Agar Zoom Meeting Tidak Buat Pusing



Tepat tanggal 15 bulan mei ini sudah 60 hari saya dirumah aja berarti juga 60 hari kerja dirumah karena kantor mengikuti aturan pemerindah DKI Jakarta yang memberlakukan psbb (pembatasan sosial berskala besar) dan memperpanjang masanya hingga 22 mei 2020.

Saat ini saya tengah merasakan kebosanan berada dirumah aja terlebih lagi dengan kerjaan kantor yang nggak berhenti-henti dari pagi hingga pagi lagi, nggak kenal hari libur sabtu dan minggu selalu ada saja whats app chat untuk melakukan pekerjaan kantor dari bos ataupun dari rekan kerja.

Hal tersebut lumayan bikin stress apalagi anak-anak saya keduanya masih kecil masih harus saya perhatikan dan saya kesulitan sekali bila harus memperhatikan keduanya bersamaan dengan keharusan stand by mengerjakan pekerjaan kantor ataupun ikut serta pada undangan zoom meeting.

Selama ini memang untuk mengurus kedua anak saya, Zaidan 5 tahun dan Zeanissa 8 bulan saya dibantu oleh ibu saya tanpa ada bantuan dari mba pengasuh. Zaidan sih sebenarnya sudah bisa mandiri justru yang harus di perhatikan sekali adalah Zeanissa yang masih bayi apalagi sekarang ia tengah memasuki usia yang saya bisa bilang sedang tidak bisa diam.

Jadi saya kerap kali tidak bisa ontime untuk ikut serta di zoom meeting apalagi harus dadakan ikutan zoom meeting karena butuh persiapan ini itu sebelum bisa join. Berdasarkan pengalaman selama ini, saya pun melakukan beberapa hal pada pekerjaan agar bisa selesai sesuai deadline dan terutama bisa ikut serta di zoom meeting sesuai dengan agenda kantor.

Pertama, saya berusaha mengkondisikan waktu dengan selalu memperhatikan jadwal zoom meeting yang biasanya di bagi di whats app grup kantor, tujuannya agar saya bisa mempersiapkan diri dengan posisi sendirian di jam yang telah di tentukan tanpa harus merasa terganggu dengan urusan domestik untuk mengurus kedua anak saya.

Kedua, setelah mengetahui jadwal zoom meeting saya harus koordinasi dengan ibu dan suami, bila pak suami libur kerja, ia yang akan membantu saya mengurus anak selama saya zoom meeting atau menyelesaikan pekerjaan kantor tapi bila tidak libur saya harus memastikan ibu saya berada di rumah saja di hari itu, karena biasanya ibu suka keluar untuk belanja di pagi hari atau siang hari ia beristirahat siang.

catatan : ketika tulisan ini di posting, kondisi suami saya masih ke kantor dengan jadwal sehari kerja dan sehari libur.

Ketiga, biasanya jadwal zoom meeting saya jam 9 pagi jadi saya tetap memberlakukan rutinitas bangun pagi seperti saya biasa ke kantor, jadi jam 6 pagi saya sudah mandi dan saya lanjutkan dengan mengurus kebutuhan anak-anak semisal membuat makanan untuk zeanissa, mempersiapkan asip atau memandikannya dahulu, biasanya saya juga shalat duha di pagi hari, nah untuk itu saya akan majukan waktunya atau bila tidak memungkinkan saya akan izin sesaat untuk meninggalkan zoom meeting.

Keempat, peraturan tidak tertulis dari kantor saya selama zoom meeting adalah harus rapi dan sudah mandi makanya saya tetap pakai baju kerja dan berhijab rapi tidak pakai bergo dan (sedikit) dandan, paling tidak tetap pakai lipstik dan pakai bedak sama blush on. Nah ini baju kerjanya saya pakai yang memudahkan untuk bisa menyusui, jadi bila tiba-tiba zeanissa rewel karena sudah waktunya diberikan asi saya bisa memakai breastfeeding cover lalu mengganti mode video di zoom meeting hanya dengan mendengar audio saja tanpa berbagai video atau cara mudahnya memberikan asip yang telah di siapkan sebelumnya.

Kelima, untuk mengantisipasi meeting zoom dadakan, saya menyediakan cardigan dan hijab yang sudah di setrika rapi jadi begitu dapat informasi harus join zoom meeting saya langsung bisa pakai keduanya. Namun pernah nih saya selesai shalat ashar eh tiba-tiba pak bos minta semua ikut zoom meeting karena ada koordinasi penting ya sudah deh saya zoom meeting pakai mukena, hahaha.

Keenam, Selama ini untungnya zoom meeting dadakan hanya diadakan dengan rekan kerja saja bukan dengan client atau vendor, jadi bila kejadian ibu atau suami tidak bisa menjaga zeanissa saya akan ajak zeanissa zoom meeting dan memberinya mainan atau makanan cemilan yang membuatnya tetap tenang berada disamping saya.

Tantangan sekali yah memang wfh ini buat para working mom, tapi saya yakin sih pada bisa mensiasati kalau nggak bisa yah paling juga stress dan ngomel melulu seharian sama anak, seperti saya ngomel terus ke Zaidan, hihihi. Sejauh ini selama wfh saya berkendala dengan meeting zoom saja untuk sementara pekerjaan kantor semua masih bisa selesai sesuai deadline karena kebetulan pekerjaan saya menumpuk di 10 hari awal bulan saja, selebihnya lebih santai deh.

Nah di waktu yang lebih santai ini saya mempersiapkan kembali format untuk pekerjaan bulan depannya lagi jadi saya melakukan cicilan pekerjaan sejak jauh hari dan biar lebih maksimal biasanya saya kerjakan di pagi hari setelah shalat subuh di jam 5 pagi, karena diwaktu tersebut kedua anak saya tengah tertidur lelap.

Akhir kata, semoga tips dan trik ala-ala yang saya bagikan bisa membantu para working moms yang tengah mengalami kesulitan yang serupa dengan saya yah, sehingga wfh tetap bisa berjalan dengan baik dan nggak kewalahan untuk mengurus anak-anak.

Semangat work form home yah moms.






loph,
Maya Rumi












0 comments:

Posting Komentar

Terima kasih sudah meluangkan waktu untuk membaca postingan ini dan meninggalkan jejak komentar yang baik, semua komentar akan di moderasi terlebih dahulu oleh penulis.