita menonton film di bioskop.

Yang kamu nggak suka berikutnya adalah mandi di pagi hari lalu bunda akan memaksa dengan mengatakan "gak mandi cuma basahin badan, muka sama kepala aja" atau "gak usah mandi, zizi berendam aja yah" setelahnya kamu nggak mau udahan ketika berendam, dan selalu mau berendam hanya di kolam plastik bergambar ikan, tidak mau di bak. Nggak suka mandi bukan berarti nggak demen main air, lebaran tahun ini (2017) kamu ngambek ketika kita kerumah mbah uti karena kamu maunya ke pantai main pasir, akhirnya kita ke pantai ancol biar kamu nggak merengek terus "bunda, kita kepantai yuk" atau "ayah, kita berenang kan".

Sekarang kamu masih toilet training, bunda masih gagal terus untuk mengajarkan kamu untuk nggak pakai pampers, kamu malah selalu mengatakan mau pipis atau ee setelah terjadi. Hufff! Namun bunda salut dengan keinginan kamu untuk rajin sigi (bahasamu untuk sikat gigi) sebelum bobo ketika malam hari. Bahkan kamu tahu ketika akan mulai sigi kamu harus mengatupkan gigi atas dan bawah sambil bilang "chiss" lalu "aaa" untuk membuka mulut lebar-lebar dan bunda dengan mudah bisa menggosok gigi atas dan bawah terutama bagian dalam. Beberapa bulan lalu kita ke dokter gigi, da dokter gigi memuji bagusnya gigi kamu yang putih dan rapi dan kamu dapat hadiah dari bu dokter itu. Kamu juga sudah pintar tak lagi minum susu dengan botol yang berdot, tapi kamu minum dengan botol bersedotan atau langsung dari gelas.

Biasanya kalau malam sebelum bobo kamu akan minta di setelkan tivi, memberikan bunda remot tv dan juga remot ac.  Salah satu film favorite kamu peanuts, sudah nonton berkali-kali... bunda sama ayah juga sampai bosan tapi nggak buat kamu. Yang lucu ketika kamu nonton film kartun adalah ketika ada adegan sedih kamu akan ikut nangis seperti saat kita nonton the good dinosaur dan pernah suatu kali kamu nontom film tayo lalu kamu nangis sesegukan, sampai kakek heran karena tiba-tiba kamu nangis sambil menonton film itu.

Apalagi yah cerita tentang kamu, hhmmm bunda suka setiap kali bunda pulang kerja kamu akan memanggil bunda dengan girang, mencium bunda sebanyak-banyaknya dan memeluk bunda dengan sangat erat namun tak lupa sebelumnya salim dulu sama bunda. Kalau berangkat kerja, lebih baik melihat kamu masih terlelap dan bunda akan cium kamu dengan meninggalkan banyak bekas lipstik di muka kamu, tapi kalau kamu pagi-pagi sudah bangun kamu tidak mau bunda pergi meninggalkan kamu "bunda gak kerja... bunda main aja" atau "zidan kiku (ikut) bunda" bunda jadi sedih apalagi kalau kamu sampai nangis-nangis kejer.

Banyak banget deh cerita perkembangan kamu, yang paling berkesan dan selalu bunda ingat sampai saat ini, itu dulu yahhh. Nanti bunda akan cerita lagi.

