Safari Dakwah : Ust Abdul Somad

Oktober 25, 2018


Setiap sabtu pagi saya dan suami pergi untuk sarapan berdua saja tanpa zaidan. Kencan singkat lah yah. Pagi lalu (29/9) pun begitu, kami berencana untuk sarapan soto mie. Sekitar pukul 6 pagi dengan mengendarai motor matic, kami sudah keluar perumahan.

Tumben sekali pagi itu di jalan raya beberapa kali saya menemui rombongan ibu-ibu yang berhijab rapi berjalan bersama-sama, makin mendekati masjid makin banyak rombongan ibu-ibu yang berjalan kaki. Terlebih lagi saya melihat kok ada banyak jasa penyedia parkir mobil dan motor dengan anak muda atau bapak-bapak yang rajin melambaikan tangan berusaha menarik perhatian kendaraan yang lewat agar parkir ditempat yang telah mereka sediakan.

Tepat ketika tengah melewati halaman depan masjid, hilanglah rasa penasaran saya sepanjang jalan tadi, karena melihat sebuah baliho besar.


safari dakwah ust abdul somad


Pagi itu akan ada safari dakwah dari Ustad Abdul Somad, wuah saya langsung bilang ke pak suami kalau saya mau datang ke acara itu setelah kami menyelesaikan sarapan.

Sekitar pukul 8, saya dan zaidan sudah berada di masjid, dan Ustad Abdul Somad pun sudah  memulai dakwahnya. Wuah ternyata sudah penuh sekali di tenda halaman masjid, sepertinya sudah tak ada lagi tempat tersisa untuk saya dan zaidan bisa duduk.


safari dakwah ust abdul somad

safari dakwah ust abdul somad


Namun dari panitia mengarahkan kami untuk terus berjalan ke bagian teras masjid dan ternyata di teras masjid lebih kosong, karena sepertinya ibu-ibu memilih untuk duduk di dalam masjid di lantai 2 agar dapat melihat langsung, lebih dekat dan lebih jelas Ustad Abdul Somad atau mereka memilih untuk duduk di halaman, karena di halaman disediakan tenda-tenda dengan banyak sekali tv, jadi mereka tidak hanya mendengar ceramahnya saja, namun tetap dapat melihat Ustad Abdul Somad  walaupun melihatnya dari tv. 



safari dakwah ust abdul somad

safari dakwah ust abdul somad

safari dakwah ust abdul somad



safari dakwah ust abdul somad



safari dakwah ust abdul somad

Ini pertama kali secara langsung saya menghadiri atau menyaksikan Ustad Abdul Somad berceramah di masjid, biasanya sama pak suami paling nonton youtube atau hanya mendengarkan ceramahnya saja di radio mobil. Makanya saya sangat senang dan terlalu bersemangat sekali mendegarkan ceramahnya.

Namun yah karena ibu-ibu ini datang bersama seorang anak balita yang tidak bisa duduk diam, akhirnya jadi kurang fokus dengerin ceramahnya, karena anaknya ngajakin jalan dan pindah-pindah tempat duduk beberapa kali.

Maaf yah jadi nggak bisa sharing isi ceramahnya secara lengkap, namun saya berkesan sekali dengan isi dari salah satu ceramahnya. Ketika baru duduk kurang lebih selama setengah jam sementara zaidan saya sibukkan dengan sarapan nasi kuningnya.

Ustad Abdul Somad mengingatkan kita agar jangan mudah tersulut emosi ketika menemui saudara kita yang sesama muslim namun memiliki perbedaan cara beribadah, karena memang dalam islam ada beberapa mahzab dari masing-masing imam yang tidak sama, terutama bila mahzab tersebut pun tidak bertentangan dengan ajaran Rosullulah dan Allah SWT.

Sebagai contoh, bila kita shalat subuh ada yang menggunakan qunut dan ada juga yang tidak, karena memang keduanya diperbolehkan. Yang tidak benar adalah ketika shalat duha kita menambahkan Qunut. Untuk itu ia mengajak agar kita selalu menjaga ukhuwah islamiyah sebagai sesama muslim, selalu berbaik sangka (khusnuzhon) dan selalu melakukan tabayun pada saudara seiman.

Ceramahnya sangat interaktif dan menghibur kalau menurut saya, materinya tidak monoton, padahal bahasannya umum saja, namun justru menggugah orang-orang untuk menyimak keselurahan ceramah dari awal hingga selesai  maka sungguh tak heran bila setiap kali Ustad Abdul somad melakukan safari dakwah di berbagai wilayah, banyak sekali yang datang.


safari dakwah ust abdul somad

safari dakwah ust abdul somad


Hari itu tak lama acaranya berlangsung hanya sekitar satu setengah jam saja, karena dalam rangkaian safari dakwahnya di Tangerang ini tidak hanya satu masjid yang di datangi namun ada beberapa masjid sekaligus dari pagi hingga malam hari.

Semoga lain waktu masih diberi kesempatan untuk dapat menghadiri ceramah dari Ustad Abdul Somad, dan semoga pak ustad selalu diberikan kesehatan dan diberi umur yang panjang untuk terus bisa melakukan dakwah bagi umat islam. Aamin ya robal alamin.


safari dakwah ust abdul somad



safari dakwah ust abdul somad






loph,

Maya Rumi 

You Might Also Like

11 comments

  1. Banyak banget yang berpartisipasi ya, andai saja bisa ikutan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. aq aja baru pertama kali mbak anisa, uas sering kok mbak ngadain safari dakwah diberbagai kota, pantau FB sama IG-nya aja mbak

      Hapus
  2. Mamaku juga yang suka denger ceramah UAS bahkan sampai nonton YouTube. Pernah TV One bikin live ceramah UAS di masjid komplek, mama dan papaku antusias buat datang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. aq juga biasanya nonton youtube mbak edwina, ini pertama kalinya nonton live ceramah uas

      Hapus
  3. aku ngikutin Beliau lewat instagramnya, kadang lihat di channel Youtube juga, senang ya bisa mendengarkan ceramah Beliau secara langsung

    BalasHapus
    Balasan
    1. seneng banget mbak, akhirnya kesampain dan udah gak penasaran lagi

      Hapus
  4. alhamdulilah yah Alloh yang mengatur hingga Mba May bisa hadir di majelis ada UAS :) seneng deh meski ga khusyuk krn bocil ikut y mba *i feel u lah*

    dan setuju jgn tersulut dan mudah untuk bilang si a begitu begini, kayak yg dicontohkan solat subuh tanpa atau dengan qunut jgn jadi perang lalu merasa saling benar padahal keduanya diperbolehkan y mba

    BalasHapus
  5. Senangnyaaa :) soalnya saya juga pernah datang langsung ke tabligh akbar yang dihadiri beliau. Merinding lihat jamaah dari berbagai latar belakang berbondong-bondong untuk mendengarkan ceramah ;')

    BalasHapus
    Balasan
    1. sama mbak enny, aq juga terkejut DG antusias orang2 untuk dtg

      Hapus
  6. Wah, saya juga biasanya lihat ceramah beliau di Youtube. Betul ceramah beliau begitu interaktif diimbangi dengan segudang ilmu. nggak bosan dan nggaka nakut nakut i. Sukaaaa

    BalasHapus

Terima kasih sudah meluangkan waktu untuk membaca postingan ini dan meninggalkan jejak komentar yang baik