Ketika Telat Bayar Kartu Kredit

Desember 22, 2017



Bulan Desember ini saya rempong banget sama urusan kantor akhir dan awal tahun memang banyak yang harus dikerjakan dan kebetulan ada urusan lain juga diluar kantor yang mendadak saya lagi urus-urus juga, dan akhirnya terjadilah itu lupa bayar tagihan kartu kredit.

Saya heran kok tumben sekali di awal bulan dari tanggal 1 desember 2017 dapat sms reminder, mana sms-nya itu dari nomor operator yang berbeda setiap harinya, isi smsnya sih sama agar saya segera melakukan pembayaran tagihan kartu kredit dan karena selama ini selalu bayar sebelum jatuh tempo, jadi saya abaikanlah itu sms.

Nah seminggu lalu selalu ada telpon dari salah satu operator tapi nomornya tidak pernah sama, hanya mirip saja angkanya, nelponnya di jam yang sama di waktu pagi dan sore hari, saya nggak pernah angkat karena di waktu tersebut selalu saat saya sedang di jalan, entah itu pergi kekantor ataupun pulang kantor.

Lama-lama karena penasaran akhirnya saya telpon balik dong, nyoba beberapa kali telpon tapi selalu tulalit. Ya udah saya lupakan. Hingga akhirnya kemarin terangkatlah telpon tersebut di sore hari yang ternyata dari penagih pembayaran kartu kredit yang kemudian bikin kesel.

Nih dia percakapan singkatnya, kira-kira lah yah...

X : Halo dengan ibu maya ?
Y : Iya 
X : Ibu maya mohon dibayar tagihan kartu kreditnya yah, sudah lewat dari jatuh tempo, kalau nggak bisa bayar, bayar minimum payment saja bu, 100 ribu.
"Saya batin, gimana mau bayar tagihan, lah billingnya bulan ini aja belum terima"
Y : Saya nggak mau bayar
"Jawab saya singkat. Lalu dia mengulang lagi kata-katanya yang tadi, saya diam saja cuma dengerin cerocosannya"
X : halo halo bu maya ?!
"barulah saya jawab dengan males dan bingung juga"
Y : tagihan bulan apa mbak ? saya bulan ini belum ada dapat lagi tagihan baru.
X : telpon call centre aja bu, saya nggak ngurusin yang itu"
"terus dia tutup telponnya"

Saya bengong ! terus diketawain sama temen kantor yang duduk di sebelah saya. Nah karena telpon tersebut akhirnya saya ngecek mutasi rekening bank saya, ternyata saya nggak nemuin pembayaran kartu kredit di akhir bulan lalu. Lalu ngecek tagihan dan mendapati tanggal jatuh tempo pembayaran kartu kredit saya adalah tanggal 4 desember 2017. Pantaslah dari awal bulan sudah ada reminder pembayaran kartu kredit.

Nelponlah saya ke call centre, karena seingat saya biasanya billing tagihan akan dikirim tanggal 18 di hari kerja, kalau hari libur di tanggal tersebut biasanya maju atau mundur 1 atau 2 hari setiap bulan. Petugas call centre menyarankan saya untuk segera membayar tagihan agar tidak terkena bunga harian keterlambatan pembayaran. Omg! Ini saya baru tahu loh, ada bunga harian keterlambatan pembayaran dan sekarang saya sudah telat bayar hampir 2 minggu. 

Kalau ada yang urgent gini, adaaa aja masalahnya, kali ini mobile banking bca saya nggak bisa dipakai, sementara atm bank yang ada disebelah kantor saya nggak ada yang bca, yang ada malah mandiri dan saya nggak punya tabungan disana. Akhirnya saya minta bayarkanlah sama teman yang punya debit mandiri. Setelah selesai pembayaran lega rasanya, hutang sudah terbayar lunas.

Ternyata saya salah besar, pembayaran kartu kredit saya tidak langsung terproses karena pembayaran dilakukan antar bank sehingga butuh waktu 3 - 4 hari kerja. Sorenya saya di telpon lagi sama penagih kartu kredit. Kemudian berujung saya nelpon lagi ke call centre untuk informasi pembayaran kartu kredit saya.