cium sayang,
bunda













Seperti yang sudah saya ceritakan di posting bulan lalu, selama ramadhan mama tidak tinggal dirumah, karena sedang dalam penyembuhan dari sakitnya, sehingga otomatis tidak ada yang masak untuk kita, terutama saat sahur, karena kalau untuk berbuka puasa emang paling enak jajan diluar, karena jajanan enak dan menggiurkan banyak banget bertebaran di pinggir jalan.
Oiya saya dan suami jarang makan malam setelah berbuka puasa, kita hanya makan lontong 2 atau 3 (ini porsi suami saya) ditambah gorengan dan es buah, cukup kenyang sampai besok pagi waktunya sahur. Jadi maksudnya saya dan suami nggak seperti orang berpuasa kebanyakan yang makan malam setelah sholat tarawih.
Baru di hari ke 5 puasa saya mulai merasa uang kok yang cepet banget ngalirnya, hampir habis kepakai buat jajan makanan buka puasa dan beli masakan buat sahur di warteg, di rumah makan padang, atau pesan makanan online. Pokoknya pengeluaran mulai tidak jelas. Akhirnya di hari ke 6 saya belanja di warung sayur dekat rumah dan minta #chefayah buat masak. Suami saya lebih pintar masak dari pada saya, bahkan saya belajar masak nasi di magic com dari dia, hahaha. Rejeki saya yah punya suami yang bukan cuma bisa masak tapi hobinya masak.
Untuk hobi masaknya #chefayah ini sudah saya tahu dari kami pacaran, karena dulu saat masih pacaran dia pernah buatkan saya cookies yang buat temen-temen perempuan saya dikantor pada minta dibikinin juga sama dia, makanya juga saya julukkin #chefayah biar dia makin rajin masak sebenernya, strategi istri bikin ge-er suami dengan julukan tersebut. hahahhaa
Jadi #chefayah nih nggak cuma bisa masak tapi juga suka baking, walau ada beberapa kali gagal baking tapi dia termasuk yang kekeuh buat nyoba lagi dan lagi sampai dia berhasil, dan saya serta semua orang dirumah dengan senang hati menikmati segala hal yang di masak olehnya dan setelahnya bila masakan tidak memuaskan kami akan dengan sangat jahatnya berkomentar ini itu dan lagi-lagi #chefayah malah makin jadi demen buat masak alih-alih dia menyerah.
Hobi masak bukan berarti hobi beres-beres loh, dan ini terjadi pada #chefayah setiap kali dia habis mengeksekusi satu resep di dapur, dapur akan menjadi seperti kapal pecah, berantakan dimana-mana dan ini yang bikin saya, adik bungsu saya dan mama (kita tinggal serumah) sering malas kalau dia lagi rajin nyobain resep baru. Malas kitaa beresin dan nyuci peralatan masaknya dia, karena kadang #chefayah ini bertingkah seperti pro chef semua alat di keluarkan dan dipakai, dan dia cuek saja walau sering kita omelin karena meninggalkan dapur dalam keadaan berantakan, cuma senyum-senyum saja.
"yah, nasinya kok lembek banget sih ?" tanya saya pada suami yang lagi masak buat sahur.
"masa sih, padahal aq masak nasi takarannya sama seperti biasa" jawab suami menjelaskan.
Lalu bergantian saya, bapak dan adik mengambil nasi tersebut dari magic com.
Melihat keadaan nasi di piring masing-masing saat makan sahur adik saya bilang mungkin berasnya nggak bagus seperti biasa jadi nasinya lembek banget walau dibuat dengan takaran yang sama atau karena teplon magic com-nya yang dipakai udah jelek, karena kebetulan masak nasi pake teplon lama. saya cuma mengiyakan sambil manggut-mangut mendengar celoteh adik saya.
Namun yah dalam hati ngebatin "padahal lauk sahur hari ini banyak dan enak-enak eh nasinya macam bubur kasar seperti di rumah sakit" tapi yah habis juga nasi sepiring itu. Daripada besok seharian puasa kelaperan kan, lebih nggak enak, mending makan nasinya yang nggak enak cuma sebentar saja kan.
Besoknya pas buka puasa, hanya ada saya dan bapak, karena adik dan suami belum pulang kantor, dan dari bapak saya pun tahu kenapa nasi saur lembek banget, karena yang di masak sama suami itu ternyata bukan beras melainkan ketan.
Hahahaha
saya kira bapak bercanda, kok bapak bisa mikir hal tersebut. Bapak tahu karena melihat karung beras kok masih terikat rapi pagi ini sebelum dia berangkat kekantor, padahal sudah di masak untuk sahur dan akhirnya menanyakan ke suami sebelum berangkat kantor paginya, pembelaan suami karena letaknya ketan bersebelahan dengan beras di kira sama saja, jadi nggak pakai tanya langsung masak aja di magic com.
.. kata bapak baru kali ini makan tumis toge dan ikan bandeng asin goreng pake ketan dan saya pun jadi mengingat-ingat menu sahur saya saat sahur adalah makan ketan dengan tumis kangkung dan cumi asin goreng plus sambal ekstra pedas buatan #chefayah
Mau tahu rasanya seperti apa. silahkan dicoba yah. Kalau mau tahu, tapi sebaiknya sih tidak usah penasaran sampai ingin mencoba, cukup dibayangkan saja lah yah.
Hahahaha. 

Kemarin siang seperti siang-siang yang sebelumnya, saya dan dua orang temen kantor selalu bingung dan saling tanya satu sama lain mau makan siang apa dan dimana ? Selalu deh begitu setiap hari dan hari itu bukan cuma karena lagi bosan sama jajanan makan siang di daerah kantor tapi karena kebetulan duit masih banyak, tanggal muda eh tapi padahal abis lebaran yah. Rejeki emang ada aja sih. Akhirnya salah satu dari temen saya ngajakin kita ke daerah juanda buat makan siang disana, denger dia cerita sih oke tempat sama makanannya. "Kuliner betawi, cocoklah pokoknya". Berangkatlah kita dengan grabcar.

Nama restonya Ajag Ijig artinya mondar mandir dari bahasa betawi, ada sejak februari 2015 dan pemiliknya artis Carrisa Putri, dari nama resto tersebut, pemilik berharap orang akan sering bolak-balik ke sini entah karena tempatnya ataupun makanannya.












Pas masuk ke restonya sepi loh, cuma kita bertiga aja, saya jadi nggak yakin sama resto ini, karena ini jam makan siang. Kita langsung menuju lantai paling atas dengan teman saya yang sudah pernah kesini masuk paling dulu, karena katanya bisa merokok setelah makan siang yang ternyata itu adalah lantai 3 dan dalamnya besar banget, banyak mejanya dan kursinya tidak rapat. Begitu kita duduk, waiter segera datang memberikan buku menu lalu meninggalkan kita selagi kita pilih-pilih makanan dan minuman buat makan siang ini. Pembagian menu makanan dan minumannya lucu-lucu kalau menurut saya, seperti list di bawah ini :

  1. Buat yang haus : air mineral, es teh manis/tawar, soda gembira, soda susu, soft drink dan jus aneka rasa (range harga : 10k - 28k). 
  2. Minuman spesialnye : es timun cincau, es kelapa jeruk, es teler, es cendol, es campur, milkshake, nutelashake, oreoshake, bengbengshake, peanutbuttershake, bir pletok & sekoteng. (range harga : 23.5k - 36k).
  3. Nyang mau nyemil : roti maryam aneka rasa, risol, pastel, sambosa, kue talam & kue rangi. (range harga : 15k - 26k).
  4. Nyang enteng-enteng : tahu pong, asinan kerupuk mie, ketoprak, gado-gado, karedok, kroket dan tahu goreng (range harga : 15k - 28k).
  5. Nyang berat-berat : bubur, nasi bakar, aneka rasa nasgor, dan nasi bogana (range harga : 28k - 47k).
  6. Nyang pake kuah : ketupat sayur, soto mie, soto betawi, tongseng kambing, sop buntut, pindang bandeng, laksa betawi, garang asem, dan sop iga (range harga : 31k - 70k).
  7. Pelengkapnye : sayur asem, empal/paru, tahu/tempe, sate, nasi putih, emping, kerupuk, ayam goreng/bakar dan sambal 3 rasa (range harga : 6.5k - 21k).
  8. Nyang manins ame seger : Roti bakar aneka rasa, tape bakar dan pisang bakar (range harga : 21k - 30k).
  9. Ngopi : kopi tubruk, expresso, latte, moccacino, machiato, latte hazelnut, long black, cappucino, ice coffee blend, ice/hot chocolate (range harga : 15k - 31k).
*semua makanan & minuman belum termasuk service charge 7.5 % dan PB1 10%