Masih belum selesai juga ternyata, besoknya tanggal 18 desember tagihan kartu kredit baru datang lagi dan jreng jreng tagihannya sudah berbunga karena keterlambatan pembayaran bulan lalu ditambah dengan tagihan bulan ini. Saya bingung dong, saya sudah bayar tagihan bulan lalu, tapi ditagihan masih belum terproses jadinya kan hutang kartu kredit dobel dobel, tahu begitu kan mending saya bayar nunggu tagihan ini, daripada saya bayar duluan yang tagihan bulan lalunya.

Akhirnya nelpon lagilah saya ke call centre untuk nyari pencerahan, dan tercerahkan sekali karena mbaknya menyarankan untuk hanya membayar sub total tagihan bulan ini saja, karena grand totalnya ditambah dengan bulan lalu dan sudah saya bayarkan sebagian.

Di informasikan pula sama mbaknya, yang ini saya baru tahu juga kalau pembayaran kartu kredit yang berbeda bank lebih baik bayarnya pilih menu transfer jangan menu pembayaran kartu kredit, selain prosesnya lebih cepat juga sehingga bebannya adalah biaya transfer antar bank sekitar 7 ribu rupiah dan tidak tercetak di billing yang selama ini saya kena biaya 10 ribu. Terus kalau transfer untuk pembayaran kartu kredit itu, nomor kartu kredit kitalah yang menjadi nomor rekening pembayaran transfer.

Haduh, nggak lagi-lagi deh lupa bayar kartu kredit. Rempong urusannya terus betein juga collectornya. Saya yang baru telat sebulan dan pertama kali terjadi aja mereka juteknya sudah sedemikian. Ampun deh. Beda sekali dengan ketika mereka nawarin pembuatan kartu kredit, atau nawarin pinjaman tunai, apalagi nawarin asuransi kesehatan, selain sopan kata-katanya, semanis gula rayuannya.

Sebenarnya sih memang lebih baik lagi kalau nggak pake kartu kredit, jadi nggak memperbesar hutang karena pengeluaran tak terduga, tapi saya masih tergiur sama diskon 10 % kalau belanja groceriesnya. Hahaha. 

Ada yang punya pengalaman serupa soal kartu kredit, atau ada yang lainnya, sharing juga dong.




loph,
Maya Rumi

You Might Also Like

8 komentar

  1. Nggak punya kartu kredit, mbak. Thanks buat sharing ceritanya.

    BalasHapus
  2. enak mbak edwina nggak terayu untuk punya, mudah2a aq juga gak terjebak deh sama promonya..

    BalasHapus
  3. Sama bangeett. Bete yah, cuma telat beberapa hari aja kayak kita punya utang segunung. Bah.

    BalasHapus
  4. suamiku tuh mb bulan kemarn kena twlat bayar wis bunganya berbunga2 kesel deh hahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aq juga kesel kalo harus bayar bunga cc, jd ngeluarin duit lebih kan, pdhal kl gak bayar bunga bs buat jajan lagi, hehe

      Hapus
  5. Suamiku tu yg sering lupa, kalau aku selalu tertib. Kadang saking sibuknya beliau, telepon dr bank nggak diangkat, jadilah banknya nelpon aku. Kalau aku sudah bertahun-tahun ogah terima billing cetak. Selain bikin sampah, juga krn datangnya suka beberapa hari setelah tanggal cetak. Kalau email, kita terima di tanggal cetaknya. Selama ini, card center tetap sopan waktu nagih punya suami. Yg sering kasar tu malah telemarketer asuransi atau kredit tanpa agunan yg desperate & ngaku2 kerjasama dg bank ini

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sepertinya bapak2 santai bgt yah dg pembayaran tagihan cc, telat pun ttp santai.

      Kl aq pake tagihan by email krn gak mao bayar mbak kl pake tagihan cetak trs malu juga punya utang ditagih mulu tiap bulan.

      Sampai saat ini blm tertarik pake asuransi dr cc sm tawaran kta, msh aman dr mereka.

      Thanks for sharing mbak

      Hapus

Terima kasih sudah meluangkan waktu untuk membaca postingan ini dan meninggalkan jejak komentar yang baik

part of