Tapi semua menu itu nggak ada gambarnya, saya paling nggak suka kalau menu makanan cuma tulisan doang, nggak ada gambaran gitu makanan akan seperti apa, di dindingnya juga nggak ada contoh makanan yang disajikan resto itu dan di menunya juga nggak ada petunjuk misalnya : recomended by chef, favorite atau tanda jempol atau cabe gitu tapi untung masih ada keterangan harganya. Saat kita pesan waitres sih menjelaskan beberapa makanan yang kita tanyain, tapi matanya nggak menatap kita loh, malah melihat ke tamu yang lain dan nggak ramah juga, tapi keren juga sih dia nggak bawa kertas catatan tapi hafal sama pesanan-pesanan kita.





Minuman kita sih datangnya cepat 2 es teh manis dan 1 teh manis leci tapi makanan agak lama dan teman saya memberitahu ada mushola di pojok lantai tersebut. Akhirnya saya putuskan kesana, hitung-hitung sambil nunggu makanan datang. Eh musholanya diluar dugaan bagus, rapi dan ruangannya luas walau hanya dijadikan 2 shaf, satu untuk lelaki dan satu untuk perempuan. Tersedia mukena yang sayangnya sudah agak kotor dan ada sarung juga, dekat tempat wudhu tersedia juga toilet yang bersih untuk laki-laki dan perempuan yang bersebelahan.






Saat saya selesai solat, teman saya sudah menghabiskan makanannya, nasi uduk dengan ayam goreng dan nasi putih dengan soto betawi, jadi saya malas foto pesanan makanan saya yaitu nasi bakar yang didalamnya ada nasi putih dengan sepotong telor rebus, orek, potongan kacang panjang dan ikan teri. Makanan pesanan saya rasanya biasa saja dan kedua teman saya bilang makanan mereka pun biasa saja rasanya. Jadi nggak nyesel, nggak fotoin makanannya. Sambil menunggu saya menyelesaikan makan, teman saya ngobrol sambil merokok dan saya baru ngeh sudah ada pengunjung lain, belum ramai sih karena baru ada 4 meja yang sudah terisi, sampai kita semua selesai makan sekitar jam 2 siang, nggak ada tamu lagi yang datang ke lantai atas itu. Dan ketika saya turun untuk membayar bill dilantai 1, hanya ada 2 meja yang terisi dan 1 meja terisi dilantai 2. Sayang banget deh tempat ini sepi pengunjung, pasti karena makanan yang rasanya biasa saja, padahal pilihan menunya beragam banget.

Walau makanannya nggak ada yang rekomended tapi tempatnya enakkkk, suasananya cozy banget. Enak buat ngobrol santai, ketemu clien, ketemu temen-temen arisan atau kalau mau cari suasana baru buat ngerjain pekerjaan kantor, cocoklah disini. Saya sempet cek Instagram resto ini, kita bisa menyewa tempat untuk ngadain event disini seperti : ulang tahun anak-anak, luncheon atau bridal shower. Nilai plusnya adalah resto ini interiornya bagus, instagramable banget, saya dari datang sudah pengen banget foto-foto tapi nggak bawa kamera dan hp juga sudah mau lowbet.

Jadi saya masih pengen balik lagi sih kesini, mungkin cemilan, es atau kopinya enak.



Ajag Ijig
Alamat : Jl. Ir H Juanda No. 14 Jakarta Pusat
Telpon : 021 - 3522840
IG : ajagijig-resto